Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Counseling Women and Education in Era 4.0 Umi Kulsum; Ari Kartini; Ai Siti Julaeha
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Vol 2 No 02 (2021): Indonesian Journal of Community Empowerment (May)
Publisher : Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/ijce.v2i02.439

Abstract

Abstract Women are central in life. Of course, women's education has an important role, so women need to get a higher education. In Babakan village, Sindangsuka village, many women are still teenagers but are married and even have children. This makes the mothers do not have the maximum education to educate their children. The average is elementary, junior high, high school and a very small proportion are college graduates. The service is carried out using a n expository method, by providing an understanding of the importance of education at all levels of society, especially parents. In addition, by collecting information on the educational background of women in this area. This activity had a positive result, namely a change in people's views about the importance of education for women. In addition, this activity also provides direction and motivation for teenagers to continue their education to a higher level. Activities like this need to be continued, because in the Garut area there are still many people who are not aware of the importance of education, especially for women Abstrak Perempuan merupakan sentral dalam kehidupan. Tentu saja dalam pendidikan perempuan memiliki peran penting, maka pendidikan yang tinggi perlu dienyam oleh para perempuan. Di kampung Babakan desa Sindangsuka banyak perempuan yang masih remaja akan tetapi sudah menikah bahkan memiliki anak. Hal tersebut menjadikan para ibu tersebut belum memiliki pendidikan yang maksimal untuk mendidik putra-putrinya. Rata-rata SD, SMP, SMA dan sebagian kecil sekali yang merupakan lulusan perguruan tinggi. Pengabdian dilakukan dengan metode ekspositori, dengan memberikan pemahaman terkait pentingnya pendidikan pada semua lapisan masyarakat, terutama para orang tua. Selain itu dengan, mengumpulkan informasi mengenai latar belakang pendidikan para perempuan di daerah ini. Kegiatan ini mendapatkan hasil yang positif yaitu perubahan pandangan masyarakat tentang pentingnya pendidikan bagi perempuan. Selain itu, kegiatan ini pun memberikan arahan dan motivasi pada para remaja untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan, karena di daerah Garut masih banyak masyarakat yang kurang sadar akan pentingnya pendidikan terutama untuk para perempuan.
Pengembangan instrumen menulis puisi melalui aplikasi ‘PAP’ berbasis android Ari Kartini; Diah Eka Sari; Fitra Youpika; Syihabuddin; Vismaia Damaianti
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v8i2.21337

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan instrumen menulis puisi dengan bantuan teknologi berupa Aplikasi Apresiasi Puisi (PAP). Aplikasi PAP berbasis android ini merupakan media yang menyediakan fitur hasil karya siswa dan fitur penilaian apresiasi puisi serta deklamasi yang dapat digunakan oleh guru secara langsung. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validasi pengembangan alat evaluasi menulis puisi melalui aplikasi PAP berbasis android. Metode penelitian ini menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation or Delivery, and Evaluation), akan tetapi pada kajian artikel ini baru pada tahap implementation uji validasi ahli. Proses validasi dilakukan secara berulang mulai dari komunikasi secara daring melalui zoom meeting dan penyebaran angket. Hasil validasi ahli media menunjukkan bahwa pada aspek rekayasa perangkat diperoleh persentase sebesar 92% pada kategori sangat layak dan pada aspek tampilan visual diperoleh persentase sebesar 93,3% pada kategori sangat layak. Selanjutnya, penilaian dari ahli bahasa dan sastra berkenaan dengan konteks instrumen, diperoleh hasil sebagai berikut. Aspek kelayakan isi 88% pada kategori sangat layak, kebahasaan 86,7% pada kategori sangat layak, dan aspek penulisan 88% pada kategori sangat layak. Dilihat dari hasil validasi ahli media dan ahli bahasa dan sastra dapat disimpulkan bahwa aplikasi PAP memiliki tingkat validasi yang tinggi baik pada aspek media maupun aspek instrumen, sehingga dapat ditindaklanjuti dan dipraktikkan pada tahap uji coba terbatas dan meluas. Namun, walaupun hasilnya baik, ada beberapa masukan
Pendidikan Literasi Finansial: Dampak Dan Manfaat (Sebuah Kajian Literatur Review) Ari Kartini; Zainah Asmaniah; Eva Julianti
Kode : Jurnal Bahasa Vol 11, No 3 (2022): Kode: Edisi September 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v11i3.38814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan berkenaan dengan dampak dan pentingnya pendidikan literasi finansial bagi kelangsungan hidup masyarakat. Penelitian ini termasuk penelitian kajian literature review. Kajian review dilakukan pada artikel yang telah dipublikasikan di jurnal terakredinasi nasional dan internasional. Hasil kajian literature review menunjukkan bahwa, pendidikan literasi finansial bertujuan untuk mendidik masyarakat agar dapat membuat keputusan yang tepat dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan. di samping itu, Pengetahuan literasi keuangan dapat diperoleh melalui pendidikan dengan beberapa metode, di antaranya 1) Pendidikan keuangan dalam kurikulum sekolah resmi (TK, SD, SMP, institusi pendidikan tinggi); 2) Kursus dan seminar pelatihan pendidikan keuangan untuk orang dewasa; 3) Pendidikan keuangan yang diberikan oleh lembaga nasional atau daerah serta lembaga non-pemerintah dan sektor jasa keuangan. Tingkat literasi keuangan yang rendah akan menyebabkan seseorang salah dalam mengambil keputusan dan membatasi mereka untuk membuat keputusan yang bijak. Kurangnya pengetahuan keuangan dan perilaku berhutang dapat berisiko meningkatkan stress pada diri seseorang. Orang yang memiliki pengetahuan mengenai literasi keuangan, akan berperilaku dengan bijak dan optimal dalam mengelola keuangan.
Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Media Audiovisual dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Ai Delin; Lina Siti Nurwahidah; Ari Kartini
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 2 (2023): Kode: Edisi Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i2.47336

