Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Perbedaan Penerapan Marketing Mix Dalam Meningkatan Penjualan (Kajian Terhadap Bisnis Perhotelan Bintang Dan Non Bintang Di Yogyakarta) Diah Pradiatiningtyas
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2015
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.394 KB) | DOI: 10.31294/khi.v6i1.464

Abstract

Bisnis perhotelan termasuk dalam kategori penjualan jasa karena ada pelayanan (services) di dalam proses bisnisnya. Sementara marketing mix adalah seperangkat alat yang dapat digunakan pemasar untuk membentuk karakteristik jasa yang ditawarkan kepada pelanggan. Yogyakarta adalah salah satu kota pariwisata di Indonesia dimana menjadikan kota tersebut memiliki persaingan bisnis perhotelan yang ketat. Di Yogyakarta sendiri ada hotel dengan kategori bintang dan non bintang. Penelitian ini menganalisa perbedaan penerapan marketing mix dalam meningkatkan penjualan baik di hotel bintang maupun non bintang. Tujuan penelitian adalah memberikan masukan bagi bisnis perhotelan untuk menerapkan langkah strategis dalam memasarkan bisnis perhotelannya menghadapi persaingan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan alat pengambilan data observasi, sedangkan analisa data menggunakan metode deskriptif. Hasil yang didapatkan adalah hotel bintang menerapkan marketing mix lebih konsisten karena mengejar loyalitas, trust, dan kepuasan konsumen sementara hotel non bintang tidak melaksanakannya secara konsisten karena hanya mengejar kuantitas occupancy saja. Kata Kunci : Hotel Bintang dan Non Bintang, Bauran Pemasaran, Bintang, Penerapan, Penjualan
Peran Instagram Dalam Menarik Minat Wisatawan Berkunjung Ke Objek Wisata Yogyakarta Diah Pradiatiningtyas - AMIK BSI Yogyakarta
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2016
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.442 KB) | DOI: 10.31294/khi.v7i2.705

Abstract

Abstrak - Media sosial digunakan sebagai sarana untuk berinteraksi, berkomunikasi, dan membangun jaringan melalui media komunikasi online.Salah satu media sosial yang fenomenal pada tahun 2015 adalah Instagram.Sistem komunikasi pada instagram ini dengan berbagi foto dengan teman di media tersebut dan menulis pesan melalui komentar pada foto yang diunggah.Salah satu bentuk media sosial yang digunakan netizen untuk menyebarkan informasi pariwisata adalah Instagram. Banyak traveler sekarang ikut mulai berwisata setelah melihat foto di Instagram. Instagram dirasa menjadi platform efektif untuk menyebarkan informasi pariwisata. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran instagram terhadap menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata di Yogyakarta.Metode penelitian memadukan kualitatif dan kuantitatif.Teknik pengambilan data dilakukan dengan kuesioner dan pengamatan akun instagram.Analisa data yang digunakan adalah deskriptif.Hasil yang didapat adalah sebagian besar peran instagram yang dirasakan adalah referensi dan informasi, respon yang dirasakan adalah kognitif dan harapan responden terhadap obyek wisata yang diunggah fotonya dalam instagram adalah something to see.Kata Kunci: Foto, Instagram, Peran, Respon, Wisata Abstract - Social media is used as a means to interact, communicate, and build a network through online communication media. One phenomenal social media in 2015 is Instagram. The communication system in Instagram is to share photos with friends in the media and writing messages through comments on uploaded photos. One form of social media used to disseminate tourism information netizen is Instagram. Many a traveler now joined ranging traveled after seeing photos on Instagram. Instagram felt to be an effective platform to disseminate tourism information. This study aims to describe the role of instagram to attract tourists to visit attractions in Yogyakarta. Method combines qualitative and quantitative research. Technique data collection was done by questionnaire and observation instagram account. Analysis of the data used is descriptive. The results obtained are largely perceived role instagram is a reference and information, the response is perceived cognitive and expectations of respondents to photo uploaded in instagram is something to see.Keywords: Photo, Instagram, Role, Response, Tour/Attraction
ANALISA POSITIONING OBYEK WISATA ALAM DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BERDASARKAN BAURAN PEMASARAN JASA DENGAN MULTIDIMENSIONAL SCALING Diah Pradiatiningtyas - AMIK BSI Bandung
Evolusi : Jurnal Sains dan Manajemen Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Evolusi 2014
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/evolusi.v2i2.3149

