Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search
Journal : CJPP

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP LINGKUNGAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN OPERASIONAL DIVISI PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN PT PAL INDONESIA (PERSERO) Atik Yuniar Rachmawati; Meita Santi Budiani
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 3 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i3.41292

Abstract

Abstrak Kepuasan kerja menjadi hal yang ingin dicapai oleh karyawan di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap lingkungan kerja dengan kepuasan kerja pada karyawan operasional Divisi Pemeliharaan dan Perbaikan PT PAL Indonesia (Persero). Metode penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif. Subjek pada penelitian ini adalah karyawan operasional Divisi Pemeliharaan dan Perbaikan PT PAL Indonesia (Persero) yang berjumlah 68 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh. Instrumen pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala persepsi terhadap lingkungan kerja dan skala kepuasan kerja. Teknik analisis data yang digunakan adalah Korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan software SPSS 24 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima sehingga terhadapat hubungan antara persepsi terhadap lingkungan kerja dengan kepuasan kerja pada karyawan operasional Divisi Pemeliharaan dan Perbaikan PT PAL Indonesia (Persero). Kata Kunci: kepuasan kerja, lingkungan kerja, karyawan operasional Abstract Job satisfaction is an aspect that all employees want to achieve in the workplace. This study aims to determine the correlation between perseption of work environment and job satisfaction in operational employees of improvement and maintenance divition of PT PAL Indonesia (Persero). The research method used is quantitative. Subject in this study is 68 peoples of an operational employees in improvement and maintenance divition of PT PAL Indonesia (Persero). Sampling technique used in this study is saturated sampling. Measurement instrument used in this research were perception of work environment scale and job satisfaction scale. The data analysis performed by Pearson Product Moment technique with software SPSS 24 for windows.The result of this study that have been done show that H0 was rejected and H1 was accepted, that can be concluded there is a positive relationship between perception of work environment and job satisfaction in operational employees of improvement and maintenance divition of PT PAL Indonesia (Persero). Keywords: job satisfaction, work environment, operational employees
HUBUNGAN ANTARA BUDAYA ORGANISASI DENGAN EMPLOYEE ENGAGEMENT PADA KARYAWAN LAKSMI MUSLIMAH Ryan Alviandi Akbar; Meita Santi Budiani
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i6.41429

Abstract

Abstrak Sumber daya manusia dapat berperan penting dan sekaligus menjadi keunggulan bagi suatu perusahaan. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan antara budaya organisasi dengan employee engagement pada karyawan Laksmi Muslimah. Metode pengumpulan data yang digunakan di dalam penelitian ini merupakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan skala budaya organisasi dengan employee engagement. Populasi dari penelitian ini adalah semua karyawan aktif Laksmi Muslimah sebanyak 62 karyawan, sedangkan untuk teknik sampling yang digunakan merupakan teknik sampling total dimana sebanyak 30 karyawan dikenakan tryout dan 32 sisanya dijadikan sebagai subjek dari penelitian ini. Penelitian ini menggunakan analisis korelasi pearson product moment sebagai analisis data dibantu dengan software IBM SPSS 25 for windows. Hasil dari uji hipotesis menghasilkan nilai koefisien (R) sebesar 0.837 dengan nilai p=0.000 (p>0.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sifatnya positif dan signifikan antara budaya organisasi dengan employee engagement pada karyawan Laksmi Muslimah. Pada nilai koefisien (R) juga menunjukkan hubungan yang bersifat positif sehingga diartikan bahwa, semakin tinggi budaya organisasi maka akan semakin tinggi pula employee engagement pada karyawan Laksmi Muslimah. Kata Kunci: Budaya Organisasi, Employee Engagement, Karyawan. Abstract Human resources can play an important role and at the same time become an advantage for a company. The purpose of this study was to determine the relationship between organizational culture and employee engagement of Laksmi Muslimah employees. The data collection method used in this research is a quantitative approach by spreading the scale of organizational culture with employee engagement. The population of this research is all active employees of Laksmi Muslimah as many as 62 employees, while for the sampling technique used is a total sampling technique where as many as 30 employees are subject to tryout and the remaining 32 are used as subjects of this study. This research usescorrelation analysis pearson product moment as data analysis assisted by software IBM SPSS 25 for windows. The results of the hypothesis test resulted in a coefficient value (R) of 0.837 with a value of p = 0.000 (p>0.05). The results showed that there was a positive and significant relationship between organizational culture and employee engagement of Laksmi Muslimah employees. The coefficient value (R) also shows a positive relationship, meaning that the higher the organizational culture, the higher the employee engagement of Laksmi Muslimah Keywords: Organizational culture, employee engagement, employees.
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN INTENSI BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Akbar Habibie; Meita Santi Budiani
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i6.41523

Abstract

Abstrak Sulitnya mencari lapangan pekerjaan merupakan masalah yang dihadapi oleh orang orang yang sedang mencari lowongan pekerjaan. Baik itu yang baru lulus sekolah atau kuliah, atau mereka yang masih berkuliah namun ingin memiliki usaha sendiri. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan intensi berwirausaha pada mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan instrumen berupa kuesioner. Populasi pada penelitian ini yaitu mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan yang terdiri dari angkatan tahun 2017 hingga angkatan tahun 2020. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan stratified random sampling pada masing-masing jurusan di Fakultas Ilmu pendidikan sehingga diperoleh jumlah sampel yang digunakan yaitu 160 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan teknik analisa data yaitu korelasi product moment pearson dengan bantuan software SPSS 25.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan intensi berwirausaha. Nilai koefisien dari penelitian ini masuk kadalam tingkat hubungan yang kuat dengan nilai signifikan 0,000 (p<0,05) dan koefisien korelasi sebesar 0,665. Hubungan antara efikasi diri dengan intensi berwirausaha pada penelitian ini mempunyai nilai positif dan searah yang berarti efikasi diri berbanding lurus dengan intensi berwirausaha. Semakin tinggi efikasi diri maka semakin tinggi pula intensi berwirausaha pada mahasiswa. Sumbangan efektif yang dapat diberikan efikasi diri yaitu sebesar 44,2% terhadap keragaman intensi berwirausaha pada mahasiswa. Kata Kunci : Intensi berwirausaha, efikasi diri, mahasiswa Abstract The difficulty of finding a job is a problem faced by people who are looking for job vacancies. Be it those who have just graduated from school or college, or those who are still in college but want to have their own business. This study was conducted with the aim of knowing the relationship between self-efficacy and entrepreneurial intentions in students of the Faculty of Education, State University of Surabaya. This research method uses quantitative methods with the instrument in the form of a questionnaire. The population in this study were students of the Faculty of Education, consisting of the 2017 to 2020 batch. The sampling in this study used stratified random sampling in each department at the Faculty of Education so that the number of samples used was 160 students. This study uses data analysis techniques, namely Pearson product moment correlation with the help of SPSS 25.0 software for windows. The results showed that there was a significant relationship between self-efficacy and entrepreneurial intentions. The coefficient value of this study is included in the level of a strong relationship with a significant value of 0.000 (p <0.05) and a correlation coefficient of 0.665. The relationship between self-efficacy and entrepreneurial intentions in this study has a positive and unidirectional value, which means that self-efficacy is directly proportional to entrepreneurial intentions. The higher the self-efficacy, the higher the entrepreneurial intention in students. The effective contribution that can be given to self-efficacy is 44.2% of the diversity of entrepreneurial intentions in students. Keyword : entrepreneurial intention, self efficacy, student
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA RUMAH MAKAN X Muhammad Fahmi Alfaridzi; Meita Santi Budiani
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 8 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i8.41667

Abstract

HUBUNGAN ANTARA WORK-LIFE BALANCE DENGAN KOMITMEN ORGANISASI PADA PEGAWAI BANK RAKYAT INDONESIA (BRI) CABANG TRENGGALEK Anisah Siwi Anggreni; Meita Santi Budiani
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 8 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i8.41685

Abstract

Abstrak Bank merupakan salah satu pelaku perekonomian dimana bank memiliki tujuan untuk menghimpun dan menyalurkan dana kepada masyarakat dan jasa jasa lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara work-life balance dengan komitmen organisasi pada pegawai BRI Cabang Trenggalek. Penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif serta metode korelasi untuk melihat adanya hubungan antara variabel X yaitu work-life balance dengan variabel Y yaitu komitmen organisasi. Subjek pada penelitian ini merupakan pegawai BRI cabang Trenggalek dengan populasi sebanyak 62 orang. Penentuan sampel dilaksanakan dengan menggunakan sampling total. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu skala work-life balance menurut McDonald dan Bradley (2005) dan skala komitmen organisasi menurut Meyer dan Allen (1997). Berdasarkan dengan hasil uji dengan korelasi product moment, didapatkan nilai koefisien korelasi antara work-life balance dengan komitmen organisasi sebesar 0,537 dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 (p<0,05). Dapat disimpulkan bahwa hubungan dari kedua variabel berbentuk positif dengan tingkat korelasi sedang. Hubungan tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi angka work-life balance, maka semakin tinggi pula angka komitmen organisasi yang dimiliki oleh pegawai. Kata Kunci: Work-life balance, Komitmen Organisasi, Bank Rakyat Indonesia Abstract Bank is one of the economic actors where the bank has a goal to collect and distribute funds to the public and other services. This study aims to determine the relationship between work-life balance and organizational commitment to employees of BRI Trenggalek Branch. This research uses quantitative research methods and correlation methods to see the relationship between variable X, namely work-life balance, with variable Y, namely organizational commitment. The subjects in this study were employees of the Trenggalek branch of BRI with a population of 62 people. Determination of the sample is carried out using total sampling. Data collection techniques using a questionnaire. The research instrument used is the work-life balance scale according to McDonald and Bradley (2005) and the organizational commitment scale according to Meyer and Allen (1997). Based on the test results with the product moment correlation, the correlation coefficient between work-life balance and organizational commitment is 0.537 with a significance value of 0.002 (p<0.05). It can be concluded that the relationship between the two variables is positive with a moderate level of correlation. This relationship shows that the higher the work-life balance, the higher the organizational commitment of employees. Keywords: Work-Life Balance, Organizational Commitment, Bank Rakyat Indonesia
LITERATURE REVIEW: STRES KERJA DENGAN KOMITMEN ORGANISASI Widya Priatna; Meita Santi Budiani
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 7 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i7.41753

Abstract

Abstrak Komitmen organisasi adalah kontribusi yang diberikan oleh karyawan atas kepercayaan dirinya mengenai kesesuaian nilai-nilai organisasi dengan dirinya serta keinginan untuk tetap menjadi anggota dalam organisasi tersebut. Sedangkan stres kerja adalah tekanan yang diterima karyawan atas pekerjaannya baik secara psikologis maupun fisik. Tujuan dari kajian literatur ini untuk mengkaji bagaimana variabel stres kerja dengan variabel komitmen organisasipada sampel umum. Sampel penelitian ini merupakan sampel umum. Metode yang digunakan dalam melakukan pengumpulan data adalah studi pustaka. Penelitian ini dikaji dengan menggunakan metode studi literatur. Hasil dari mengkaji studi pustaka didapatkan bahwa tidak terdapat hubungan antara variabel stres kerja dengan variabel komitmen organisasi. Kata Kunci: komitmen organisasi, stres kerja. Abstract Organizational commitment is the contribution made by employees for their confidence regarding the suitability of the organization's values with themselves and the desire to remain a member of the organization. While work stress is the pressure that employees receive for their work, both psychologically and physically. The purpose of this literature review is to examine how the work stress variable is with the organizational commitment variable in the general sample. The sample of this research is a general sample. The method used in collecting data is literature study. This research was reviewed using the literature study method. The results of reviewing the literature study found that there was no relationship between the work stress variable and the organizational commitment variable. Keywords: organizational commitment, work stress
HUBUNGAN PERILAKU KONSUMEN DENGAN KEPUTUSAN PEMBELIAN MAHASISWA FIP UNESA PADA MINIMARKET X DI SURABAYA Muhammad Haikal Ferdiansyah; Meita Santi Budiani
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i6.42792

Abstract

Abstrak Minimarket merupakan toko yang menyediakan berbagai barang kebutuhan sehari-hari, baik kebutuhan primer maupun sekunder. Kebutuhan konsumen merupakan hal yang dapat memengaruhi suatu pengambilan keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku konsumen dengan keputusan pembelian mahasiswa FIP Unesa pada minimarket x di Surabaya. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik sampling yaitu incidental sampling. Populasi yang digunakan merupakan mahasiswa FIP Unesa yang merupakan konsumen dari minimarket x di Surabaya. Sampel yang didapatkan berjumlah 115 yang dibagi menjadi 36 subjek untuk mengikuti tryout dan 79 sisanya dijadikan subjek penelitian dengan pengukuran skala yang digunakan adalah skala likert. Hasil dari uji korelasi product moment dengan bantuan SPSS 27.0 for windows menunjukkan taraf signifikasi dari koefisien korelasi sebesar > 0,05 (r=0,542). Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa hipotesis hubungan perilaku konsumen dengan keputusan pembelian pada minimarket x dapat diterima secara valid, yang dapat diartikan sebagai nilai yang positif karena adanya koefisien korelasi yang positif. Kata kunci : minimarket, perilaku konsumen, keputusan pembelian. Abstract Minimarket is a store that provides a variety of daily necessities, both primary, and secondary needs. Consumer needs can influence a purchasing decision. This study aimed to determine the relationship between consumer behavior and consumer purchasing decisions of FIP Unesa students at minimarket x in Surabaya. The method used is a quantitative method with a sampling technique, namely incidental sampling. The intended population of this study is FIP Unesa students who are consumers of minimarket x in Surabaya. The samples obtained amount to 115, divided into 36 subjects who took part in the tryout and the remaining 79 subjects who became research subjects. The likert scale is used in the data measurement. The results of the product-moment correlation test with the help of SPSS27.0 for windows show the significance level of the correlation coefficient was >0.05 (r=0.542). The results obtained indicate that the hypothesis of the relationship between concumer behavior and consumer purchasing decisions at minimarket x can be validly accepted which can be interpreted as a positive value due to a positive correlation coefficient. Keywords : minimarket, consumer behavior, consumer purchasing decisions.
HUBUNGAN KONTROL DIRI DAN FINANCIAL LITERACY DENGAN COMPULSIVE BUYING PADA PENGGUNA APLIKASI BELANJA ONLINE Mohammad Yoga Ardiansyah; Meita Santi Budiani
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i6.43269

Abstract

Surface acting dan deep acting ditinjau dari Resilience Pada Perawat Ruang Rawat Inap Umum Bagas Badarul Ulla; Meita Santi Budiani
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i1.45845

Abstract

Abstrak Pada masa Pandemic COVID-19 ini diketahui bahwa peningkatan jumlah pasien yang ada dirumah sakit menimbulkan munculnya problem seperti kelelahan pada perawat, stress dan ketidakpuasan kerja yang diakibatkkan oleh beban kerja yang meningkat. Problem ini muncul dikarenakan kurang pemahanmannya dan ketahanan perawat dalam melakukan pengaturan emosi melalui ekspresi dan perasaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi antara resiliensi dengan surface acting dan deep acting pada perawat pada masa pandemic COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah populasi sebanyak 125. Penelitian ini menggunakan total sampling yang didefinisikan sebagai jumlah dari populasi keseluruan akan digunakan sebagai subjek penelitian. Intrumen yang digunakan pada skala resilience disusun berdasarkan aspek dari Maddi (2013)., berjumlah 32 aitem. Sedangkan apda skala surface acting dan deep acting disusun berdasarkan aspek dari Robbins & Judge (2019) berjumlah 29 aitem. Untuk analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah korelasi pearson product moment yang digunakan sebagai uji statistik kedua variabel dengan maksud untuk mengetahui hubungan antara surface acting dengan resilience dan deep acting dengan resilience. Hasil dari uji statistik product moment menunjukkan korelasi signifikansi sebesar 0,003 (0,05). Hasil dari uji statistik product moment diketahui bahwa surface acting memiliki hubungan dengan risilience pada diri perawat, sedangkan pada deep acting juga memiliki keterkaitan dengan risilience pada diri perawat. Hal ini berarti bahwa perawat dengan tingkat ketahanan psikologis yang baik akan mampu melakukan kontrol yang baik pada dirinya, terkait dengan tekanan yang dimunculkan pada tempat kerja melakui tuntutan emosi dan ekspresi saat melakukan pekerjaannya. Kata Kunci: Surface acting, deep acting, Ketahanan Psikologi, Perawat Abstract During the COVID-19 pandemic, it was known that the increase in the number of patients in hospitals caused problems such as fatigue for nurses, stress and job dissatisfaction caused by an increased workload. This problem arises due to the lack of understanding and resilience of nurses in managing emotions through expressions and feelings. This study aims to determine the relevance of resilience with surface acting and deep acting on nurses during the COVID-19 pandemic. This study uses a quantitative method with a total population of 125. This study uses a total sampling which is defined as the number of the entire population will be used as research subjects. The instruments used on the resilience scale are arranged based on aspects from Maddi (2013), totaling 32 items. Meanwhile, the surface acting and deep acting scales are arranged based on the aspects of Robbins & Judge (2019) totaling 29 items. The analysis used in this research is the Pearson product moment correlation which is used as a statistical test for the two variables with the aim of knowing the relationship between surface acting and resilience and deep acting and resilience. The results of the product moment statistical test showed a significant correlation of 0.003 (0.05). The results of the product moment statistical test show that surface acting has a relationship with nurses' self-resilience, while deep acting also has a relationship with nurses' self-resilience. This means that nurses with a good level of psychological resilience will be able to exercise good control over themselves, related to the pressure that arises in the workplace through emotional demands and expressions when doing their work. Keywords: Surface acting, deep acting, Resilience, Perawat
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN KONSUMEN Niken Sukma Ningrum; Meita Santi Budiani
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i1.46132

Abstract

Abstrak Kepuasan konsumen merupakan hal yang penting bagi sebuah perusahaan. Salah satu layanan yang mengalami peningkatan pada konsumennya adalah layanan telemedicine terutama sejak masa pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan konsumen telemedicine. Pengumpulan data penelitian dilakukan kepada 100 konsumen telemedicine yang telah menggunakan aplikasi minimal 2 kali. Alat ukur yang digunakan dalam proses pengumpulan data adalah skala kualitas pelayanan dengan skor reliabilitas sebesar 0,901 dan skala kepuasan konsumen dengan skor reliabilitas sebesar 0,891. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan konsumen yang didapatkan dari proses analisis korelasi Pearson product moment dengan nilai korelasinya yaitu 0,871. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi kualitas pelayanan, maka semakin tinggi pula kepuasan konsumen. Sebaliknya, semakin rendah kualitas pelayanan, maka semakin rendah pula kepuasan konsumen. Kata Kunci: kepuasan konsumen, kualitas pelayanan, telemedicine. Abstract Consumer satisfaction is an important thing for a company. One of the services that has experienced an increase in consumers is telemedicine services, especially since the pandemic started. This study aims to determine whether there is a relationship between service quality and telemedicine consumer satisfaction. Research data collection was carried out on 100 telemedicine consumers who had used the application at least 2 times. The measuring instrument used in the data collection process is a service quality scale with a reliability score of 0.901 and a customer satisfaction scale with a reliability score of 0.891. The results of this study indicate that there is a significant relationship between service quality and customer satisfaction obtained from the Pearson product moment correlation analysis process with a correlation value of 0.871. The results of this study indicate that the higher the service quality, the higher the customer satisfaction. On the other hand, the lower the service quality, the lower the customer satisfaction. Keywords: consumer satisfaction, service quality, telemedicine.