Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN KARIR AKUNTAN PROFESIONAL DALAM MENGHADAPI ASEAN ECONOMIC COMMUNITY (Studi Empiris pada Mahasiswa Jurusan Akuntansi Program S1 pada Universitas Negeri di Bali) Luh Gede Devi Priyanti .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9309

Abstract

Perkembangan dalam dunia pendidikan, yang mempengaruhi permintaan akan tenaga kerja sangat mempengaruhi pertumbuhan tenaga kerja suatu negara. Tingginya minat mahasiswa dalam memilih profesi akuntan dapat tercermin dari bertambahnya jumlah akuntan di setiap tahunnya. Untuk meningkatkan persaingan para calon akuntan di kawasan Asean Economic Community, calon akuntan perlu mengasah kompetensinya agar dapat bersaing dengan akuntan di negara lainnya yang bermanfaat pada pengembangan karir kedepannya untuk dapat bersaing dalam pasar global. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa akuntansi dalam pemilihan karir akuntan professional dalam menghadapi Asean Economic Community. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi empiris. Sumber data yang digunakan yaitu data primer serta metode yang digunakan yaitu metode kuesioner. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu purpose sampling dengan jumlah sampel sebanyak 198 mahasiswa di Universitas Pendidikan Ganesha dan Universitas Udayana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 29 item yang mempengaruhi minat mahasiswa dalam pemilihan karir sebagai akuntan profesional membentuk enam faktor yaitu faktor profesionalisme, faktor nilai intrinsik pekerjaan, faktor penghargaan finansial, faktor personalitas, faktor pengakuan profesionalitas, dan faktor pelatihan profesionalitas. Keenam faktor tersebut memiliki nilai persentase varian 65,498%. Hal tersebut menunjukkan bahwa keenam faktor tesebut secara keseluruhan memberikan pengaruhnya terhadap pemilihan karir sebagai akuntan professional dalam Asean Economic Community sebesar 65,498%. dan sisanya 34,502% dipengaruhi oleh faktor lainnya selain dari keenam faktor tersebut.Kata Kunci : Faktor pemilihan karir, Akuntan Profesional, Asean Economic Community Development in educational sector which had been affecting the demand of work force had great influences on the growth of work force in a country. A high level of students’ interest in choosing accountant profession is reflected from the increase in number of accountant every year. To accelerate the competition of the accountant candidates around the area of Asean Economic Community, they should be able to improve their competency in order to be able to compete against those from other countries which also could be worthwhile to the future carrier development. In addition, a lot of supporting factors are required in order to win in the global market. The study aimed at finding out several factors affecting the choice of professional accountant carrier in facing Asean Economic Community. This is a quantitative research by utilizing empirical study. The data were obtained from a primary source, by using questionnaire. There were about 198 students from both Udayana University and Ganesha University of Education selected as the samples of the study which were determined by using purposive sampling. The results of the study indicated that about 29 items which could influence the students’ interest in selecting their carrier as professional accounts form six different factors such as professional factor, working intrinsic value factor, financial appreciation factor, personality factor, professional recognition factor, and professional training factor. All the factors mentioned had variant percentage value of 65.498%. That indicated that all the six different factors could provide great effect on the choice of professional accountant carrier in the area of Asean Economic Community about 65,498%, and the remaining 34,502% were affected by other different factors. keyword : carrier selection factor, professional accountant, Asean Economic Community.
Optimalisasi Struktur Pengendalian Internal Dalam Menunjang Prinsip Going Concern (Studi Kasus Pada LPD Desa Pakraman Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng) Ni Made Somertini .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9310

Abstract

LPD sebagai salah satu wadah kekayaan desa, menjalankan fungsinya dalam bentuk usaha-usaha kearah peningkatan taraf hidup masyarakat desa. Keberadaan LPD di daerah dapat memeberikan efek sosial ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat golongan menengah kebawah di pedesaan secara umum sesuai dengan fungsi dan tujuannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran struktur pengendalian internal dalam menunjang keberlangsungan usaha di LPD Desa Pakraman Bontihing. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif, dengan sumber data primer dan sekunder. Data primer dalam penelitian ini adalah hasil wawancara, dan Data sekunder dalam penelitian inii adalah struktur organisasi, data kredit macet dan neraca percobaan LPD Desa Pakraman Bontihing. Teknik pengumpulan data dengan metode wawancara,observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan struktur pengendalian internal dalam menunjang keberlangsungan usaha pada LPD Desa Pakraman Bontihing belum memadai. Unsur dari struktur pengedalian internal itu sendiri meliputi lingkungan pengendalian, penarikan resiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan juga belum efektif. Penilaian kelayakan penerimaan kredit dengan menggunakan analisis 5C secara umum belum diterapkan dengan maksimal. Kata Kunci : Optimalisasi, Struktur Pengendalian Internal, Keberlangsungan usaha, LPD Rural Credit Institution as a place to collect the village’s property runs its’ function in the forms of businesses in order to improve the villagers standard of living. In general, the existence of this Rural Credit Institution could possibly provide relatively large amount of economic social impact for the lower middle class people around the rural area in accordance with the function and its goal. The study aimed at find ding out the role of internal control structure in supporting business sustainability of Rural Credit Institution in Bontihing local village. The study utilized qualitative data obtained from either primary as well as secondary sources. The primary data was collected based on an interview, while the secondary data was in the form of organization structure, bad credits, and trial balance of the credit institution in Bontihing. They were collected by using interview, observation and documentation. The results of the study indicated that internal control structure in supporting business sustainability of the rural credit institution in Bontihing local village was still insufficient. The elements of internal control structure consisted of control environment, risk withdrawal, information and communication, as well as monitoring which was still ineffective. Wealth assessment of credit acceptances by using 5C analysis had not been implemented appropriatley.keyword : optimizing, internal control structure, bussiness sustainability, rural credit institutions.
MENELAAH TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN PADA YAYASAN PENDIDIKAN FULL DAY MARDLATILLAH SINGARAJA Novie Kiftiah Maries .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9311

Abstract

Pengelolaan keuangan yayasan harus menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Salah satu yayasan yang menerapkan prinsip tersebut adalah yayasan Mardlatillah Singaraja yang menjalani kebijakan full day school untuk unit pendidikan madrasah. Pengelolaan keuangan yayasan lebih dibebankan ke masing-masing unit yayasan. Pertanggungjawaban laporan keuangan yayasan masih manual dan sangat sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) sumber pendanaan yayasan pendidikan full day Mardlatillah, 2) penerapan prinsip transparansi pengelolaan keuangan yayasan pendidikan full day Mardlatilllah, dan 3) penerapan prinsip akuntabilitas pengelolaan keuangan yayasan pendidikan full day Mardlatilllah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu; 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) kesimpulan penarikan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) yayasan Mardlatillah memperoleh sumber pendanaan dari sumbangan para donator, infaq anggota yayasan, iuran siswa Mardlatillah, dan bantuan Pemerintah. 2) penerapan transparansi yayasan Mardlatillah sudah cukup baik ditunjukan dengan adanya kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pendidikan yayasan. 3) yayasan Mardlatiilah sudah menerapkan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan dengan adanya pertanggungjawaban laporan keuangan pada saat rapat maupun publikasi melalui papan pengumuman.Kata Kunci : Transparansi, Akuntabilitas, Pengelolaan Keuangan, Yayasan The financial management of a foundataion has to implement accountability and transparency principles. One of the foundations which implemented those principles was Mardatillah Singaraja foundation which implemented full day school policy for madrasah educational unit. The financial management was carried out by each foundation unit. The financial statement accountability was manual and simple. The objectives of this study were to find out: 1) the fund sources of Mardlatillah full day education foundation, 2) the implementation of transparency principle on the financial management of Mardlatillah full day education foundation, and 3) the implementation of accountability principle on the financial management of Mardlatillah full day education foundation. This study applied qualitative method. The techniques of data analysis were 1) data reduction, 2) data presentation, and 3) conclusion withdrawal/verification. The results of the analysis showed that: 1) Mardlatillah foundation obtained fund from donation given by donors, charity from the foundation members, fee from the students, and support from the government, 2) the implementation of transparency principle of the Mardlatillah foundation was quite good as indicated by society’s trust on the foundation education organizers, 3) Mardlatillah foundation had implemented accountability principle in its financial management as indicated by the presence of financial statement accountability in meetings and publications on the announcement board. keyword : Transparency, Accountability, Financial Management, Foundation
OPTIMALISASI PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI SD NEGERI 2 TEGALLINGGAH, KECAMATAN SUKASADA, KABUPATEN BULELENG, TAHUN ANGGARAN 2015 Ni Luh Sri Wahyuni .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Negeri 2 Tegallinggah tahun anggaran 2015, (2) Masalah masalah yang dihadapi dalam Pengelolaan dana BOS (3) Upaya mengatasi masalah Pengelolaan dana BOS. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara. Observasi dilakukan untuk melakukan pengamatan langsung terkait pengelolaan dana BOS, Penerapan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana BOS. Dokumentasi dari penelitian ini adalah Profil SDN 2 Tegallinggah, RKAS dan Laporan SPJ BOS tahun 2015. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan dana BOS di SD Negeri 2 Tegallinggah tahun anggaran 2015 mengacu pada Petunjuk teknis penggunaan dan pertanggungjawaban dana BOS tahun 2015, data dikelompokkan menjadi 4 terdiri dari (1) Perencanaan (2) Pelaksanaan (3) Pengawasan dan Realisasi (4) Pelaporan dan pertanggungjawaban. SD Negeri 2 Tegallinggah dalam pengelolaan dana BOS sudah menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Masalah yang dialami adalah keterlambatan dana BOS, kesulitan pembuatan laporan pertanggungjawaban oleh bendahara. Upaya mengatasi masalah adalah dengan melakukan pinjaman di koperasi sekolah dan diadakan workshop dan pelatihan pembuatan Laporan pertanggungjawaban oleh Dinas Pendidikan Kata Kunci : Optimalisasi, Pengelolaan dana BOS, Transparansi dan Akuntabilitas The study aimed at finding out (1) management of school operational funds at “SD Negeri 2” Tegallinggah, (2) the problems encountered during its management, (3) several efforts taken to solve the problems in the management of school operational funds. The study utilized a qualitative data obtained based on the results of interview, observation, as well as documentation. The interview was conducted by using interview guides, while observation was conducted by observing directly the process of management of the school operational funds, the implementation of transparancy and accountability in the management school operational funds. Documentation was made involving the profile of “SD Negeri 2” Tegallinggah, RKAS and financial accounability report of the school operational funds in 2015. The results indicated that the management of school operational funds at “SD Negeri 2” Tegallinggah in 2015 to referred to the technical guidelines in using and reporting the financial use of school operational fund in 2015, (1) the data were collected and classified into 4 categories such as, (1) planning, (2) implementing, (3) controlling and realization, and (4) reporting the accountability. “SD Negeri 2” Tegallinggah had already implemented the principles of accountability, and transparancy. The problems encountered during the process of management involved the problems in reporting the accountability by the treasurer, The efforts taken to solve the problems consisted of making credits from the school coop and organizing workshop and training in writing accountbility report conducted by local education institution office. keyword : Optimizing, management of school operational funds, transparancy, and accountability
PERAN SEKAA TERUNA DALAM MENSOSIALISASIKAN NILAI-NILAI AKUNTABILITAS BERBASIS KEARIFAN LOKAL TRI HITA KARANA (Studi Kasus pada Sekaa Teruna Taruna Jaya Desa Pakraman Bangkang Baktiseraga Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Provinsi Bali Tahun 2016) Desak Putu Nitya Dewi .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pelaksanaan akuntabilitas di Sekaa Teruna Taruna Jaya, (2) mengetahui proses penanaman nilai-nilai akuntabilitas berbasis kearifan lokal Tri Hita Karana kepada anggotanya, dan (3) mengetahui implikasi penanaman nilai-nilai akuntabilitas berbasis kearifan lokal Tri Hita Karana terhadap sikap dan perilaku anggota Sekaa Teruna Taruna Jaya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yang menitikberatkan pada deskripsi serta interpretasi perilaku manusia. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen yang selanjutnya dilakukan analisis data dengan model analisis interaktif melalui tiga tahapan yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proses pengelolaan keuangan di Sekaa Teruna Taruna Jaya melibatkan prajuru (pengurus) dan warga sekaa teruna yang ditunjuk sebagai panitia dalam kegiatan Sekaa Teruna, yang dibagi menjadi dua kategori, yaitu pengelolaan keuangan dana internal dan eksternal, (2) keberadaan Tri Hita Karana menjadi kunci pokok keberhasilan dalam pelaksanaan akuntabilitas Sekaa Teruna, sebagai strategi penyosialisasian nilai-nilai akuntabilitas yang dilakukan melalui proses internalisasi yang terdiri dari lima tahapan yaitu tahap menerima, menanggapi, memberi, dan mengorganisasi serta mengkarakterisasi nilai, (3) Nilai-nilai akuntabilitas berbasis kearifan lokal Tri Hita Karana yang dinternalisasikan kepada anggotanya meliputi nilai-nilai akuntabilitas dalam hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesamanya dan manusia dengan lingkungan, dan (4) Proses internalisasi nilai-nilai akuntabilitas berbasis kearifan lokal Tri Hita Karana telah berhasil teraktualisasi ke dalam sikap dan perilaku anggota Sekaa Teruna Taruna Jaya dalam kehidupannya sehari-hari. Kata Kunci : Sekaa Teruna, Akuntabilitas, Tri Hita Karana, Internalisasi This study aimed at: (1) finding out the implementation of accountability at Sekaa Teruna Taruna Jaya, (2) finding out the process of internalizing Tri Hita Karana local wisdom based accountability values into the members of the Sekaa Teruna, and (3) finding out the implication of the internalization of Tri Hita Karana local wisdom based accountability values into the Sekaa Teruna members’ attitude and behaviour in their daily lives. This study was conducted by applying qualitative method which gave emphasis on the description and interpretation on human behaviour. Data was collected through in-depth interview, observation and document study. Data analysis was done adapting interactive analysis model. It was conducted in three steps, namely (1) data reduction, (2) data presentation, (3) conclusion withdrawal. The results of the analysis showed that (1) the financial management at Sekaa Teruna Taruna Jaya was done involving prajuru (village management members) and the members of the Sekaa Teruna who were appointed as committee of its programs. The financial management was divided into two, namely internal and external financial management, (2) the existance of Tri Hita Karana became the main key of success in the implementation of accountability at the Sekaa Teruna as a strategy in socializing accountability values which was done through internalization process which consisted of 5 stages, namely: the stage of accepting, giving feedback, delivering, and organizing as well as characterizing values, (3) the Tri Hita Karana local wisdom based accountability values which were internalized into the Sekaa Teruna members covered accountability values in the relationship between humans with God, between humans with others, and between humans with the environment, and (4) the internalization of the Tri Hita Karana local wisdom based accountability values had been actualized by the members of the Sekaa Teruna into their attitude and behaviour in their daily lives. keyword : Sekaa Teruna, Accountability, Tri Hita Karana, Internalization
ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI LINGKUNGAN PADA UNIT TEMPAT PENGELOLAAN SAMPAH TERPADU DI BADAN USAHA MILIK DESA (Studi Kasus Pada BUM Desa Mandala Giri Amertha Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali) Pt Anik Yuliantini .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9317

Abstract

BUM Desa merupakan salah satu bentukan badan usaha desa dalam meningkatkan kesejahteraan desa lewat optimalisasi sumber daya yang ada di desa. Pembentukan BUM Desa sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No.39 Tahun 2010 tentang Pembentukan BUM Desa. BUM Desa dalam operasinya diharapkan menunjukan tanggung jawab sosialnya dengan menerapkan akuntansi lingkungan. Dalam kegiatan operasional BUM Desa Desa Tajun yaitu unit Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu dan unit Pengelolaan Pasar banyak menimbulkan permasalah lingkungan sehingga perlu penanganannya dan pencatatan biaya-biaya terkait penanganan tersebut sebagai wujud dari penerapan akuntansi lingkungan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis penerapan akuntansi lingkungan dan dampak akuntansi lingkungan pada Unit Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu di BUM Desa Mandala Giri Amertha Desa Tajun. Jenis penelitiannya adalah deskriptif kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisa data deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, tidak terdapat perlakuan khusus terhadap biaya-biaya lingkungan pada BUM Desa Desa Tajun. BUM Desa Desa Tajun melalui unit Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu hanya menerapkan akuntansi lingkungan secara normatif, sehingga dapat dikatakan BUM Desa Mandala Giri Amertha Desa Tajun belum menerapkan akuntansi lingkungan secara sempurna. Dampak yang diperoleh dari akuntansi lingkungan adalah memudahkan dalam menganalisis komponen biaya lingkungan terkait pengolahan limbah dan membantu dalam mengambil keputusan terkait pemberian harga kompos, pengedalian biaya overhead dan penganggaran modal.Kata Kunci : Limbah, Biaya Lingkungan, Akuntansi Lingkungan A Village Owned Business Agency (BUM Desa is one of village business agencies in the framework of improving village prosperity through optimizing resources that are existing in the village. The formation of BUM Desa is in accordance with the Minister of Internal Affairs Regulation No. 39 of 2010 on the formation of BUM Desa which in its operation is expected to show its social responsibility by using environmental accounting. In the operational activities of BUM Desa Tajun many problems faced so that there is a need to tackle them and to record costs related to the tackling as the realization of environmental accounting. This study was aimed at analyzing the use of environmental accounting and the impact of the environmental accounting on the integrated garbage processing place in the village owned business agency ( BUM Desa) Mandala Giri Amertha in Tajun Village. This study belonged to quantitative descriptive research. This study used interview, observation and documentation study. The data obtained were analyzed by comparative descriptive data analysis method. The results showed that there was no special treatment on the environmental costs at BUM Desa of Tajun Village. BUM Desa of Tajun Village through the integrated garbage processing unit only implements environmental accounting normatively, so that it can be said that it has not used environmental accounting fully. The impact of the environmental accounting is that it makes it easy to analyze environment cost components related to the processing of the waste and it helps in making a decision related to the determination of compost cost, the control of the overhead cost and capital budgeting. keyword : Waste, Environmental Cost, Environmental Accounting
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN KOPERASI SIMPAN PINJAM NUSA ABADI SINGARAJA TAHUN 2013 - 2015 DENGAN MENGGUNAKAN PERATURAN MENTERI NEGARA KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 14/PER/M.KUKM/XII/2009 Ni Luh Ayuasri Sulistyawati .; Made Arie Wahyuni, S.E. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan Koperasi Simpan Pinjam Nusa Abadi Singaraja tahun 2013-2015 dengan menggunakan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor: 14/Per/M.KUKM/XII/2009 dilihat dari aspek permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efisiensi, likuiditas, kemandirian dan pertumbuhan, serta jatidiri koperasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara. Penelitian dilakukan pada Koperasi Simpan Pinjam Nusa Abadi Singaraja. Objek penelitian adalah seluruh aspek yang meliputi aspek permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efisiensi, likuiditas, kemandirian dan pertumbuhan, serta jati diri koperasi pada tahun 2013-2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2013-2015 Koperasi Simpan Pinjam Nusa Abadi Singaraja dilihat dari: (1) aspek permodalan memperoleh rerata skor sebesar 4,90 dan berada pada kategori tidak sehat; (2) aspek kualitas aktiva produktif memperoleh rerata skor sebesar 19,42 dan berada dalam kategori sehat; (3) aspek manajemen memperoleh rerata skor sebesar 13,05 dan berada dalam kategori sehat; (4) aspek efisiensi memperoleh rerata skor sebesar 6,50 dan berada dalam kategori cukup sehat; (5) aspek likuiditas memperoleh rerata skor sebesar 5,42 dan berada dalam kategori tidak sehat; (6) aspek kemandirian dan pertumbuhan memperoleh rerata skor sebesar 2,00 dan berada dalam kategori sangat tidak sehat; (7) aspek jati diri koperasi memperoleh rerata skor sebesar 10,00 dan berada dalam kategori sehat; (8) tingkat kesehatan Koperasi Simpan Pinjam Nusa Abadi Singaraja selama 3 tahun (2013-2015) secara berturut diperoleh jumlah skor sebesar 63,55; 61,40; dan 58,90 dengan rerata skor sebesar 61,29 dan berada dalam kategori cukup sehat.Kata Kunci : tingkat kesehatan, koperasi simpan pinjam, aspek, skor This present study is intended to identify to what extent the soundness of the Credit Cooperative of Singaraja Nusa Abadi from 2013 to 2015 with reference to the Regulation issued by the Minister of Cooperatives and Small and Medium Enterprises of the Republic of Indonesia Number: 14/Per/M.KUKM/XII/2009 from the aspects of capital, quality of productive assets, management, efficiency, liquidity, autonomy and growth, and cooperative identity was. The study is a quantitative descriptive one. The