Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Media Kartu Huruf Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Kelas 1 MI Miftahul Ulum Karangsari Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon Rosi’a Rosi’a; Muhammad Iqbal Al Ghozali
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 3 No. 3 (2021): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v3i3.48

Abstract

Kajian penelitian ini dilatar belakangi oleh guru yang kurang kreatif pada saat proses pembelajaran dimana guru belum menggunakan media pembelajaran, sehingga siswa kurang antusias pada saat proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah media kartu huruf efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I MI Miftahul Ulum Karangsari. Model penelitian ini yaitu quasi experiment dengan menggunakan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah sebagian siswa kelas I MI Miftahul Ulum Karangsari yang jumlahnya 65 siswa yang terbagi dalam 2 kelas. Untuk memperoleh tujuan penelitian, peneliti menggunakan instrumen tes membaca siswa dan lembar observasi kegiatan guru dalam pengelolaan data digunakan analisis data deskrptif serta analisis uji hipotesis. Hasil analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif melalui media kartu huruf pada kemampuan membaca siswa kelas I MI Miftahul Ulum Karangsari ini efektif. Hal ini dapat ditunjukkan melalui uji hipotesis dengan uji t diperoleh thitung > ttabel = 5,983 > 1,999 sehingga dari hasil ini dapat diketahui bahwa media kartu huruf efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa.
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Sebagai Program Kokurikuler Di Jenjang Sekolah Dasar Indani Damayanti; Muhammad Iqbal Al Ghozali
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 6 No. 2 (2023): juni
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v6i2.5563

Abstract

This study raises the teacher's perception of the Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) as a co-curricular program in the implementation of the merdeka curriculum on the indicators of its objectives, content, process and evaluation. This is based on the importance of understanding P5 as a co-curricular program that can strengthen character and competence. To gather data, this study used a quantitative descriptive research method, in which data collection was carried out by distributing questionnaires to 100 elementary school teachers in Cimahi city, then conducting limited interviews to 3 sample teachers to strengthen the questionnaire. Based on the findings, it shows that the teacher's perception of P5 in terms of indicators of co-curricular understanding, P5 objective indicators, P5 content indicators, P5 process indicators and P5 evaluation indicators are in the sufficient category. This was reinforced by the results of the interviews which showed that teachers did not understand the P5 plot, the P5 module components, and the P5 activity syntax. Thus the teacher's perception of P5 is still categorized as sufficient or not good. For this reason, efforts are needed to increase teachers' understanding of P5, one of which is through the use of the Platform Merdeka Mengajar as a medium for independent teacher training which can be done anywhere and anytime. The use of the Platform Merdeka Mengajar is expected to improve teachers' perceptions of P5 as a co-curricular program in the merdeka curriculum.
Efektivitas Metode Eksperimen Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Materi Perubahan Wujud Benda Kelas IV MI Ma’arif Sutawinangun Kabupaten Cirebon Fitri Permatasari; Muhammad Iqbal Al Ghozali; Ratna Purwati
EduBase : Journal of Basic Education Vol 3 No 1 (2022): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v3i1.682