Abstract

Abstract Yogyakarta is one of the city's tourist destinations. A wealth of history and natural wealth makes Yogyakarta demand by both domestic and foreign travelers. Increased activity of this nature is related to the change in lifestyle of the people. The potential attraction of Yogyakarta is owned by the attractiveness of natural beaches, culture, history and heritage. Typology of tourist products in Yogyakarta is quite diverse, but still a lot in common with other areas, the lack of care, and lack of quality of the provision of infrastructure and so on. The management of tourism object using the pattern required strategic thinking ahead while adapting to the changes that occur. In order to combine coaching, development, and utilization need to set priorities. The purpose of this study was to analyze five well-known tourist destinations in Yogyakarta to set positioning in order to determine priorities based tourist services marketing mix. Attributes studied were 20 attributes which are part of the marketing mix of tourist services. The research method used is quantitative by using Multidimensional Scaling Analysis. Sampling was selected by random; the number of respondents was 104 people. The results obtained through a perceptual map is that 5 destinations in Yogyakarta is Parangtritis, Kaliurang, Baron Beach, Indrayanti Beach, and Goa Pindul perceived almost as by consumers with a range of values that are not too far away, while the average of the results it can be concluded that Parangtritis have the lowest perception and Indrayanti Beach has the highest perception. Keywords: Tourism, Services Marketing Mix, Positioning, Multidimensional Scaling.
PERANCANGAN E-BAKUL PADA KELOMPOK WANITA TANI NGUDI REJEKI BERBASIS WEBSITE Fajar Sarasati; Diah Pradiatiningtyas; Nani Purwati
JURNAL FASILKOM (teknologi inFormASi dan ILmu KOMputer) Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Fasilkom
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Unversitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1161.402 KB) | DOI: 10.37859/jf.v11i1.2287

Abstract

Abstrak Kelompok Wanita Tani Ngudi Rejeki merupakan suatu organisasi kewanitaan dibawah binaan badan ketahanan pangan dan pelaksana penyuluhan (BKPPP) kabupaten Bantul sebagai wadah pembinaan dan pelatihan anggotanya untuk mengolah dan menjual sendiri hasil produksi komoditas pertanian dan peternakan khususnya olahan daun kelor, namun strategi pemasaran yang dilakukan kurang efektif dan efisien sehingga menyebabkan jangkauan pasar kurang luas, transaksi pemesanan masih dilakukan via WhatsApp atau datang langsung ke toko, sehingga sering terjadi kesalahan pencatatan pesanan serta reseller membutuhkan informasi lengkap tentang produk dengan segera, namun penjual tidak selalu siap melayani setiap pertanyaan dari reseller. Berdasarkan permasalahan tersebut maka media yang tepat sangat diperlukan untuk mengemas produk olahan dengan tujuan untuk menarik konsumen serta mengurangi resiko kesalahan pada proses transaksi. Pengumpulan data yang otentik dan objektif diperoleh penulis melalui metode wawancara, observasi dan studi pustaka selama kurang lebih 1 bulan serta menggunakan metode pengembangan perangkat lunak dengan model SDLC air terjun (Waterfall) menurut Sukamto dan Shalahuddin yang terdiri dari 5 tahap, namun penulis hanya menggunakan 2 tahap yaitu analisis kebutuhan perangkat lunak dan desain. Hasil pengolahan data yang dilakukan penulis selama proses pengumpulan data, maka dihasilkan rancangan E-BAKUL atau E-Babakan Kuliner berbasis website yang diharapkan mampu memberikan solusi dari permasalahan yang dialami KWT Ngudi Rejeki.
Analisa Buying Behavior Pada Online Travel Agent Diah Pradiatiningtyas - AMIK BSI Bandung
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2015
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.835 KB) | DOI: 10.31294/khi.v6i2.460

