Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Counseling Women and Education in Era 4.0 Umi Kulsum; Ari Kartini; Ai Siti Julaeha
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Vol 2 No 02 (2021): Indonesian Journal of Community Empowerment (May)
Publisher : Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/ijce.v2i02.439

Abstract

Abstract Women are central in life. Of course, women's education has an important role, so women need to get a higher education. In Babakan village, Sindangsuka village, many women are still teenagers but are married and even have children. This makes the mothers do not have the maximum education to educate their children. The average is elementary, junior high, high school and a very small proportion are college graduates. The service is carried out using a n expository method, by providing an understanding of the importance of education at all levels of society, especially parents. In addition, by collecting information on the educational background of women in this area. This activity had a positive result, namely a change in people's views about the importance of education for women. In addition, this activity also provides direction and motivation for teenagers to continue their education to a higher level. Activities like this need to be continued, because in the Garut area there are still many people who are not aware of the importance of education, especially for women Abstrak Perempuan merupakan sentral dalam kehidupan. Tentu saja dalam pendidikan perempuan memiliki peran penting, maka pendidikan yang tinggi perlu dienyam oleh para perempuan. Di kampung Babakan desa Sindangsuka banyak perempuan yang masih remaja akan tetapi sudah menikah bahkan memiliki anak. Hal tersebut menjadikan para ibu tersebut belum memiliki pendidikan yang maksimal untuk mendidik putra-putrinya. Rata-rata SD, SMP, SMA dan sebagian kecil sekali yang merupakan lulusan perguruan tinggi. Pengabdian dilakukan dengan metode ekspositori, dengan memberikan pemahaman terkait pentingnya pendidikan pada semua lapisan masyarakat, terutama para orang tua. Selain itu dengan, mengumpulkan informasi mengenai latar belakang pendidikan para perempuan di daerah ini. Kegiatan ini mendapatkan hasil yang positif yaitu perubahan pandangan masyarakat tentang pentingnya pendidikan bagi perempuan. Selain itu, kegiatan ini pun memberikan arahan dan motivasi pada para remaja untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan, karena di daerah Garut masih banyak masyarakat yang kurang sadar akan pentingnya pendidikan terutama untuk para perempuan.
Pengembangan instrumen menulis puisi melalui aplikasi ‘PAP’ berbasis android Ari Kartini; Diah Eka Sari; Fitra Youpika; Syihabuddin; Vismaia Damaianti
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v8i2.21337

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan instrumen menulis puisi dengan bantuan teknologi berupa Aplikasi Apresiasi Puisi (PAP). Aplikasi PAP berbasis android ini merupakan media yang menyediakan fitur hasil karya siswa dan fitur penilaian apresiasi puisi serta deklamasi yang dapat digunakan oleh guru secara langsung. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validasi pengembangan alat evaluasi menulis puisi melalui aplikasi PAP berbasis android. Metode penelitian ini menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation or Delivery, and Evaluation), akan tetapi pada kajian artikel ini baru pada tahap implementation uji validasi ahli. Proses validasi dilakukan secara berulang mulai dari komunikasi secara daring melalui zoom meeting dan penyebaran angket. Hasil validasi ahli media menunjukkan bahwa pada aspek rekayasa perangkat diperoleh persentase sebesar 92% pada kategori sangat layak dan pada aspek tampilan visual diperoleh persentase sebesar 93,3% pada kategori sangat layak. Selanjutnya, penilaian dari ahli bahasa dan sastra berkenaan dengan konteks instrumen, diperoleh hasil sebagai berikut. Aspek kelayakan isi 88% pada kategori sangat layak, kebahasaan 86,7% pada kategori sangat layak, dan aspek penulisan 88% pada kategori sangat layak. Dilihat dari hasil validasi ahli media dan ahli bahasa dan sastra dapat disimpulkan bahwa aplikasi PAP memiliki tingkat validasi yang tinggi baik pada aspek media maupun aspek instrumen, sehingga dapat ditindaklanjuti dan dipraktikkan pada tahap uji coba terbatas dan meluas. Namun, walaupun hasilnya baik, ada beberapa masukan
Pendidikan Literasi Finansial: Dampak Dan Manfaat (Sebuah Kajian Literatur Review) Ari Kartini; Zainah Asmaniah; Eva Julianti
Kode : Jurnal Bahasa Vol 11, No 3 (2022): Kode: Edisi September 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v11i3.38814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan berkenaan dengan dampak dan pentingnya pendidikan literasi finansial bagi kelangsungan hidup masyarakat. Penelitian ini termasuk penelitian kajian literature review. Kajian review dilakukan pada artikel yang telah dipublikasikan di jurnal terakredinasi nasional dan internasional. Hasil kajian literature review menunjukkan bahwa, pendidikan literasi finansial bertujuan untuk mendidik masyarakat agar dapat membuat keputusan yang tepat dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan. di samping itu, Pengetahuan literasi keuangan dapat diperoleh melalui pendidikan dengan beberapa metode, di antaranya 1) Pendidikan keuangan dalam kurikulum sekolah resmi (TK, SD, SMP, institusi pendidikan tinggi); 2) Kursus dan seminar pelatihan pendidikan keuangan untuk orang dewasa; 3) Pendidikan keuangan yang diberikan oleh lembaga nasional atau daerah serta lembaga non-pemerintah dan sektor jasa keuangan. Tingkat literasi keuangan yang rendah akan menyebabkan seseorang salah dalam mengambil keputusan dan membatasi mereka untuk membuat keputusan yang bijak. Kurangnya pengetahuan keuangan dan perilaku berhutang dapat berisiko meningkatkan stress pada diri seseorang. Orang yang memiliki pengetahuan mengenai literasi keuangan, akan berperilaku dengan bijak dan optimal dalam mengelola keuangan.
Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Media Audiovisual dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Ai Delin; Lina Siti Nurwahidah; Ari Kartini
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 2 (2023): Kode: Edisi Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i2.47336

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk melihat keefektifan model Discovery Learning berbantuan media audiovisual untuk meningkatkan kemmapuan keterampilan menulis teks eksplanasi. Metode penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen dengan one group pretest posttest design. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Adapun populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Nurul Amin Garut yang terdiri atas 3 kelas, sedangkan sampel yang ditetapkan adalah 23 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes prates dan pascates. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji statistika terhadap nilai prates dan pascates menggunakan Uji normalitas, Uji homogenitas dan Uji “t”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) berdasarkan Uji Liliefors, data prates dan pascates keterampilan menulis teks eksplanasi berdistribusi normal (2) berdasarkan Uji Homogenitas diperoleh hasil kedua data tersebut homogen (3) berdasarkan Uji “t” diperoleh hasil (thitung = 11,4) dan besarnya “t” pada tabel (t0,05(22) = 1,7171 dan t0,01(22) = 2,5083) (3). Berdasarkan hasil tersebut, dapat diketahui bahwa model Discovery Learning berbantuan media audiovisual mampu meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis teks eksplanasi.
Menelisik Fungsi Bahasa di Balik Caption Instagram @Lizzebethmua Nenden Nurul Lativa; Alia Rizqia; Salwa Nanta Putri Abdillah; Ari Kartini
Alusi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): Alusi:Kajian Bahasa dan Sastra serta Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/alusi.v1i1.3271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi bahasa yang terdapat dalam caption video pada akun Instagram @lizzebethmua. Fokus kajian diarahkan pada bentuk-bentuk penggunaan bahasa dalam keterangan unggahan video untuk memahami bagaimana bahasa dimanfaatkan dalam membangun komunikasi, ekspresi diri, dan interaksi dengan audiens. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi non-partisipatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dengan catat sebagai teknik lanjutannya. Analisis data dilakukan menggunakan metode padan intralingual dan padan ekstralingual untuk mengidentifikasi serta mengklasifikasikan fungsi bahasa yang muncul. Hasil analisis menunjukkan bahwa caption pada unggahan video di akun @lizzebethmua memuat lima jenis fungsi bahasa, yakni fungsi personal, direktif, imaginatif, fatik, dan referensial. Dari total 50 data caption yang dianalisis, ditemukan bahwa fungsi personal merupakan fungsi yang paling dominan, dengan jumlah 19 data. Fungsi lainnya meliputi direktif (12 data), referensial (13 data), fatik (4 data), dan imaginatif (2 data). Temuan ini mengindikasikan bahwa akun @lizzebethmua cenderung menggunakan bahasa sebagai media untuk mengekspresikan perasaan, pengalaman pribadi, dan membangun kedekatan emosional dengan pengikutnya. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pemanfaatan fungsi bahasa yang strategis dalam media sosial sebagai sarana membangun citra personal maupun profesional. Penelitian ini juga membuka peluang bagi kajian lebih lanjut terkait analisis wacana digital dan peran bahasa dalam strategi komunikasi di platform media sosial.
Menghidupkan Imajinasi: Penerapan PJBL dan Media Audiovisual dalam Pembelajaran Menulis Cerita Fantasi Wina Ningsih; Ari Kartini; Ninah Hasanah
Alusi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): Alusi: Kajian Bahasa dan Sastra serta Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/alusi.v1i2.3274

Abstract

Keterampilan menulis siswa, khususnya dalam menulis cerita fantasi, masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh kurangnya minat dan ketertarikan terhadap materi yang disampaikan secara konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui peningkatan keterampilan menulis cerita fantasi setelah penerapan model Project Based Learning (PjBL) berbantuan media audiovisual; dan (2) mengetahui respons siswa terhadap model dan media pembelajaran tersebut. Metode yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pretest-posttest dan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 25 siswa kelas VII B SMPN 3 Garut Tahun Ajaran 2024/2025 yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes. Uji Liliefors digunakan untuk menguji normalitas data, sedangkan Uji Wilcoxon digunakan untuk mengukur perbedaan hasil pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan menulis cerita fantasi setelah penerapan model PjBL berbantuan media audiovisual. Hal ini dibuktikan dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran menulis berbasis proyek dengan dukungan audiovisual mampu meningkatkan keterampilan dan motivasi siswa. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya integrasi model pembelajaran kontekstual dan media digital dalam pembelajaran menulis untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna.