Claim Missing Document
Check
Articles

PKM KERAJINAN KERAMIK ANEKA PRODUK OLAHAN TANAH LIAT SIKU BALI HANDYCRAFT DI BALI I Gusti Ayu Ratih Permata Dewi; Putu Yudha Asteria Putri; I Gde Agung Wira Pertama
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Abdi Masyarakat November 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i1.1338

Abstract

ABSTRACTCraft is an object of human art that is related to hand skills. Besides having aesthetic value,the shape of the craft has economic value. One of the handicrafts in Bali is ceramics. Theseceramics are usually used as souvenirs for tourists who come to Bali. The target audienceof this community service program is the "Siku Bali Handycraft" located in KeramasVillage, Blahbatuh District, Gianyar Regency, Bali Province. Siku Bali Handycraft is apartner owned by I Wayan Catur as well as a maker / craftsman of ceramic crafts. Mr. IWayan Catur began to pioneer his work in 2009. He gained this expertise from generationto generation among his extended family. Ceramic crafts produced include incense holders,candle holders, oil kilns, flower vases, bottles for tea and coffee. The basic contribution ofthis program is to increase production capacity, increase marketing through online,improve the quality of human resources, increase turnover and company assets.Keywords: Ceramic Crafts, Clay, AssistanceABSTRAKKerajinan merupakan suatu benda hasil karya seni manusia yang berkaitan denganketerampilan tangan. Selain memiliki nilai estetis bentuk benda kerajinan tersebut memiliki nilai ekonomi. Salah satu kerajinan yang ada di Bali adalah kerajinan keramik.Kerajinan keramik ini biasanya digunakan sebagai oleh-oleh (souvenir) bagi wisatawanyang datang ke Bali. Khalayak sasaran dari program pengabdian masyarakan ini adalah“Siku Bali Handycraft” yang terletak di Desa Keramas Kecamatan Blahbatuh KabupatenGianyar Provinsi Bali. Siku Bali Handycraft merupakan mitra yang dimiliki oleh I WayanCatur sekaligus sebagai pembuat/ pengrajin kerajinan keramik. Bapak I Wayan Catur mulaimerintis karyanya pada tahun 2009. Beliau mendapatkan keahlian ini secara turun temurundiantara keluarga besarnya. Kerajinan keramik yang dihasilkan diantaranya tempat dupa,tempat lilin, tempat pembakaran minyak, vas bunga, botol untuk tempat teh dan kopi.Kontribusi dasar dari program ini adalah meningkatkan kapasitas produksi, peningkatanpemasaran melalui online, peningkatan kualitas SDM, peningkatan omset dan assetperusahaan. Kata Kunci: Kerajinan Keramik, Tanah Liat, Pendampingan 
PKM KERAJINAN “BALI GOOD” PATUNG LIMBAH PANTAI DI DESA BLAHBATUH KABUPATEN GIANYAR Putu Yudha Asteria Putri; I Gusti Ayu Ratih Permata Dewi; I Gede Nyoman Carlos W Mada
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Abdi Masyarakat November 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i1.1339