Abstract

Abstract-The growingof technology impacton the world oftravel, especially travel agents.Onlinetravel agentspopping upreplacing offline travel agents. Surely online travel agent service userhas a pattern of buying behavio rthat should beinve stigated. This studytried to determine the role of hedonic shopping value, shopping lifestyle, positive emotion an dimpulse buyingin shaping buying behavior, thusexpected to travel agent online companie scan develop promotions based onpurchasing patternsof consumers.The study was conductedqualitatively by observation of30 active membersof online travel agents, the datais processed descriptively. The results obtained are hedonic shopping value, shopping lifestyle, positive emotionand impulse buying forminga complexof consumer purchasing patterns, variety andgradually become shabitua lbehaviorin using the onlines ervices oftravel agents.Keyword: Online travel agent, buying behavior, konsumen, online Abstrak-The impacton teknologi growingof dunia oftravel, terutama perjalanan agents.Onlinetravel agentspopping upreplacingofflinetravel agentservice wisata agents.Surelyonline userhas pola ofbuying behaviorthat harus beinvestigated. Ini studytried todetermine peran ofhedonicshopping nilai, shoppinglifestyle, positiveemotionandimpulse perilaku buyingin shapingbuying, thusexpected totravelagentonline companiescandevelop promotionsbased onpurchasing patternsof consumers.The penelitian adalah conductedqualitatively byobservation agen membersof of30active onlinetravel, yang datais processeddescriptively. Hasil yang diperoleh nilai arehedonicshopping, shoppinglifestyle, buyingforminga positiveemotionandimpulse complexof pola consumerpurchasing, berbagai andgradually becomeshabitualbehaviorin Menggunakanalat onlineservices oftravel agen. Kata Kunci: agen perjalanan online, perilaku membeli, KONSUMEN, secara online
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Masyarakat Melakukan Reservasi Hotel Dan Wisata Berbasis Online Di Yogyakarta Diah Pradiatiningtyas - AMIK BSI Yogyakarta
Indonesian Journal of Networking and Security (IJNS) Vol 6, No 2 (2017): IJNS April 2017
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.61 KB) | DOI: 10.55181/ijns.v6i2.1457

