Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR TERHADAP PENGETAHUAN DAN KESIAPSIAGAAN PENJAGA WISATA PADA KASUS KEGAWADARURATAN DI PANTAI SULAMADAHA KOTA TERNATE Abd Hakim Husen; Ismail Rahman
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 14 No 4 (2022): EDISI SPESIAL
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v14i4.918

Abstract

The important thing to be prepared for in order to prevent and minimize the risk of adverse impacts on victims is disaster preparedness. The type of research used in this research is this research using a Quasi-Experimental Design (Pseudo-Experimental) with a Pre-Post Without Control Group which was carried out in August 2022. The research sample was the community on the Sulamadaha tourist beach which involved 30 respondents who were selected randomly. randomized with respect to sample inclusion criteria. Bivariate analysis using the Wilxocon test is used for the effect of the independent variables on the dependent variable. All tests with a P-value (p)<0.05 were considered significant. The results showed that the level of knowledge of respondents before the intervention was as low as 100%. After being given basic life support training (BHD), most of them are highly knowledgeable with a frequency of 20 people (60%). Meanwhile, 7 people (30%) were moderate and 3 people (10%) were low. The statistical test results show that the p-value is <0.05. This means that there is an effect of providing interventions on the knowledge and preparedness of tour officers in providing basic life assistance (BHD) for victims.
RISIKO POLA MAKAN TERHADAP KEJADIAN APENDISITIS DI RSUD DR. H. CHASAN BOESIRIE TERNATE Ferdian Hidayat; Abd Hakim Husen
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 13 No 4 (2022): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v13i4.932

Abstract

This study aims to analyze the relationship between diet and the incidence of appendicitis in RSUD DR. H. Chasan Boesirie Ternate. This type of research was an analytic observational using a case-control design involving 70 patients with appendicitis at Dr H. Chasan Boesirie Hospital Ternate who were selected by purposive sampling which were divided into 2 groups, namely 35 patients as cases and 35 patients as controls. The research variables in this study consist of the dependent variable and the second is the independent variable. Data analysis uses the Odds Ratio test because the research data is categorical. Variables that have a p-value <0.05 are considered significant. The conclusion of the study was that there were significant differences between the eating patterns in the case group and the control group. Someone who has a poor diet has the opportunity to suffer from appendicitis 14 times.
Deteksi Dini Resiko Tuberkulosis di Kota Ternate: Pelacakan dan Implementasi Algoritma Klasifikasi Abd Hakim Husen; Andi Sitti Nur Afiah; Soesanti Soesanti; Firman Tempola
Jurnal CoSciTech (Computer Science and Information Technology) Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Computer Science and Information Technology (CoSciTech)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/coscitech.v3i2.3986

Abstract

Tingkat Kematian akibat virus Tuberkolosis masih cukup tinggi. sebagaimana dilaporkan di Kota Ternate Provinsi Maluku Utara bawah pada tahun 2018 sebanyak 452 kasus / 100.000 penduduk. Dengan tingkat kematian mencapai 23 orang / 100.000 penduduk. Tingkat kematian yang begitu tentu harus ada Langkah-langkah preventif sehingga dapat mengurangi resiko kematian akibat dari penyakit TBC. Untuk perlu dilakukan proses pelacakan kepada pasien suspek TBC di kota ternate. Pada penelitian ini menggunakan sampel dari wilayah kerja Puskesmas Kalumata Kota Ternate. Dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 100 sampel didapat 47% pasien beresiko TBC. Dimana 70% didominasi kaum laki-laki. Selanjutnya data-data yang telah dianalisis oleh dokter, selanjutnya dilakukan proses klasifikasi dengan menggunakan dua metode klasifikasi yaitu metode Support Vector Machine (SVM) dan Jaringan Saraf Tiruan. Namun sebelum diterapkan metode klasifikasi, terlebih dahulu dilakukan proses imputasi untuk penanganan missing value. Dalam penelitian digunakan imputasi modu. Hasil pengujian yang dilakukan didapat akurasi tertinggi untuk metode SVM sebesar 92,5%, sedangkan ketika menerapkan jaringan saraf tiruan didapat akurasi tertinggi sebesar 91,66%. Namun saat diterapkan proses validasi dengan menggunakan k-fold cross validasi didapatkan rata-rata akurasi tertinggi yaitu 85,08 % dengan menggunakan 3-fold dan algoritma yang diterapkan adalah jaringan saraf tiruan
Education on Hygiene and Sanitation Standards for Ternate City MSMEs During a Pandemic at Sulamadaha Tourism Beach: Edukasi Standar Hygiene dan Sanitasi UMKM Kota Ternate Pada Masa Pandemi di Pantai Wisata Sulamadaha Abd. Hakim Husen
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.489 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1111

Abstract

In almost all parts of Indonesia, the Covid-19 pandemic situation has even had an impact on the temporary closure or delay of health and public services. The Covid-19 pandemic has also had a major impact on the economy throughout Indonesia, including in Ternate City, North Maluku Province. Problems found two main problems faced by PKM Partners, namely: Lack of Hygiene and Sanitation Standards in MSMEs that have not been optimal. Taking into account the above matters, the PKM Team agreed that it would overcome the problems with the scheduled program in PKM activities regarding the Hygiene and Sanitation Standards Training for Ternate City MSMEs during the Pandemic. The method used in this PKM activity is a participatory method. participation, participation or involvement related to the outward circumstances. Understanding the principle of participation is that the community plays an active role in the process or flow of the program stages and their supervision, starting from the socialization, planning, implementation, and preservation stages of activities by contributing energy, thoughts, or in the form of material. From the analysis of the situation and problems faced by Partners (MSMEs), it can be stated that the selection of health and business aspects is set to resolve and find solutions to Partner problems for activities Abstrak Hampir di seluruh wilayah Indonesia situasi pandemi Covid-19 bahkan berdampak pada penutupan sementara atau penundaan layanan kesehatan dan publik. Pandemi Covid-19 juga memberi dampak besar bagi perekonomian di seluruh Indonesia termasuk di Kota Ternate Provinsi Maluku Utara. Permasalahan ditemukan dua masalah utama yang dihadapi Mitra PKM, Yaitu: Minimnya Standar Hygiene dan Sanitasi pada UMKM yang belum optimal. Dengan mempertimbangkan perihal diatas, maka Tim PKM bersepakat bahwa akan mengatasi permasalahan dengan program yang terjadwal pada kegiatan PKM tentang Pelatihan Standar Hygiene dan Sanitasi UMKM Kota Ternate Dimasa Pandemi. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah metode partisipatif. keikutsertaan, peran serta atau keterlibatan yang berkitan dengan keadaaan lahiriahnya pengertian prinsip partisipasi adalah masyarakat berperan secara aktif dalam proses atau alur tahapan program dan pengawasannya, mulai dari tahap sosialisasi, perencanaan, pelaksanaan, dan pelestarian kegiatan dengan memberikan sumbangan tenaga, pikiran, atau dalam bentuk materil. Dari analisis situasi dan permasalahan yang dihadapi Mitra (UMKM), maka dapat dinyatakan pemilihan aspek kesehatan dan bisnis yang ditetapkan untuk menyelesaikan dan mencari solusi untuk permasalahan Mitra untuk kegiatan.
Hubungan Penggunaan Antibiotik dengan Kekambuhan Infeksi Saluran Pernapasan Akut pada Balita di Layanan Primer Kota Ternate Lathifah Azzahra; Wahyunita Do Toka; Abdul Hakim Husen; Sri Yati
Sari Pediatri Vol 24, No 6 (2023)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp24.6.2023.377-81

Abstract

Latar belakang. Infeksi saluran pernapasan akut merupakan suatu permasalahan penyakit infeksi yang umum terjadi yang disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, terbanyak akibat infeksi virus dan bakteri. Di Amerika Serikat, pasien yang datang berobat dengan gejala ISPA menerima resep antibiotik. Peresepan antibiotik pada anak-anak muncul dengan perkiraan berjumlah 421 resep per 1000 populasi. Frekuensi pemberian antibiotik yang terus meningkat dapat meningkatkan peluang insiden penggunaan antibiotik yang tidak rasional yang mengakibatkan timbulnya bakteri yang resisten.Tujuan. Untuk mengetahui hubungan penggunaan antibiotik dengan kekambuhan ISPA pada balita di layanan primer Kota Ternate tahun 2022.Metode. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan cross sectional, melibatkan 161 sampel yang diambil dengan teknik random sampling dari total populasi, dan dilakukan uji analisis chi square dan uji statistik SPSS.Hasil. Dari total 161 sampel yang dianalisis, diperoleh hasil penggunaan antibiotik pada balita yang terdiagnosis ISPA sebanyak 65,8% dan balita yang mengalami kekambuhan 49,7%. Hasil uji Chi square diperoleh nilai p value 0,040 (p=<0,05).Kesimpulan. Adanya hubungan bermakna antara penggunaan antibiotik dengan kekambuhan ISPA pada balita. 
HUBUNGAN PRA LANSIA DAN LANSIA DENGAN KEJADIAN HERNIA INGUINALIS DI RSUD Dr. H. CHASAN BOESOIRIE PERIODE 2020-2022 Tety Tarwiani Muchsin; Ferdian Hidayat; Abd Hakim Husen
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i08.661

Abstract

Hernia merupakan penonjolan suatu organ atau jaringan akibat adanya dinding rongga yang tidak normal. Berdasarkan studi epidemiologi, didapatkan 75% dari hernia abdomen merupakan hernia inguinalis. Hernia inguinalis termasuk kasus bedah terbanyak setelah appendisitis. Hernia inguinalis dapat diderita oleh segala usia, tetapi angka kejadian hernia inguinalis meningkat dengan bertambahnya usía. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui katakteristik pasien hernia inguinalis berdasarkan usía lansia, jenis kelamin, jenis hernia, dan sifat hernia serta hubungan pra lansia dan lansia dengan kejadian hernia inguinalis di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate Periode 2020-2022. Penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional ini menggunakan data sekunder yaitu rekam medis yang berisi usia, jenis kelamin, jenis hernia, dan sifat hernia. Data yang didapatkan sebanyak 70 sampel dan dianalisis menggunakan uji statistik Fisher’s Exact Test. Dari 70 sampel, 62,9%% berusia ?60 tahun, 98,6% laki-laki, 95,7% hernia inguinalis lateralis, 34,3% memiliki sifat hernia irreponibilis. Berdasarkan uji statistik, diperoleh nilai p-value = 0,021 sehingga hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pra lansia dan lansia dengan kejadian hernia inguinalis.
Sosialisasi Sadar Sampah Melalui Pengelolaan Sampah Sebagai Upaya Peningkatan Produksi Pertanian Berbasis Budaya Hidup Sehat di Desa Sebelei, Kecamatan Makian Barat – Halmahera Selatan Hudan Irsyadi; Sulmi Magfirah; Abd Hakim Husen; Nurfadhilah Arif
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.587

Abstract

Peningkatan kualitas hidup warga Desa di Maluku Utara terus diupayakan. Salah satunya selalu menjaga keseimbangan alam dan penerapan pola hidup sehat yang menjadi kebutuhan di era globalisasi ini. Menciptakan lingkungan yang nyaman bisa terwujud jika masyarakat memiliki kepedulian terhadap sampah. Edukasi kepedulian terhadap sampah dilakukan melalui kegiatan sosialisasi di Desa Sebelei kecamatan Makian Barat, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Sosialisasi yang dilaksanakan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat desa Sebelei beserta stakeholder agar peduli terhadap lingkungan melalui sikap sadar sampah dan juga pentingnya mengaplikasikan budaya hidup sehat dengan pendekatan langsung ke masyarakat yang bertujuan untuk mengubah pola fikir dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) melalui pengelolaan sampah yang baik. Kegiatan ini akan dilakukan oleh dosen bersama mahasiswa KUBERMAS sebagai tim pelaksana kegiatan. Sosialisasi dimulai dengan pemaparan materi terkait dampak buruk kebiasaan membuang sampah sembarangan dan solusi pengelolaan sampah. Solusi pengelolaan sampah yang ditawarkan berupa pembuatan pupuk kompok untuk sampah organik dan ecobrick untuk sampah anorganik. Pengelolaan sampah yang diharapkan di Desa Sebelei berawal dari rumah tangga masing-masing yang dapat menjadi kegiatan yang berkelanjutan. Kemudian, kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan pupuk kompos organik dan bibit tanaman kepada Kelompok Tani Desa Sebelei, Makian Barat, Maluku Utara.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya Meningkatkan Derajat Kesehatan dan Tanggap Bencana di Desa Maitara Kecamatan Tidore Utara Abd Hakim Husen; Ismail Rahman; Hardina Hardina
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.594

Abstract

Kesehatan sangat penting untuk produktivitas manusia. Komunitas yang sehat adalah kunci untuk mengurangi kemiskinan, meningkatkan ekonomi, dan berkembang dalam jangka panjang. Pulau Maitara sebagai salah satu daerah dengan ekowisata yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Oleh karena itu kawasan desa wisata pulau Maitara membantu pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan PAD untuk pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan pemerintah Provinsi Maluku. Untuk itu harus di dukung dengan derajat kesehatan yang baik bagi masyarakat yang tinggal disana. Kesehatan bukan factor utama, tidak hanya itu, tetapi juga harus dikombinasikan dengan kesiapsiagaan bencana karena bencana biasanya mengakibatkan korban manusia. dan dampak lainya seperti kehilangan harta. Korban manusia akan berdampak pada status kesehatan masyarakat di sekitar lokasi bencana menjadi tidak stabil. Untuk hidup mandiri dan sejahtera, masyarakat yang sehat harus menyadari, ingin, dan sanggup megetahui, mencegah, dan mengatasi masalah kesehatan sehingga mereka dapat terhindar dari masalah kesehatan.
Optimalisasi Kesehatan Remaja Dalam Strategi Peningkatan Pengetahuan Tentang Penyakit Apendisitis di SMA Negeri 1 Kota Ternate Abd Hakim Husen; Ferdian Hidayat
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.595

Abstract

Penyakit usus buntu atau apendisitis, merupakan kondisi peradangan pada usus buntu (apendiks). Perlu diketahui bahwa usus buntu merupakan organ berbentuk kantong yang tersambung ke usus besar dari sisi kanan bawah perut. Meski siapa pun dapat terkena radang usus buntu, tapi penyakit ini paling sering terjadi pada orang berusia antara 10 tahun keatas salah satunya pada remaja sekolah. Tanpa penanganan yang tepat, penyakit usus buntu dapat menjadi serius dan menyebabkan usus buntu pecah. Kondisi tersebut dapat menimbulkan nyeri hebat yang dapat berdampak fatal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap pada siswa dan siswi di SMA Negeri 1 Kota Ternate. Metode pentingnya pencegahan penyakit apendisitis melalui melalui penyuluhan kesehatan, sehingga dapat tercapai perilaku hidup sehat dengan menjaga pola makan dan gaya hidup yang baik.
PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN DEMAM DENGUE DI DESA KAWASI HALMAHERA SELATAN Nachrawy, Tuthanurani; Hakim Husen, Abd; Do Toka, Wahyunita
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 4 (2024): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i4.2429

Abstract

Dengue hemorrhagic fever (DHF) is a viral infectious disease that the Aedes aegypti mosquito spreads. South Halmahera Regency is one of the endemic areas for DHF in North Maluku Province. Data from the South Halmahera Regency Health Office reveals DHF data for January-April 2024. According to the data, the cause of the disease is mosquito bites, and it has reached 26 cases. Children dominate the sufferers. The incidence of DHF can be reduced by breaking the chain of transmission of the DHF virus by improving the quality of environmental sanitation, reducing the population of Aedes Aegypti mosquitoes as vectors of DHF and preventing it. This study aims to investigate the community's knowledge, attitudes, and behaviour regarding DHF prevention, highlighting the need for increased awareness and proactive action. The research method, a descriptive study conducted in Kawasi Village, Central Halmahera Regency, was chosen for its ability to provide a comprehensive understanding of the community's perspectives on DHF prevention. This study involved 35 respondents selected through non-random purposive sampling with a cross-sectional approach