Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KOMPARASI PENERAPAN PEDOMAN BADAN LAYANAN UMUM DAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NOMOR 45 (REVISI 2011) TENTANG PELAPORAN KEUANGAN ENTITAS NIRLABA (Studi Kasus Pada RSUD Kabupaten Buleleng) Luh Meda Sri Arpiwi .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6494

Abstract

Manajemen organisasi nirlaba harus mempertanggungjawabkan sumbangan atau dana yang telah diterima dari berbagai pihak berupa laporan keuangan. Penerapan PSAK No. 45 (revisi 2011) tentang Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba dapat mengungkapkan organisasi nirlaba dalam memperoleh sumber daya dari sumbangan para anggota dan para penyumbang lain. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi penyajian Laporan Keuangan RSUD Kabupaten Buleleng apakah sudah sesuai dengan ketentuan Badan Layanan Umum (BLU), ketentuan PSAK No. 45 (revisi 2011), dan untuk mengetahui apakah PSAK No. 45 (revisi 2011) dapat diterapkan secara penuh dalam penyusunan Laporan Keuangan RSUD Kabupaten Buleleng. Metode yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan melakukan perbandingan antara teori dan praktek dalam penyusunan laporan keuangan rumah sakit. Analisis kualitatif untuk mengetahui perbandingan antara format laporan keuangan yang telah disajikan dengan pedoman BLU dan PSAK No. 45 (revisi 2011). Hasil dari penelitian ini menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan untuk 10 indikator yang digunakan. Laporan keuangan RSUD Kabupaten Buleleng sudah sesuai dengan pedoman BLU. Hanya saja terdapat perbedaan istilah atau nama dalam penyajian laporan keuangan RSUD Kabupaten Buleleng dengan PSAK No. 45 (revisi 2011). Jadi dapat disimpulkan bahwa laporan keuangan RSUD Kabupaten Buleleng belum menerapkan PSAK No. 45 (revisi 2011), tetapi dilihat dari segi penyajian laporan keuangan di RSUD Kabupaten Buleleng PSAK No. 45 (revisi 2011) dapat diterapkan secara penuh.Kata Kunci : Badan Layanan Umum, PSAK No. 45, entitas nirlaba The management of the non-governmental organization should be responsible for the donations received from the donators in the form of  the financial statement. The implementation of Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) ‘ the Financial Reporting Statement Standard Number 45 (revised in 2011) concerning the Financial Reporting of the Non-governmental Organization’ can reveal the donations received by its members and other donators. This present study is intended to identify whether what is presented in the Financial Reporting of the Regional General Hospital of Buleleng Regency is in accordance with what is stipulated in ‘Badan Layanan Umum (BLU)’ (Institution of Public Services) and what is stipulated in PSAK Number 45 (revised in 2011), and to identify whether PSAK Number 45 (revised in 2011) can be fully implemented in the composition of the Financial Statement of the Regional Public Hospital of Buleleng Regency. This present study used the descriptive qualitative method  in which the theory and practice of how the financial statement of  hospitals is composed  are compared. The qualitative analysis was applied to identify the comparison of the format of the financial statement which  had  been  presented with reference to the guidance of BLU and PSAK Number 45 (revised in 2011).  The result of the study shows that there were no differences among the ten indicators used. The financial statement prepared by the Regional General Hospital of Buleleng Regency was in accordance with the guidance of  BLU. However, the terms used in the financial statement of the Regional General Hospital of Buleleng Regency were different from those used in PSAK No. 45 (revised in 2011). It can be concluded that what is stipulated in PSAK No. 45 (revised in 2011) had been fully implemented  in the financial statement of the Regional General Hospital of Buleleng Regency. keyword : Badan Layanan Umum, PSAK No. 45, non-governmental organization  
IMPLEMENTASI BUDAYA TRI HITA KARANA DALAM PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA DESA PAKRAMAN PEMARON Pt Susan Kassandra .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6495

Abstract

Budaya Tri Hita Karana dapat dipergunakan sebagai suatu tata nilai atau kebiasaan yang menjadi pegangan anggota organisasi dalam melaksanakan kewajiban dan berperilaku di dalam organisasi. Hubungan yang terjadi diantara keduanya sangat berkaitan, dalam pelaksanaan Sistem Informasi Akuntansi budaya Tri Hita Karana yaitu Parahyangan analog dengan sistem kebudayaan, Pawongan analog sistem nilai, dan Palemahan analog sistem artifak. Semua organisasi di Bali dapat mengimplementasikan budaya Tri Hita Karana, salah satunya LPD. LPD dalam menggunakan Sistem Informasi Akuntansi harus mengimplementasikan budaya Tri Hita Karana, hal ini sudah diatur di dalam Pemerintah daerah Bali yang mengembangkan visi pembangunan berdasarkan budaya Tri Hita Karana. Untuk memahami implementasi budaya Tri Hita Karana dalam penggunaan Sistem Informasi Akuntansi di Desa Pakraman Pemaron, penelitian ini bertujuan untuk: 1)penggunaan Sistem Informasi Akuntansi di Desa Pakraman Pemaron, 2) pemahaman karyawan terhadap budaya Tri Hita Karana, dan 3) bagaimana implementasi budaya Tri Hita Karana terhadap penggunaan Sistem Informasi Akuntansi. Penelitian ini digunakan dengan menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada setiap deskripsi dan persepsi manusia. Teknik yang dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tiga tahap, yaitu : 1) Reduksi data, 2) Penyajian data, dan 3) Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) penggunaan Sistem Informasi Akuntansi sudah menggunakan sistem komputerisasi, semua karyawan dapat melakukan penggunaan SIA namun yang bertanggungjawab adalah Ketua, Bendahara dan TO, 2) Semua karyawan sudah memahami budaya Tri Hita Karana dan implementasinya sudah baik, baik dari segi parahyangan, pawongan dan palemahan.Kata Kunci : Tri Hita Karana, Sistem Informasi Akuntansi. “Tri Hita Karana” culture could be implemented as a value system or a custom practiced in the life of the member of organization in performing the obligations and bahaviours in an organization. A close relationship occurs between the two, in implementing Accounting Information System the concept of “Tri Hita Karana” which consists of “Parahyangan” would be analogized to the culture system, while the second aspect such as “Pawongan” would be analogized into a value system, and the third aspect, such as “Palemahan” as artefact system. All organizations in Bali could implement the system of “Tri Hita Karana” concept, one of them is the rural credit institution, this concept had been regulized in the local government regulation system. Bali when developing vision of development based on the concept of “Tri Hita Karana”. To understand the implementation of the concept of “Tri Hita Karana” in the use of Accounting Information System in Pemaron local village, the study aimed at finding out: 1) the use of Accounting Information System in Pemaron local village, the perception of the staff towards the concept of “Tri Hita Karana” and how was the concept itself implemented in terms of using Accounting Information System. This study used a qualitative study by emphasizing every description of individual perception. The techniques used to collect data consisted of deep interview, observation and documentation. The data analysis involved three different stages, such as 1) data reduction, data presentation, and 3) concluding. The results indicated that: 1) the use of accounting information system had been made by computerizing, all staff had understood the use of Accounting Information System, however the responsibility lied on the head section office, treasurer and TO, 2) All the staff had fully understood the concept of “Tri Hia Karana and its implementation, in terms of three aspects, like Parahyangan, Pawongan and Palemahan.keyword : Tri Hita Karana, Accounting Information System
PENGARUH AKUNTABILITAS KEUANGAN DAERAH, VALUE FOR MONEY, KEJUJURAN, TRANSPARANSI, PENGAWASAN DAN PEMAHAMAN SISTEM AKUNTANSI TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH (STUDI PADA SKPD DI KABUPATEN BULELENG) I Made Suardiasa .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6496

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan secara empiris pengaruh akuntabilitas keuangan daerah, value for money, kejujuran, transparansi, pengawasan, dan pemahaman sistem akuntansi terhadap pengelolaan keuangan daerah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data yang diperoleh dari kuesioner dan diukur dengan menggunakan skala likert. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pegawai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Buleleng yang berkaitan dengan bidang keuangan sebanyak 120 pegawai. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji regresi linier berganda. Data dianalisis dengan menggunakan software SPSS versi 17. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara akuntabilitas keuangan daerah terhadap pengelolaan keuangan daerah, (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara value for money terhadap pengelolaan keuangan daerah, (3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kejujuran pemerintah terhadap pengelolaan keuangan daerah, (4) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara transparansi terhadap pengelolaan keuangan daerah, (5) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pengawasan terhadap pengelolaan keuangan daerah, (6) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pengawasan terhadap pengelolaan keuangan daerah, dan (7) terdapat pengaruh yang signifikan antara akuntabilitas keuangan daerah, value for money, kejujuran, transparansi, pengawasan, dan pemahaman sistem akuntansi terhadap pengelolaan keuangan daerah. Kata Kunci : akuntabilitas, value for money, sistem akuntansi, keuangan daerah The purpose of the study was to prove empirically the effect of local financial accountability, value for money, honesty, transparancy, monitoring and understanding of the accountancy system on the local financial management. This study was conducted in terms of quantitative design by utilizing its’ data obtained by distributing questionnaires and measured by Liker Scales.The samples of the study consisted of 120 respondents of the financial office staffs of local government working units in Bueleng. The analysis was conducted by using multiple linear regressiobn testing supported by SPSS version 17 program. The results of the study indicated that (1) there was a significant positive effect of the local financial accountability on the local financial management, (2) there was a positive significant effect of value for money on the local financial management, (3) there was a positive significant effect of honesty on the local financial management, (4) there was a positive significant effect of transparancy on the local financial management, (5) there was a positive significant effect of monitoring on the local financial management and (6) there was a positive significant effect of understanding of the accountancy system on the local financial management, (7) there was a significant effect of local financial accountability, value for money, honesty, transparancy, monitoring and understanding of the accountancy system on the local financial management. keyword : accountability, value for money, accountancy system, local government finance
Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa Dalam Perspektif Undang-undang No. 6 Tahun 2014 (Undang-undang Desa) Kadek Supri Budiadnyana .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6498

Abstract

Undang-undang No. 6 Tahun 2014 bertujuan untuk mempercepat pembangunan desa dan meningkatkan pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah desa sangat dituntut dalam Undang-undang Desa untuk melakukan pengelolaan keuangan secara akuntabel. Untuk memahami pelaksanaan pengelolaan keuangan desa, penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui implikasi pengelolaan keuangan dalam perspektif Undang-undang No. 6 Tahun 2014, 2) mengetahui kesiapan Desa dalam melakukan pengelolaan keuangan dalam perspektif Undang-undang No. 6 Tahun 2014, dan 3) memberikan saran tindak atas implikasi Undang-undang no. 6 Tahun 2014. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada deskripsi setiap persepsi dan prilaku manusia. Analisis data dilakukan melalui 3 tahapan, antara lain: 1) Reduksi Data, 2) Penyajian Data, dan 3) Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Undang-undang Desa menuntut sistem anggaran dilakukan secara musyawarah, disiplin dalam pengelolaan keuangan baik dalam penyiapan perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban, maupun pengawasan, serta sistem perpajakan yang mengikuti Undang-undang Perpajakan, 2) Secara garis besar desa telah mengikuti aturan Undang-undang Desa dan telah menerapkan unsur akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa, 3) Dengan adanya kekurangan dalam penerapan Undang-undang Desa, pemerintah harus melakukan evaluasi dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan desa terutama pada dana Bantuan Keuangan Khusus. Kata Kunci : Undang-undang No. 6 Tahun 2014, Akuntabilitas, Pengelolaan Keuangan, Pemerintah Desa The Act No. 6 of 2014 is intended to accelerate the rural development and to improve the services provided to the public and people’s prosperity. Therefore, the rural government is highly required by the Village Act to manage it’s finance accountably. In order to know how the rural government’s finance is managed, this present study is intended to 1) identify the implication of the financial management from the perspective of the Act No. 6 of 2014, 2) identify the rural government’s readiness to manage its finance from the perspective of the Act No. 6 of 2014, and 3) to give suggestion as to what to do as the implication of the Act No. 6 of 2014. This present study was conducted using the qualitative method which gives emphasis on the description of every human perception and behavior. The data were analyzed through three stages; they are 1) Data Reduction, 2) Data Presentation, and 3) Conclusion Drawing. The result of the study shows that 1) The Village Act requires that the budgetary system should be made through discussion; the finance, including when it is planned, implemented and supervised, should be well managed, and that the Act of Taxation should be referred to in its taxation system; 2) basically, the rural financial management has referred to the Village Act ; in addition, accountability has been applied; 3) As there is weakness and the implementation of the Village Act, the government must be evaluate the rural financial management and the Specific Financial Assistance ‘Bantuan Keuangan Khusus’.keyword : The Act No. 6 of 2014, Accountability, Financial Management, Rural Government
IMPLEMENTASI SAK ETAP DAN PERSEPSI PELAKU PADA KOPERASI (Studi Empiris pada Koperasi di Kecamatan Buleleng) Kadek Novi Trisna Dewi .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6500

Abstract

Koperasi merupakan salah satu entitas bisnis tanpa akuntabilitas publik yang disasar dapat menggunakan SAK ETAP sebagai pedoman dalam menyusun laporan keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui sejauh mana tingkat implementasi SAK ETAP pada Koperasi di Kecamatan Buleleng, dan (2) untuk mengetahui bagaimana persepsi pelaku Koperasi di Kecamatan Buleleng terhadap implementasi SAK ETAP. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan pendekatan kualitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode survei, menggunakan penyebaran kuesioner (angket) tertutup kepada responden yang menjadi sampel penelitian dan melakukan wawancara terhadap beberapa responden tersebut. Sebanyak 174 kuesioner telah disebarkan yakni 87 kuesioner tingkat implementasi dan 87 kuesioner persepsi untuk pelaku koperasi. Terdapat dua jenis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu analisis data kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif, dan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat implementasi SAK ETAP pada koperasi di Kecamatan Buleleng memperoleh skor interval ‘kurang diterapkan’, dari masing-masing indikator diketahui bahwa sebagian besar koperasi cukup menerapkan SAK ETAP namun hanya pada prinsip-prinsip tertentu saja, dan (2) persepsi pelaku koperasi terhadap SAK ETAP masuk pada ketegori ‘setuju’ yang berarti pelaku koperasi memiliki persepsi yang baik terhadap penerapan SAK ETAP meskipun terdapat perbedaan persepsi dari hasil wawancara lebih lanjut. Kata Kunci : SAK ETAP, Koperasi, Implementasi, Persepsi Cooperative is a business entity without targeted public accountability that can use SAK ETAP as the guideline in writing its financial report. This study was aimed at (1) finding out how far is the level of implementation of SAK ETAP in cooperatives in Buleleng district, and (2) finding out how is the cooperative actors’ perception in Buleleng district towards the implementation of SAK ETAP. The study used descriptive quantitative approach and qualitative approach. The types of data used are primary and secondary data. The data collection method used is a survey using closed questionnaires distributed to the respondents that formed the sample and interview with some of the respondents. One hundred and seventy four questionnaires have been distributed, that is, 87 questionnaires about implementation level and the other 87 about perception for the cooperative actors. There were two types of data analyses used in this study, that is, quantitative data analysis using descriptive statistics and qualitative data analysis. The result showed that (1) the implementation level of SAK ETAP in the cooperatives in Buleleng district got an interval score “less applied”, from each of the indicators it was found that most of the cooperatives have sufficiently applied SAK ETAP but only on certain principles, and (2) the actors’ perception towards SAK ETAP falls into category “ agree” which means the cooperative actors have good perception towards the implementation of SAK ETAP, although there is a difference in perception from the further interview result. keyword : SAK ETAP, Cooperatives, Implementation, Perception
PENGARUH KOMPETENSI, INDEPENDENSI DAN KOMITMEN ORGANISASI AUDITOR TERHADAP KINERJA AUDITOR (Studi Pada Tiga Inspektorat Provinsi Bali) I Gusti Ayu Tria Andrianti .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6502

Abstract

Kinerja merupakan gambaran pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan atau program dalam mewujudkan sasaran, tujuan, misi, visi organisasi. Dalam melaksanakan tugas audit maka auditor selalu dituntut meningkatkan kinerjanya dalam penegakan good government. Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan dalam mempengaruhi kinerja auditor adalah kompetensi, independensi dan komitmen organisasional auditor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi, Independensi dan Komitmen organisasi secara parsial dan simultan terhadap kinerja auditor. Lokasi Penelitian dilaksanakan pada Tiga Inspektorat di Provinsi Bali dengan jumlah Sampel sebanyak 30 Orang. Jenis data yang digunakan dalam penelitian adalah jenis data kuantitatif dengan sumber data primer. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 21.00 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, (2) Independensi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja, (3) Komitmen organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja, (4) kompetensi, Independensi dan Komitmen organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja auditor pada Tiga Inspektorat di Provinsi Bali. Kata Kunci : Kompetensi, Independensi, Komitmen organisasi, Kinerja Performance is the description of attainment of implementation of an activity or program in realizing the target, aim, missions and vision of the organization. In implementing the auditing task the auditor is always required to improve his or her performance in establishing good government. Some factors that become the consideration in influencing the auditor performance are competency, independency and auditor organizational commitment. This study was aimed at finding out the effect of competency, independency and auditor organizational commitment partially and simultaneously on auditor performance. The study was conducted in three Bali Province inspectorates with a sample of 30 people. The data belong to quantitative data type with primary data source. The data were collected using questionnaire. The data were analyzed using multiple linear regression analysis aided by SPSS program version 21.00. The results showed that (1) competency has a positive and significant effect on performance, (2) independency has a positive and significant effect on performance, (3) organizational commitment has a positive and significant effect on performance, (4) competency, and independency and organizational commitment have a positive and significant effect on auditor performance in the three Bali Province inspectorates. keyword : competency, independency, organizational commitment, performance
PRAKTIK PENYALURAN KREDIT UPACARA NGABEN di LPD RIANG GEDE, KECAMATAN PENEBEL, KABUPATEN TABANAN I Putu Yasa Muliadnyana Putra .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur yang diterapkan oleh Lembaga Perkreditan Desa dalam memberikan pinjaman kredit untuk keluarga yang akan melaksanakan upacara ngaben dan alasan memberikan pinjaman kredit tersebut serta mengetahui implikasi pinjaman kredit upacara ngaben terhadap kredit macet. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang akan peneliti gunakan adalah sebagai berikut: (1) wawancara (2) observasi, dan (3) dokumentasi. Lembaga Perkreditan Desa didirikan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur No. 972 Tahun 1984 tentang Pendirian Lembaga Perkreditan Desa di Provinsi Daerah Tingkat I Bali. Dalam memberikan pinjaman atau kredit, Lembaga Perkreditan Desa sebagai pihak kreditur harus menentukan terlebih dahulu calon debitur yang layak agar jumlah pinjaman atau kredit yang diberikan sesuai. Lembaga Perkreditan Desa Riang Gede dalam memberikan pinjaman kredit menerapkan prosedur diluar prosedur yang seharusnya dilakukan. Ini berlaku khusus untuk keluarga yang akan melaksanakan upacara ngaben saja. Kredit upacara ngaben masuk dalam kategori kredit istimewa. Kredit upacara ngaben sifatnya mendesak. Hal inilah yang melatarbelakangi Lembaga Perkreditan Desa untuk tidak menerapkan prosedur yang berbelit-belit dalam memberikan kredit upacara ngaben. Untuk implikasi terhadap kredit macet sendiri sangat kecil pengaruhnya ini dikarenakan kredit macet tidak hanya disebabkan karena kredit upacara ngaben saja. Dalam menanggulangi kredit macet sendiri Lembaga Perkreditan Desa menerapkan pendekatan kekeluargaan tidak dengan cara-cara yang bisa merugikan masyarakat. Kata Kunci : Lembaga Perkreditan Desa, kredit, upacara ngaben This study was aimed at finding out the procedure followed by Lembaga Perkreditan Desa in lending money to families who planned to hold cremation ceremonies and the reasons for lending and finding out the implication of financing cremation ceremonies for nonperforming loans. This study used qualitative approach. To obtain the data needed in this study, the study used (1) interview, (2) observation, and (3) documentation. Lembaga Perkreditan Desa was established based on The Governor’s Decree No 872, 1984 concerning the establishment of Lembaga Perkreditan Desa in Bali Province. In lending money, Lembaga Perkreditan Desa as creditor has to determine first prospective debtors who meet the requirement in order that the amount of loan is suitable. Lembaga Perkreditan Desa Riang Gede, in lending money determined a procedure other than the one that it had to follow. This applied only for families who planned to hold cremation ceremonies. The loan falls into the category of special loan. Loan for cremation ceremonies is urgent. This was the rationale for the Lembaga Perkreditan Desa not to apply a complicated procedure in financing cremation ceremonies. The nonperforming loans were not only caused by cremation ceremony loans. In handling nonperforming loans the Lembaga Perkreditan Desa used familial approach rather than the ways that inflict financial loss on the part of the people. keyword : Lembaga Perkreditan Desa, Kredit, Cremation Ceremony.
TINJAUAN TERHADAP PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PIUTANG PADA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) SIDI AMERTA DI DESA SANGSIT, KECAMATAN SAWAN, KABUPATEN BULELENG, PROVINSI BALI Kadek Witha Erayani .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6506

Abstract

Piutang merupakan salah satu komponen aktiva lancar yang timbul akibat terjadinya transaksi pemberian kredit kepada nasabah yang ada di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sidi Amerta. Oleh karena jumlahnya yang banyak dan material maka dipandang sangat perlu menerapkan akuntansi atas piutang dalam pelaksanaannya. Penerapan akuntansi piutang dapat dilakukan melalui pencatatan dan pembukuan, penilaian, hingga penyajian piutang dalam laporan keuangan yang sesuai dengan teori-teori akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan akuntansi piutang pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sidi Amerta. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Sumber data diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) pencatatan piutang usaha oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sidi Amerta dilakukan pada saat piutang usaha timbul, 2) penyajian piutang di neraca tidak sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan, karena tidak ada penyisihan piutang yang tidak tertagih, 3) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sidi Amerta tidak mengadakan penghapusan piutang terhadap piutang yang tidak dapat ditagih, 4) sistem pengawasan piutang pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sidi Amerta termasuk dalam sistem pengendalian internal yang baik. Kata Kunci : penerapan, akuntansi piutang, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Account receivable is one of the components of current assets that arise as the result of a loan to the customers of BUMDES Sidi Amerta.Thus, due to its large amount and the large amount of the material, accounting needs to be applied to the account in its implementation. The application of account receivable accounting can be done through recording and book keeping,and assessment in such a way that the presentation of the account receivable in the financial report is in accordance with accounting theories. This study was aimed at finding out the application of account receivable accounting in BUMDES Sidi Amerta. The method of data analysis used in this study was descriptive qualitative method. The sources of data were interview, observation, and documentation. The results showed that 1) the recording of account receivable for businesses by BUMDES Sidi Amerta was made at the time when the account receivable arises, 2) the presentation of account receivable in the balance does not match the Financial Accounting Standard, since the bad debts are not recorded separately, 3) BUMDES Sidi Amerta does not do the depreciation of bad debts 4) the account receivable supervision system in BUMDES Sidi Amerta falls into a good internal control system. keyword : application, account receivable accounting, village owned business entity (BUMDES)
PENGARUH LOAN TO DEPOSIT RATIO, RETURN ON ASSETS, CAPITAL ADEQUACY RATIO DAN NON PERFORMING LOAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT PADA PT. BANK MANDIRI (PERSERO) TBK Nyoman Setiari .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Loan to Deposit Ratio (LDR), Return On Assets (ROA), Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non Performing Loan (NPL) terhadap keputusan pemberian kredit. Subyek dalam penelitian ini adalah PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif bersifat time series per triwulan selama 10 (sepuluh) tahun dari tahun 2005 s/d 2014 yang bersumber dari laporan keuangan publikasi PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk, dengan teknik dokumentasi dalam pengumpulan datanya melalui situs www.bankmandiri.co.id Penelitian ini menggunakan lima variabel dimana empat variabel independen dan satu variabel dependen. Variabel independen dalam penelitian ini adalah LDR, ROA, CAR dan NPL, sedangkan variabel dependennya adalah keputusan pemberian kredit. Metode analisis yang digunakan adalah metode regresi linier berganda, uji signifikansi secara parsial dan secara simultan melalui uji T dan uji F dengan menggunakan bantuan program SPSS versi 18.0. Hasil dari penelitian kurun waktu 2005 s/d 2014 menunjukkan bahwa (1) LDR secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pemberian kredit; (2) ROA secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pemberian kredit; (3) CAR secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pemberian kredit; (4) NPL secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keputusan pemberian kredit; dan (5) LDR, ROA, CAR dan NPL secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pemberian kredit. Kata Kunci : LDR, ROA, CAR, NPL dan Keputusan Pemberian Kredit. This study was aimed at finding out the effect of Loan to Deposit Ratio (LDR), Return On Assets (ROA), Capital Adequacy Ratio (CAR) and Non Performing Loan (NPL) on decision to lend. The subject was PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. The data used were quantitative type of time series of each trimester for 10 (ten) years from 2005 to 2014 that came from financial reports published by PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk, using documentation in collecting them from www.bankmandiri.co.id. This study used five variables in which four variables were independent and one dependent variable. The independent variables were LDR, ROA, CAR, and NPL, while the dependent one was decision to lend. The method of analysis used was multiple linear regression, partial and simultaneous significance testing using T-test and F-test with SPSS version 18.0 program. The results of this study involving the period from 2005 to 2014 show that (1) LDR partially have positive and significant effect on decision to lend, (2) ROA partially has positive and significant effect on decision to lend, (3) CAR partially has positive and significant effect on decision to lend, (4) NPL partially has negative and significant effect on decision to lend, and (5) LDR, ROA, CAR, and NPL simultaneously have positive and significant effect on decision to lend. keyword : LDR, ROA, CAR, NPL and Decision to Lend.
