Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Rekonstruksi Epistemologi Dakwah Berbasis Sosiologi Di Era Kontemporer Ahmad Sofyan; Ainun Naya; Aina Yusela Oktaviana; Ali Hasan Siswanto
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.763

Abstract

Penelitian ini berangkat dari kegelisahan akademik terkait kecenderungan studi dakwah yang masih terjebak dalam reduksionisme normatif-teologis sehingga mengabaikan kompleksitas dimensi sosial. Hal ini menimbulkan problem serius karena dakwah berisiko kehilangan relevansi praksis dalam menghadapi realitas masyarakat yang plural, terfragmentasi, dan terdigitalisasi. Tujuan utama penelitian ini adalah, pertama, menganalisis mengapa studi dakwah cenderung bersifat normatif dan kurang memperhatikan konteks sosial yang dinamis; kedua, mengeksplorasi bagaimana pendekatan sosiologi dapat memberikan kerangka analisis yang lebih komprehensif terhadap praktik dakwah kontemporer. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis library research dengan pendekatan analisis kritis dan interdisipliner. Sumber data mencakup literatur primer dan sekunder, baik berupa buku akademik, artikel jurnal bereputasi, maupun dokumen keilmuan terkait dakwah dan sosiologi. Analisis dilakukan dengan menggunakan kerangka teoritis sosiologi klasik dan kontemporer, termasuk teori struktural-fungsional, teori konflik, interaksionisme simbolik, serta sosiologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reduksionisme normatif dalam studi dakwah tidak hanya membatasi metodologi, tetapi juga mengurangi kapasitas dakwah dalam merespons problem sosial modern seperti ketidakadilan, radikalisme, dan krisis identitas. Sebaliknya, integrasi pendekatan sosiologi mampu memperkaya pemahaman dakwah dengan menempatkannya sebagai praktik sosial yang berinteraksi dengan struktur, agen, dan teknologi. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa rekonstruksi epistemologis dakwah berbasis sosiologi merupakan kebutuhan mendesak untuk menghadirkan paradigma baru yang inklusif, transformatif, dan kontekstual. Temuan ini tidak hanya memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan ilmu dakwah, tetapi juga menawarkan implikasi praktis dalam merancang strategi dakwah yang relevan dengan masyarakat kontemporer.
The Relationship Between Students' Perception of the Implementation of the Independent Curriculum and their Interest in Learning at Madrasah Aliyah East Jakarta Talina Muqtashidah; Ahmad Sofyan
Asian Journal of Applied Education (AJAE) Vol. 5 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ajae.v5i2.16505

Abstract

This study aims to analyze the relationship between students’ perceptions of the implementation of the independent Curriculum and their learning interest at Madrasah Aliyah Jakarta Timur. This research employs a quantitative method with a correlational approach. Data were obtained from 108 students using a questionnaire that had been tested for validity and reliability. The results showed that students' perceptions of the Independent Curriculum had an average score of 120.51, with the highest score of 164 and the lowest score of 69, while students' learning interest had an average score of 72.78, with the highest score of 100 and the lowest score of 42. Spearman correlation analysis indicated a significant positive relationship between the two variables (r = 0.757, p < 0.01). Simple regression analiysis showed that students’ perceptions of the Independent Curriculum contributed 64% to learning interest, while 36% was influenced by other factors. The conclusion of this study is that the more positive students’ perceptions of the Independent Curriculum, the higher their learning interest.