Abstract

ABSTRACTThe management of "Bali Good Sculpture" has not been done well, in the sense that it is still doneconventionally. Financial bookkeeping is not yet owned so the owner / craftsman does not knowaccurately the magnitude of the profits and the amount of costs spent in the production and operationalprocesses. The marketing pattern of "Bali Good" Beach Waste Sculpture relies on information from itsblog but the information has never been updated. Surely this will have an impact on the informationconveyed on the blog not in accordance with current conventions, both regarding price information,products or correspondence that can be contacted. The showroom from "Bali Good Patung" still seemsquite narrow and uncomfortable for customers who want to see the display of the statue they have. Thebasic contribution of this program is to improve the quality of human resources, increase productioncapacity, marketing through the website, turnover and company assets.Keywords : PKM, Beach Waste Sculpture ABSTRAKPengelolaan “Bali Good Patung” belum dilakukan secara baik, masih dilakukan secara konvensional. Pembukuan keuangan belum dimiliki sehingga pemilik/pengrajin tidak mengetahui secaraakurat besaran keuntungan yang didapatkan dan besaran biaya yang dihabiskan dalam proses produksidan operasional. Tenaga kerja yang dimiliki oleh bapak I Made Darsana sebanyak 8 orang yang berasaldari orang-orang sekitar rumahnya. Pola pemasaran “Bali Good” Patung Limbah Pantai mengandalkaninformasi dari blog yang dimiliki tetapi informasinya tidak pernah di update oleh pemiliknya karenaketerbatasan kemampuan dan pemahaman dalam mengoperasikannya. Tentunya hal ini akan berdampakpada informasi yang disampaikan di blog tidak sesuai dengan konsidi kekinian, baik menyangkutinformasi harga, produk ataupun korespondensi yang bisa dihubungi. Showroom dari “Bali GoodPatung” masih terkesan cukup sempit dan kurang nyaman bagi pelanggan yang ingin melihat pajanganpatung yang dimilikiKhalayak sasaran dari program pengabdian masyarakan ini adalah “Bali GoodPatung” yang terletak di Desa Bedulu Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar Provinsi Bali.Kontribusi dasar dari program ini adalah meningkatkan kapasitas produksi, peningkatan pemasaranmelalui website, peningkatan kualitas SDM, peningkatan omset dan asset perusahaan. Kata Kunci : PKM, Patung Limbah Pantai
PKM PENDAMPINGAN PEMBUATAN LAPORAN AKUNTANSI DAN MANAJEMEN KERAJINAN (KRISHNA) TOPENG DI DESA BLAHBATUH KABUPATEN GIANYAR I Gede Nyoman Carlos W. Mada; Putu Yudha Asteria Putri; I Gusti Ayu Ratih Permata Dewi
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i2.1878

Abstract

Bentuk pertunjukkan topeng di Bali sangat kaya dan beragam, ada tarian, teater, hingga performance atau gabungan dari ketiganya. Keberadaan topeng di Bali diperkiraan sudah ada sejak masa prasejarah. Topeng menjadi perangkat utama dalam tari topeng, kesenian dramatari tradisional khas Bali. Dalam tari topeng, setiap pementas atau penari tampil dengan busana khusus serta mengenakan topeng. Topeng yang dikenakan oleh seorang penari menunjukkan tokoh yang diperakannya dalam sebuah pertunjukan. Cerita yang dibawakan dalam tari topeng biasanya berasal dari riwayat sejarah (babad) atau kisah-kisah legenda. Saat ini, topeng Bali dibuat bukan sekadar sebagai perangkat penting dalam pementasan tari topeng. Topeng Bali sudah banyak dijual bebas kepada para wisawatan yang berkunjung untuk dijadikan cendera mata. Seni pentas tradisional memiliki peran yang khusus dan unik dalam kebudayaan Bali. Kesenian seperti tari dan teater tidak sekadar berfungsi sebagai hiburan. Sebagian di antaranya menjadi komponen pelengkap dari ritual keagamaan atau bahkan diposisikan sebagai ritual itu sendirI. Saat ini, topeng Bali dibuat bukan sekadar sebagai perangkat penting dalam pementasan tari topeng. Topeng Bali sudah banyak dijual bebas kepada para wisawatan yang berkunjung untuk dijadikan cendera mata. Oleh karena begitu banyaknya peran kesenian topeng di Bali karena selain untuk sarana upacara, dapat juga menjadi sumber pendapatan masyarakat setempatKhalayak sasaran dari program pengabdian masyarakan ini adalah kerajinan topeng yang terletak di Banjar Dinas Kerthiyasa, Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh Kab. Gianyar Kontribusi dasar dari program ini adalah meningkatkan kapasitas produksi, peningkatan pemasaran melalui website, peningkatan kualitas SDM, peningkatan omset dan asset perusahaan.
Pengaruh ROA, Terhadap Harga Saham Dengan Price To Book Value Sebagai Variabel Mediasi Perusahaan Indeks LQ45 Di BEI Cokorda Krisna Yudha; I Gusti Ayu Ratih Permata Dewi; I Gusti Agung Ayu Kartika Dewi
ARTHA SATYA DHARMA Vol 15 No 1 (2022): Jurnal Artha Satya Dharma
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satya Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55822/asd.v15i1.243

