Articles
Sosialisasi Instrumen Kualitas Hidup Lansia Dengan Hipertensi Pada Kader Posyandu Lansia di Masyarakat
Febriana, Annisa;
Lestari, Devi Hairina;
Pefbrianti, Diana;
Ifansyah, M. Noor
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 6, No 2 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36722/jpm.v6i2.2796
AbstrakInstrumen kualitas hidup pada lansia hipertensi merupakan instrumen yang telah dikembangkan berdasarkan hasil penelitian. Sosialisasi instrumen kepada kader posyandu lansia perlu dilakukan agar kualitas hidup lansia dapat dinilai lebih dini, sehingga dapat membantu Petugas Puskesmas dalam melakukan pencegahan sekunder pada lansia hipertensi untuk mengurangi resiko komplikasi hipertensi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk mensosialisasikan instrumen kualitas hidup lansia dengan hipertensi yang telah dikembangkan kepada kader posyandu lansia di masyarakat. Media yang digunakan dalam sosialisasi adalah booklet instrumen kualitas hidup lansia hipertensi. Pengabdian masyarakat dilakukan di Desa Tambak Ilir Baru dengan peserta 7 orang kader posyandu lansia. Kegiatan dilakukan selama 40 menit berupa pemberian booklet instrumen dan penjelasan mengenai pentingnya melakukan pengkajian kualitas hidup serta mengenai cara pengisian instrumen kualitas hidup lansia hipertensi beserta interpretasi dari hasil pengkajian. Sosialisasi yang dilakukan diterima dan mendapat respon antusias oleh kader posyandu lansia. Setelah sosialisasi dilakukan, diharapkan kader posyandu dapat menerapkan pengkajian kualitas hidup kepada lansia yang menderita hipertensi agar kedepannya dalam pemberian intervensi menjadi lebih optimal sehingga kualitas hidup lansia yang rendah dapat ditingkatkan. Kata kunci: Kader Posyandu Lansia, Lansia, Kualitas Hidup, Hipertensi.
Kesejahteraan Psikologis Lansia yang Tinggal di Masyarakat
Amalia, Khalisah;
Pefbrianti, Diana
Journal of Intan Nursing Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54004/join.v2i2.161
Pendahuluan: Masa lanjut usia merupakan masa dimana seseorang mengalami masalah-masalah yang dikarenakan penurunan fisik, psikososial, maupun psikologis, sehingga menyebabkan lansia mengalami kerentanan psikologis yang menyebabkan lansia mengalami rendahnya kesejahteraan psikologis bagi lansia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran kesejahteraan psikologis lansia yang tinggal dimasyarakat Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian adalah lansia yang tinggal di Desa Batu Balian sebanyak 165 lansia. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dengan menggunakan rumus Slovin 5% dengan jumlah sampel 118 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner Psychological Well-Being Scale (PSWB). Hasil: Kesejahteraan psikologis yang berada pada kategori tinggi sebanyak 44 responden (37,3%), kesejahteraan psikologis yang berada pada kategori sedang sebanyak 53 responden (44,9%), dan kesejahteraan psikologis yang berada pada kategori rendah sebanyak 21 responden (17,8%). Kesimpulan: Gambaran kesejahteraan psikologis lansia yang tinggal di masyarakat Desa Batu Balian berada pada kategori sedang sebanyak 53 responden (44,9%). Saran: penelitian selanjutnya bisa dilakukan dengan menerapkan intervensi dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis bagi lansia di komunitas
Hubungan Komunikasi Efektif dengan Kepuasan Mahasiswa dalam Proses Belajar Mengajar di Stikes Intan Martapura
Wirandi, Muhammad;
Jumiyati, Jumiyati;
Prima Afsyah, Lystiana;
Mahribdiani, Rizka;
Risda, Nor;
Maria, Insana;
Pefbrianti, Diana
Journal of Intan Nursing Vol. 3 No. 1 (2024): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54004/join.v3i1.173