Abstract

This study discusses the Effectiveness of Experimental Methods on Student Learning Outcomes in Science Subjects Material Changes in Forms of Objects in Class IV MI Ma'arif Sutawinangun Cirebon Regency Year. The study was motivated by teachers who were less creative when choosing the right learning method, at the time of learning the teacher only provided conventional methods with continuous care and rarely used experimental methods for science subjects so that there was a lack of enthusiasm and student activity in the learning process, which affected the learning process. student learning outcomes are still less than optimal. This study aims to determine the learning outcomes of the control class students who were taught without using the experimental method and the experimental class that was taught using the experimental method. And to find out whether the experimental method is effective in improving the learning outcomes of fourth grade students of MI Ma'arif Sutawinangun. This research is a type of quantitative research using the experimental method of this research model, namely the posttest-only control design. The population of this study was the fourth grade students of MI Ma'arif Sutawinangun, the number of which was 52 students divided into 2 classes, namely the control class and the experimental class. Researchers used observation instruments, multiple choice questions and documentation, in data management used descriptive data analysis and hypothesis testing analysis. The results of data analysis using descriptive statistics through experimental methods on the learning outcomes of fourth grade students of MI Ma'arif Sutawinangun are effective. This can be shown through hypothesis testing independent sample t-test, the value of tcount is 2.811 > ttable, which is 2.007. So from these results it can be seen that the experimental method is effective in improving the learning outcomes of fourth grade students of MI Ma'arif Sutawinangun. In other words, this hypothesis is accepted. The application of the experimental method is expected to illustrate that the learning method does not always use the lecture method. With the experimental method, it is hoped that students will be more active and creative in the learning process so that they can improve the learning outcomes of fourth grade students of MI Ma'arif Sutawinangun. Abstrak Penelitian ini membahas Efektivitas Metode Eksperimen Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Materi Perubahan Wujud Benda Kelas IV MI Ma’arif Sutawinangun Kabupaten Cirebon Tahun. Kajiannya dilatar belakangi oleh guru yang kurang kreatif pada saat memilih metode pembelajaran yang tepat, pada saat pembelajaran guru hanya memberikan metode konvensional dengan terus menurus dan jarang sekali menggunakan metode eksperimen untuk mata pelajaran IPA sehingga kurangnya antusias serta keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, yang berpengaruh pada hasil belajar siswa yang masih kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas kontrol yang di ajar tanpa menggunakan metode eksperimen dan kelas eksperimen yang di ajar menggunakan metode eksperimen. Serta untuk mengetahui apakah metode eksperimen efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV MI Ma’arif Sutawinangun. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen model penelitian ini yaitu posttest-only control design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV MI Ma’arif Sutawinangun yang jumlahnya 52 siswa yang terbagi dalam 2 kelas yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Peneliti menggunakan instrumen Observasi, tes soal pilihan ganda dan dokumentasi, dalam pengelolaan data digunakan analisis data deskrptif serta analisis uji hipotesis. Hasil analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif melalui metode eksperimen terhadap hasil belajar siswa kelas IV MI Ma’arif Sutawinangun ini efektif. Hal ini dapat ditunjukkan melalui uji hipotesis uji independent sampel t-test diperoleh nilai thitung yaitu 2,811 > ttabel yaitu 2,007. Sehingga dari hasil ini dapat di ketahui bahwa metode eksperimen efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV MI Ma’arif Sutawinangun. Dimana dengan kata lain hipotesis ini diterima. Penerapan metode eksperimen diharapkan dapat memberi gambaran bahwa metode pembelajaran tidak selalu menggunakan metode ceramah. Dengan adanya metode eksperimen di harapkan siswa lebih aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV MI Ma’arif Sutawinangun.
Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar Pada Era Pandemi Covid 19 Muhammad Iqbal Al Ghozali; Sri Fatmawati; Sofyan Mustoip
EduBase : Journal of Basic Education Vol 2 No 2 (2021): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v2i2.427

