Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Penguatan Keterampilan Penulisan Modul Ajar Kurikulum Merdeka bagi Guru Madrasah Mitra Prodi Pendidikan Bahasa Inggris melalui Pendekatan Pemberdayaan Komunitas Berbasis Aset Safriyani, Rizka; Asmiyah, Siti
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 4 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i4.16624

Abstract

Dalam penerapan kurikulum merdeka mata pelajaran Bahasa Inggris di Madrasah, modul ajar merupakan salah satu kunci sukses pelaksanaan pembelajaran yang perlu disiapkan guru. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengeksplorasi kesiapan guru dalam mengembangkan modul ajar guna melaksanakan kurikulum merdeka pada mata pelajaran Bahasa Inggris, memetakan aset yang sudah dimiliki oleh sekolah tersebut untuk mendukung pengembangan modul ajar untuk implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran Bahasa Inggris, dan memetakan model skema diseminasi informasi yang diinisiasi madrasah pelaksana kurikulum merdeka untuk program pengembangan kurikulum merdeka di wilayahnya. Peserta utama kegiatan ini adalah peserta pelatihan guru yang mengajar di Madrasah Negeri dan Madrasah Swasta Mitra Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UINSA di wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Mojokerto yang bergabung secara sukarela. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menelaah modul ajar guru, wawancara, FGD, survey dan observasi. Pendekatan ABCD digunakan untuk pelaksanaan pengembangan modul ajar. Data dianalisis dengan menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian pengabdian menunjukkan bahwa kesiapan guru di madrasah untuk mendesain modul ajar kurikulum merdeka cukup tinggi jika ditinjau dari beberapa aspek seperti kondisi kerja, kualifikasi guru, kesiapan TIK dan in service training. Temuan lain menunjukkan, asset yang dapat digunakan untuk mendukung pengembangan modul ajar untuk implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran Bahasa Inggris yaitu asset fisik, asset sumber daya manusia, kisah sukses dan asset asosiasi dan institusi. Hasil penelitian juga menunjukkan skema diseminasi yang digunakan untuk program pengembangan kurikulum merdeka di wilayahnya adalah dengan mode luring dan mode daring menggunakan google site. Rekomendasi dan implikasi disajikan dalam pengabdian ini.
Evaluating Student Needs for Engaging English Speaking Programs within the English Day Framework Ziyyanida Musafiroh; Rizka Safriyani; Khoiril
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 14 No. 1 (2026): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v14i1.5818

Abstract

This research examines the needs of students enrolled in English-speaking programs, with a particular emphasis on their preferences and levels of engagement in various themed activities during the English Day program. Proficiency in speaking is essential for achieving fluency in English; however, it poses significant challenges for numerous students. The study employs a quantitative survey approach to evaluate student participation in eight distinct speaking activities, including role-playing, group discussions, and film discussions, within the contexts of Nutritious Friday, Healthy Friday, Cleanliness Friday, and Religious Friday themes. Data collected from sixty participants were analyzed using descriptive statistical techniques, focusing on preferences for activities based on frequency, percentage, mean, and standard deviation. The findings indicate that students favour activities such as film discussions and word games, which provide visual stimulation and a relaxed, low-pressure atmosphere. Conversely, more formal speaking tasks, including debates and presentations, garnered less engagement, highlighting the necessity for confidence-building measures before engaging in structured speaking exercises. These insights are instrumental in shaping an English-speaking curriculum that caters to student needs, fostering regular use of English, supportive social settings, teacher assistance, and various speaking activities across different themes. The recommendations derived from this study are intended to assist educators in creating effective, student-focused English-speaking programs that resonate with students' interests and levels of thematic engagement.