Abstract

This study aims to examine the effect of return on assets on price to book value, price to book value and return on assets on stock prices, examine the role of price to book value in mediating the effect of return on assets on stock prices. This research was conducted at LQ45 companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2018-2020. The sample used was 23 companies which were determined by purposive sampling technique. The data analysis technique used is path analysis which is processed with the help of SPSS 18.0 for Windows software. The results showed that return on assets had a significant positive effect on price to book value; price to book value has a significant positive effect on stock prices; return on assets has a significant positive effect on stock prices. This study also shows that price to book value is able to mediate the effect of return on assets on stock prices.
PKM SOSIALISASI MITIGASI DAN KESIAPSIAGAAN BENCANA ALAM DAN KEBAKARAN PADA SISWA SDN 6 DI DESA SUMERTA KAUH PROVINSI BALI Putu Gede Wahyu Satya Nugraha; I Gusti Ayu Ratih Permata Dewi
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 4: April 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.229 KB)

Abstract

Desa Sumerta Kauh merupakan daerah dataran rendah dengan ketinggian 0 - 10 meter diatas permukaan laut , curah hujan 2,757 mm , suhu udara antara 22- 29 derajat celcius , luas wilayah 89,40 Ha. Beberapa tahun belakangan ini bencana alam serta kebakaran sering terjadi di Kota Denpasar, bencana alamnya meliputi gempa bumi. Diperlukan pengelolaan bencana alam dan kebakaran untuk mengurangi risiko dan untuk menanggulangi bencana alam dan kebakaran yang terjadi, Sesuai dengan peraturan perundang-undangan tentang perlunya penanggulangan bencana alam dan kebakaran maka perlu dilakukan sosialisasi kepada siswa Sekolah Dasar. Dalam hal ini diambil sampelnya dari SDN 6 Sumerta. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sumerta Kauh, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar, Provinsi Bali. Metode dalam pelaksanaan kegiatan ini, yaitu: Metode Pengumpulan data, Menentukan Tema Pengabdian yang akan diberikan, Mencari Studi Pustaka, Membuat Materi Penyuluhan dan Menyajikan penyuluhan. Berdasarkan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan pada sekolah SDN 6 Sumerta, maka dapat diambil kesimpulan Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Program Kemitraan Masyarakat tentang sosialisasi mitigasi dan kesiapsiagaan bencanan alam dan kebakaran Siswa SDN 6 Sumerta diberikan dengan metode ceramah/pemberian materi, diskusi dan praktek. Pada saat pra sosialisasi sebesar 100% tidak mengerti tentang mitigasi bencana alam serta kebakaran dan pada saat pasca sosialisasi sebesar 100% mengerti tentang mitigasi bencana alam dan kebakaran. Hal ini berarti terjadi peningkatan pengetahuan peserta sebesar 100% terhadap sosialisasi mitigasi dan kesiapsiagaan bencana alam dan kebakaran yang diberikan
PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM PENGOLAHAN SAMPAH RUMAH TANGGA UNTUK MENDUKUNG URBAN FARMING DI DESA SUMERTA KAUH PROVINSI BALI I Gusti Ayu Ratih Permata Dewi; Putu Gede Wahyu Satya Nugraha
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 7: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.651 KB)

