Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK ROLE PLAY DALAM MENINGKATKAN PERILAKU KEDISIPLINAN PADA ANAK DIDIK SD (KELAS 3) Faiza Ni’mah Fillah; Meilla Dwi Nurmala; Bangun Yoga Wibowo
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 9 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi September)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i9.922

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of group guidance with role play techniques in improving disciplinary behavior. quantitative approach with quasi-experimental method in the form of quasi-experimental design through nonequivalent control group Group consisting of 78 populations with 22 research samples. This study uses Purposive Sampling technique. And using primary data in the form of questionnaires and providing treatment in the form of pretest and post-test with role play as the results of the study so that it shows that there is an influence between the role play variable (X) on disciplinary behavior (Y) on aspects of discipline, which consists of discipline Mental attitude (mental attitude), discipline in enforcing rules, discipline attitude and discipline in behavior.
Efektivitas Layanan Konseling Kelompok dengan Media Journaling untuk Menurunkan Kecemasan Sosial Siswa Intan Repita Sari; Lenny Wahyuningsih; Bangun Yoga Wibowo
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 10 (2025): Menulis - Oktober
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i10.670

Abstract

Gangguan kecemasan sosial menjadi latar belakang dalam penelitian ini, yang menjadi permasalahan yang tidak sederhana dan dapat menghambat kegiatan sehari-hari, terutama siswa di sekolah. Permasalahan kecemasan sosial kerap kali terjadi karena beban akademik, seperti saat diminta untuk tampil pada kegiatan di sekolah. Jika tidak segera ditangani, siswa akan terus merasa malu pada situasi baru dan umum, siswa akan terus merasa takut akan komentar negatif dari orang lain, serta siswa merasa tidak percaya diri saat harus tampil di depan umum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas layanan konseling kelompok dengan media journaling untuk menurunkan kecemasan sosial siswa. Metode penelitian ini yaitu eksperimen dengan pendekatan pre-eksperiment dan menggunakan one-group pre-test-posttest design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 1 Pabuaran dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data memanfaatkan angket kecemasan sosial, yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilangsungkan dengan memanfaatkan uji Paired Sample t-Test. Hasil penelitian dilihat dari pelaksanaan pre-test dan post-test yang menunjukkan adanya penurunan yang substansial dengan rata-rata sebesar 45,87 dari sebelumnya sebesar 66,00. Analisis uji Paired Sample t-Test pada proses pengambilan keputusan hipotests, nilai 0,000 lebih rendah dari 0,05, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima. Temuan ini menyatakan bahwa layanan konseling kelompok dengan media journaling efektif untuk menurunkan kecemasan sosial siswa.
Pengaruh Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving Untuk Mencegah Dampak Konformitas Negatif Pada Remaja Hanni Azhari; Arga Satrio Prabowo; Bangun Yoga Wibowo
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 10 (2025): Menulis - Oktober
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i10.704

Abstract

Potensi remaja perlu dikembangkan, namun seringkali terdapat beberapa hal yang dapat menghambat pengembangan potensi salah satunya adalah konformitas negatif pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik problem solving terhadap pencegahan dampak konformitas negatif pada remaja. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena meningkatnya kecenderungan siswa SMPN 2 Kota Serang untuk mengikuti tekanan kelompok teman sebaya tanpa mempertimbangkan konsekuensi yang ditimbulkan. Metode penelitian yang digunakan ialah kuantitatif metode quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design.. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 118 siswa, adapun teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan mendapatkan 20 siswa yang memiliki skor rendah dari hasil angket pemahaman mengenai konformitas negatif. Sampel terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mendapatkan layanan bimbingan kelompok teknik problem solving dan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan perlakuan. Instrumen yang digunakan berupa angket pemahaman mengenai konformitas negatif yang dikembangkan oleh peneliti, yang terdiri dari lima aspek, yaitu tekanan sosial, ketidaknyamanan sosial, kehilangan identitas, kurangnya informasi, dan kehilangan tanggung jawab. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta didik setelah mengikuti bimbingan kelompok teknik problem solving, dengan rata-rata nilai pre-test kelompok eksperimen sebesar 7,4 (kategori rendah) dan rata-rata nilai post-test sebesar 25,8 (kategori tinggi). Selain itu, dilakukan uji hipotesis dengan analisis uji Mann-Whitney, diketahui nilai Asymp. Sig. (2-tailed) yaitu 0.001 < 0.05 maka Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, bimbingan kelompok teknik problem solving efektif digunakan untuk membantu remaja mencegah dampak konformitas negatif pada lingkungan sosialnya.