Abstract

Abstract - This research is a quantitative study of the factors that push people into buying behavior-based travel and hotel reservations online. Technological developments bring the purchasing habits become more practical with the number of sites that can be accessed wider community allegedly provide behavioral changes to consumers to make hotel reservations online based either for travel or other purposes. Many companies or hotels compete to make reservations online based. Purpose of this study was to determine the factors that drive consumer behavior make reservations online through online reservation sites. The results are expected to help the perpetrators of hospitality as well as travel agents and developers of websites or apps to choose strategies based hotel reservation online in order to maximize service and increase occupancy rates and tourist visitation. The data collection is done with Likert scale questionnaire to the consumer or the user community based reservation online. The data is processed and analyzed using linear regression with SPSS. Results from the study showed that the price and the rewards to be an influence-based society make reservations online. Keywords: Reservations, online, behavior, factors Abstrak - Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif mengenai faktor-faktor yang mendorong masyarakat dalam perilaku beli reservasi hotel dan wisata berbasis online. Perkembangan teknologi membawa kebiasaan beli menjadi semakin praktis dengan banyaknya situs yang dapat diakses masyarakat luas diduga memberikan perubahan perilaku kepada konsumen untuk melakukan reservasi hotel berbasis online baik untuk berwisata maupun keperluan lain. Banyak perusahaan atau hotel yang berlomba membuat reservasi berbasis online. Maksud penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong perilaku konsumen melakukan reservasi secara online melalui situs reservasi online. Hasil penelitian diharapkan dapat membantu pelaku perhotelan maupun travel agent dan pengembang situs atau aplikasi untuk memilih strategi dalam reservasi hotel berbasis online agar mampu memaksimalkan pelayanan dan meningkatkan tingkat hunian serta kunjungan wisata. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner berskala Likert kepada konsumen atau masyarakat pengguna reservasi berbasis online. Data diolah dan dianalisa menggunakan Regresi Linear dengan SPSS. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa harga dan rewards menjadi pengaruh masyarakat melakukan reservasi berbasis online. Kata Kunci: Reservasi, online, perilaku, faktor
Perancangan Sistem Informasi Pelayanan Surat Pengantar Dukuh Berbasis Website “Dukuhku Online” Lilik Arif Rahmadi; Paulus Tofan Rapiyanta; Diah Pradiatiningtyas - UBSI
Indonesian Journal of Networking and Security (IJNS) Vol 9, No 4 (2020): IJNS Desember 2020
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.584 KB) | DOI: 10.55181/ijns.v9i4.1674

Abstract

Abstract: Dukuh is a part of the Village Government that serves citizen's needs in the region. The current system that they used is still manual. It takes more time and a lot of money to get a cover letter from Dukuh with a manual system. The purpose of this research is to design a web-based service to request a cover letter from Dukuh. Data collection techniques used were observation, interview, literature study, and documentation. The system development method used a prototype method that is listening to the user request, making mock-up, and repairing mock-up. The results of the design system is a prototype design of cover letter service information web-based system "Dukuhku Online "in Krembangan District that will facilitate citizens in case they need a cover letter from Dukuh. With this prototype system, requesting a cover letter from Dukuh is more effective and efficient than using a manual system.This Research produces a design that can be used as a reference for making information system in the future. Keywords: Information System, Cover Letter, Dukuh, Prototype Abstrak: Dukuh merupakan bagian dari Pemerintah Kalurahan yang melayani kepentingan warga masyarakat di tingkat Padukuhan. Pelayanan yang berjalan saat ini masih menggunakan sistem manual yang membuat warga harus meluangkan waktu dan biaya lebih banyak untuk menemui Dukuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sistem informasi pelayanan surat pengantar Dukuh berbasis website sebagai media informasi dan pengajuan surat pengantar Dukuh bagi warga yang membutuhkan surat pengantar Dukuh. Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Metode pengembangan system yang digunakan adalah metode prototype yaitu mendengarkan pengguna, dan membuat rancangan mockup. Hasil dari rancangan sistem usulan yang dibuat adalah prorotype sistem informasi pelayanan surat pengantar Dukuh berbasi web "Dukuhku Online" pada Kalurahan Krembangan. Antarmuka pada prototype tersebut memiliki menu untuk mengajukan permohonan surat pengantar Dukuh secara online serta tersedia informasi persyaratan permohonan dokumen administrasi kependudukan lain yang dapat diakses kapan saja sehingga menghemat waktu dan biaya bagi pemohon. Perancangan yang dihasilkan dalam penelitian ini dapat menjadi acuan untuk pembuatan sistem informasi di masa mendatang. Kata kunci: Sistem Informasi, Surat Pengantar, Dukuh, Prototype
Peran Instagram Sebagai Pemasaran Digital Kain Tenun Lurik ATBM Klaten Diah Pradiatiningtyas - UBSI
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 11, No 4 (2019): Speed 2019
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.105 KB) | DOI: 10.55181/speed.v11i4.626

