Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Nursing Arts

HUBUNGAN PERILAKU DAN KETEPATAN PENGGUNAAN KELAMBU BERINSEKTISIDA DENGAN KEJADIAN MALARIA Rahman, Irfandi; Maria Prasetyo Hutomo, Wahyuni; Sasrianto, Dwi; Fabanyo, Rizqi Alvian
Nursing Arts Vol. 17 No. 2 (2023): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria merupakan penyakit menular yang berpotensi wabah, hal tersebut tertuang dalam Permenkes No 1501 Tahun 2010 tentang Jenis Penyakit Menular Tertentu yang dapat Menimbulkan Wabah dan Upaya Penanggulangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku dan ketepatan penggunaan kelambu berinsektisida dengan kejadian malaria di Puskesmas Fak-Fak Tengah. Kasus malaria terbanyak di Puskesmas Fak-Fak Tengah tahun 2020 adalah sebanyak 82 kasus. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien rawat jalan yang berobat ke Puskesmas Fak-Fak Tengah dengan hasil pemeriksaan laboratorium positif malaria dan keluarga pasien di tempat tinggal pasien pada bulan Juli- Agustus tahun 2021 yang berjumlah 85 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah total sampling. Hasil penelitian dengan uji chi sqare diperoleh nilai P=0,0000 (perilaku), P=0,02 (Ketepatan Penggunaan Kelambu Berinteksida), karena niai ρ-value = <0,05 maka Ha diterima, berarti ada hubungan perilaku dan ketepatan penggunaan kelambu berinsektisida dengan kejadian malaria. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan perilaku dan ketepatan penggunaan kelambu berinsektisida dengan kejadian malaria. Disarankan kepada Puskesmas Fak-Fak Tengah agar melakukan pencegahan malaria dengan meningkatkan penyuluhan tentang penyakit malaria seperti penyebab, tanda dan gejala, cara penularan serta cara pencegahan di rumah.
Hubungan Antara Jenis Kelamin Dengan Status Gizi Pada Bayi Usia Tiga Tahun Maria Prasetyo Hutomo, Wahyuni; Rahman, Irfandi; Idris, Irma; Ohoiner, Astriani
Nursing Arts Vol. 18 No. 1 (2024): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalah gizi balita masih menjadi isu utama kesehatan di Indonesia. Penelitian secara konsisten menunjukkan perbedaan gender dalam kekurangan gizi bayi, dengan bayi perempuan lebih cenderung menderita malnutrisi dari pada laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan jenis kelamin dengan status Gizi pada bayi usia tiga tahun di Puskesmas Malawai Kota sorong. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel pada penelitian berjumlah 77 sampel yang dipilih menggunakan teknik pengambilan purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil analisis uji Chi- Square diperoleh p-value 0.028 (<0.05) artinya ada hubungan jenis kelamin dengan status Gizi pada bayi usia tiga tahun di Puskesmas Malawai Kota sorong. Simpulan jenis kelamin memiliki hubungan dengan status Gizi pada bayi usia tiga tahun. pada penelitian ini menemukan Gizi baik pada bayi tiga tahun dengan jenis kelamin laki-laki memiliki status gizi yang lebih Normal dibandingkan dengan bayi tiga tahun dengan jenis kelamin perempuan cenderung memiliki status gizi sangat kurang. Saran orang tua harus membantu bayi satu sampai tiga tahun, masa emas pertumbuhan mereka, untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka
Analysis Of Determinants Of Sources Of Information And Knowledge About HIV/AIDS Among Adolescents : Analysis Of Determinants Of Sources Of Information And Knowledge About HIV/AIDS Among Adolescents Maria Prasetyo Hutomo, Wahyuni; Pangaribuan, Sariana; Rahman, Irfandi; Etnis, Baktianita Ratna; Manas, Lusi Priskila
Nursing Arts Vol. 18 No. 2 (2024): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v18i2.62