PENGARUH FAKTOR GENDER, PERTIMBANGAN PASAR KERJA, LINGKUNGAN KERJA DAN PENGHARGAAN FINANSIAL TERHADAP MINAT MAHASISWA DALAM BERKARIR SEBAGAI AKUNTAN PUBLIK (Studi Pada Mahasiswa Jurusan Akuntansi Program S1 Universitas Pendidikan Ganesha) I Gusti Ayu Ani Pradnya Paramita .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gender, pertimbangan pasar kerja, lingkungan kerja, dan penghargaan finansial terhadap minat mahasiswa dalam berkarir sebagai akuntan publik secara parsial dan simultan, dimana dari 225 mahasiswa akuntansi program S1 angkatan tahun 2012, hanya 75 orang yang digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan tipe sampling insidental. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode kuesioner dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) gender tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat mahasiswa dalam berkarir sebagai akuntan publik; (2) pertimbangan pasar kerja berpengaruh secara signifikan terhadap minat mahasiswa dalam berkarir sebagai akuntan publik; (3) lingkungan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap minat mahasiswa dalam berkarir sebagai akuntan publik; (4) penghargaan finansial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat mahasiswa dalam berkarir sebagai akuntan publik; dan (5) gender, pertimbangan pasar kerja, lingkungan kerja, dan penghargaan finansial secara bersama-sama berpengaruh terhadap minat mahasiswa dalam berkarir sebagai akuntan publik.Kata Kunci : Gender, Pertimbangan Pasar Kerja, Lingkungan Kerja, Penghargaan Finansial, Minat Mahasiswa This present study is intended to identify the simultaneous and partial impact of gender, consideration of job market, working environment, and financial reward on the students’ interest in being employed as public accountants. Among 225 students of the accounting department, undergraduate program, enrolled in 2012, only 75 were used as the samples of the study. They were taken using the incidental sampling method. The study used the primary data. The data were collected through questionnaire and interview. The data were analyzed using the multiple linier analysis, supported with the SPSS program version 16.0. The result of the study shows that (1) gender did not significantly contribute to the students’ interest in being employed as public accountants; (2) the consideration of job market significantly contributed to the students’ interest in being employed as public accountants; (3) the working environment significantly affected the students’ interest in being employed as public accountants; (4) the financial reward did not significantly affect the students’ interest in being employed as public accountants; and (5) gender, the consideration of job market, the working environment, and the financial reward collectively contributed to the students’ interest in being employed as public accountants. keyword : Gender, Consideration of Job Market, Working Environment, Financial Reward, Students’s Reward
Co-Authors ., Agung Ayu Trisna Dewi Yani ., Agus Purwanto ., Asiyah ., Ayu Krisdayanti Suryono Putri ., Ayu Tut Sukma Trisnasari ., Desak Made Dwi Agustini ., Desak Putu Nitya Dewi ., Dewa Ayu Vivi Apriliani ., Dewa Gede Candra Wirawan ., Dewa Kadek Agus Dwi Surya ., Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E., ., Dr. Edy Sujana, S.E., M.Si.Ak. ., Gede Anton Mardiana ., Gede Mandirta Tama ., Gede Pandu Satria Perdana ., Gede Ryan Prayana ., Gede Santi ., Gede Widia Agustana ., Gusti Kadek Sayoni ., Gusti Nyoman Ari Widnyana ., Harum Tri Mila Astiti ., I Dewa Gede Anom Jambe Adnyana ., I Gede Eka Yuda Suta Lestara ., I Gede Puguh Harka Pancala ., I Gusti Ayu Agung Laksmi ., I Gusti Bagus Fradita Anggriawan ., I Kadek Eta Gasendi ., I Kadek Kusuma Wardana ., I Kadek Surya Mandarin ., I Ketut Teguh Yudha Satrya ., I MADE AGUS ARNADI ., I MADE MERTA WIJAYA ., I Made Tistiawan Dwihana Putra ., I Made Yogi Artha Ardana ., I Nyoman Adi Gunawan ., I Nyoman Restu Asta Nugraha ., I Putu Agus Kirana Putra ., I Putu Oka Wiadnyana ., I Wayan Suartama ., I Wayan Sukresna ., Ida Ayu Alit Oktaviani ., Ida Bagus Komang Suarcaya ., Indana Fajrinshanty ., Juni Artawan ., Kadek Asmita Rani ., Kadek Nike Krisnayanti ., Kadek Pande Astrawan ., Kadek Payas Suputra ., Kadek Shintya Rahayu Dewi Damayanthi ., Kadek Sintia Purnami ., Kadek Widiyarta ., Kadek Yudi Bayu Pranata Dartika ., Kd Dwi Pande Wahyuda ., Ketut Agus Perdana ., KETUT ARI WARSADI ., Ketut Novi Sudewi ., Ketut Putriasih ., Ketut Suci Widiasri ., Ketut Swastika Harta Yasa ., Km Mitha Mustika Putri ., Km Winda Suriyani ., Komang Agus Wiriawan ., Komang Ari Saputra ., Komang Erna Januartini ., Komang Rieska Handayani ., Komang Suka Dharma ., Komang Sutami ., Komang Tika Ariantini ., Komang Tri Kartika Dewi ., Komang Yunita Sari ., Luh Desy Suareni Dewi ., Luh Dian Novita Sari ., Luh Eni Sulasmi ., Luh Gede Arsita Damayani ., Luh Gede Devi Priyanti ., Luh Pt Eka Widyasari ., Luh Putu Dewi Sulistiani ., Luh Putu Trisnayani ., Luh Rosita Dewi ., Luh Suprimayudi ., Luh Yeni Merta Sari ., M Mustakim ., Made Ayu Ruscita Dewi ., Made Diah Pratiwi Handayani ., Made Mahartini ., Made Sunjaya ., Martin Sari Putra ., Merita Endianto ., Nadia Nesi Krisna Wardani ., NENGAH WIWIK PARMINI ., Ni Kadek Dewi Astriani ., Ni Kadek Dwi Antari ., Ni Kadek Sukradi ., Ni Ketut Aci Ega Astari ., Ni Ketut Onik Kartika Dewi ., Ni Ketut Supariani ., NI KOMANG ISMA DEWI ., Ni Luh Ayu Megawati ., Ni Luh Ayuasri Sulistyawati ., Ni Luh Cahyani Primashanti ., Ni Luh Gede Anggarayani Sulistyawati ., Ni Luh Nik Parelawati ., Ni Luh Putu Emi Rahayu ., Ni Luh Sri Wahyuni ., Ni Luh Yadnya Wati ., NI MADE DWI ARTINI ., Ni Made Dwi Mahayani ., Ni Made Dwi Rasmayanti ., Ni Made Nita Widiani ., Ni Made Sari ., Ni Made Somertini ., Ni Nyoman Erni Yanuar Paramita ., Ni Pande Kadek Ayuniari ., Ni Putu Octavia Anggraini Darmayanti ., NI PUTU PRADNYA D ., NI PUTU SURYANI ., Ni Putu Tila Permata Sari ., Ni Wayan Krisna Darma Yanti ., Novie Kiftiah Maries ., Nyoman Gede Aryantara ., Nyoman Yulisa Tri Ananda Putri ., Pande Made Mita Sartika Putri ., Pt Anik Yuliantini ., Putrilia Dwi Puspitasari ., Putu Ayu Astrianti ., Putu Dian Dharmaningsih ., Putu Edy Suryadi Yasa ., Putu Emy Susma Devi ., Putu Era Sugiartini ., Putu Febryna Utami Paramitha ., Putu Mery Oktaviyanti ., Putu Sukma Kurniawan, S.T., M.A. ., Putu Tia Purnamawati ., Putu Vera Lavenia ., Putu Yuni Anggreni ., RAHMANIYAH ., Syahson Nawawi ., Tengku Malinda Oktaviani ., Yoga Ganda Sukmana 1Luh Natalia Anggri Aprianti Agung Ayu Trisna Dewi Yani . Agus Purwanto . Ainisuh Nurfaisyah Ak. S.E. Desak Nyoman Sri Werastuti . Anak Agung Ngurah Surya Darma . Anak Agung Ngurah Surya Darma ., Anak Agung Ngurah Surya Darma Anantawikrama Tungga Atmadja Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. . Anantiwikrama Tungga Atmadja Andari, Komang Mirah Anggarini Putri, Dewa Ayu Diah Aprianti, 1Luh Natalia Anggri Ardani, Suti Ari Surya Darmawan Ariani, Ketut Putri Arminiasih, Kadek Arik Asih Budi Utami Asih, Ni Kadek Utami Asiyah . Atmadja, Anantiwikrama Tungga Ayu Dwi Purwatiasih . Ayu Krisdayanti Suryono Putri . Ayu Tut Sukma Trisnasari . Budiartini, Ketut Candraningsih, Komang Eni Dedi . Deny Jiandari, Ni Wayan Desak Kadek Mega Silvia Devi . Desak Kadek Mega Silvia Devi ., Desak Kadek Mega Silvia Devi Desak Made Dwi Agustini . Desak Nyoman Sri Werastuti, S.E., Ak. . Desak Putu Nitya Dewi . Dewa Ayu Putu Alit Candra Dewi . Dewa Ayu Vivi Apriliani . Dewa Gede Candra Wirawan . Dewa Kadek Agus Dwi Surya . Dewi, Gusti Ayu Ketut Rencana Sari Dewi, Putu Citra Puspita Dewi, Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi, Putu Widya Kusuma Difa Artha Saputra Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E., . Dr. Edy Sujana, S.E., M.Si.Ak. . Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK . Dwiyanti, Erina Edy Sujana Eka Yunita, Eka Erina Dwiyanti Febri Mahwan Gede Adi Yuniarta Gede Adi Yuniarta, S.E.Ak, M.Si. . Gede Adi Yuniarta, SE.AK . Gede Agus Mahardika . Gede Agus Mahardika ., Gede Agus Mahardika Gede Anton Mardiana . Gede Arie Pandu . Gede Arie Pandu ., Gede Arie Pandu Gede Edy Saputrayana . Gede Juliarta . Gede Juliarta ., Gede Juliarta Gede Mandirta Tama . Gede Pandu Satria Perdana . Gede Pose Raharja . Gede Pose Raharja ., Gede Pose Raharja Gede Ryan Prayana . Gede Santi . Gede Suantara . Gede Widia Agustana . Gunawan, I Nyoman Adi Gunawan, Komang Devitria Susanti Gusti Ayu Ketut Rencana Sari Dewi Gusti Ayu Made Firma Pratiwi . Gusti Ayu Rencana Sari Dewi Gusti Ayu Sintiani Gusti Ayu Sutiarsih . Gusti Kadek Sayoni . Gusti Nyoman Ari Widnyana . Harum Tri Mila Astiti . Hasbullah . I Dewa Gede Anom Jambe Adnyana . I Gede Arya Wigarba I Gede Eka Yuda Suta Lestara . I Gede Puguh Harka Pancala . I Gede Satwika Darmawan . I Gede Satwika Darmawan ., I Gede Satwika Darmawan I Gst Ngurah Agung Edy Saputra . I Gst Ngurah Agung Edy Saputra ., I Gst Ngurah Agung Edy Saputra I Gusti Ayu Agung Laksmi . I Gusti Ayu Ani Pradnya Paramita . I Gusti Ayu Ani Pradnya Paramita ., I Gusti Ayu Ani Pradnya Paramita I Gusti Ayu Ketut Yuli Wiprast . I Gusti Ayu Purnamawati I Gusti Ayu Tria Andrianti . I Gusti Ayu Tria Andrianti ., I Gusti Ayu Tria Andrianti I Gusti Bagus Fradita Anggriawan . I Gusti Ngurah Dwi Purna Wijaya . I Kadek Ariyasa . I Kadek Eta Gasendi . I Kadek Kusuma Wardana . I Kadek Suartama I Kadek