Pendahuluan:. Keberhasilan proses belajar mengajar sangat didukung faktor penting yaitu penggunaan komunikasi yang efektif. Komunikasi yang efektif terdapat proses pertukaran ide, pemikiran, pengetahuan dan informasi sedemikian rupa sehingga tujuan atau niat dapat terpenuhi dengan sebaik mungkin. Komunikasi effektif antara dosen dan mahasiswa akan membangun sebuah ikatan emosi yang positif dan hal ini sangat membantu dalam menghadapi berbagai masalah dalam pendidikan serta peningkatan prestasi belajar bagi mahasiswa. Tujuan: Mengetahui hubungan komunikasi effektif dengan kepuasan mahasiswa dalam proses belajar mengajar di Stikes Intan Martapura. Metode: analitik korelasional dengan jenis cross sectional, responden mahasiswa semester 1 Tahun Akademik 2023/2024 berjumlah 115 orang dengan teknik total samplin, Instrumen menggunakan kuesioner, analisis univariat dan bivariat menggunakan uji spearman rho. Hasil: Hasil dari penelitian ini menggunakan uji spearman rho diperoleh nilai p = 0,000 yang berarti H) di tolak dan Ha diterima yang berarti ada hubungan antara Komunikasi Effektif dengan Kepuasan Mahasiswa dalam proses belajar mengajar di Stikes Intan Martapura. Kesimpulan: terdapat hubungan yang kuat pada komunikasi effektid dengan kepuasan mahasiswa dalam proses belajar mengajar. Saran:. Penelitian menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan komunikasi effektif dalam perkuliahan dan pengembangan mata kuliah komunikasi dasar keperawatan.
Manajemen Diri Lansia Degan Hipertensi: Self-Management of Elderly People with Hypertension
Bardian, Ahmad;
Pefbrianti, Diana
Journal of Intan Nursing Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54004/join.v3i2.162
Pendahuluan: Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi yang banyak diderita oleh masyarakat. Manajemen diri pada penderita hipertensi meliputi kontrol tekanan darah dan pengobatan, perbaiki gaya hidup dan pencegahan terhadap komplikasi yang akan terjadi, pola makan dan umur serta kurangnya aktivitas fisik pada lansia cenderung memiliki status risiko kardiovaskular dan stress psikologi absolut lebih tinggi serta kepatuhan dalam minum obat dan kurangnya interaksi dengan tenaga kesehatan juga menjadi sebab terjadinya manajemen diri. Tujuan: Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen diri lansia dengan hipertensi. Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan populasi 811 orang dan sampel 99 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah consecutive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Hasil: Kesejahteraan psikologis yang berada pada kategori tinggi sebanyak 44 responden (37,3%), kesejahteraan psikologis yang berada pada kategori sedang sebanyak 53 responden (44,9%), dan kesejahteraan psikologis yang berada pada kategori rendah sebanyak 21 responden (17,8%). Kesimpulan: Dari penelitian ini diperolah hasil dari 90 responden dalam kategori cukup dan dari 5 indikator manajemen diri didapatkan di indikator pertama yaitu integritas diri dari kategori kurang. Saran: Untuk peneliti selanjutnya bisa mengembangkan kembali intervensi yang bisa diberikan agar manajemen diri lansia menjadi lebih baik
“Te’undur” Techniques for Sleep Disorders
Hairina Lestari, Devi;
Pefbrianti, Diana
International Journal Of Community Service Vol. 3 No. 3 (2023): August 2023 (Indonesia - Malaysia - Philippines - South Korea )
Publisher : CV. Inara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51601/ijcs.v3i3.203
Individuals who have hypertension often experience Complex issues such as sleep disturbances, pain, anxiety, and family support are low. So that individuals experience limitations in carrying out activities and are still dependent on other people around him. Non-pharmacological interventions with The retreat method can have a positive impact on the elderly who experience sleep disorders due to hypertension to maintain its life and always respond to the environment Surrounding. This community service is carried out in the village Tambak Baru ilir Martapura District, Banjar Regency City South Kalimantan. The measurement results obtained data that the elderly who experienced mild sleep disorders as much as 81.8% and those who experienced moderate sleep disorders as much as 18.2%. Te'undur is effective in overcoming sleep problems in the elderly caused by hypertension.Te'undur technique can provide relaxation / calm to respondents spiritually by saying istighfar or hamdalah accompanied by deep breathing techniques and loosening the muscles of the body.