Abstract

Data Kementerian Kesehatan Indonesia 2023 menunjukkan peningkatan signifikan kasus HIV pada remaja usia 15-24 tahun. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan sumber informasi dan pengetahuan HIV/AIDS pada remaja di SMK Negeri 3 Sorong. Metode penelitian yang digunakan penelitian deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 85 dengan metode simple random sampling. Instrumen menggunakan kuesioner pengetahuan tentang HIV/AIDS. Hasil penelitian menunjukan sumber informasi tentang HIV/AIDS lebih banyak melalui media sosial dengan pengetahuan tentang HIV/AIDS cenderung cukup (31.8%) dan baik (3.5%). Terdapat (25.9%) remaja juga mendapatkan sumber informasi dari internet dan menunjukan pengetahuan cukup (16.5%). Terdapat (14.1%) remaja yang juga mendapatkan informasi dari teman sebaya dengan pengetahuan cukup (8.2%) dan baik (2.4%) dibandingkan dengan sumber informasi dari Orang Tua, TV dan radio cenderung rendah. Dapat disimpulkan bahwa remaja mengakses informasi tentang HIV/AIDS lebih banyak melalui media sosial, internet, dibandingkan dengan sumber informasi dari teman sebaya, Orang Tua, TV dan radio yang cenderung rendah
HUBUNGAN FAMILY SUPPORT DENGAN KEPATUHAN MENGONSUMSI ARV PADA ODHA Hutomo, Wahyuni Maria Prasetyo Hutomo; Rahman, Irfandi; Etnis, Baktianita Ratna Etnis
Nursing Arts Vol. 17 No. 1 (2023): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

People Live With HIV/AIDS (PLWHA) based on study in Malanu Public Health Center known that there are still around 20.2% of PLWHA who are actively taking ARV therapy while the rest of PLWHA are no longer actively taking ARV therapy. The purpose of this research to determine the relationship between family support and adherence to taking ARV in PLWHA at the Malanu Public Health Center. Method uses quantitative research with cross sectional approach. The research sample found 36 respondents of PLWHA who were recorded at the Malanu Public Health Center. The sampling technique used is accidental sampling. The research instrument used is a questionnaire and the statistical test used is the chi square test. The results of this study indicate that there is a correlation between family support and adherence to taking ARV in PLWHA at the Malanu Health Center in Sorong City with p-value of 0.000
Analisis Pengetahuan Remaja Tentang Pencegahan Diabetes Melitus Berdasarkan Tahap Perkembangan Dan Jenis Kelamin Maria Prasetyo Hutomo, Wahyuni; Simon, Merlis; Rahman, Irfandi; Kemo, Rosalona
Nursing Arts Vol. 19 No. 1 (2025): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v19i1.103

Abstract

Pada 2019, kasus Diabetes Mellitus (DM) tercatat sebanyak 463 juta, turun menjadi 424,9 juta pada 2020, lalu meningkat menjadi 537 juta pada 2021 dan 830 juta pada 2022. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengetahuan remaja tentang pencegahan DM berdasarkan tahap perkembangan dan jenis kelamin. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan 86 responden dari total populasi 344, menggunakan teknik quota sampling. Instrumen berupa kuesioner dan dianalisis dengan uji frekuensi. Hasil menunjukkan remaja tahap tengah mendominasi (94,2%) dengan 94,8% memiliki pengetahuan baik. Remaja awal (2,3%) memiliki pengetahuan seimbang, dan remaja akhir (3,5%) seluruhnya berpengetahuan baik. Responden laki-laki (54,7%) didominasi pengetahuan kurang (66,7%), sedangkan perempuan (45,3%) lebih banyak memiliki pengetahuan baik (46,8%). Secara keseluruhan, 89,5% responden berpengetahuan baik dan 10,5% kurang. Simpulan: Remaja tahap tengah memiliki pengetahuan tertinggi, dan perempuan lebih memahami pencegahan DM dibanding laki-laki.