Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Antibacterial Activity of Quinoline Alkaloids from Cinchona ledgeriana Cell Suspension Cultures Againts Staphylococcus aureus and Escherichia coli Hasibuan, Yustiny Andaliza; Ratnadewi, Diah
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4a (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4a.10779

Abstract

Kina (Cinchona ledgeriana) is a member of the Rubiacea family of the genus Cinchona that contains a secondary metabolite called quinoline alkaloid. In vitro cell culture has been shown to produce secondary metabolites, by cultivating cells in a nutrient-rich liquid medium under suitable environmental conditions. The aim of this study was to determine the antibacterial activity of quinoline alkaloids from Kina cell cultures against Escherichia coli and Staphylococcus aureus. Quinoline alkaloid extracted from Kina cell culture was tested for its antibacterial activity using the well methode. Antibacterial tests revealed that quinoline alkaloids produced greater inhibition zone diameters against S. aureus (7.33 mm) and E. coli (1.66 mm) compared to solutions of pure quinine and quinidine. However, the inhibition of quinoline alkaloids against S. aureus and E. coli was still very low because they only had an inhibition zone with a diameter of <10 m.
Shoot Initiation and Rooting in Tissue Culture of Rose (Rosa hybrida) cv. Shangrila: Shoot Initiation and Rooting in Tissue Culture of Rose (Rosa hybrida) cv. Shangrila Amelia Nurkhopipah; Nina Ratna Djuita; Ratnadewi, Diah
Jurnal Sumberdaya Hayati Vol. 12 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Departemen Biologi, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsdh.12.1.22-29

Abstract

Mawar (Rosa spp.) merupakan tanaman berbunga yang termasuk dalam famili Rosaceae. Mawar dianggap sebagai salah satu tanaman hias yang paling populer dan banyak diminati di berbagai sektor. Popularitas ini menyebabkan perlunya produksi mawar dalam skala besar, khususnya bunga potong hibrida. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komposisi media yang optimal untuk memproduksi mawar cv. Shangrila dalam jumlah besar dan dalam jangka waktu yang lebih singkat, terlepas dari perubahan musim. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan sembilan kali ulangan untuk semua perlakuan kecuali perbanyakan tunas aksiler. Eksplan yang digunakan adalah ruas batang dengan satu buku. Setelah sterilisasi, eksplan dikulturkan pada media Murashige dan Skoog (½ MS) setengah kekuatan tanpa zat pengatur tumbuh selama satu minggu. Langkah ini dimaksudkan untuk mengevaluasi efektivitas antibiotik yang digunakan selama tahap akhir proses sterilisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAP pada konsentrasi 3 mg/L menghasilkan jumlah tunas tertinggi. Komposisi media yang sama, tanpa ekstrak kecambah kacang (B3T0), menghasilkan persentase pembentukan tunas tertinggi dan panjang tunas terbesar. Media perakaran yang optimal adalah campuran pasir dan vermikulit 1:1, yang dilengkapi dengan nutrisi dari larutan ½ MS tanpa penambahan auksin.