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk melihat keefektifan model Discovery Learning berbantuan media audiovisual untuk meningkatkan kemmapuan keterampilan menulis teks eksplanasi. Metode penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen dengan one group pretest posttest design. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Adapun populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Nurul Amin Garut yang terdiri atas 3 kelas, sedangkan sampel yang ditetapkan adalah 23 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes prates dan pascates. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji statistika terhadap nilai prates dan pascates menggunakan Uji normalitas, Uji homogenitas dan Uji “t”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) berdasarkan Uji Liliefors, data prates dan pascates keterampilan menulis teks eksplanasi berdistribusi normal (2) berdasarkan Uji Homogenitas diperoleh hasil kedua data tersebut homogen (3) berdasarkan Uji “t” diperoleh hasil (thitung = 11,4) dan besarnya “t” pada tabel (t0,05(22) = 1,7171 dan t0,01(22) = 2,5083) (3). Berdasarkan hasil tersebut, dapat diketahui bahwa model Discovery Learning berbantuan media audiovisual mampu meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis teks eksplanasi.
(KAJIAN REVIEW: MODEL INOVATIF CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BERBANTUAN TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI Ari Kartini; Dadang Sunendar; Sumiyadi; Yulianeta
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 15 No. 1 (2025): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v15i1.17931

Abstract

This research is a review study with the aim of describing the role of the Contextual Teaching and Learning model in learning and describing the design of the CTLS model assisted by the MCP application. Research sources are taken from articles that have been published in accredited and reputable journals. The research techniques used are, (1) data reduction; (2) data presentation; and (3) drawing conclusions/verification. Based on the study of the analysis process results, the findings of this research are; 1) The CTL model is still widely used in learning both in the fields of science and social humanities; 2) The application of the CTL model is effectively used in learning both in the science and social fields; 3) The application of the CTL model has been developed through the integration of other components, including contextual learning FRAME (Formulate, Observe, State, Combine, Communicate and Practice); contextualized learning with linked open data; Contextual Cb-model; (E-LKPD) Contextual Teaching and Learning; E-Module Based on Contextual Teaching and Learning; Blended Learning with Flipped Classroom Through a Contextual Teaching and Learning Approach; Learning Tool For Robotics Basic Programming Based on Contextual Teaching And Learning Contextual Teaching Learning (Ctl) Based on Information and Communication of Technology (ICT); Adaptive Contextual Learning Model of Integrated Science by Integrating Digital Age Literacy; ICT-Based Contextual Mathematics Learning. 4) Based on the results of the review study, the innovation findings from this research are the design of developing an innovative CTL model which is paired with the Stratta strategy with the help of technology in the form of the Mobile Cipta Poetry application. The CTLS model assisted by the MCP application in poetry writing activities was developed with the following syntax; exposition, interpretation, creation, inclusion, and review. Based on research findings, it can be concluded that the CTL model is still suitable for use in learning. In this regard, as a basis for further research, the CTLS model assisted by the MCP application developed can be followed up and its effectiveness tested.
Exploring High School Students’ Perception of Mobile-Cipta Puisi (MCP) Application Kartini, Ari; Sunendar, Dadang; Sumiyadi, S; Yulianeta, Y; Zuhro, Putri Fatimatuz
Studies in Learning and Teaching Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : CV Sinergi Ilmu dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46627/silet.v6i1.626

