Suhirman Suhirman
Fakultas Tarbiyah Dan Tadris IAIN Bengkulu

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Model Inquiry dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar Ventri Adetia Jumintri; Suhirman Suhirman; Wiji Aziz Hari Mukti
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.733 KB) | DOI: 10.52562/biochephy.v1i2.297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Model Inkuiri untuk meningkatkan pemahaman IPA siswa kelas IV SDN 56 Kaur. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Responden penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 56 Kaur yang berjumlah 20 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Iquiry dapat meningkatkan penguasaan IPA siswa kelas IV SDN 56 Kaur. Peningkatan tersebut terlihat dari nilai rata-rata siswa pada pra-penilaian (53) yang termasuk dalam kategori “Rendah”; nilai rata-rata siswa pada siklus I (57,38) yang termasuk dalam kategori “Rendah”; nilai rata-rata siswa pada siklus II (62,13) yang termasuk dalam kategori “Sedang”; dan nilai rata-rata siswa pada siklus III (65,88) yang termasuk dalam kategori “Sedang”. Artinya selama proses tindakan selama tiga siklus, siswa mengalami peningkatan sebesar (12,88) poin. Kemajuan terpenting adalah peningkatan suasana belajar yang meliputi: perilaku siswa, motivasi belajar, dan interaksi siswa di dalam kelas. Selama tindakan berlangsung suasana belajar menjadi lebih aktif, siswa menghindari kegiatan yang tidak disiplin seperti mengobrol dengan teman, siswa terlihat memiliki motivasi yang tinggi dan senang mengikuti pelajaran IPA, dan dalam kegiatan kelompok mereka dapat berpartisipasi aktif dan memberikan kontribusi dalam memecahkan masalah. masalah dalam kelompoknya.
Talking Stick Model : Sebuah Pengaruh Dalam Melihat Hasil Belajar Siswa Suhirman Suhirman; Agus Wedi
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i2.8131

Abstract

Abstract: Talking Stick Model: An Influence In Seeing Student Learning Outcomes.Variations in learning need to be done to adjust to the latest student conditions. The purpose of this study was to determine the effect of the talking stick learning model on the learning outcomes of Islamic Religious Education for grade 5 students at SDN 10 Sungai Are, OKU Selatan District, for the 2021/2022 academic year. The method is quantitative with a Quasi Experimental Design approach. The population in this study amounted to 28 students. The data collection technique in this study was a learning achievement test in the form of multiple choice of 20 questions which had previously been tested for validity and reliability. The results of the calculation of the learning outcomes test are 19 valid questions and 1 invalid question. The data analysis technique used is the normality test, homogeneity test, and hypothetical test using paired sample t-tests. Based on the research results, there are learning outcomes of Islamic Religious Education before and after using the talking stick learning model. this is evidenced by the results of the paired t-test which shows a sig.(2 tailed) value of 0.582 where the value is smaller than the value of 0.05. Thus the results of this study can be seen that the use of the talking stick learning model can improve learning outcomes significantly.Abstrak: Talking Stick  Model : Sebuah Pengaruh Dalam Melihat Hasil Belajar Siswa.Variasi dalam pembelajaran perlu dilakukan untuk menyesuaikan kondisi siswa yang terbaru. Tujuan studi ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran talking stick terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa kelas 5 di SDN 10 Sungai Are Kabupaten OKU Selatan tahun ajaran 2021/2022. Metodenya adalah  kuantitatif dengan pendekatan Quasi Experimental Design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 28 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 20 soal yang terlebih dahulu telah diuji validitas dan reabilitasnya. Hasil perhitungan tes hasil belajar adalah 19 soal valid dan 1 soal tidak valid. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas,uji homogenitas,dan uji hipotetis dengan menggunakan paired sampe t-tes. Berdasarkan hasil penelitian terdapat hasil belajar Pendidikan Agama Islam sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran talking stick. hal ini dibuktikan dari hasil uji paired t-test yang menunjukan nilai sig.(2 tailed) sebesar 0,582 dimana nilai lebih kecil dari nilai 0,05. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat dilihat bahwa penggunaan model pembelajaran talking stick dapat meningkatkan hasil belajar secara signifikan.
The Problems of Using Google Classroom as a Learning Tool for Islamic Religious Education in the Covid-19 Era Adi Saputra; Karmi Kostia Leza Intan Permata; Suhirman Suhirman
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i1.7896

Abstract

Abstract: Problematika Penggunaan Google Classroom Sebagai Sarana Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Era Covid-19Tujuan penelitian ini untuk mengetahui problematika penggunaan Google Classroom sebagai sarana pembelajaran di era Covid-19 pada mata pelajaran PAI kelas 11 di SMA Negeri 6 Kota Bengkulu dan mengetahui upaya menghadapi problematikanya. Jenis penelitiannya adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan berjumlah 12 orang yaitu 1 orang kepala sekolah SMA, 2 orang guru Pendidikan Agama Islam, dan 9 orang siswa-siswi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematikanya adalah terdapat sarana yang kurang mendukung seperti jaringan yang tidak stabil; siswa yang tidak mempunyai smartphone dan laptop; masih banyak guru yang belum mahir menggunakan teknologi dan sosial media untuk pembelajaran jarak jauh; siswa yang tidak mengerti cara menggunakan teknologi untuk pembelajaran. Upaya dalam menghadapi problematikanya adalah pihak sekolah memberikan pelatihan menggunakan Google Classroom sebelum kegiatan belajar dilaksanakan; menyediakan kuota internet untuk belajar. Dewan guru selalu memberikan motivasi belajar kepada peserta didik. Guru juga bergabung di seluruh grup Whatsapp kelas dan aplikasi Google Clasroom sehingga dapat mengawasi aktivitas belajar online.Abstract: The Problems of Using Google Classroom as a Learning Tool for Islamic Religious Education in the Covid-19 EraThe purpose of this study was to find out the problems of using Google Classroom as a learning tool in the Covid-19 era in 11th grade Islamic Lesson at Public High School 6 Bengkulu City and to find out how to deal with the problems. This type of research is qualitative, with a descriptive approach. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. There were 12 informants, namely 1 high school principal, 2 Islamic Religious Education teachers, and 9 students. The results of the study indicate that the problem is that there are facilities that are not supported, such as an unstable network; students who do not have smartphones and laptops; there are still many teachers who are not proficient in using technology and social media for distance learning; students who do not understand how to use technology for learning. Efforts to deal with the problem are that the school provides training using Google Classroom before learning activities are carried out; provides internet quota for studying. The teacher council always provides learning motivation to students. Teachers also join all class Whatsapp groups and the Google Classroom application so they can monitor online learning activities.
Efektifitas Metode Pembelajaran Timeline Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Suhirman Suhirman
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 21, No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v21i2.10210

Abstract

Abstract: The Effectiveness of the Timeline Learning Method on Learning Outcomes of Islamic Religious Education.The purpose of this study was to test the effectiveness of the Timeline Learning Method on the learning outcomes of Islamic Religious Education in 11th grade students at Madrasah Aliyah Negeri 2 Bengkulu City. This type of research is quantitative with a quasi-experimental approach. Data collection techniques using observation, tests, and documentation. The results of this study indicate: a). there is an increase in student learning outcomes after using the Timeline learning method in learning Islamic Religious Education 11th grade at MAN 2 Bengkulu City, b) a comparison of the Timeline and Concept Map learning methods: the Timeline learning method increases by 1%, the learning outcomes students will experience an increase of 0.580, and the Concept Map learning method increases 1%, so student learning outcomes increase by 0.336..Abstrak: Metode Pembelajaran Timeline, Concept Map, dan Hasil Belajar.Tujuan penelitian ini untuk menguji Efektifitas Metode Pembelajaran Timeline terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam pada peserta didik kelas XI Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif dengan pendekatan kuasi eksperimen. Teknik Pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: a).terdapat peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan metode pembelajaran Timeline dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas XI di MAN 2 Kota Bengkulu,  b) perbandingan metode pembelajaran Timeline dan Concept Map: metode pembelajaran Timeline meningkat 1% maka hasil belajar siswa akan mengalami peningkatan 0,580, dan metode pembelajaran  Concept Map meningkat 1% maka hasil belajar siswa meningkat sebesar 0,336.
Perbedaan Hasil Belajar IPS Antara Siswa Menggunakan Metode Pembelajaran Group Investigation Dengan Metode Pembelajaran Turnamen Game Tim Suhirman Suhirman
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 5, No 1 (2023): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v5i1.9966

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mengetahuia perbedaan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial antara siswa yang diajarkan menggunakan metode pembelajaran Group Investigation dengan menggunakan metode pembelajaran Turnamen Game Tim. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen kuasi non-equivalen control group design. Populasi penelitian siswa kelas 5 Sekolah Dasar 20. Teknik sampling yang digunakan  yaitu teknik klister, yaitu siswa kelas 5 a dan b Sekolah Dasar Negeri 20 Kota Bengkulu. Siswa kelas 5a diajarkan dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif Group Investigation, dan siswa kelas 5b diajarkan dengan menggunakan metode pembejaran Turnamen Game Tim. Hasil penelitian bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial antara diajarkan menggunakan metode pembelajaran Group Investigation dengan siswa yang diajarkan dengan menggunakan metode pembelajaran Turnamen Game Tim, diperoleh nilai statistic F = 12,71 dengan angka signifikansi 0,001. 
Penerapan Metode CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 20 Kota Bengkulu Fina Sofiana; Suhirman Suhirman; Khairiah Khairiah
Journal of Elementary School (JOES) Vol 7 No 1 (2024): Journal of Elementary School (JOES)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joes.v7i1.9090

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) method in Islamic Education learning at SDN 20 in Bengkulu City. The research method used is descriptive qualitative with research subjects consisting of 28 sixth-grade students and teachers teaching Islamic Education at SDN 20 in Bengkulu City. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data analysis is conducted through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results indicate that the implementation of the CIRC learning method involves all school authorities, supportive facilities and infrastructure, media selection, modes, strategies, and lesson plan preparation by Islamic Education teachers. With the implementation of this learning model, students are able to understand reading texts and solve issues within the readings. The CIRC learning method is considered effective as it enhances student engagement, makes them enjoy the learning process, and aids in understanding readings without feeling bored. Based on the research findings, it is concluded that the application of the CIRC method is effective in Islamic Education learning at SDN 20 in Bengkulu City. This method enhances students' understanding of Islamic concepts and their ability to apply religious values in daily life. Therefore, it is recommended to continue implementing the CIRC method in Islamic Education teaching to enhance the quality of learning and students' learning outcomes consistently. Keywords: CIRC Method, Islamic Education, Implementation
Pengaruh Pendidikan Keluarga dan Kompetensi Sosial Guru Pendidikan Agama Islam terhadap Prestasi Belajar Siswa di SMA N 2 Kota Bengkulu Muhammad Rezki Pulungan; Suhirman Suhirman; Desy Eka Citra
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 7 No. 2 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i2.9094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pendidikan keluarga dan kompetensi sosial guru PAI terhadap prestasi belajar siswa/i kelas 10 dan 11 di SMAN 2 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan menggunakan metode regresi ganda, metode pengumpulan data yang digunakan peneliti berupa observasi, angket, dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah 48. Data yang sudah diperoleh lalu di uji validitas, uji reliabilitas dengan teknik Alfa Cronbach kemudian teknik analisis data dengan cara uji asumsi dasar,uji normalitas data, uji homogenitas data, Uji Linieritas, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis penelitian dengan uji regresi berganda, uji F, uji T, serta uji Koefisien Determinasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada pengaruh pendidikan keluarga dan kompetensi sosial guru Pendidikan Agama Islam terhadap prestasi belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam siswa kelas X dan XI di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Kota Bengkulu sebesar 60,84 % sedangkan 39,16 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Kata Kunci : Pendidikan Keluarga, Kompetensi Sosial Guru PAI, dan Prestasi Belajar Siswa
Dakwah Subuh dan Filantropi Islam: Praktik Terbaik Pembelajaran Dakwah di Era Millenial Suhirman Suhirman; Rini Fitria; Fathan Awwalur Rayyan
Jurnal Ilmiah Syi'ar Vol 20, No 1 (2020): June 2020
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/syi'ar.v20i1.10529

Abstract

Dakwah di era millenial menemukan hambatan yang luar biasabanyak. Kehadiran new media; internet diyakini sebagai faktorpendorong utama yang menjadikan masjid sepi dari aktivitasceramah. Jamaah lebih memilih mendengar ceramah melaluihandphone karena mendapati ustadz populer. Dakwah subuh sebagaiaktivitas da’i dan mad’u dengan tatap muka (face to facecommuniactaion) tentu sangat efektif untuk mendapatkan pencerahanbathin bagi mad’u, dengan metode tanya jawab akan menjadi efisiendan efektif pesan yang di sampaiakan dengan di selingi sarapan pagi.Studi ini menyajikan sebuah praktik terbaik yang mengkolaborasimetode ceramah dengan kebaikan filantropi. Studi kualitatif menjadipilihan melalui mekanisme interview dan pengamatan mendalam.Masjid Al-Mubarakah di Kota Bengkulu menjadi lokasi penelitian.Kami menemukan bahwa filantropi Islam melalui peyajian sarapanpagi setelah dakwah subuh dinilai efektif. Makan pagi disediakan daridana kas masjid yang berasal dari sedekah dan infaq jamaah subuh.  Ada konsistensi kehadiran jamaah, bahkan cenderung bertambah walau tidak fluktuatif. Ustadz memberikan materi sesuai dengan kebutuhan jamaah dan perkembangan zaman.