Suastika I Kadek Surya Mandarin . I Ketut Ardy Prabhawa . I Ketut Teguh Yudha Satrya . I Ketut Yadnyana I Komang Dodi Hersana . I MADE AGUS ARNADI . I Made Angga Parama Artha . I Made Candiasa I Made Darma Prawira . I Made Indra Lesmana I MADE MERTA WIJAYA . I Made Pradana Adiputra I Made Revi Armana . I Made Suardiasa . I Made Suardiasa ., I Made Suardiasa I Made Tistiawan Dwihana Putra . I Made Yogi Artha Ardana . I Nyoman Adi Gunawan I Nyoman Adi Gunawan . I Nyoman Putra Yasa I Nyoman Restu Asta Nugraha . I Nyoman Triantana Putra . I Nyoman Wisnu Aditya Raharja . I Nyoman Wisnu Aditya Raharja ., I Nyoman Wisnu Aditya Raharja I Putu Agus Kirana Putra . I Putu Eka Satya Wirawan . I Putu Gede Diatmika I Putu Hendra Martadinata . I Putu Julianto I Putu Oka Wiadnyana . I Putu Surya Saputra . I Putu Surya Saputra ., I Putu Surya Saputra I Putu Teguh Sugiartha . I Putu Yasa Muliadnyana Putra . I Putu Yasa Muliadnyana Putra ., I Putu Yasa Muliadnyana Putra I Wayan Suartama . I Wayan Sukresna . I Wayan Yasa Adi Upadana Ida Ayu Alit Oktaviani . Ida Ayu Metha Apsari Prathiwi . Ida Ayu Triska Pradnyani Pidada Ida Bagus Komang Suarcaya . Ida Bagus Puja Emawan . Ida Bagus Pujiswara . Ida Bagus Putu Ery Supriadi . Indah Sathyaningsih Putu . Indana Fajrinshanty . Ivayanti, Ni Nengah Juni Artawan . Junita Mawardi, Made Sri Kadek Ari Rahayu . Kadek Ari Rahayu ., Kadek Ari Rahayu Kadek Arik Arminiasih Kadek Asmita Rani . Kadek Ayu Yulianita Dewi . Kadek Candra Dwi Cahyani . Kadek Candra Dwi Cahyani ., Kadek Candra Dwi Cahyani Kadek Darmayasa . Kadek Desiana Wati . Kadek Emi Jayanti . Kadek Emi Jayanti ., Kadek Emi Jayanti Kadek Emi Kristiani . Kadek Lia Lestari . Kadek Lia Lestari ., Kadek Lia Lestari Kadek Nike Krisnayanti . Kadek Novi Trisna Dewi . Kadek Novi Trisna Dewi ., Kadek Novi Trisna Dewi Kadek Pande Astrawan . Kadek Payas Suputra . Kadek Ratni Prabandani . Kadek Ratni Prabandani ., Kadek Ratni Prabandani Kadek Restiti Julianti . Kadek Restiti Julianti ., Kadek Restiti Julianti Kadek Riasmini Kadek Shintya Rahayu Dewi Damayanthi . Kadek Sintia Purnami . Kadek Suartama Sanjaya Kadek Supri Budiadnyana . Kadek Supri Budiadnyana ., Kadek Supri Budiadnyana Kadek Widiyarta . Kadek Windayani Purnama Dewi Kadek Witha Erayani . Kadek Witha Erayani ., Kadek Witha Erayani Kadek Yudi Bayu Pranata Dartika . Kadek Yuliantini . Kadek Yuliantini ., Kadek Yuliantini Karuni, Putu Ayu Kd Dwi Pande Wahyuda . Ketut Agus Perdana . KETUT ARI WARSADI . Ketut Budiartini Ketut Ira Suryani . Ketut Novi Sudewi . Ketut Putri Ariani Ketut Putriasih . Ketut Suci Widiasri . Ketut Sulasmi Ariani . Ketut Swastika Harta Yasa . Khoirul Huda . Km Heny Widiasanti . Km Heny Widiasanti ., Km Heny Widiasanti Km Mitha Mustika Putri . Km Winda Suriyani . Komang Agus Sudarma Komang Agus Wiriawan . Komang Ari Saputra . Komang Ariska Putri . Komang Ayu Lestari . Komang Ayu Lestari ., Komang Ayu Lestari Komang Eni Candraningsih Komang Erna Januartini . Komang Mirah Andari Komang Nova Ariantini . Komang Rieska Handayani . Komang Suka Dharma . Komang Sutami . Komang Tiara Mawarni . Komang Tiara Mawarni ., Komang Tiara Mawarni Komang Tika Ariantini . Komang Tri Kartika Dewi . Komang Tri Widya Malini Komang Tri Yantini . Komang Tri Yantini ., Komang Tri Yantini Komang Tri Yasrawan Komang Trisna Sari Dewi ., Komang Trisna Sari Dewi Komang Wisnu Gangga . Komang Wisnu Gangga ., Komang Wisnu Gangga Komang Yunita Sari . L. P. Ayu Pradita p . L. P. Ayu Pradita p ., L. P. Ayu Pradita p Lesmana, I Made Indra Lestari, Ketut Puteri Lucy Sri Musmini Luh Alit Suartini . Luh Alit Suartini ., Luh Alit Suartini Luh Arini . Luh Arini ., Luh Arini Luh Ayu Rentini Luh Desy Suareni Dewi . Luh Dian Novita Sari . Luh Eni Sulasmi . Luh Eprima Dewi . Luh Erny Hermawati . Luh Gede Arsita Damayani . Luh Gede Devi Priyanti . Luh Gede Kusuma Dewi Luh Gede Kusuma Dewi Luh Meda Sri Arpiwi . Luh Meda Sri Arpiwi ., Luh Meda Sri Arpiwi Luh Pt Eka Widyasari . Luh Putu Debie Cintia Dewi . Luh Putu Dewi Sulistiani . Luh Putu Erlina Ariya Wati Luh Putu Ginda Prabhawati Luh Putu Kusuma Dewi . Luh Putu Sunita Mahayani Luh Putu Suriati . Luh Putu Trisnayani . Luh Putu Windayani Luh Rosita Dewi . Luh Suprimayudi . Luh Yeni Merta Sari . Lutfi Lupiana Sari Lutfiah . Lutfiah ., Lutfiah M Mustakim . M. Sutrisna Madya Ningsih . M. Sutrisna Madya Ningsih ., M. Sutrisna Madya Ningsih Made Arie Wahyuni Made Aristia Prayudi Made Ayu Darmayani . Made Ayu Ruscita Dewi . Made Buda Artana . Made Diah Pratiwi Handayani . Made Dwi Ferayani . Made Herman Mahardika . Made Indra Parmadika . Made Indra Parmadika ., Made Indra Parmadika Made Krisnayasa Wiratama . Made Krisnayasa Wiratama ., Made Krisnayasa Wiratama Made