Abstract

The Covid-19 pandemic has affected all sectors of human activity, including the education sector. The pandemic forced learning activities to be carried out online (online). Of course this is a new habit especially at the elementary school level where the learning process is carried out face-to-face in full. In overcoming these problems, various distance learning media in the form of applications were introduced to students and parents. However, there is an application that is familiarly used by students and parents of students that can be used for the online learning process, namely the Whatsapp application. The purpose of this study is to look at the online learning process in elementary schools during the Covid-19 pandemic era. This study uses a qualitative approach with survey research methods. The research subjects were teachers of SDN 1 Kalipasung in Cirebon Regency as well as research informants. The data collection technique was carried out by conducting in-depth interviews related to the process of implementing online learning for elementary school teachers during the Covid-19 pandemic. The activity of analyzing and presenting research data is carried out descriptively. The results of this study are Online Learning in Elementary Schools During the Covid 19 Pandemic Era, especially at SDN Kalipasung 1 when viewed from the learning process, it is only used as a means of sending assignments, but the learning process does not involve WhatsApp media completely. In the aspect of supervision, the teacher is also not fully able to monitor the student learning process, as a result, the teacher must cooperate with parents in conducting supervision. The responses of parents and students related to the online learning process stated that they wanted to return to carrying out normal learning (face to face) as usual because they felt they were not used to online learning. Abstrak Pendemi Covid-19 telah mempengaruhi segala sektor aktifitas kegiatan manusia, termasuk sektor pendidikan. Pandemi tersebut memaksa kegiatan pembelajaran dilakukan secara dalam jaringan (daring). Tentu ini menjadi kebiasan baru apalagi di jenjang sekolah dasar yang mana proses pembelajaran dilakukan secara tatap muka secara penuh. Dalam mengatasi permasalah tersebut, berbagai media pembelajaran jarak jauh dalam bentuk aplikasi mulai diperkenalkan kepada siswa maupun orangtua siswa. Namun ada aplikasi yang familiar digunakan oleh siswa maupun orang tua siswa yang dapat digunakan untuk proses pembelajaran daring yakni aplikasi Whatsapp. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk melihat proses pembelajaran daring di sekolah dasar pada era panedemi Covid – 19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian survei. Subjek penelitian ialah guru-guru SDN 1 Kalipasung yang ada di Kabupaten Cirebon sekaligus menjadi informan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara mendalam (In-depth Interview) terkait proses pelaksanaan pembelajaran daring guru Sekolah Dasar selama pandemik Covid-19. Kegiatan analisis dan penyajian data hasil penelitian dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian ini yakni Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar Pada Era Pandemi Covid 19 khususnya di SDN Kalipasung 1 jika ditinjau dari proses pembelajarannya hanya dijadikan sebagai sarana pengiriman tugas, tetapi proses pembelajaran tidak melibatkan media whatsapp sepenuhnya. Dalam aspek pengawasan juga tidak sepenuhnya guru dapat memantau proses belajar siswa, alhasil guru harus bekerjasama dengan orang tua dalam melakukan pengawasan. Adapun respon orangtua siswa dan siswa terkait dengan proses pembelajaran daring menyatakan ingin kembali melaksanakan pembelajaran secara normal (tatap muka) seperti biasa karena merasa belum terbiasa dengan pembelajaran daring.
Peran Orang Tua Dalam Proses Pembelajaran Online Anak Pada Masa Pandemi Covid 19 Somantri Somantri; Dian Ajeng Pratiwi; Muhammad Iqbal Al Ghozali; Ratna Purwati
EduBase : Journal of Basic Education Vol 3 No 2 (2022): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v3i2.658