data were collected using the interview and documentation methods. The study was conducted at the Singaraja Nusa Abadi Credit Cooperative. The object of the study included all aspects such as the aspects of capital, productive asset quality, management, efficiency, liquidity, autonomy and growth, and the cooperative identity from 2013 to 2015. The results of the study show that (1) from 2013 to 2015 from the aspect of capital the average score the Cooperative obtained was 4.90, meaning that it was under the category of being unsound; (2) from the aspect of productive assets the average score it obtained was 19.42, meaning that it was under the category of being sound; (3) from the aspect of management, the average score it obtained was 13.05, meaning that it was under the category of being sound; (4) from the aspect of efficiency, the average score it obtained was 6.50, meaning that it was under the category of being sound enough; (5) from the aspect of liquidity the average score it obtained was 5.42, meaning that it was under the category of being unsound; (6) from the aspect of autonomy and growth the average score it obtained was 2.00, meaning that it was under the category of being seriously unhealthy; (7) from the aspect of liquidity the average score it obtained was 10.00, meaning that it was under the category of being sound; (8) during three years (2013-2015) the scores it obtained were 63.55; 61.40; and 58.90 successively averaging 61.29, showing that it was under the category of being sound. keyword : level of soundness, credit cooperative, aspect, score
SINERGI DESA ADAT DAN DESA DINAS DALAM PENGELOLAAN ASET DESA UNTUK MEWUJUDKAN HARMONISASI (STUDI PADA DESA ADAT DAN DESA DINAS SAMBANGAN) I Ketut Teguh Yudha Satrya .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9376

Abstract

Dalam Budaya Bali terdapat dua bentuk desa, yaitu: 1) Desa Adat dan 2) Desa Dinas, adanya dualisme desa dalam pengelolaan aset selalu memicu adanya konflik, akan tetapi berbeda dengan desa sambangan justru dengan adanya dualisme desa hubungan kedua desa tetap harmonis dan masih tetap eksis. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui sinergi dan integrasi harmonisasi Desa Adat dan Desa Dinas Sambangan di dalam mengelola aset desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah melalui tiga tahapan, yaitu: 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) Menarik simpulan (verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Desa Adat dan Desa Dinas Sambangan sudah bersinergi secara positif dalam pengelolaan aset desa. Salah satu sinergi Desa Adat dengan Desa Dinas Sambangan adalah saat terjadinya kekurangan tenaga parkir dan tenaga guide untuk mengantar tamu, Desa Adat dan Desa Dinas sepakat membuat badan kelompok untuk membantu kegiatan, disamping itu dalam pembuatan program kerja, pembuatan anggaran untuk pengelolaan aset desa dilakukan rapat koordinasi untuk mencapai kesepakatan bersama. Adanya sinergi positif antara Desa Adat dan Desa Dinas membuat harmonisasi muncul secara tidak langsung dalam aktivitas bermasyarakat. 2) Adanya dualisme desa yang ada di Desa Sambangan, dilihat dari integrasi di dalam pengelolaan aset desa terjalin dengan harmonis dan baik dengan melakukan koordinasi satu sama lain baik dari Desa Adat dan Desa Dinas. Desa Adat selalu membantu Desa Dinas dalam proses pengelolaan aset desa sehingga hubungan antara Desa Adat dan Desa Dinas sangat harmonis.Kata Kunci : Sinergi, Desa Adat, Desa Dinas, Pengelolaan Aset Desa, Harmonisasi In Balinese culture, there are two forms of institutions in the village, namely: 1) Traditional Village and 2) Official Village, the presence of dualism in the village to manage assets had always triggered conflicts, in contrast Sambangan village precisely due to the dualism of the village the relation between the two village institutions remained harmonious and still remained intact. The purpose of this study was to determine the synergy and harmonization integration between the Traditional Villages and Official Village Institutions of Sambangan in managing the village assets. This study employed a qualitative method. The data analysis technique used was conducted through three stages, namely: 1) data reductions, 2) data displays, and 3) conclusion drawings (verification). The results showed that: 1) the Traditional Villages and Official Village of Sambangan already had positive synergy in managing the village assets. One synergy of the Traditional Villages and Official Village of Sambangan was the time when there was a shortage of parking and guest escort guide personnels, the Traditional and the Official Village had agreed to make board groups to assist the activities, besides in the making of work program, budgeting for village’s asset management was conducted through meeting coordinations for collective agreements. The existence of positive synergy between the Traditional Villages and Official Village indirectlyfacilitated the creation of harmonization in social activities. 2) The presence of dualism in Sambangan village, seen from the asset management integration were intertwined harmoniously and well in coordination with one another between the Traditional Villages and Official Village. The Taditional Village always helped the Official Village in the asset management process so that the relationships between the Traditional Villages and Official Village were very harmonious. keyword : Synergy, Traditional Village, Official Village, Village’s Asset Management, Harmonization
ANALISIS STRATEGI PENARIKAN KREDIT MACET SEBAGAI FAKTOR KUNCI BERDIRINYA KEMBALI LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) (Studi Kasus Pada LPD Desa Pakraman Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng) Kadek Payas Suputra .; Made Arie Wahyuni, S.E. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9380

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi strategi penarikan kredit macet sebagai faktor kunci berdirinya kembali LPD Pakraman Tamblang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada pemahaman mendalam dari peneliti terhadap sebuah kasus. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini analisis interaktif dengan tiga tahapan, yaitu: (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi penarikan kredit macet yang digunakan LPD Desa Pakraman Tamblang ditempuh melalui jalur mediasi (non litigasi) dengan upaya restrukturisasi melalui strategi 3R (rescheduling, reconditioning, dan restructuring), yaitu dengan cara: (1) rescheduling dengan cara memberikan kompensasi waktu, yang artinya waktu kredit diperpanjang dengan membayar administrasi sehingga diberikan lagi jangka waktu untuk membayar hutangnya; (2) reconditioning dengan cara memberikan kebijaksanaan pembayaran pokok dan bunga angsuran kredit, yang seharusnya dalam ketentuan harus membayar pokok dan bunga, diberikan kebijaksanaan untuk membayar bunga saja terlebih dahulu atau nantinya membayar pokok lebih besar; (3) restructuring dengan cara meningkatkan kemampuan debitor dalam membayar pokok dan bunga jaminan melalui langkah kompensasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Kata Kunci : strategi penarikan kredit macet, lembaga perkreditan desa. This study was aimed at evaluating strategies to collect non-performing loans as the key factor in reestablishment of LPD Desa Pakraman Tamblang. This study was conducted by using qualitative method that stresses on the in-depth understanding of the researcher of a case. The data were analyzed by using interactive analysis with three stages: (1) data reduction, (2) data display, and (3) drawing a conclusion. The results showed that the strategies to collect non-performing loans used by LPD Desa Tamblang were through mediation channel (non-litigation) with the effort to restructure through 3R (rescheduling, reconditioning and restructuring). (1) Restructuring was done by giving time compensation, which means that the time of loan is extended by paying administration fee so that is given more time to pay the loan; (2) reconditioning by adopting a policy on the payment of principal and interest which according to the term and condition the debtor has to pay principal and interest, but the debtor can pay the interest only or later he or she has to pay a greater amount of principal, (3) restructuring by improving the ability of the debtor to pay principal and interest through compensation step/ according to the term and condition that prevail.keyword : strategy to collect non-performing loan, village credit institution.