Abstract

Desa Sumerta kauh memiliki sumber daya manusia dan keuangan yang memadai sehingga menunjang Desa untuk dapat berkembang dengan baik. Desa Sumerta Kauh juga memiliki sarana dan prasarana yang sudah maju dan sumber mata pencaharian warganya yang beragam. Berdasarkan hasil analisis situasi di atas, muncul permasalahan yang perlu diselesaikan berkaitan dengan kegiatan pengabdian kepada masyakat ini untuk mitra yaitu kurangnya pemahaman masyarakat di Desa Sumerta Kauh terkait terkait tata cara memanfaatkan sampah berbasis sumber serta kurangnya pemahaman masyarakat dalam mengoptimalkan program ketahanan pangan dengan menerapkan urban farming. Sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dilaksanakan kegiatan sosialisasi kepada warga Desa Sumerta Kauh. Sosialisasi yang dilakukan terkait tata cara memanfaatkan sampah berbasis sumber untuk di kelola, dipilah dan diolah menjadi bahan pupuk organik/pupuk kompos bagi tanaman kepada masyarakat Desa Sumerta Kauh. Sosialisasi ini dilaksanakan oleh tim pelaksana PKM bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar. Hasil evaluasi secara umum terhahadap kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa kegiatan yang dilakukan telah mengubah perilaku masyarakat mitra dalam membuang sampah (memilah sampah) serta memberikan dampak yang signifikan terhadap pemanfaatan sampah organik pada kegiatan urban farming.
PKM DODOL AYU DI DESA BONDALEM KECAMATAN TEJAKULA KABUPATEN BULELENG BALI I Gusti Ayu Ratih Permata Dewi
Jurnal Dharma Jnana Vol. 1 No. 3 (2021): JURNAL DHARMA JNANA
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.203 KB)

Abstract

Dodol merupakan makanan tradisional yang cukup popular yang sudah dikenal sejak zaman dahulu yang diolah dengan cara tradisional. Saat ini dodol lebih dikenal dengan nama daerah asalnya seperti dodol Garut, dodol Kudus atau jenang Kudus, gelamai dari Sumatra Barat, dodol durian atau lempog dari Sumatra, Kalimatan dan Bali. Saat ini dodol sudah dipasarkan lebih luas, terutama di tempat – tempat pariwisata dengan kemasan yang menarik. Khalayak sasaran dari program pengabdian masyarakat ini adalah Dodol “Ayu” yang terletak di Desa Bondalem Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng Provinsi Bali dengan jarak sekitar km dari kota Denpasar. Pengelolaan Dodol “Ayu” belum dilakukan secara baik, dalam arti masih dilakukan secara konvensional. Pembukuan keuangan belum dimiliki sehingga pemilik tidak mengetahui secara akurat besaran keuntungan yang didapatkan dan besaran biaya yang dihabiskan dalam proses produksi dan operasional. Pola pemasaran Dodol “Ayu” belum optimal karena pemiliknya memiliki keterbatasan kemampuan dan pemahaman dalam mengoperasikan produknya secara online. Metode pelaksanaan kegiatan untuk mengatasi permasalah tersebut meliputi : 1) Pembentukan dan perancangan system pembukuan baik laba rugi dan harga pokok produksi, 2) Pembuatan strategi promosi / pemasaran melalui online.
Financial Management Behavior Dengan Financial Self-Efficacy Sebagai Variabel Mediasi I Gusti Ayu Ratih Permata Dewi
WACANA EKONOMI (Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Akuntansi) Vol. 21 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/we.21.2.2022.185-197

Abstract

This research aims to determine the direct and indirect effect of financial literacy, financial attitudes, financial education in the family on financial management behavior. The population of this research is active students of the Faculty of Economics and Business, Warmadewa University Class of 2019 because students have taken financial accounting and financial management courses with a total of 504 people. The researchers used the Slovin formula so that the number of samples was 100 people. Methods of collecting data using a questionnaire that was distributed directly to the respondents. This research uses Partial Least Squere (PLS) analysis method which is a structural equation model (SEM). The test results show that financial literacy, financial attitudes, financial education in the family affect financial management behavior. Financial self-efficacy is able to mediate the influence of financial literacy, financial attitudes, financial education in the family to influence financial management behavior.
Pengembangan Objek Wisata Yeh Hoo Berbasis Potensi Pertanian dan Lingkungan Alam di Tabanan, Bali I Kadek Merta Wijaya; I Nyoman Warnata; I Ketut Sugihantara; I Gusti Ayu Ratih Permata Dewi
Jurnal Sutramas Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan objek wisata alam diharapkan mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung dan beraktivitas wisata di objek tersebut. Pengembangan ini bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat setempat melalui keterlibatan langsung dalam atraksi wisata alam tersebut. Namun perlu untuk diperhatikan bahwa pengembangan ini jangan sampai membawa dampak buruk terhadap keberlanjutan alam setempat. Potensi alam setempat menjadi aset utama sebagai destinasi wisata, dan pengembangannya untuk menjadikan potensi tersebut memiliki daya jual di industri wisata. Dalam pengembangan objek wisata alam, aspek yang perlu diperhatikan adalah potensi alam yang dimiliki oleh objek wisata tersebut. Salah satu objek wisata yang mengandalkan potensi alam yaitu objek wisaya Yeh Hoo dengan potesi utama adalah lahan pertanian padi dan air terjun Yeh Hoo yang memiliki keindahan tersembunyi di balik tebing. Selain itu juga saujana pegunungan dan terasering mewarnai potensi lain dari objek wisata Yeh Hoo ini. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan program pengembangan yang berbasis pada potensi pertanian dan alam yang berkelanjutan dan untuk kesejahteraan masyarakat setempat. Metode yang dipergunakan dalam merumuskan program pengembangan ini adalah kualitatif deskriptif. Metode ini menekankan pada kajian yang bersifat deskriptif melalui data-data empiric. Hasil kegiatan ini berupa program pengembangan berupa wisata pertanian dan wisata air terjun Yeh Hoo; dan rancangan program berupa master plan rancangan.
PKM MERTA ASIH HANDYCRAFT KABUPATEN BANGLI BALI I Gusti Ayu Ratih Permata Dewi; Putu Yudha Asteria Putri; Putu Gede Wahyu Satya Nugraha
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 9: September 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerajinan merupakan suatu benda hasil karya seni manusia yang berkaitan dengan keterampilan tangan. Selain memiliki nilai estetis bentuk benda kerajinan tersebut memiliki nilai ekonomi. Kaca yang sudah tidak terpakai biasanya hanya dibuang dan tidak berharga, tapi dengan keuletan dan keterampilan sebenarnya masih bisa diolah menjadi kerajinan yang memiliki nilai seni. Dari limbah kaca yang nyaris gratis akan menjadi kerajinan berharga ratusan ribu hingga jutaan rupiah jika diolah. Program pengabdian masyarakat dilakukan pada usaha dagang dan produksi alat-alat upacara dari kaca “Merta Asih” yang terletak di Banjar Susut Kabupaten Bangli Provinsi Bali. Merta Asih merupakan mitra yang dimiliki oleh Ni Ketut Agusniasih sekaligus sebagai pembuat/ pengrajin kerajinan kaca. Ibu Ni Ketut Agusniasih mulai merintis karyanya pada tahun 2015. Beliau mendapatkan keahlian ini secara turun temurun diantara keluarga besarnya. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra meliputi: 1) Belum memiliki pembukuan untuk menghitung laba rugi usaha. 2) Belum memiliki pembukuan dalam menghitung harga pokok produksi. 3) Pemasaran dilakukan belum optimal sehingga masih banyak yang belum mengetahui jelas produksinya serta belum memiliki katalog produk sehingga susah didalam melakukan promosi. Metode pelaksanaan untuk mengatasi permasalah tersebut meliputi: 1) Pembentukan dan perancangan system pembukuan laba rugi, 2) Pembentukan dan perancangan system pembukuan harga pokok produksi, dan 3) Pembuatan strategi promosi / pemasaran melalui online dan pembuatan katalog produk-produk yang dimiliki.