G. A. M. K. Dewi
Program Studi Ilmu Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Udayana, Denpasar

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

BOBOT DAN KOMPOSISI FISIK KARKAS BURUNG PUYUH YANG DIBERI JUS KULIT BUAH NAGA MELALUI AIR MINUM C. M., Christian; Dewi, G. A. M. K.; Umiarti, A. T.
Jurnal Peternakan Tropika Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No. 3 Tahun 2023
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi fisik karkas burung puyuh yang diberi level jus kulit buah naga melalui air minum. Penelitian ini dilaksanakan selama 5 minggu di Banjar Babakan, Desa Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Bali. Rancangan yang digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan dimana setiap ulangan terdiri dari 5 ekor burung puyuh. Perlakuan yang diberikan yaitu air minum tanpa diberikan jus kulit buah naga (A), air minum diberikan 3% jus kulit buah naga (B), air minum diberikan 4% jus kulit buah naga (C), air minum diberikan 5% jus kulit buah naga (D). Variabel yang diamati meliputi bobot karkas, bobot daging, bobot tulang, bobot kulit dan lemak. Hasil pelelitian menunjukan bahwa pemberian air minum yang diberikan 4% dan 5% jus kulit buah naga dapat menghasilkan bobot karkas yang berbeda nyata (P<0,05) daripada burung puyuh yang diberi air minum tanpa diberikan jus kulit buah naga. Pemeberian air minum 3%, 4% dan 5% dapat menghasilkan bobot daging, bobot tulang, bobot kulit dan lemak yang berbeda tidak nyata (P>0,05) daripada burung puyuh yang diberi air minum tanpa diberikan jus kulit buah naga. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian jus kulit buah naga level 4% dan 5% dapat meningkatkan bobot karkas tetapi belum mampu meningkatkan komposisi fisik karkas yang berupa bobot daging, tulang, kulit dan lemak, sedangkan level 3% belum mampu meningkatkan bobot karkas dan komposisi fisik karkas burung puyuh umur 1-5 minggu. Kata kunci : Burung puyuh, fisik karkas, jus kulit buah naga
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT BAWANG PUTIH (Allium sativum) MELALUI AIR MINUM TERHADAP PERSENTASE ORGAN DALAM AYAM BROILER UMUR 4 MINGGU I K. W., Sanjaya; Dewi, G. A. M. K.; Wijana, I W.
Jurnal Peternakan Tropika Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No. 3 Tahun 2023
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kulit bawang putih (Allium sativum) melalui air minum terhadap persentase organ dalam ayam broiler umur 4 minggu. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan setiap ulangan menggunakan 5 ekor ayam sehingga jumlah total ayam yang digunakan adalah 80 ekor. Perlakuan penelitian ini diberikan melalui air minum dengan masing-masing perlakuan yaitu P0 (Kontrol) air minum tanpa ekstrak kulit bawang putih, P1 (air minum yang mengandung 1% ekstrak kulit bawang putih), P2 (air minum yang mengandung 2% ekstrak kulit bawang putih), P3 (air minum yang mengandung 3% ekstrak kulit bawang putih). Variabel yang diamati adalah persentase hati, persentase jantung, persentase empedu, persentase pankreas dan persentase limfa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian 1%, 2% dan 3% ekstrak kulit bawang putih tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap persentase organ dalam ayam broiler umur 4 minggu. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian 1%, 2% dan 3% ekstrak kulit bawang putih melalui air minum tidak berpengaruh terhadap persentase organ dalam ayam broiler umur 4 minggu. Kata kunci: ayam broiler, ekstrak kulit bawang putih, organ dalam
KUALITAS ORGANOLEPTIK DAGING BROILER YANG DIBERI EKSTRAK AIR KULIT BUAH NAGA I G. M. D. A., Wijaya; Sriyani, N.L.P; Dewi, G. A. M. K.
Jurnal Peternakan Tropika Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No. 3 Tahun 2023
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak air kulit buah naga dalam air minum terhadap kualitas organoleptik daging broiler. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan masing-masing ulangan terdiri dari empat ekor broiler. Perlakuan yang digunakan adalah P0 (air minum tanpa ekstrak air kulit buah naga sebagai kontrol), P1 (2% ekstrak air kulit buah naga di dalam air minum), P2 (4% ekstrak air kulit buah naga di dalam air minum), dan P3 (6% ekstrak air kulit buah naga di dalam air minum). Variabel yang diamati adalah warna, aroma, tekstur, cita rasa, dan penerimaan keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak air kulit buah naga 2%, 4%, 6% melalui air minum terhadap kualitas organoleptik daging broiler adalah berbeda nyata (P<0,05) terhadap warna, aroma, tekstur, dan penerimaan keseluruhan, sedangkan pada cita rasa tidak berbeda nyata (P>0,05). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian 6% ekstrak air kulit buah naga melalui air minum dapat meningkatkan kualitas organoleptik daging broiler terhadap warna, aroma, tekstur, dan penerimaan keseluruhan, tetapi tidak mempengaruhi cita rasa. Kata kunci: ayam broiler, kulit buah naga, kualitas organoleptik
PENGARUH LEVEL ENERGI DAN PROTEIN RANSUM TERHADAP PENAMPILAN AYAM KAMPUNG UMUR 0-10 MINGGU Ariesta, A. H.; Mahardika, I. G.; Dewi, G. A. M. K.
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 18 No 3 (2015): Vol 18, No 3 (2015)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.021 KB) | DOI: 10.24843/MIP.2015.v18.i03.p02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh level energi dan protein ransum terhadap penampilanayam kampung umur 0-10 minggu. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empatperlakuan dan empat ulangan, setiap ulangan terdiri dari 3 ekor ayam. Ayam kampung yang digunakan tanpamembedakan jenis kelamin. Perlakuan yang diberikan adalah A: energi 3100 kkal/kg dan protein 22%; B: energi3000 kkal/kg dan protein 20%; C: energi 2900 kkal /kg dan protein 18%; dan D: energi 2800 kkal /kg dan protein16%. Varabel yang diamati adalah: berat badan awal, berat badan akhir, pertambahan berat badan, konsumsiransum, feed convertion ratio (FCR), kecernaan pakan, neraca energi, neraca protein, kebutuhan protein danenergi untuk hidup pokok dan pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh perlakuan energi3100 kkal dan 22% protein berbeda nyata lebih baik (P<0,05) untuk pertumbuhan dan untuk neraca protein danenergi dibanding perlakuan; level energi 3000 kkal dan 18 % protein; dan level energi 2900 kkal dan 16% protein.Dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan ayam kampung yang mendapat energi-protein yang lebih tinggi lebih baikdaripada ayam kampung yang mendapat ransum dengan energi dan protein yang lebih rendah. Kebutuhan energiuntuk hidup pokok pada ayam kampung umur 0-10 minggu adalah 95,88 W 0,75 kkal/hari dan kebutuhan proteinuntuk hidup pokok sebesar 2,91 g/W0,75/hari. Kebutuhan energi untuk pertumbuhan adalah 2,73 kkal per satugram kenaikan berat badan, sedangkan kebutuhan protein untuk pertumbuhan adalah 0,31 protein setiap kenaikan1 g berat badan.
PENAMPILAN PRODUKSI DAN KARAKTERISTIK KARKAS AYAM JOPER YANG DIBERI ADITIF EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) PADA AIR MINUM SRIYANI, N. L. P.; WIRAPARTHA, M.; DEWI, G. A. M. K.
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 26 No 3 (2023): Vol. 26 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIP.2023.v26.i03.p06