Hubungan antara Fungsi Kognitif dengan Kualitas Hidup Lansia di PPRSLU Budi Sejahtera Banjarbaru: The Relationship between Cognitive Function and Quality of Life of the Elderly at PPRSLU Budi Sejahtera Banjarbaru
Diky, Diky;
Pefbrianti, Diana
Journal of Intan Nursing Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54004/join.v4i1.290
Pendahuluan: Kognitif seseorang tentang sesuatu yang didapatkan dari proses berfikir. kognitif sering kali berpengaruh terhadap kualitas hidup Kualitas hidup merupakan suatu persepsi tentang kondisi lanjut usia yang mencerminkan kehidupan dalam menikmati sisa usia dan bersiap untuk meninggal dengan damai empat domain Kualitas hidup yaitu Kesehatan fisik, Kesehatan psikologi. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan fungsi kognitif dengan kualitas hidup Lansia di PPRSLU Banjarbaru tahun 2024 Metode: Jenis penelitian ini menggunakan korelasi dengan desain cross sectional. populasi adalah lansia di PPRSLU Budi sejahtera Banjarbaru berjumlah 120 orang dengan rumus slovin dengan jumlah sampel 55 orang dengan teknik purposive sampling adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi. Penelitian ini dengan mengunakan instrumen Pengujian Status Mental Portebel Singkat (SPMSQ) untuk kuesioner fungsi kognitif dan WHOQOL-BREF untuk kuesioner kualitas hidup..Menggunakan lembar kuesioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara fungsi kognitif dengan kualitas hidup lansia p value 0,000< (p0,05)dengan nilai rho 0,793 yaitu memiliki hubungan sangat kuat. Kesimpulan: Dari penelitian ini diperolah hasil ada hubungan antara fungsi kognitif dengan kualitas hidup lansia.
Optimization Of Cognitive Function And Quality Of Life In The Elderly With Hypertension Through Chair Based Exercise
Pefbrianti, Diana;
Noor Ifansyah, M.
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 5 No. 2 (2025): May 2025 ( Indonesia - Iraq - Malaysia)
Publisher : CV. Inara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51601/ijhp.v5i2.413
Hypertension becomes a problem in old age, Elderly people with hypertension often experience decreased cognitive function and have an impact on quality of life . Management of hypertension with problems of decreased cognitive function and quality of life can be done with non-pharmacological therapy. One of the non-pharmacological therapy that can be applied to the elderly who have hypertension is chair based exercise. The purpose of this study was to see the effect of chair-based exercise on cognitive function and quality of life in the elderly with hypertension.The design of this study used quasy experiments with pre and post control groups with a large sample of 16 respondents in each group. The sampling technique used is consecutive sampling with independent variables, namely chair based exercise, Dependent variable in this study were cognitif function and quality of life. The research instruments used are Instrumen mini mental state exam (MMSE), quality of life instrument for elderly with hypertention. The research was carried out at the Budi Sejahtera Banjarbaru Elderly Social Protection and Rehabilitation Institution (PPRSLU). The statistical test used in this study was wilcoxon signed test. The test results found that There was an effect of chair based exercise on the cognitive function of the elderly in the intervention group, but there was no effect in the control group. There was an effect of chair based exercise on the quality of life of the elderly in the intervention and control groups. In elderly with hypertension, nurses need to help the elderly so that the problem of hypertension is resolved and able to fight disability. Chair based exercised can be applied for the kognitif function and quality of life.
