Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Training need assessment sebagai upaya peningkatan kompetensi online crisis counseling guru BK pada masa pandemi Covid-19 Ribut Purwaningrum; Agus Tri Susilo; Citra Tectona Suryawati
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2021): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.51662

Abstract

Online crisis counseling merupakan keterampilan baru yang harus dimiliki semua guru BK, sehingga diperlukan pelatihan khusus. Fokus penelitian adalah mendeskripsikan asesmen kebutuhan pelatihan online crisis counseling. Penelitian merupakan studi deskriptif. Hasil studi: 1) 89% guru telah mengetahui beda krisis dengan non krisis, sehingga mampu membedakan rencana pemberian bantuan pada konseli sesuai dengan kajian yang ada, 2) 70% guru telah memahami langkah-langkah yang harus dilakukan dalam online crisis counseling, 3) 20% guru mampu melaksanakan online crisis counseling. Dibutuhkan adanya penelitian pengembangan panduan tervalidasi tentang online crisis counseling sehingga bisa digunakan secara luas oleh guru BK di sekolah, pelaksanaan training need assessment di wilayah lainnya dengan kondisi lapang serupa dengan metode perancangan  yang lebih baik, dan penelitian eksperimen untuk melihat efektivitas penggunaan training need assessment untuk meningkatkan kompetensi online crisis counseling kelompok tertentu.
Peningkatan Kompetensi Guru BK Melalui Pengintegrasian STEAM Berbasis Neurosains Agus Tri Susilo; Ribut Purwaningrum; Naharus Surur; Asrowi Asrowi; Ma'rifatin Indah Kholili; Citra Tectona Suryawati; Adi Dewantoro
DEDIKASI: Community Service Reports Vol 5, No 2 (2023): DEDIKASI: Community Service Report - July
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/dedikasi.v5i2.66788

Abstract

The purpose of community service activities is to train guidance and counseling Teachers to integrateScience, Technology, Engineering, Art and Mathematics (STEAM) based on neuroscience in the implementation of guidance and counseling services in schools. The implementation of community service involves partners, namely counseling teachers in Boyolali Regency, a total of 50 people. The training activity was carried out 4 times the concept of the activity namely On Job Training 1, In Service Training 1, On Job Training 2 andIn Service Training 2 and equivalent to 40 Hours of Training. The data collection technique uses the Brammer & Shostrom evaluation instrument. Data analysis techniques using. Datapretest and posttest statistically analyzed using different tests (paired sample t-test). The result is the initial measurement (pretest) mastery of teacher competencies related to neuroscience-based STEAM by 48% while the final measurement (posttest) at 73%, so there is an increase in teacher competence due to training by 25%. These results show the commitment, hard work and desire to learn of the guidance and counseling teachers who are outstanding. Hope they can do it experiential learning in their respective schools so as to create many best practice which other guidance and counseling teachers can refer to.
Capacity Building dalam Dunia Pendidikan sebagai Upaya Penguatan Kolaborasi Antar-Unsur: Systematic Literature Review Ribut Purwaningrum; Adi Dewantoro; Agus Tri Susilo
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.79250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian pada penelitian-penelitian primer terdahulu mengenai capacity building dalam pendidikan. Penelitian ini penting untuk dilakukan sebab meningkat dan bergesernya kebutuhan masyarakat akan perbaikan dalam dunia pendidikan seiring dengan perkembangan zaman. Pihak internal dalam sekolah perlu menyelaraskan kebutuhan pendidikan dengan kebutuhan masyarakat. Seluruh unsur pendidikan perlu melakukan capacity building dengan harapan meningkatkan kompetensi dan meningkatkan kualitas pemberian layanan pada peserta didik. Referensi terkait capacity building dalam pendidikan belum tersedia secara sistematis, sehingga diperlukan upaya untuk merangkum literatur menjadi satu bahan kajian komprehensif. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan menggunakan systematic literature review desain Kitchenham (2004). Tiga langkah utama dilakukan dalam penelitian ini, yaitu: planning the review, conducting the review, dan reporting the review. Penelitian ini melibatkan 19 sumber referensi primer yang diperoleh dari artikel, jurnal, dan konferensi prosiding nasional dan internasional. Seluruh referensi dikumpulkan sesuai dengan karakteristik systematic literature review. Semua referensi tersebut digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bagaimana urgensi, prosedur, kriteria, dan hasil aplikasi capacity building dalam pendidikan. Penelitian ini perlu ditindaklanjuti dengan melakukan penelitian-penelitian berikutnya. Rekomendasi penelitian yang perlu dilakukan adalah penelitian dan pengembangan panduan capacity building untuk unsur-unsur pendidikan, eksperimen tentang capacity building dalam pendidikan, dan riset evaluatif tentang capacity building dalam pendidikan.