Abstract

The objective of this research is to know the performance of the production and carcass characteristic of Joper chick that offered additive extract of the Carica Papaya L leaf in it drinking water. The research used Complete Randomized Design with 4 treatments and 4 replicates. The animal used were 48 Jover chicks. Each replicate was consisted of 3 chicks. The treatments were P0 (drinking water without additive extract of the Carica Papaya L leaf; P1 (drinking water plus 25 ml of additive extract of the Carica Papaya L leaf; P2 (drinking. water plus 30 ml of additive extract of the Carica Papaya L leaf; P3 (drinking water plus 35 ml of additive extract of the Carica Papa- ya L leaf. Variable that were observed were production performance i.e. body weight, feed consumption and Feed Conversion Ratio (FCR) and carcass characteristic i.e. carcass weight, carcass percetage, comercial carcass cut. Data were analized use one way analysis variance, and if there is significant different (P < 0,05) it will be continued use Duncan test. Results of the research showed that there was no significant different on performance variable of production i.e. end of body weight, body weight gain, and feed consumption except variable of FCR of the P3 was the lowest and significant different (P < 0.05) than the others. This result showed that the P3(drinking water plus 35 ml extract of the Carica Papaya L leaf ) could increased feed intake efficiency of the chick. The research was also showed that the addition of extract of the Carica Papaya L leaf in the drinking water was no significantly affected to the carcass characteristic of the chicks.
PENGARUH ADITIF EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) PADA AIR MINUM TERHADAP KUALITAS FISIK DAGING AYAM JOPER C. F. B., GIRSANG; SRIYANI, N. L. P.; DEWI, G. A. M. K.
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 25 No 2 (2022): Vol. 25 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIP.2022.V25.i02.p05

Abstract

This study aims to determine the effect of adding papaya leaf extract (Carica papaya L.) on drinking water to physical quality of Joper chicken meat. This study used a completely randomized design (CRD) with four treatmen- ts and four replications. Every unit was contained 3 Joper chickens. The treatments were drinking water without papaya leaf extract (P0), drinking water with 25 ml of papaya leaf extract in 1 liter of water (P1), drinking water with 30 ml of papaya leaf extract in 1 liter of water (P2), drinking water with 35 ml papaya leaf extract in liters of water (P3). The variables observed were pH, color, water holding capacity, cooking loss, and weep loss. The results showed that the addition of papaya leaf extract had a significant effect (P<0.05) on the physical quality of Joper chicken meat. Papaya leaf extract decreased the physical quality of Joper chicken meat in terms of water holding ca- pacity, cooking loss, and weep loss in P2 and P3 treatments. However, this papaya leaf extract treatment improves the quality of the flesh color to become brighter. The conclusion of this study is the addition of papaya leaf extract in drinking water affects the physical quality of Joper chicken meat compare without papaya leaf extract. The treat- ment that gave the best results was P1 treatment with the addition of 25 ml of papaya leaf extract.