Dampak Promosi Media Digital terhadap Peningkatan Penjualan Jengkol Sehat (Jukolat)
Heryyanoor, Heryyanoor;
Pefbrianti, Diana;
Kholdani, Al Fath Riza;
Febriana, Annisa;
Syafariansyah, Hari
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 25, No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33087/jiubj.v25i2.5991
This study aims to analyze the impact of digital media promotion on increasing sales of healthy jengkol (jukolat) in a group of jengkol sellers. This type of research is quasi-experimental with a pre-test and post-test approach. The population and sample were 18 respondents of healthy jengkol sellers (Jukolat). The independent variable is the use of digital media promotion, while the dependent variable is the increase in sales before and after using digital media promotion. The instrument in the study was a questionnaire related to the parameters of each variable using a Likert scale with a score of 1-5 then analyzed using the Wilcoxon test. The results of the study prove that the use of digital media promotion has an effect on increasing sales of healthy jengkol (jukolat), where the better the seller utilizes digital promotional media, the more it will increase sales and income.
Comparative Study of Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Therapy and Murottal Therapy on Reducing Pain in Elderly with Hypertension
Febriana, Annisa;
Lestari, Devi Hairina;
Pefbrianti, Diana;
Ifansyah, M.Noor
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 3 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/ijghr.v6i3.3159
Hypertension is still one of the diseases suffered by many elderly. Complementary therapy is a form of non-pharmacological therapy that is applied to help relieve symptoms due to hypertension. Therapy that can be given is Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) and Relaxation Therapy listening to Murottal Al-Quran. This study aims to compare SEFT therapy and Murottal therapy to reduce pain in elderly with hypertension. This study used Quasy experimental design with pre test and post test. The samples in this study were 15 people in the SEFT group and 15 people in the Murrotal group in PPRSLU Budi Sejahtera. This study used non-probability sampling technique, consecutive sampling type. Data was measured with a visual analog scale (VAS) to measure pain felt by the elderly. Data were analyzed using the Mann Whitney statistical test. results showed that there was no difference between SEFT therapy and Murrotal therapy in reducing pain in hypertensive elderly (p Value 0.473). There is no difference between SEFT therapy and Murottal therapy in reducing pain in hypertensive elderly. Trials of effectiveness in both therapies showed Murottal therapy was more effective than SEFT therapy in reducing pain levels in elderly people with hypertension.
PENGARUH HYPERTENTION FRIENDLY SUPPORT TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU PERAWATAN DIRI DAN KEMANDIRIAN PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
Lestari, Devi Hairina;
Ifansyah, M Noor;
Pefbrianti, Diana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27888
Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis. Tatalaksana penyakit kronis dapat dilakukan dengan, health system/sistem kesehatan melalui penyuluhan untuk peningkatan pengetahuan, self-management support/dukungan manajemen diri dengan diet DASH, Asihema therapy dan aktivitas fisik dengan senam defansi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh hypertention friendly support terhadap perubahan perilaku perawatan diri dan kemandirian pada lansia dengan hipertensi Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment dengan pre dan post group design. Jumlah sampel 30 responden yang terdiri dari 15 responden kelompok intervensi dan 15 responden kelompok kontrol diambil secara consecutive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Terdapat pengaruh hypertention friendly suport terhadap perawatan diri lansia pada kelompok intervensi (p=0.005), namun tidak terdapat pengaruh pada kelompok kontrol (p=0.07). Tidak terdapat pengaruh hypertention friendly suport terhadap kemandirian lansia pada kelompok intervensi (p=0.039) dan kelompok kontrol (0.149). Terdapat pengaruh hypertention friendly suport terhadap perawatan diri lansia pada kelompok intervensi, namun tidak terdapat pengaruh pada kelompok kontrol. Tidak terdapat pengaruh hypertention friendly suport terhadap kemandirian lansia pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol.