Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Partisipatoris

THE DEVELOPMENT OF GOA TABUHAN AND ITS IMPACT IN PACITAN REGENCY Siti Hawa Nurjannah; Yusuf Adam Hilman; Bambang Triono
Jurnal Partisipatoris Vol. 2 No. 1 (2020): Maret 2020
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp.v2i1.11745

Abstract

This study aims at finding out the development of Goa Tabuhan and its impact asa tourist attraction. As an addition, this study also attempts to find out the efforttaken by the Tourist Office in developing the tourism sector in Pacitan regency.This study also conducted an effort comparison between the Tourist Office andWareng rural village of Punung sub-district, who manages the Goa Tabuhan touristattraction in Pacitan regency. This study used a descriptive qualitative method;there were nine informants consisted of four tourist office representatives, two of thevillage representative, two of the Goa Tabuhan local people, and one visitor of GoaTabuhan. Based on the result of the study, there is a significant impact on societyin the surrounding area of Goa Tabuhan; its visitors also experience the impact. Theimpact that affects society is in the form of economic and social and cultural effects.
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PENYELENGGARAAN PENANGGULANGAN BENCANA MELALUI DESA TANGGUH BENCANA “SAPTO MANUNGGAL” DI DESA KEDUNGBENDO Yusuf Adam Hilman; Fitri Agus Tiani; Bambang Widiyahseno; Irvan Nur Ridho
Jurnal Partisipatoris Vol. 4 No. 1 (2022): March
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pemerintah desa dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana melalui Desa Tangguh Bencana “Sapto Manunggal” di desa Kedungbendo. Kegiatan Desa Tangguh Bencana berfokus pada terselenggaranya pelaksanaan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, terkoordinasi, dan menyeluruh dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman, risiko dan dampak bencana. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil temuan pada penelitian ini bahwa penyelenggaraan penanggulangan bencana terbagi dalam 3 (tiga) tahapan yaitu tahap prabencana, tahap tanggap darurat dan tahap pasca bencana. Penyelenggaraan penanggulangan bencana didefinisikan sebagai penetapan sebuah kebijakan pembangunan yang berisiko timbulnya bencana, kegiatan pencegahan bencana, tanggap darurat, dan rehabilitasi. Kesimpulannya, penyelenggaraan penanggulangan bencana didesa Kedungbendo memiliki kegiatan di setiap tahapan sehingga peran pemerintah desa dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana meliputi kegiatan pencegahan, saat bencana terjadi hingga pemulihan.
RESILIENSI KOMUNITAS PEDAGANG MIGRAN TERHADAP NILAI – NILAI BUDAYA JAWA Slamet Santoso; Yusuf Adam Hilman
Jurnal Partisipatoris Vol. 4 No. 1 (2022): March
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami nilai-nilai budaya Jawa yang mampu mendorong para pedagang migran Jawa agar dapat mengembangkan usaha di Kota Ponorogo. Penelitian ini lebih mengarah pada penelitian kualitatif dengan subyek penelitian individu yang menjadi anggota kelompok pedagang migran Jawa yang berhasil mengembangkan usahanya di Kota Ponorogo. Penentuan subyek penelitian tersebut dengan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara mendalam dan observasi atau pengamatan secara langsung. Teknik analisis data berlangsung atau mengalir dengan model interaktif. Hasil penelitian memperlihatkan bentuk resiliensi migran Jawa dalam mengembangkan usaha sektor informal. Salah satu faktor dimaksud adalah masalah berjalannya budaya yang masih dipegang erat dalam sebuah kelompok usaha sektor informal. Khususnya para pedagang migran Jawa, yang terus berupaya untuk saling tolong - menolong, gotong royong, keeratan hubungan kekerabatan, dan merasa senasib sepanggungan, terbukti telah mampu menguatkan para pedagang migran Jawa dalam menjalankan usahanya di daerah orang lain. Kegigihan dalam berusaha dengan cara membentuk kelompok usaha telah menguatkan keberadaan mereka dan dampaknya mampu memberikan peningkatan kesejahteraan bagi kehidupan mereka.