Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Ibu dalam Upaya Pencegahan DBD di Puskesmas Kalumata Kecamatan Ternate Selatan Habiba Sangka, Nur; Armaijn, Liasari; Hakim Husen, Abd
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i1.319

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan infeksi virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes, dengan pengetahuan ibu berperan penting dalam pencegahannya. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, di mana angka kejadian DBD cukup tinggi. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu dalam pencegahan DBD. Metode yang digunakan adalah desain observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 100 ibu yang datang berobat pada September-Oktober 2021. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 39% responden berusia 26-35 tahun, 54% berpendidikan SMA, dan 69% bekerja sebagai ibu rumah tangga. Pengetahuan ibu tentang pencegahan DBD berada pada kategori cukup (67%), sikap baik (97%), dan perilaku cukup (70%). Mayoritas ibu di Puskesmas Kalumata memiliki pengetahuan yang cukup, sikap baik, dan perilaku yang memadai dalam upaya pencegahan DBD. Kesimpulannya, meskipun pengetahuan dan sikap ibu tergolong baik, perilaku pencegahan masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi dan sosialisasi lebih lanjut mengenai pencegahan DBD untuk meningkatkan kesadaran dan tindakan preventif di masyarakat.
Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Ibu dalam Upaya Pencegahan DBD di Puskesmas Kalumata Kecamatan Ternate Selatan Habiba Sangka, Nur; Armaijn, Liasari; Hakim Husen, Abd
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i1.319

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan infeksi virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes, dengan pengetahuan ibu berperan penting dalam pencegahannya. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, di mana angka kejadian DBD cukup tinggi. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu dalam pencegahan DBD. Metode yang digunakan adalah desain observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 100 ibu yang datang berobat pada September-Oktober 2021. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 39% responden berusia 26-35 tahun, 54% berpendidikan SMA, dan 69% bekerja sebagai ibu rumah tangga. Pengetahuan ibu tentang pencegahan DBD berada pada kategori cukup (67%), sikap baik (97%), dan perilaku cukup (70%). Mayoritas ibu di Puskesmas Kalumata memiliki pengetahuan yang cukup, sikap baik, dan perilaku yang memadai dalam upaya pencegahan DBD. Kesimpulannya, meskipun pengetahuan dan sikap ibu tergolong baik, perilaku pencegahan masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi dan sosialisasi lebih lanjut mengenai pencegahan DBD untuk meningkatkan kesadaran dan tindakan preventif di masyarakat.
Hubungan Onset Nyeri Perut dengan Komplikasi Perforasi pada Pasien Apendisitis di RSUD Dr. H. CHASAN BOESOIRIE Alvian Rachman Santosa; Prita Aulia M. Selomo; Abd Hakim Husen
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.14526

Abstract

ABSTRACT Appendicitis is the most common cause of acute abdominal pain and requires immediate major surgery to prevent complications. The community's indifferent attitude toward the clinical symptoms of appendicitis, the inappropriate initial response when clinical symptoms appear in patients, and the presence of atypical signs and symptoms in many patients can lead to misdiagnosis, delayed treatment, and management. To determine the relationship between the onset of abdominal pain and perforation complications in patients with appendicitis. This study is an observational analytic study with a cross-sectional approach involving 51 postoperative appendicitis patients who meet the inclusion and exclusion criteria. The samples in this study were taken using a total sampling technique. Data collection was performed using medical records. Spearman's correlation test was employed to determine the correlation between the onset of pain and perforation complications. Out of the 51 samples, it was found that 35.3% were aged 30-49 years, 54.9% were male, 62.7% of appendicitis patients had an onset of pain ≤48 hours, and 72.5% of appendicitis patients had experienced perforation complications. From the Spearman analysis between the onset of pain and perforation complications, a p-value of 0.037 and a correlation coefficient (r) of 0.292 were obtained.There is a significant relationship between the onset of pain and perforation complications with a weak correlation strength and a positive correlation direction. Keywords: Acute Appendicitis, Abdominal Pain Onset, Perforation Complications  ABSTRAK Apendisitis adalah penyebab paling umum dari nyeri perut akut dan memerlukan pembedahan besar segera untuk mencegah komplikasi. Sikap masyarakat yang masih acuh tak acuh kepada gejala klinis apendisitis, tidak tepatnya sikap awal ketika muncul gejala klinis pada penderita dan banyak pasien memiliki tanda dan gejala apendisitis yang atipikal, yang dapat menyebabkan kesalahan diagnosis, keterlambatan pengobatan dan penanganan. Mengetahui hubungan onset nyeri perut dengan komplikasi perforasi pada pasien apendisitis. Mengetahui hubungan onset nyeri perut dengan komplikasi perforasi pada pasien apendisitis. Penelitian ini merupakan peneltian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional terhadap 51 sampel pasien apendisitis post operasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik total sampling. Pengambilan data penelitian menggunakan rekam medik. Uji korelasi Spearman digunakan untuk mengetahui korelasi onset nyeri dengan komplikasi perforasi. Hasil analisis ditemukan 35.3% berusia 30-49 tahun, 54,9% laki-laki, 62,7% pasien apendisitis dengan onset nyeri ≤48 jam, 72,5% pasien apendisitis yang telah mengalami komplikasi perforasi. Dari uji analisis spearman antara onset nyeri dengan komplikasi perforasi, diperoleh p value = 0.037 dan koefisien korelasi (r) = 0.292. Terdapat hubungan yang bermakna antara onset nyeri dengan komplikasi perforasi dengan kekuatan korelasi lemah dan arah korelasi positif. Kata Kunci: Apendisitis Akut, Onset Nyeri Perut, Komplikasi Perforasi
Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Pengetahun Hidup Sehat dan Sanitasi di Pesisir Desa Maitara Abdul Hakim Husen; Ismail Rahman; Siti Umairah
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Mulawarman Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Maitara merupakan salah satu kawasan pesisir di Kota Tidore Kepulauan yang terletak diantara Pulau Tidore dan selatan Pulau Ternate. Wilayah pesisir merupakan daerah peralihan antara ekosistem darat dan laut. Mayoritas masyarakat pesisir tentunya adalah nelayan yang merupakan kelompok masyarakat yang rawan kemiskinan dikarenakan pekerjaannya sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan musim. Masalah lain yang sering timbul di daerah pesisir yaitu di bidang kesehatan masyarakat karena sebagai daerah peralihan yang dapat mengendalikan sanitasi di semua faktor fisik lingkungan manusia yang mungkin menimbulkan hal-hal yang merugikan bagi perkembangan fisik kesehatan dan daya tahan hidup manusia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) sehingga diharapkan mereka dapat terhindar dari infeksi bakteri dan kuman dan mencegah Kejadian Luar Biasa (KLB) atau wabah di masyarkat dengan memperbaiki kualitas sanitasi lingkungan. Diharapkan dengan sosialisasi ini, semua elemen masyarakat dapat bergerak serentak untuk menjaga kualitas lingkungan hidup di desa Maitara.