Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

DETERMINING INCOME INEQUALITY IN INDONESIA: THE ROLE OF ACCESS TO ELECTRICITY, GDP PER CAPITA, AND EDUCATION Nabila Assyifa; Toto Gunarto; Asih Murwiati
International Journal of Accounting, Management, Economics and Social Sciences (IJAMESC) Vol. 3 No. 4 (2025): August
Publisher : ZILLZELL MEDIA PRIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61990/ijamesc.v3i4.547

Abstract

Income inequality between regions is one of the main challenges in economic development in Indonesia. This study aims to analyze the effect of electricity access, Gross Regional Domestic Product (GDP) per capita, and average length of schooling on income inequality in 34 provinces in Indonesia in the 2015–2023 period. Using a panel data regression approach with the Fixed Effect Model (FEM), the results showed that simultaneously the three independent variables had a significant effect on income inequality. However, partially, only GDP per capita and average length of schooling have a negative and significant influence, while access to electricity has no significant effect. These findings show that increasing regional income and community education can reduce the income gap between regions. Meanwhile, electrification has not had a direct impact on income equity without the support of other supporting infrastructure. This research emphasizes the importance of inclusive economic development and equitable access to education as the key to reducing inequality in Indonesia.
THE EFFECT OF RENEWABLE ENERGY CONSUMPTION AND ENERGY INTENSITY ON THE ECONOMY Nurlaila Indah Sari; Toto Gunarto; Neli Aida
International Journal of Accounting, Management, Economics and Social Sciences (IJAMESC) Vol. 3 No. 4 (2025): August
Publisher : ZILLZELL MEDIA PRIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61990/ijamesc.v3i4.551

Abstract

This study aims to analyze the influence of Renewable Energy Consumption and Energy Intensity on the economy in ASEAN. The variables used in this study consisted of Renewable Energy Consumption (REC), Energy Intensity (EI), and Gross Fixed Capital Formation (GFCF). This research method uses panel data regression analysis with the Random Effect Model. Where cross-sectional data are 7 ASEAN member countries and time series data from 2010-2021. The results of the study show that all variables, namely REC, EI and GFCF, are all significant to GDP. REC with a coefficient of -6,921,893 and a significance of 0.0000 < 0.05 so that REC has a negative impact on GDP in ASEAN. EI has a coefficient of -76,701.51 and a significance of 0.0000 < 0.05 so that EI has a negative impact on GDP. Meanwhile, GFCF has a coefficient of 91,930.69 and a significance of 0.0000 < 0.05 so that GFCF has a positive impact on GDP. The R2 value of 0.6083 can be concluded that the variation of these independent variables contributes 60.83 percent in GDP. While the rest are influenced by other factors that are not described in the model.
Aksi Peduli Lindungi: Kegiatan Membersihkan Pantai Kunyit Kecamatan Bumi Waras Kota Bandar Lampung Febiola Putri Giska Mutiara; Nugroho Adhi Puspito; Nisa Aprilliani; Galang Samudra; Reza Aulia; Ayunda Rahmanita Ahmad; Tria Ratna Wulandari; Toto Gunarto; Zulfa Emalia
Economic Reviews Journal Vol. 3 No. 4 (2024): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v3i4.576

Abstract

The cleanliness condition of Kunyit Beach, Bumi Waras sub-district, has recently become increasingly concerning, with a lot of litter scattered around and no one willing to clean it up. There is trash caught in the rocks along the beach, most of which is inorganic waste such as plastic, bottles, styrofoam, and other discarded items, as well as some organic waste like wood and leaves. This is caused by the lack of public awareness about the importance of maintaining cleanliness and the absence of government support, such as the lack of adequate waste disposal facilities and Environmental Cleanliness Operations Units. (SOKLI). Therefore, a care and protection action was carried out to address the issues arising in the Kunyit Beach area. Environmental care actions through beach cleaning activities are a concrete effort to preserve marine and coastal ecosystems, as well as to raise public awareness about the importance of a clean environment. This action was carried out by the local community who voluntarily assisted, as well as members of Group 1 of the Natural Resources and Environmental Economics course, to fulfill the assignment given by the course instructor, with permission from the Head of the Development Economics Department, the District Head of Bumi Waras, and the Village Head of Bumi Waras. Through this action, it is hoped that collective awareness will be created to maintain environmental cleanliness and the habit of not littering so that coastal areas can be sustainably preserved.
Ibu Hebat, Lingkungan Sehat: Edukasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Untuk Masa Depan Hijau Di Desa Tanjung Sari Musfik Amrullah; Toto Gunarto; Imam Awaluddin; Irma Febriana MK; Emi Maimunah; Nurbetty Herlina Sitorus; Dian Fajarini
Nemui Nyimah Vol. 5 No. 1 (2025): Nemui Nyimah Vol. 5 No. 1 2025
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Produksi sampah di Indonesia mencapai 67,8 juta ton per tahun, dengan 60% berasal dari rumah tangga. Pengelolaan sampah telah mencapai titik kritis, di mana hanya 12,5% yang dapat didaur ulang, 69% berakhir di tempat pembuangan akhir, dan sisanya mencemari lingkungan. Di Desa Tanjung Sari, Lampung Selatan, masalah ini semakin parah karena kurangnya pemahaman masyarakat tentang pengelolaan sampah. Melalui program “Ibu Hebat, Lingkungan Sehat,” sosialisasi dilakukan untuk mendorong ibu rumah tangga mengelola sampah rumah tangga. Kegiatan ini meliputi praktik pemilahan sampah organik dan anorganik, diskusi interaktif, serta pengenalan konsep ekonomi sirkular. Tujuannya adalah mengurangi sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir, meningkatkan kualitas lingkungan desa, dan membangun kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah. Pendekatan partisipatif berbasis komunitas ini menjadi kunci mengatasi tantangan lingkungan, khususnya di pedesaan. Kata kunci: Sampah rumah tangga, pengelolaan lingkungan.
Determinan Prevalensi Balita Stunting 34 Provinsi di Indonesia Tahun 2017-2022 Deswira Aulia; Toto Gunarto; Asih Murwiati; Emi Maimunah
Jurnal Simki Economic Vol 7 No 1 (2024): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jse.v7i1.617