ANALISIS DAMPAK PENERAPAN PAJAK PROGRESIF PADA KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT TERHADAP TINGKAT PENJUALAN MOBIL BARU DI KECAMATAN BULELENG Komang Yunita Sari .; Made Arie Wahyuni, S.E. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9382

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dampak penerapan pajak progresif pada kendaraan bermotor roda empat terhadap tingkat penjualan mobil baru di Kecamatan Buleleng. Metode yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) penerapan pajak progresif ini mengalami perubahan dari sistem KK (Kartu Keluarga) menjadi sistem KTP (Kartu Tanda Penduduk), 2) penerapan pajak progresif mendapat tanggapan dari masyarakat, baik tanggapan positif maupun tanggapan negatif, 3) pajak progresif ini memang berdampak pada penjualan mobil baru, namun tidak menjadi faktor yang mendominasi terjadinya penurunan tingkat penjualan mobil. Kata Kunci : Pajak Progresif Kendaraan Bermotor Roda Empat, Tingkat Penjualan Mobil Baru This reasearch aimed at finding out the effect of the implementation of progressive tax of four-wheel vdrives on the level of sales of new cars in Buleleng District. The method applied in this research was descriptive qualitative method. The type of data used was primary and secondary data. The techniques of data analysis applied in this research were interview, observation and documentation. The results of the analysis showed that 1) the implementation of progressive tax had changed from KK (Kartu Keluarga/Family Card) system to KTP (Kartu Tanda Penduduk/Identity Card system), 2) the implementation of progressive tax gained both positive and negative responses from the society, 3) progressive tax did affect the level of sale of new car, yet was not the dominating factor which caused its decrease. keyword : Progressive Tax of Four-Wheel Drives, Level of Sale of New Car
Co-Authors ., Agung Ayu Trisna Dewi Yani ., Agus Purwanto ., Asiyah ., Ayu Krisdayanti Suryono Putri ., Ayu Tut Sukma Trisnasari ., Desak Made Dwi Agustini ., Desak Putu Nitya Dewi ., Dewa Ayu Vivi Apriliani ., Dewa Gede Candra Wirawan ., Dewa Kadek Agus Dwi Surya ., Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E., ., Dr. Edy Sujana, S.E., M.Si.Ak. ., Gede Anton Mardiana ., Gede Mandirta Tama ., Gede Pandu Satria Perdana ., Gede Ryan Prayana ., Gede Santi ., Gede Widia Agustana ., Gusti Kadek Sayoni ., Gusti Nyoman Ari Widnyana ., Harum Tri Mila Astiti ., I Dewa Gede Anom Jambe Adnyana ., I Gede Eka Yuda Suta Lestara ., I Gede Puguh Harka Pancala ., I Gusti Ayu Agung Laksmi ., I Gusti Bagus Fradita Anggriawan ., I Kadek Eta Gasendi ., I Kadek Kusuma Wardana ., I Kadek Surya Mandarin ., I Ketut Teguh Yudha Satrya ., I MADE AGUS ARNADI ., I MADE MERTA WIJAYA ., I Made Tistiawan Dwihana Putra ., I Made Yogi Artha Ardana ., I Nyoman Adi Gunawan ., I Nyoman Restu Asta Nugraha ., I Putu Agus Kirana Putra ., I Putu Oka Wiadnyana ., I Wayan Suartama ., I Wayan Sukresna ., Ida Ayu Alit Oktaviani ., Ida Bagus Komang Suarcaya ., Indana Fajrinshanty ., Juni Artawan ., Kadek Asmita Rani ., Kadek Nike Krisnayanti ., Kadek Pande Astrawan ., Kadek Payas Suputra ., Kadek Shintya Rahayu Dewi Damayanthi ., Kadek Sintia Purnami ., Kadek Widiyarta ., Kadek Yudi Bayu Pranata Dartika ., Kd Dwi Pande Wahyuda ., Ketut Agus Perdana ., KETUT ARI WARSADI ., Ketut Novi Sudewi ., Ketut Putriasih ., Ketut Suci Widiasri ., Ketut Swastika Harta Yasa ., Km Mitha Mustika Putri ., Km Winda Suriyani ., Komang Agus Wiriawan ., Komang Ari Saputra ., Komang Erna Januartini ., Komang Rieska Handayani ., Komang Suka Dharma ., Komang Sutami ., Komang Tika Ariantini ., Komang Tri Kartika Dewi ., Komang Yunita Sari ., Luh Desy Suareni Dewi ., Luh Dian Novita Sari ., Luh Eni Sulasmi ., Luh Gede Arsita Damayani ., Luh Gede Devi Priyanti ., Luh Pt Eka Widyasari ., Luh Putu Dewi Sulistiani ., Luh Putu Trisnayani ., Luh Rosita Dewi ., Luh Suprimayudi ., Luh Yeni Merta Sari ., M Mustakim ., Made Ayu Ruscita Dewi ., Made Diah Pratiwi Handayani ., Made Mahartini ., Made Sunjaya ., Martin Sari Putra ., Merita Endianto ., Nadia Nesi Krisna Wardani ., NENGAH WIWIK PARMINI ., Ni Kadek Dewi Astriani ., Ni Kadek Dwi Antari ., Ni Kadek Sukradi ., Ni Ketut Aci Ega Astari ., Ni Ketut Onik Kartika Dewi ., Ni Ketut Supariani ., NI KOMANG ISMA DEWI ., Ni Luh Ayu Megawati ., Ni Luh Ayuasri Sulistyawati ., Ni Luh Cahyani Primashanti ., Ni Luh