Mahartini . Made Molik Aridita . Made Molik Aridita ., Made Molik Aridita MADE NGURAH KRISNA ARYA WIBAWA . MADE NGURAH KRISNA ARYA WIBAWA ., MADE NGURAH KRISNA ARYA WIBAWA Made Sandi Merta Made Sawitri . Made Sawitri ., Made Sawitri Made Sunjaya . Made Winda Senitasari . Mahayani, Luh Putu Sunita Mahwan, Febri Malini, Komang Tri Widya Marheni, Ni Kadek Lely Marleni, Ni Made Setiari Martin Sari Putra . Marvilianti Dewi, Ni Putu Eka Dianita Marvilianti, Ni Putu Eka Dianita Dewi Meitriana, Made Ary Merita Endianto . Mukhamad Najib Nadia Nesi Krisna Wardani . Nariasih Ni Luh . Naswan Suharsono NENGAH WIWIK PARMINI . Ni Kadek Dewi Astriani . Ni Kadek Dwi Antari . Ni Kadek Indah Praba Dewi Ni Kadek Kori Pardiastuti Ni Kadek Sinarwati Ni Kadek Sukradi . NI KADEK TERA PADMANI . Ni Kadek Utami Asih Ni Ketut Aci Ega Astari . Ni Ketut Juni Kalmi Dewi . Ni Ketut Juniartini . Ni Ketut Juniartini ., Ni Ketut Juniartini Ni Ketut Onik Kartika Dewi . Ni Ketut Supariani . NI KOMANG ISMA DEWI . Ni Komang Listiantri Anggreni . Ni Komang Listiantri Anggreni ., Ni Komang Listiantri Anggreni Ni Kt Novy Andryani . Ni Kt Novy Andryani ., Ni Kt Novy Andryani Ni Luh Ayu Megawati . Ni Luh Ayu Putri Kesuma Dewi . Ni Luh Ayuasri Sulistyawati . Ni Luh Cahyani Primashanti . Ni Luh Eka Ari Artini . Ni Luh Gede Anggarayani Sulistyawati . Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Gede Sukmawati . Ni Luh Gede Yastini Ni Luh Nik Parelawati . Ni Luh Putu Emi Rahayu . Ni Luh Sri Wahyuni . Ni Luh Srimuliani . Ni Luh Suarmini . Ni Luh Yadnya Wati . Ni Made Ana Rosita . NI MADE DWI ARTINI . Ni Made Dwi Mahayani . Ni Made Dwi Noviyanthi . Ni Made Dwi Noviyanthi ., Ni Made Dwi Noviyanthi Ni Made Dwi Pranita Dewi . Ni Made Dwi Rasmayanti . Ni Made Heppy Pramandari Ni Made Nita Widiani . Ni Made Sari . Ni Made Setiari Marleni Ni Made Somertini . Ni Made Suratmi . Ni Nyoman Erni Yanuar Paramita . Ni Nyoman Meita Jayantini . Ni Nyoman Meita Jayantini ., Ni Nyoman Meita Jayantini Ni Nyoman Resmi Ni Pande Kadek Ayuniari . Ni Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi Ni Putu Eka Sulasmini . Ni Putu Gita Suparwati Ni Putu Lestari . Ni Putu Mas Agustin Frasilia . Ni Putu Merilyani . Ni Putu Merilyani ., Ni Putu Merilyani Ni Putu Octavia Anggraini Darmayanti . NI PUTU PRADNYA D . NI PUTU SURYANI . Ni Putu Tila Permata Sari . Ni Wayan Krisna Darma Yanti . Ni Wayan Nistri Wirasuasti . Ni Wayan Novi Budiasni . Novi Purwanti Novi Yuniarti Novie Kiftiah Maries . NUR LAILA Nur Laila Nyoman Adnyani . Nyoman Budiasa . Nyoman Dantes Nyoman Gede Aryantara . Nyoman Olivia Udayanthi Nyoman Putra Yasa Nyoman Setiari . Nyoman Setiari ., Nyoman Setiari Nyoman Yulisa Tri Ananda Putri . Pande Made Mita Sartika Putri . Pardiastuti, Ni Kadek Kori Pasek Aries Hendra Sidartha . Permana, Kadek Arya Pidada, Ida Ayu Triska Pradnyani Prabhawati, Luh Putu Ginda Pramandari, Ni Made Heppy Prasini, Sinta Suci Pt Anik Yuliantini . Pt Susan Kassandra . Pt Susan Kassandra ., Pt Susan Kassandra Purwanti, Novi Putra, I Gede Eka Surya Arsana Putri Rosa Faradina Putri, Putu Riana Putrilia Dwi Puspitasari . Putu Angelina Parassari Ningrum Putu Ayu Asrini . Putu Ayu Astrianti . Putu Ayu Lestari Putu Ayu Lestari Putu Ayu Rukmini . Putu Citra Puspita Dewi Putu Dian Dharmaningsih . Putu Edy Suryadi Yasa . Putu Eka Dianita Marvialianti Dewi Putu Emy Susma Devi . Putu Era Sugiartini . Putu Erlina Yanti . Putu Erlina Yanti ., Putu Erlina Yanti Putu Febryna Utami Paramitha . Putu Heny Suryani . Putu Heny Suryani ., Putu Heny Suryani Putu Kerti Nitiasih Putu Mery Oktaviyanti . Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Reli Antari . Putu Reli Antari ., Putu Reli Antari Putu Riana Primayani . Putu Riana Putri Putu Rika Yuliaryani Putu Sri Wahyuni . Putu Sukma Kurniawan Putu Sukma Kurniawan Putu Sukma Kurniawan, Putu Sukma Putu Sukma Kurniawan, S.T., M.A. . Putu Tia Purnamawati . Putu Tina Kusuma Yanti . Putu Vera Lavenia . Putu Wahyu Purnami . Putu Widya Kusuma Dewi Putu Wika Lestari . Putu Yuni Anggreni . Rachma Aryani Komang . RAHMANIYAH . Rentini, Luh Ayu Riana Dewi Kartika . Riasmini, Kadek Saputra, Difa Artha Sayyidul Azmi . Sayyidul Azmi ., Sayyidul Azmi Sinta Suci Prasini Sintiani, Gusti Ayu Siti Rohmatullah . Sudarma, Komang Agus Sunitha Devi Suti Ardani Swari, Putu Meita Indra Syahson Nawawi . Syukriyah Agustini Tengku Malinda Oktaviani . Tirtayanti, Ida Ayu Kade Udayanthi, Nyoman Olivia UNDIKSHA . Upadana, I Wayan Yasa Adi Utami, Asih Budi Wahyuni, Komang Risma Nita Wayan Edi Suparman . Wayan Kusuma Wiraputra . Windayani, Luh Putu Yasa, Nyoman Putra Yasmiati, Ni Luh Wayan Yoga Ganda Sukmana . Yuli Nopiana . Yuli Nopiana ., Yuli Nopiana Yuliaryani, Putu Rika