Abstract

Stunting is a condition where toddlers fail to grow due chronic malnutrition. Indonesia is the second largest country with the highest prevalence rate in Southeast Asia.Meanwhile, the Indonesian government has implemented various efforts to reduce the prevalence of stunting. This study aims to determine the influence of the average length of mother's schooling, exclusive breastfeeding, level of completeness of toddler immunization, posyandu activities, inadequate food consumption and good sanitation on the prevalence of stunting. Using OLS panel data regression, the results showed that the average number of years of schooling for women, posyandu activity, and adequate sanitation had a significant negative influence on the prevalence of stunting in 34 provinces in Indonesia. And inadequate food consumption has a significant positive effect on the prevalence of stunting in Indonesia in 2017-2022. Meanwhile, exclusive breastfeeding and the level of complete immunization for toddlers do not have an effect on the prevalence of stunting in Indonesia in 2017-2022.
PEMBUATAN BATIK ECOPRINT DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN TAMAN WISATA TANJUNG MAS, DESA BOGOREJO Toto Gunarto; Rr Erlina; Resha Moniyana Putri; Arivina Ratih; M Husaini
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1668-1673

Abstract

Keberadaan BUMDes berfungsi sebagai motor penggerak perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan kehadiran BUMDes diharapkan desa menjadi lebih mandiri dan mensejahterakan masyarakat. BUMDes Tridaya Berdikari adalah BUMDes yang dimiliki oleh Desa Bogorejo Kabupaten Pesawaran yang sedang mencoba untuk mengembangkan usaha taman wisata yang di bernama Taman Wisata Tanjung Mas.  BUMDes yang merupakan salah satu harapan Desa Bogorejo untuk selalu Produktif dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Desa terus melalukan berbagai upaya pengembangan usaha. Dari analisis situasi dan survey awal ke Desa Bogorejo khususnya BUMDes Tridaya Berdikari diperoleh identifikasi permasalahan yaitu BUMDes membutuhkan pembinaan dalam meningkatkan manajemen operasional peengelola , pembuatan perencanaan usaha, dan produk pendukung  dalam menjalankan usaha Taman Wisata Tanjung Mas. Sehingga solusi yang ditawarkan dalam pelaksaan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat adalah , pertama memberikan edukasi dan  peningkatan kapasitas manajemen operasional Pengurus , kedua memberikan  edukasi untuk membuat  perencanaan Stratejik dalam Pengembangan Taman  Tanjung Mas yang  terukur  dan ketiga adalah melakukan pelatihan/ praktik pembuatan batik ecoprint sebagai produk ramah lingkungan dan mudah untuk di aplikasikan  yang dapat dijadikan oleh- oleh maupun daya Tarik wisatawan di Taman Wisata Tanjung Mas.
Analisis Pengaruh Kesenjangan Sosial, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Pengangguran Terhadap Kemiskinan di Provinsi Lampung (2012-2023) Fauzi Nur Kholis; Toto Gunarto
eCo-Buss Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v7i3.2243

Abstract

Kemiskinan merupakan tantangan multidimensi yang masih menjadi permasalahan di banyak negara, termasuk Indonesia. Provinsi Lampung menghadapi tingkat kemiskinan yang tinggi meskipun memiliki potensi ekonomi yang cukup besar. Faktor-faktor seperti kesenjangan sosial, kualitas pembangunan manusia, dan tingkat pengangguran sering dikaitkan dengan kondisi kemiskinan suatu wilayah. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh dari Rasio Gini, IPM, dan TPT terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Lampung selama periode 2012–2023. Analisis dilakukan memanfaatkan regresi panel data dengan metode random effect model. Metode analisis ini dipilih karena kemampuannya dalam memperhitungkan hubungan di antara variabel dalam jangka waktu tertentu. Variabel dependen dan independen dapat memperlihatkan makna dan hubungannya yang nyata. Dalam analisis ini, Rasio Gini ditemukan memiliki koefisien positif dan signifikan pada kemiskinan, yang menandakan bahwa makin tinggi ketimpangan pendapatan, makin tinggi pula tingkat kemiskinan. Sebaliknya, IPM berpengaruh negatif dan signifikan, yang artinya peningkatan mutu pendidikan, kesehatan, dan juga taraf hidup bisa menurunkan tingkat kemiskinan Namun, TPT tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan, yang dapat dijelaskan oleh beberapa faktor, seperti dominasi sektor informal, ketimpangan pendapatan, serta keberadaan program bantuan sosial seperti PKH. Hal ini menunjukkan bahwa angka pengangguran formal tidak selalu mencerminkan kondisi kesejahteraan masyarakat. Temuan ini menekankan pentingnya kebijakan yang berfokus pada pemerataan pendapatan dan peningkatan pembangunan manusia.