Abstract

This research is motivated by the lack of attention of parents at home to children's learning activities. Since the pandemic, parents must participate in the learning process. Parents must also be able to replace teachers, so that learning remains effective and smooth. This study aims to determine the online learning process for fifth grade students at SDN I Kemantren, to find out the role of parents in helping the online learning process for fifth grade students at SDN I Kemantren, to find out the problems faced by parents in online learning. learning for fifth graders. V SDN I Kemantren. This research uses a qualitative approach, with the type of case study research. Data collection techniques were carried out by interview, observation and documentation. Data analysis in this study consisted of data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study indicate that. 1.) The learning process at SDN I Kemantren during the Covid-19 pandemic was carried out online. During the online learning process, teachers continue to participate by filling in attendance figures through WhatsApp groups. As well as providing guidance to students so they don't get bored of learning 2.) Parents play a very important role in the child's online learning process. Children need special guidance and assistance from their parents. The role of parents in online learning is to guide as a facilitator and replace the teacher. 3.) Online learning problems faced by parents are time-sharing and wasting internet quota. The role of parents is very influential for their children, because parents are the first and foremost educators for their children. Therefore, parents must have knowledge and insight in order to provide teaching and education to their children. Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi kurangnya perhatian orang tua dirumah terhadap kegiatan belajar anak. Sejak adanya pandemi orang tua harus berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Orang tua juga harus bisa menggantikan guru, agar pembelajaran tetap efektif dan lancar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran online pada siswa kelas V di SDN I Kemantren, untuk mengetahui peran orang tua dalam membantu proses pembelajaran online pada siswa kelas V di SDN I Kemantren, untuk mengetahui masalah yang yang dihadapi orang tua dalam pembelajaran online pada siswa kelas V SDN I Kemantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian Studi Kasus. Tekhnik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa. 1.) Proses pembelajaran di SDN I Kemantren selama pandemi Covid-19 ini dilakukan secara online, Selama proses pembelajaran online, guru terus berpartisipasi dengan mengisi angka kehadiran melalui grup WhatsApp. Serta memberikan bimbingan kepada siswa agar tidak bosan dengan pembelajaran 2.) Orang tua memainkan peran yang sangat penting dalam proses pembelajaran online anak. Anak-anak membutuhkan bimbingan dan bantuan khusus dari orang tua mereka. Peran orang tua dalam pembelajaran online adalah untuk membimbing sebagai fasilitator dan menggantikan guru. 3.) Masalah pembelajaran online yang dihadapi oleh orang tua yaitu time-sharing dan kuota internet yang terbuang percuma. Peran orang tua ini sangat berpengaruh bagi anak-anaknya, karena orang tua adalah pendidik pertama dan utama bagi anaknya. Oleh karena itu, orang tua harus memiliki ilmu dan wawasan supaya mampu memberikan pengajaran dan pendidikan kepada anaknya.
The Effectiveness of Domino Card Media on Mathematics Learning Outcomes on Equivalent Fraction Material in Elementary Schools Etna Liana; Ahmad A. Khozim; Muhammad Iqbal Al Ghozali
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 5 No. 4 (2023): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v5i4.132

Abstract

The use of traditional methods, the absence of learning media, students' boredom because they think mathematics is too difficult, and low student learning outcomes in equivalent fraction material are the problems underlying this research. This fact is motivated by the fact that the learning process is still focused on the teacher and not the students. The aim of this research is to find out whether the domino card media at SD Negeri 2 Durajaya, Greged District, Cirebon Regency can improve mathematics learning outcomes regarding equivalent fractions. This research uses quantitative experimental research, Pre-Experiment Design, One-Group Pre-Test Post-Test Design. The instrument for testing used in this data collection method uses test questions. The data collection sample technique used Simple Random Sampling to select 33 class III students at SD Negeri 2 Durajaya, Greged District, Cirebon Regency as the population. Non-parametric statistics with prerequisite tests for normality, homogeneity, and hypothesis testing using the Wilcoxon test to analyze the collected research data. Class III mathematics students at SD Negeri 2 DURAJAYA, Greged District, Cirebon Regency obtained an average pretest score of 75.4545 which was said to be a satisfactory order before using the Mathematics Domino Card media. After using the Mathematics Domino Card media, class III students at SD Negeri 2 DURAJAYA, Greged District, Cirebon Regency obtained an average post-test score of 92.4242 which was categorized as worthy of classification. The Sig (2-tailed) value is 0.000 which is smaller than 0.05, resulting from the Paired Sample test table or T-Test above. In Class III of SD Negeri 2 DURAJAYA, Greged District, Cirebon Regency, it was shown that Ha was approved, this shows that there was a high difference in student learning outcomes before and after the implementation of Domino Card Media. Therefore, it can be assumed that the Mathematics Domino Card Media can provide Effective Mathematics Learning Outcomes for Equivalent Fraction Material at SD NEGERI 2 DURAJAYA Cirebon
IMPLEMENTATION OF THE RADEC LEARNING MODEL TO IMPROVE HIGH LEVEL THINKING SKILLS IN IPAS COURSES Indani Damayanti; Muhammad Iqbal Al Ghozali; Islahuddin Islahuddin
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i3.4967