Gede Anggarayani Sulistyawati ., Ni Luh Nik Parelawati ., Ni Luh Putu Emi Rahayu ., Ni Luh Sri Wahyuni ., Ni Luh Yadnya Wati ., NI MADE DWI ARTINI ., Ni Made Dwi Mahayani ., Ni Made Dwi Rasmayanti ., Ni Made Nita Widiani ., Ni Made Sari ., Ni Made Somertini ., Ni Nyoman Erni Yanuar Paramita ., Ni Pande Kadek Ayuniari ., Ni Putu Octavia Anggraini Darmayanti ., NI PUTU PRADNYA D ., NI PUTU SURYANI ., Ni Putu Tila Permata Sari ., Ni Wayan Krisna Darma Yanti ., Novie Kiftiah Maries ., Nyoman Gede Aryantara ., Nyoman Yulisa Tri Ananda Putri ., Pande Made Mita Sartika Putri ., Pt Anik Yuliantini ., Putrilia Dwi Puspitasari ., Putu Ayu Astrianti ., Putu Dian Dharmaningsih ., Putu Edy Suryadi Yasa ., Putu Emy Susma Devi ., Putu Era Sugiartini ., Putu Febryna Utami Paramitha ., Putu Mery Oktaviyanti ., Putu Sukma Kurniawan, S.T., M.A. ., Putu Tia Purnamawati ., Putu Vera Lavenia ., Putu Yuni Anggreni ., RAHMANIYAH ., Syahson Nawawi ., Tengku Malinda Oktaviani ., Yoga Ganda Sukmana 1Luh Natalia Anggri Aprianti Agung Ayu Trisna Dewi Yani . Agus Purwanto . Ainisuh Nurfaisyah Ak. S.E. Desak Nyoman Sri Werastuti . Anak Agung Ngurah Surya Darma . Anak Agung Ngurah Surya Darma ., Anak Agung Ngurah Surya Darma Anantawikrama Tungga Atmadja Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. . Anantiwikrama Tungga Atmadja Andari, Komang Mirah Anggarini Putri, Dewa Ayu Diah Aprianti, 1Luh Natalia Anggri Ardani, Suti Ari Surya Darmawan Ariani, Ketut Putri Arminiasih, Kadek Arik Asih Budi Utami Asih, Ni Kadek Utami Asiyah . Atmadja, Anantiwikrama Tungga Ayu Dwi Purwatiasih . Ayu Krisdayanti Suryono Putri . Ayu Tut Sukma Trisnasari . Budiartini, Ketut Candraningsih, Komang Eni Dedi . Deny Jiandari, Ni Wayan Desak Kadek Mega Silvia Devi . Desak Kadek Mega Silvia Devi ., Desak Kadek Mega Silvia Devi Desak Made Dwi Agustini . Desak Nyoman Sri Werastuti, S.E., Ak. . Desak Putu Nitya Dewi . Dewa Ayu Putu Alit Candra Dewi . Dewa Ayu Vivi Apriliani . Dewa Gede Candra Wirawan . Dewa Kadek Agus Dwi Surya . Dewi, Gusti Ayu Ketut Rencana Sari Dewi, Putu Citra Puspita Dewi, Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi, Putu Widya Kusuma Difa Artha Saputra Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E., . Dr. Edy Sujana, S.E., M.Si.Ak. . Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK . Dwiyanti, Erina Edy Sujana Eka Yunita, Eka Erina Dwiyanti Febri Mahwan Gede Adi Yuniarta Gede Adi Yuniarta, S.E.Ak, M.Si. . Gede Adi Yuniarta, SE.AK . Gede Agus Mahardika . Gede Agus Mahardika ., Gede Agus Mahardika Gede Anton Mardiana . Gede Arie Pandu . Gede Arie Pandu ., Gede Arie Pandu Gede Edy Saputrayana . Gede Juliarta . Gede Juliarta ., Gede Juliarta Gede Mandirta Tama . Gede Pandu Satria Perdana . Gede Pose Raharja . Gede Pose Raharja ., Gede Pose Raharja Gede Ryan Prayana . Gede Santi . Gede Suantara . Gede Widia Agustana . Gunawan, I Nyoman Adi Gunawan, Komang Devitria Susanti Gusti Ayu Ketut Rencana Sari Dewi Gusti Ayu Made Firma Pratiwi . Gusti Ayu Rencana Sari Dewi Gusti Ayu Sintiani Gusti Ayu Sutiarsih . Gusti Kadek Sayoni . Gusti Nyoman Ari Widnyana . Harum Tri Mila Astiti . Hasbullah . I Dewa Gede Anom Jambe Adnyana . I Gede Arya Wigarba I Gede Eka Yuda Suta Lestara . I Gede Puguh Harka Pancala . I Gede Satwika Darmawan . I Gede Satwika Darmawan ., I Gede Satwika Darmawan I Gst Ngurah Agung Edy Saputra . I Gst Ngurah Agung Edy Saputra ., I Gst Ngurah Agung Edy Saputra I Gusti Ayu Agung Laksmi . I Gusti Ayu Ani Pradnya Paramita . I Gusti Ayu Ani Pradnya Paramita ., I Gusti Ayu Ani Pradnya Paramita I Gusti Ayu Ketut Yuli Wiprast . I Gusti Ayu Purnamawati I Gusti Ayu Tria Andrianti . I Gusti Ayu Tria Andrianti ., I Gusti Ayu Tria Andrianti I Gusti Bagus Fradita Anggriawan . I Gusti Ngurah Dwi Purna Wijaya . I Kadek Ariyasa . I Kadek Eta Gasendi . I Kadek Kusuma Wardana . I Kadek Suartama I Kadek Suastika I Kadek Surya Mandarin . I Ketut Ardy Prabhawa . I Ketut Teguh Yudha Satrya . I Ketut Yadnyana I Komang Dodi Hersana . I MADE AGUS ARNADI . I Made Angga Parama Artha . I Made Candiasa I Made Darma Prawira . I Made Indra Lesmana I MADE MERTA WIJAYA . I Made Pradana Adiputra I Made Revi Armana . I Made Suardiasa . I Made Suardiasa ., I Made Suardiasa I Made Tistiawan Dwihana Putra . I Made Yogi Artha Ardana . I Nyoman Adi Gunawan I Nyoman Adi Gunawan . I Nyoman Putra Yasa I Nyoman Restu Asta Nugraha . I Nyoman Triantana Putra . I Nyoman Wisnu