Abstract

This study aims to explore students' perceptions of Mobile-Cipta Puisi (MCP), a digital learning application designed to foster creativity and enhance the learning experience in poetry writing. This study employed a descriptive quantitative approach utilizing a survey design. Data were collected using a Likert-scale questionnaire covering two main aspects: students’ responses to the application's format and usefulness, and their reactions, including interest and self-confidence. A total of 126 tenth-grade high school students from five schools in Garut Regency participated as respondents. The collected data were analyzed descriptively using descriptive statistical methods. The results indicate a notably positive reception of MCP, with an average score of 83% across both measured aspects. Features such as relaxation music, the ability to save and share poetry, and access to inspirational poems were particularly appreciated for making the poetry-writing process both enjoyable and accessible. A novel contribution of this research lies in the development and testing of MCP as a poetic learning tool that not only offers a digital writing medium but also integrates emotional and collaborative support features elements that are rarely found in similar applications within the context of Indonesian literary education.
Mobile Cipta Puisi: An Innovative Application for Learning Poetry Writing Kartini, Ari; Sunendar, Dadang; Sumiyadi, Sumiyadi; Yulianeta, Yulianeta; Nurjamin, Asep; Maulana, Cepri
International Journal of Language Education Vol. 9, No. 3, 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijole.v1i1.77397

Abstract

This study aims to describe the utilization of innovative media in learning to write poetry developed in the form of a mobile application. This research uses the Research and Development (R&D) method by adopting the R2D2 model, which focuses on three main stages: (a) determination, (b) design and development, and (c) dissemination. The research approach used was descriptive quantitative, with data obtained through the assessment of media experts, material experts, and 105 student users of the application using a Likert scale questionnaire. Data analysis was carried out using the Gregory matrix technique and the calculation of the response scale. The results of this study show that: (1) Validation by media experts and material experts with the Gregory matrix resulted in a score of 1.0, which was interpreted as ‘very high’ validity; (2) User assessment of the MCP application obtained a score of 3.575, which fell into the ‘Very Good’ category; (3) Input from experts and users generally includes aspects of completeness of instructions for use, visual appearance, material enrichment, and provision of poetry anthologies from contemporary poets. The success of this application is due to the application of good instructional design and usability principles so that appearance and navigation are considered optimal. In addition, the utilization of technology that meets user needs also supports the high validity of the media. Meanwhile, the material is highly valid based on theoretical studies, fulfillment of user needs, and expert involvement in the development process. Thus, this research significantly contributes to improving the effectiveness of poetry learning while encouraging innovation in the development of digital learning media.
MODEL TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE DALAM PEMBELAJARAN: SEBUAH KAJIAN LITERATUR HERMANSAH, IRWAN; NASRULLOH, IMAN; KARTINI, ARI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i2.3037