Abstract

Abstract - Klaten, is one of the regencies in Central Java that has been known for producing lurik woven cloth ATBM (Non-Machine Weaving Equipment) for decades. Even now Klaten is still known as a producer of traditional lurik. However, with the onslaught of the era and the rise of the textile industry with modern technology, the reputation of Klaten lurik weaving has declined starting in 2016. Until now, there are still many groups of artisans who have survived by making many efforts and innovations in lurik products. It is predicted that the reach of marketing that has been digitalized is able to reach all parties, so it is hoped that the potential of Klaten as a producer of ATBM lurik can be explored maximally. This research is an exploratory study to assess Instagram as one of the potential digital marketing platforms that may be used by ATBM lurik craftsmen. The research method used was qualitative, field observations were made to the group of ATBM lurik woven fabric craftsmen in Klaten Pedan and interviews with local village officials. The results obtained by the time constraints of the craftsmen make Instagram a solution in marketing digital ATBM woven fabrics. As a business profile, centralizing through hashtags, making marketing content easily, and communication facilities through comments and direct messages become an Instagram role felt by craftsmen.Keywords: Lurik, Klaten, Pedan Village, Digital Marketing, Instagram, ATBM Abstrak - Klaten, merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang  sudah sejak puluhan tahun dikenal sebagai penghasil kain tenun lurik ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin). Saat inipun Klaten masih dikenal sebagai penghasil lurik tradisional. Namun dengan gempuran jaman dan maraknya industri tekstil dengan teknologi yang modern membuat pamor tenun lurik Klaten menurun mulai tahun 2016. Sampai saat ini masih banyak kelompok pengrajin yang bertahan dengan melakukan banyak upaya dan inovasi produk luriknya. Daya jangkau pemasaran yang sudah terdigitalisasi diprediksi mampu menjangkau semua pihak, sehingga diharapkan potensi Klaten sebagai penghasil tenun lurik ATBM dapat maksimal tereksplorasi. Penelitian ini merupakan penelitian eksplorasi untuk menilai Instagram sebagai salah satu platform pemasaran digital yang potensial yang mungkin dapat digunakan oleh pengrajin lurik ATBM. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, pengamatan lapangan dilakukan kepada kelompok pengrajin kain tenun lurik ATBM di Pedan Klaten serta wawancara kepada perangkat desa setempat. Hasil yang didapatkan keterbatasan waktu yang dimiliki oleh pengrajin membuat Instagram menjadi salah satu solusi dalam melakukan pemasaran digital kain tenun ATBM. Sebagai profil bisnis, pemusatan melalui tagar, membuat konten pemasaran dengan mudah, dan fasilitas komunikasi melalui komentar dan direct message menjadi peran Instagram yang dirasakan oleh pengrajin.Kata kunci : tenun lurik, klaten, desa pedan, pemasaran digital, instagram, atbm
Edukasi Budidaya Tanaman Hias Kaktus Dan Pemasaran Melalui Media Digital Pada Komunitas Nirlaba Cactus And Succulent Society Of Indonesia (CSSI) Diah Pradiatiningtyas - Universitas BSI Kampus Yogyakarta
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 14, No 1 (2022): Speed Januari 2022
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55181/speed.v14i1.750