Aditya Raharja . I Nyoman Wisnu Aditya Raharja ., I Nyoman Wisnu Aditya Raharja I Putu Agus Kirana Putra . I Putu Eka Satya Wirawan . I Putu Gede Diatmika I Putu Hendra Martadinata . I Putu Julianto I Putu Oka Wiadnyana . I Putu Surya Saputra . I Putu Surya Saputra ., I Putu Surya Saputra I Putu Teguh Sugiartha . I Putu Yasa Muliadnyana Putra . I Putu Yasa Muliadnyana Putra ., I Putu Yasa Muliadnyana Putra I Wayan Suartama . I Wayan Sukresna . I Wayan Yasa Adi Upadana Ida Ayu Alit Oktaviani . Ida Ayu Metha Apsari Prathiwi . Ida Ayu Triska Pradnyani Pidada Ida Bagus Komang Suarcaya . Ida Bagus Puja Emawan . Ida Bagus Pujiswara . Ida Bagus Putu Ery Supriadi . Indah Sathyaningsih Putu . Indana Fajrinshanty . Ivayanti, Ni Nengah Juni Artawan . Junita Mawardi, Made Sri Kadek Ari Rahayu . Kadek Ari Rahayu ., Kadek Ari Rahayu Kadek Arik Arminiasih Kadek Asmita Rani . Kadek Ayu Yulianita Dewi . Kadek Candra Dwi Cahyani . Kadek Candra Dwi Cahyani ., Kadek Candra Dwi Cahyani Kadek Darmayasa . Kadek Desiana Wati . Kadek Emi Jayanti . Kadek Emi Jayanti ., Kadek Emi Jayanti Kadek Emi Kristiani . Kadek Lia Lestari . Kadek Lia Lestari ., Kadek Lia Lestari Kadek Nike Krisnayanti . Kadek Novi Trisna Dewi . Kadek Novi Trisna Dewi ., Kadek Novi Trisna Dewi Kadek Pande Astrawan . Kadek Payas Suputra . Kadek Ratni Prabandani . Kadek Ratni Prabandani ., Kadek Ratni Prabandani Kadek Restiti Julianti . Kadek Restiti Julianti ., Kadek Restiti Julianti Kadek Riasmini Kadek Shintya Rahayu Dewi Damayanthi . Kadek Sintia Purnami . Kadek Suartama Sanjaya Kadek Supri Budiadnyana . Kadek Supri Budiadnyana ., Kadek Supri Budiadnyana Kadek Widiyarta . Kadek Windayani Purnama Dewi Kadek Witha Erayani . Kadek Witha Erayani ., Kadek Witha Erayani Kadek Yudi Bayu Pranata Dartika . Kadek Yuliantini . Kadek Yuliantini ., Kadek Yuliantini Karuni, Putu Ayu Kd Dwi Pande Wahyuda . Ketut Agus Perdana . KETUT ARI WARSADI . Ketut Budiartini Ketut Ira Suryani . Ketut Novi Sudewi . Ketut Putri Ariani Ketut Putriasih . Ketut Suci Widiasri . Ketut Sulasmi Ariani . Ketut Swastika Harta Yasa . Khoirul Huda . Km Heny Widiasanti . Km Heny Widiasanti ., Km Heny Widiasanti Km Mitha Mustika Putri . Km Winda Suriyani . Komang Agus Sudarma Komang Agus Wiriawan . Komang Ari Saputra . Komang Ariska Putri . Komang Ayu Lestari . Komang Ayu Lestari ., Komang Ayu Lestari Komang Eni Candraningsih Komang Erna Januartini . Komang Mirah Andari Komang Nova Ariantini . Komang Rieska Handayani . Komang Suka Dharma . Komang Sutami . Komang Tiara Mawarni . Komang Tiara Mawarni ., Komang Tiara Mawarni Komang Tika Ariantini . Komang Tri Kartika Dewi . Komang Tri Widya Malini Komang Tri Yantini . Komang Tri Yantini ., Komang Tri Yantini Komang Tri Yasrawan Komang Trisna Sari Dewi ., Komang Trisna Sari Dewi Komang Wisnu Gangga . Komang Wisnu Gangga ., Komang Wisnu Gangga Komang Yunita Sari . L. P. Ayu Pradita p . L. P. Ayu Pradita p ., L. P. Ayu Pradita p Lesmana, I Made Indra Lestari, Ketut Puteri Lucy Sri Musmini Luh Alit Suartini . Luh Alit Suartini ., Luh Alit Suartini Luh Arini . Luh Arini ., Luh Arini Luh Ayu Rentini Luh Desy Suareni Dewi . Luh Dian Novita Sari . Luh Eni Sulasmi . Luh Eprima Dewi . Luh Erny Hermawati . Luh Gede Arsita Damayani . Luh Gede Devi Priyanti . Luh Gede Kusuma Dewi Luh Gede Kusuma Dewi Luh Meda Sri Arpiwi . Luh Meda Sri Arpiwi ., Luh Meda Sri Arpiwi Luh Pt Eka Widyasari . Luh Putu Debie Cintia Dewi . Luh Putu Dewi Sulistiani . Luh Putu Erlina Ariya Wati Luh Putu Ginda Prabhawati Luh Putu Kusuma Dewi . Luh Putu Sunita Mahayani Luh Putu Suriati . Luh Putu Trisnayani . Luh Putu Windayani Luh Rosita Dewi . Luh Suprimayudi . Luh Yeni Merta Sari . Lutfi Lupiana Sari Lutfiah . Lutfiah ., Lutfiah M Mustakim . M. Sutrisna Madya Ningsih . M. Sutrisna Madya Ningsih ., M. Sutrisna Madya Ningsih Made Arie Wahyuni Made Aristia Prayudi Made Ayu Darmayani . Made Ayu Ruscita Dewi . Made Buda Artana . Made Diah Pratiwi Handayani . Made Dwi Ferayani . Made Herman Mahardika . Made Indra Parmadika . Made Indra Parmadika ., Made Indra Parmadika Made Krisnayasa Wiratama . Made Krisnayasa Wiratama ., Made Krisnayasa Wiratama Made Mahartini . Made Molik Aridita . Made Molik Aridita ., Made Molik Aridita MADE NGURAH KRISNA ARYA WIBAWA . MADE NGURAH KRISNA ARYA WIBAWA ., MADE NGURAH KRISNA ARYA WIBAWA Made Sandi Merta Made Sawitri . Made Sawitri ., Made Sawitri Made Sunjaya . Made Winda Senitasari . Mahayani, Luh Putu Sunita Mahwan, Febri Malini, Komang Tri Widya Marheni, Ni Kadek Lely Marleni, Ni Made Setiari Martin Sari Putra . Marvilianti Dewi, Ni Putu Eka Dianita Marvilianti, Ni Putu Eka Dianita Dewi Meitriana, Made Ary Merita Endianto . Mukhamad Najib Nadia Nesi Krisna Wardani . Nariasih Ni Luh . Naswan Suharsono NENGAH WIWIK PARMINI . Ni Kadek Dewi Astriani . Ni Kadek Dwi Antari . Ni Kadek Indah Praba Dewi Ni Kadek Kori Pardiastuti Ni Kadek Sinarwati Ni Kadek Sukradi . NI KADEK TERA PADMANI . Ni Kadek Utami Asih Ni Ketut Aci Ega Astari . Ni Ketut Juni Kalmi Dewi . Ni Ketut Juniartini . Ni Ketut Juniartini ., Ni Ketut Juniartini Ni Ketut Onik Kartika Dewi . Ni Ketut Supariani . NI KOMANG ISMA DEWI . Ni Komang Listiantri Anggreni . Ni Komang Listiantri Anggreni ., Ni Komang Listiantri Anggreni Ni Kt Novy Andryani . Ni Kt Novy Andryani ., Ni Kt Novy Andryani Ni Luh Ayu Megawati . Ni Luh Ayu Putri Kesuma Dewi . Ni Luh Ayuasri Sulistyawati . Ni Luh Cahyani Primashanti . Ni Luh Eka Ari Artini . Ni Luh Gede Anggarayani Sulistyawati . Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Gede Sukmawati . Ni Luh Gede Yastini Ni Luh Nik Parelawati . Ni Luh Putu Emi Rahayu . Ni Luh Sri Wahyuni . Ni Luh Srimuliani . Ni Luh Suarmini . Ni Luh Yadnya Wati . Ni Made Ana Rosita . NI MADE DWI ARTINI . Ni Made Dwi Mahayani . Ni Made Dwi Noviyanthi . Ni Made Dwi Noviyanthi ., Ni Made Dwi Noviyanthi Ni Made Dwi Pranita Dewi . Ni Made Dwi Rasmayanti . Ni Made Heppy Pramandari Ni Made Nita Widiani . Ni Made Sari . Ni Made Setiari Marleni Ni Made Somertini . Ni Made Suratmi . Ni Nyoman Erni Yanuar Paramita . Ni Nyoman Meita Jayantini . Ni Nyoman Meita Jayantini ., Ni Nyoman Meita Jayantini Ni Nyoman Resmi Ni Pande Kadek Ayuniari . Ni Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi Ni Putu Eka Sulasmini . Ni Putu Gita Suparwati Ni Putu Lestari . Ni Putu Mas Agustin Frasilia . Ni Putu Merilyani . Ni Putu Merilyani ., Ni Putu Merilyani Ni Putu Octavia Anggraini Darmayanti . NI PUTU PRADNYA D . NI PUTU SURYANI . Ni Putu Tila Permata Sari . Ni Wayan Krisna Darma Yanti . Ni Wayan Nistri Wirasuasti . Ni Wayan Novi Budiasni . Novi Purwanti Novi Yuniarti Novie Kiftiah Maries . NUR LAILA Nur Laila Nyoman Adnyani . Nyoman Budiasa . Nyoman Dantes Nyoman Gede Aryantara . Nyoman Olivia Udayanthi Nyoman Putra Yasa Nyoman Setiari . Nyoman Setiari ., Nyoman Setiari Nyoman Yulisa Tri Ananda Putri . Pande Made Mita Sartika Putri . Pardiastuti, Ni Kadek Kori Pasek Aries Hendra Sidartha . Permana, Kadek Arya Pidada, Ida Ayu Triska Pradnyani Prabhawati, Luh Putu Ginda Pramandari, Ni Made Heppy Prasini, Sinta Suci Pt Anik Yuliantini . Pt Susan Kassandra . Pt Susan Kassandra ., Pt Susan Kassandra Purwanti, Novi Putra, I Gede Eka Surya Arsana Putri Rosa Faradina Putri, Putu Riana Putrilia Dwi Puspitasari . Putu Angelina Parassari Ningrum Putu Ayu Asrini . Putu Ayu Astrianti . Putu Ayu Lestari Putu Ayu Lestari Putu Ayu Rukmini . Putu Citra Puspita Dewi Putu Dian Dharmaningsih . Putu Edy Suryadi Yasa . Putu Eka Dianita Marvialianti Dewi Putu Emy Susma Devi . Putu Era Sugiartini . Putu Erlina Yanti . Putu Erlina Yanti ., Putu Erlina Yanti Putu Febryna Utami Paramitha . Putu Heny Suryani . Putu Heny Suryani ., Putu Heny Suryani Putu Kerti Nitiasih Putu Mery Oktaviyanti . Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Reli Antari . Putu Reli Antari ., Putu Reli Antari Putu Riana Primayani . Putu Riana Putri Putu Rika Yuliaryani Putu Sri Wahyuni . Putu Sukma Kurniawan Putu Sukma Kurniawan Putu Sukma Kurniawan, Putu Sukma Putu Sukma Kurniawan, S.T., M.A. . Putu Tia Purnamawati . Putu Tina Kusuma Yanti . Putu Vera Lavenia . Putu Wahyu Purnami . Putu Widya Kusuma Dewi Putu Wika Lestari . Putu Yuni Anggreni . Rachma Aryani Komang . RAHMANIYAH . Rentini, Luh Ayu Riana Dewi Kartika . Riasmini, Kadek Saputra, Difa Artha Sayyidul Azmi . Sayyidul Azmi ., Sayyidul Azmi Sinta Suci Prasini Sintiani, Gusti Ayu Siti Rohmatullah . Sudarma, Komang Agus Sunitha Devi Suti Ardani Swari, Putu Meita Indra Syahson Nawawi . Syukriyah Agustini Tengku Malinda Oktaviani . Tirtayanti, Ida Ayu Kade Udayanthi, Nyoman Olivia UNDIKSHA . Upadana, I Wayan Yasa Adi Utami, Asih Budi Wahyuni, Komang Risma Nita Wayan Edi Suparman . Wayan Kusuma Wiraputra . Windayani, Luh Putu Yasa, Nyoman Putra Yasmiati, Ni Luh Wayan Yoga Ganda Sukmana . Yuli Nopiana . Yuli Nopiana ., Yuli Nopiana Yuliaryani, Putu Rika