Abstract

This study examines a framework that can be used and developed into a technology-based learning model. The development of TPACK is getting faster so it is believed to be able to help educators and students in carrying out learning. This research includes literature review research through reviewing articles that have been published in journals and proceedings. The results of the research show that 1) TPACK has been developed into several models, namely TPCK-W (Technological Pedagogical Content Knowledge-Web); evolution of the instructional system design model (ISD); ICT-TPCK; the SQD (Synthesis of Qualitative Evidence) model. 2) TPACK which was tested in the application of learning various sciences as a whole produced satisfactory grades and could improve learning outcomes. 3) This framework also has advantages and disadvantages which of course can be a concern for teachers or researchers when they are going to use it in learning. The results of this study are expected to be an illustration for further research in developing the TPACK framework from various aspects, especially focusing on the integration of pedagogy, content, and technology. ABSTRAKPenelitian ini mengkaji sebuah kerangka yang dapat digunakan dan dikembangkan menjadi model pembelajaran berbasis teknologi. Perkembangan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) semakin cepat sehingga diyakini dapat membantu pendidik serta siswa dalam melaksanakan pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian kajian literatur melalui penelaahan artikel yang telah tebit di jurnal dan prosiding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) TPACK telah dikembangkan menjadi beberapa model, yaitu TPCK-W (Technological Pedagogical Content Knowledge-Web); evolusi model desain sistem intruksional (ISD); ICT-TPCK; model SQD (Synthesis of Qualitative Evidence). 2) TPACK yang diujicobakan dalam penerapan pembelajaran berbagai ilmu secara keseluruhan menghasilkan nilai yang memuaskan dan dapat meningkatan hasil pembelajaran. 3) Kerangka ini pun memiliki kelebihan dan kelemahan yang tentunya dapat menjadi perhatian bagi para guru atau peneliti ketika akan menggunakannya dalam pembelajaran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi gambaran untuk penelitian selanjutnya dalam mengembangkan kerangka TPACK dari berbagai aspek terutama fokus pada integrasi pedagogi, konten, dan teknologi.
Menelisik Fungsi Bahasa di Balik Caption Instagram @Lizzebethmua Nenden Nurul Lativa; Alia Rizqia; Salwa Nanta Putri Abdillah; Ari Kartini
Alusi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): Alusi:Kajian Bahasa dan Sastra serta Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/alusi.v1i1.3271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi bahasa yang terdapat dalam caption video pada akun Instagram @lizzebethmua. Fokus kajian diarahkan pada bentuk-bentuk penggunaan bahasa dalam keterangan unggahan video untuk memahami bagaimana bahasa dimanfaatkan dalam membangun komunikasi, ekspresi diri, dan interaksi dengan audiens. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi non-partisipatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dengan catat sebagai teknik lanjutannya. Analisis data dilakukan menggunakan metode padan intralingual dan padan ekstralingual untuk mengidentifikasi serta mengklasifikasikan fungsi bahasa yang muncul. Hasil analisis menunjukkan bahwa caption pada unggahan video di akun @lizzebethmua memuat lima jenis fungsi bahasa, yakni fungsi personal, direktif, imaginatif, fatik, dan referensial. Dari total 50 data caption yang dianalisis, ditemukan bahwa fungsi personal merupakan fungsi yang paling dominan, dengan jumlah 19 data. Fungsi lainnya meliputi direktif (12 data), referensial (13 data), fatik (4 data), dan imaginatif (2 data). Temuan ini mengindikasikan bahwa akun @lizzebethmua cenderung menggunakan bahasa sebagai media untuk mengekspresikan perasaan, pengalaman pribadi, dan membangun kedekatan emosional dengan pengikutnya. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pemanfaatan fungsi bahasa yang strategis dalam media sosial sebagai sarana membangun citra personal maupun profesional. Penelitian ini juga membuka peluang bagi kajian lebih lanjut terkait analisis wacana digital dan peran bahasa dalam strategi komunikasi di platform media sosial.
Menghidupkan Imajinasi: Penerapan PJBL dan Media Audiovisual dalam Pembelajaran Menulis Cerita Fantasi Wina Ningsih; Ari Kartini; Ninah Hasanah
Alusi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): Alusi: Kajian Bahasa dan Sastra serta Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/alusi.v1i2.3274

Abstract

Keterampilan menulis siswa, khususnya dalam menulis cerita fantasi, masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh kurangnya minat dan ketertarikan terhadap materi yang disampaikan secara konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui peningkatan keterampilan menulis cerita fantasi setelah penerapan model Project Based Learning (PjBL) berbantuan media audiovisual; dan (2) mengetahui respons siswa terhadap model dan media pembelajaran tersebut. Metode yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pretest-posttest dan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 25 siswa kelas VII B SMPN 3 Garut Tahun Ajaran 2024/2025 yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes. Uji Liliefors digunakan untuk menguji normalitas data, sedangkan Uji Wilcoxon digunakan untuk mengukur perbedaan hasil pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan menulis cerita fantasi setelah penerapan model PjBL berbantuan media audiovisual. Hal ini dibuktikan dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran menulis berbasis proyek dengan dukungan audiovisual mampu meningkatkan keterampilan dan motivasi siswa. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya integrasi model pembelajaran kontekstual dan media digital dalam pembelajaran menulis untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna.