Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENERAPAN METODE KISAH MELALUI VIDEO ANIMASI PADA PENDIDIKAN AKHLAK Santi Mahmuda Urbaningkrum; Yazida Ichsan; Anisa Nuraida Rahma; Iklima Iklima
Darul Ilmi: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/di.v9i2.3899

Abstract

Pendidikan Akhlak menjadi salah satu pendidikan yang sangat dibutuhkan untuk membentuk karakter anak. Dalam penerapannya, Pendidikan akhlak perlu menggunakan metode yang tepat agar anak dapat dengan mudah memahami pelajaran yang diajarkan kepadanya. Penerapan metode kisah melalui video animasi merupakan pilihan yang dirasa tepat untuk menunjang pembelajaran pendidikan akhlak. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keefektifan metode yang diterapkan serta menjadikan materi pendidikan akhlak sebagai materi yang mudah dipahami terutama bagi siswa, sehingga terciptanya masyarakat muslim yang memiliki akhlakul karimah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan jenis data sekunder yang diperoleh melalui buku serta jurnal atau artikel ilmiah yang relevan dengan penelitian yang dilakukan. Dari penelitian yang didasarkan oleh studi pustaka ini menunjukkan bahwa metode kisah sangatlah efektif untuk digunakan dalam pembelajaran pendidikan akhlak terkhusus untuk penerapan dalam bab yang menyangkut adab serta cerita tentang nabi dan para sahabat terlebih lagi dengan dipadukan dengan video animasi yang menjadikan materi yang diajarkan semakin menarik minat siswa dalam belajar.
NILAI - NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM SYAIR-SYAIR LAGU RELIGI OPICK Irsyadadul 'Ibaad; Yazida Ichsan; Hida Ayu Suranti; Aliftiya Oktinawati
JURNAL RANDAI Vol. 3 No. 2 (2023): Januari
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/randai.3.2.p.79-95

Abstract

Zaman modern seperti sekarang ini, menjadikan masyarakat sangat mudah mengakses berbagai macam informasi dan mendapatkan berbagai hiburan, namun hal tersebut tentunya belum baik bagi masyarakat khususnya bagi umat Islam karena belum tentu hiburan yang mudah diakses tersebut mengandung nilai – nilai dalam pendidikan agama Islam. Salah satu hiburan yang mudah diakses adalah lagu atau musik. Salah satu penyanyi yang menciptakan dan menyanyikan lagu-lagu religi adalah Aunur Rofiq Lil Firdaus yang lebih dikenal dengan nama Opick. Opick adalah satu dari sedikit penyanyi dan komposer lagu yang mengkhususkan diri pada karya religi Islami. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah metode dokumentasi, yaitu mengumpulkan data yang digunakan untuk memperoleh hal-hal yang berkaitan dengan objek yang diteliti seperti sejarah, biografi karya serta hal-hal yang berkaitan dengan Opick. Adapun hasil dari penelitian ini adalah berupa nilai – nilai yang terkandung dalam lagu Opick antara lain: Istighfar, Alhamdulillah, Kesaksian Diri , Ya Robbana, Allah Maha Besar, Shalawat Nabi, Kembali pada Allah, Cukup Bagiku, Bila Waktu telah Berakhir dan Tombo Ati.  
URGENSI PENDIDIKAN AKIDAH AKHLAK MENURUT KH. AHMAD DAHLAN Siti Mahmudah; Yazida Ichsan; Siti Nur Azizah; Safira Anggraeni; Rani Salwa Ussyifa
TAMADDUN Vol 23 No 2 (2022): Tamaddun: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/tamaddun.v23i2.5431

Abstract

Pendidikan pada umumnya menetapkan pada pedoman Al-Quran dan landasan Al-Hadits. Pendidikan bertujuan untuk mengembangkan manusia baik mental maupun fisik. Dalam memberikan pemahaman agama, dilakukan dengan cara kajian ke daerah setempat dan membangun sekolah formal tentang keyakinan Islam dan studi tauhid. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Metode ini digunakan untuk mendeskripsikan bagaimana pandangan menurut K.H. Ahmad Dahlan tentang pentingnya pendidikan Akidah Akhlak. Akidah adalah ajaran Islam yang dianggap semua umat Islam sebagai sumber keyakinan yang mengikat. Akidah Islam adalah ketentuan utama semua amalan. Untuk mendapatkan keyakinan yang sejati, penting untuk meninjau dan mendalami sifat Allah SWT dari dibenci serta disukai. Sesuai KH. Ahmad Dahlan, pembinaan yang ketat harus diberikan kepada seluruh umat Islam untuk menjauhi hal yang salah, seperti tiga sekawan kebatilan yang masih hidup di kalangan umat Islam. Dalam memberikan pemahaman agama, dilakukan dengan cara kajian ke daerah setempat dan membangun sekolah formal tentang keyakinan Islam dan studi tauhid.Kata Kunci: pendidikan, akidah, KH Ahmad Dahlan
Education Development in Muhammadiyah and Nahdlatul Ulama from Time to Time Lathifah Irsyadiyah Husna; Yazida Ichsan; Neysa Salsabila Felasufa Amadea; Wardi Yusro
At-Taqaddum Vol 15, No 1 (2023)
Publisher : Quality Assurance Institute (LPM) State Islamic University Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/at.v15i1.10507

Abstract

Islamic education in Indonesia has developed from time to time as well as the the development of Muhammadiyah and Nahdhatul Ulama (NU). This article aims to explore the history of the education development of Muhammadiyah and NU from time to time, referring to the historical literature sources using library research methods. The analysis results demonstrate that Muhammadiyah started its movement by focusing on tajdid, or Islamic renewal. In the 19th century, Ahmad Dahlan founded a secondary educational institution, the Muhammadiyah boarding school, to provide religious and other general knowledge. Afterward, when the dualism of the Islamic education system occurred in the 20th century, Muhammadiyah attempted to integrate the secular knowledge brought by the Dutch with religious knowledge. Furthermore, Nahdhatul Ulama, which took part in education, especially Islamic boarding schools, also confirmed that its focus is to educate human resources by aiding the establishment of Islamic boarding schools.