Abstract

AbstrakBudidaya tanaman hias saat ini sedang banyak digeluti, salah satu alasannya adalah sebagai hobi namun dai hobi tersebut ternyata mendatangkan pendapatan di era pandemi covid 19 ini. Diantara tanaman hias tersebut ada tanaman hias yaitu Kaktus. Tanaman kaktus dan sebagian besar tanaman hias dengan habitat gurun merupakan tanaman yang relatif mudah dalam perawatan. Proses budidaya juga bisa dilakukan dalam skala rumahan. Ada sebuah organisasi atau komunitas nirlaba yaitu Cactus and Succulent Society of Indonesia (CSSI) yang khusus fokus pada tanaman hias kaktus dan tanaman gurun lain nya di Indonesia. CSSI terkendala pada pemasaran khususnya media edukasi karena masih banyak yang tidak mengetahui kemudahan membudidaya kaktus sehingga pamornya belum sebaik tanaman hias lainnya. Permasalahan pada penelitian ini adalah bagaimana peran media digital dalam memberikan edukasi budidaya kaktus kepada masyarakat, dengan harapan dapat memaksimalkan edukasi budidaya tanaman Kaktus yang dilakukan oleh CSSI agar dapat memberikan pengetahuan bagi masyarakat yang ingin membudidaya Kaktus dan memaksimalkan pemasaran tanaman Kaktus hasil budidaya penggiat atau penghobi Kaktus agar menambah penghasilan masyarakat yang melakukan budidaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil yang didapatkan adalah bahwa CSSI telah menggunakan media sosial secara terbatas, sehingga jika ingin mewujudkan peningkatan penjualan maupun berbagi informasi mengenai edukasi budidaya atau hibridasi Kaktus dan Sukulen, CSSI membutuhkan suatu media terpadu yang bisa mengakomodir semua keinginan tersebut yaitu dengan membuat sebuah website dan video melalui Youtube yang dapat dibuat oleh masing-masing anggota yang diunggah sesuai persetejuan pengurus CSSI.Kata Kunci: Kaktus, Sukulen, CSSI, Penjualan, Edukasi, Budidaya, Pemasaran, Media Sosial AbstractCultivation of ornamental plants is currently being cultivated, one of the reasons is as a hobby, but this hobby has turned out to be a source of income in the era of the COVID-19 pandemic. Among these ornamental plants there are ornamental plants namely cactus. Cacti and most ornamentals with desert habitats are relatively easy to care for. The cultivation process can also be done on a home scale. There is a non-profit organization or community, namely the Cactus and Succulent Society of Indonesia (CSSI) which specifically focuses on ornamental cacti and other desert plants in Indonesia. CSSI is constrained by marketing, especially educational media because there are still many who do not know the ease of cultivating cacti so that the prestige is not as good as other ornamental plants. The problem in this research is how the role of digital media in providing education on cactus cultivation to the public, with the hope of maximizing education on cactus cultivation carried out by CSSI in order to provide knowledge for people who want to cultivate cacti and maximize marketing of cactus plants cultivated by cactus enthusiasts or hobbyists. in order to increase the income of people who do cultivation. This study uses a qualitative method. The results obtained are that CSSI has used social media on a limited basis, so if you want to increase sales or share information about cultivation education or hybridization of Cacti and Succulents, CSSI needs an integrated media that can accommodate all these desires, namely by creating a website and video via Youtube which can be made by each member uploaded according to the approval of the CSSI management. Keywords: Cactus, Succulent, CSSI, Selling, Education, Cultivation, Marketing, Social Media
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA PADA PEKERJA BERKETERAMPILAN RENDAH ATAU TERBATAS Diah Pradiatiningtyas
Media Riset Bisnis & Manajemen Vol. 7 No. 2 (2007): Media Riset Bisnis & Manajemen
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1039.56 KB) | DOI: 10.25105/mrbm.v7i2.1051

Abstract

This paper examined factors that influence work motivation and satisfaction. The research focus on employee with low or limited skills and education, they don't have career on the job and paid with minimum salary. This employee do not have any opportunities or gain job promotion. There is a reality faced by them because of their limited skills and education, while they have to serve the customer better. The interesting point to be investigated was the factors influencing their motivation in work besides salary they expected. The company face dilemma whenever they needs this type of employee but they have to maintain the employee with minimum salary to reduce intention to quit. Linear reggression conducted to examine the influences of leadership, condition of work, and employee internal factors to work motivation and satisfaction. The construct was adapted and developed from the model of Nordic Employee Index. The result shows that internal factors were the most influencing variable to work motivation and satisfaction.Keywords : Condition of work, Leadership, Motivation, Satisfaction