Abstract

This research is motivated by the need for a learning model that is able to facilitate students in developing higher-order thinking skills. So the purpose of this study was to describe the RADEC learning model as an alternative learning model that is considered to be able to improve the development of higher order thinking skills of elementary school students in science subjects. This research method used the Single Subject Research method involving 4 fifth grade elementary school students as research subjects. One solution to help develop higher-order thinking skills in this study is to use the RADEC (Read-Answer-Discuss-Explain and Create) learning model. This is evidenced by the very low proportion of overlap in the subject, which is 0% which indicates that the RADEC learning model has a positive effect on students' higher order thinking skills. This increase is assisted by learning syntax which can develop higher order thinking skills. Conclusion So this research is a RADEC learning model capable of helping to improve students' higher order thinking skills. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan model pembelajaran yang mampu memfasilitasi siswa dalam mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan model pembelajaran RADEC sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang dinilai dapat meningkatkan pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa sekolah dasar pada mata pelajaran IPA. Metode penelitian ini menggunakan metode Single Subject Research yang melibatkan 4 siswa kelas V SD sebagai subjek penelitian. Salah satu solusi untuk membantu mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi pada penelitian ini adalah dengan menggunakan model pembelajaran RADEC (Read-Answer-Discuss-Explain and Create). Hal ini dibuktikan dengan proporsi overlap pada subjek yang sangat rendah, yaitu 0% yang mengindikasikan bahwa model pembelajaran RADEC berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Peningkatan ini dibantu oleh sintaks pembelajaran yang dapat mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran RADEC mampu membantu meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa.
Penggunaan Media Map Mapping berbasis Model Small Group Discussion dalam Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas V di MI Al-Washliyah Perbutulan Muhammad Iqbal Al Ghozali; Khoerul Umam; Luqman Ardiyanto
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 4 No. 1 (2022): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v4i1.59

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas V B MI Al-Washliyah Perbutulan Tahun ajaran 2021/2022 memalui penggunaan media map mapping berbasis model pembelajaran small group discussion. Penelitia ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis data deskriptif kualitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa media media map mapping berbasis model pembelajaran small group discussion dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V B MI Al-Washliyah Perbutulan Tahun Ajaran 2021/2022. Peningkatan itu dapat dilihat dari hasil presentase ketuntasan belajar dimana pada data awal presentase data awal yang tuntas adalah 35% dan pada siklus 1 meningkat menjadi 57% dan meningkat kembali menjadi 88% pada siklus 2.
Efektivitas Inquiry Learning dalam Meningkatkan Pemahaman Konseptual dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran PAI Firmansyah; Miftahul Husni; Ade Rosad; Muhammad Iqbal Al Ghozali; Muhamad Basyrul Muvid
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i1.301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan inquiry learning dalam meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan narrative review, yang dianalisis dengan teknik content analysis (analisis isi). Sumber data diperoleh dari berbagai literatur buku dan jurnal ilmiah dalam sepuluh tahun terakhir, yang relevan dengan implementasi inquiry learning dalam pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan inquiry learning secara signifikan dapat meningkatkan pemahaman konseptual siswa terhadap materi PAI dibandingkan metode konvensional. Siswa lebih mampu menghubungkan teori dengan praktik keislaman dalam kehidupan sehari-hari, serta menunjukkan peningkatan keterampilan berpikir kritis dalam menganalisis dalil dan memahami perspektif ulama. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa inquiry learning dapat menjadi pendekatan pembelajaran inovatif yang mendukung penguatan pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran PAI. Optimalisasi inquiry learning diharapkan melalui perubahan proses pembelajaran dari metode konvensional menuju pendekatan student-centered, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran PAI secara luas. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyesuaikan pendekatan ini dengan berbagai jenjang pendidikan dan mengatasi tantangan dalam implementasinya.