p-Index From 2021 - 2026
6.109
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Kemasan dan Pembuatan Logo Usaha UMKM di Desa Rato Kecamatan Bolo Kabupaten Bima Sri Ernawati; Aliah Pratiwi; Satria Pamungkas; Nadiah Aulia Putri; Muhammad Adhar; Aryadi Aryadi; Adea Nova Ramadhani; Fery Aditya
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 1 No. 3 (2024): September-Desember "Implementation of Social Service Programs to Increase Commu
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/5zyakb41

Abstract

Pelatihan kemasan dan pembuatan logo usaha untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan upaya strategis untuk meningkatkan daya saing dan daya tarik produk di pasar. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kreatifitas dari pelaku UMKM dan masyarakat setempat terkait pembuatan desain logo dan kemasan produk UMKM. Dalam pelatihan ini, peserta akan mempelajari teknik-teknik dasar dalam membuat desain kemasan yang efektif, termasuk pemilihan bahan, struktur kemasan, dan elemen estetika yang mendukung branding produk. Selain itu, pelatihan juga mencakup pembuatan logo yang representatif dan profesional, yang berfungsi sebagai identitas visual usaha. Dengan fokus pada prinsip desain grafis dan branding, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan praktis yang dapat diterapkan langsung oleh pelaku UKM yang ada pada desa rato untuk memperkuat citra merek mereka, menarik minat konsumen, dan meningkatkan penjualan. Melalui pendekatan yang terintegrasi antara teori dan praktik, pelatihan ini diharapkan dapat memberdayakan peserta untuk mengoptimalkan potensi produk mereka dan mencapai kesuksesan yang berkelanjutan di pasar yang semakin kompetitif.
An Analysis of Marketing Strategies For PS Djeram Kretek Cigarette Products in Bima Regency Ramli Ramli; Sri Ernawati; Rosa Yulianti
Journal of Creative Power and Ambition (JCPA) Vol. 4 No. 01 (2026): Journal of Creative Power and Ambition (JCPA)
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/jcpa.1356

Abstract

The cigarette industry in Indonesia is one of the manufacturing sectors that has a strategic role in the national economy. This study aims to analyze the marketing strategy of PS Djeram Kretek Cigarettes in Bima Regency based on consumer perceptions using the marketing mix (4P) approach, which includes promotion, product quality, price, and place/distribution. The research employed a quantitative descriptive method with data collected through questionnaires distributed to 100 consumers of PS Djeram Kretek Cigarettes in Bima Regency. The sampling technique used was purposive sampling. Data were analyzed using validity and reliability tests, as well as descriptive statistical analysis with the assistance of SPSS version 25. The results indicate that all research instruments were valid and reliable. The price variable obtained the highest mean score of 4.3800, followed by promotion (4.3775), place/distribution (4.3175), and product quality (4.3150). All variables were categorized as very good. The overall grand mean score of 4.3475 demonstrates that the marketing strategy of PS Djeram Kretek is perceived very positively by consumers. The product's main competitive advantage lies in its affordable pricing, which aligns with consumers' purchasing power, supported by effective promotional activities, good product quality, and accessible distribution channels. These findings suggest that the implementation of the 4P marketing mix has been effective in enhancing the competitiveness of PS Djeram Kretek in Bima Regency.
Bazar Ramadhan Mahasiswa STIE Bima sebagai Model Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Lokal Feni Aryani; Sri Ernawati; Intisari Haryanti; Ita Purnama; Ovriyadin Ovriyadin
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/smsv4651

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menekankan kontribusi nyata kampus dalam menjawab kebutuhan sosial dan ekonomi masyarakat.  Salah satu bentuk pengabdian yang relevan dengan momentum sosial-keagamaan adalah kegiatan Bazar Ramadhan. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 9 s.d 14 Maret 2026 dan dilaksanakan oleh mahasiswa STIE Bima dengan pendampingan dosen pengampu beberapa mata kuliah sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual dan penguatan fungsi sosial kampus dalam pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini melibatkan 141 kelompok mahasiswa yang masing-masing membawa dan memasarkan produk wirausaha. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan ruang pemasaran bagi produk mahasiswa dan masyarakat, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, serta memperkuat hubungan sosial antara kampus dan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-deskriptif melalui tahapan perencanaan, koordinasi, persiapan teknis, pelaksanaan, pendampingan, observasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui observasi lapangan, dokumentasi kegiatan, serta catatan reflektif selama bazar berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa bazar Ramadhan menjadi ruang pemberdayaan ekonomi dan sosial yang efektif. Produk-produk yang ditampilkan memperoleh respons yang baik dari pengunjung, dan beberapa kelompok mahasiswa mampu mencapai hasil penjualan yang positif. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengelola usaha, berkomunikasi dengan konsumen, serta memahami dinamika pasar. Selain itu, kegiatan bazar memperlihatkan adanya sinergi yang baik antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat dalam mendukung penguatan ekonomi lokal. Kegiatan ini dapat disimpulkan sebagai model pengabdian kepada masyarakat yang aplikatif, partisipatif, dan relevan dengan kebutuhan lokal. Bazar Ramadhan layak dikembangkan secara berkelanjutan dengan dukungan promosi digital, evaluasi terukur, dan perluasan kemitraan dengan UMKM serta pemerintah setempat.
Pelatihan Desain Logo dengan Aplikasi Canva dalam Meningkatkan Branding UMKM Bingka Dolu Kakak Ida di Kelurahan Penaraga Kota Bima Sri Ernawati; Rizkiatun Ramdina; Rani Pujianti; Nurfadilah Nurfadilah; Ainul Yakin
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/1qrpee13

Abstract

Pelatihan desain logo menggunakan aplikasi Canva merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan branding dan identitas visual UMKM Bingka Dolu Kakak Ida di Kelurahan Penaraga Kota Bima. Permasalahan utama yang dihadapi pelaku UMKM adalah belum memiliki logo yang menarik dan profesional sehingga produk kurang dikenal serta sulit bersaing di pasar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya branding produk serta meningkatkan keterampilan pelaku UMKM dalam membuat logo secara mandiri menggunakan aplikasi Canva. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahap sosialisasi branding produk dan pelatihan praktik pembuatan logo secara langsung. Kegiatan dilaksanakan di rumah pelaku usaha dengan metode pendampingan dan demonstrasi penggunaan Canva. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM memperoleh pemahaman baru mengenai branding produk, manfaat logo, serta mampu membuat logo yang sesuai dengan karakter usaha mereka. Pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan identitas visual usaha sehingga dapat mendukung promosi produk, meningkatkan daya tarik konsumen, dan memperkuat citra merek UMKM Bingka Dolu Kakak Ida di tengah persaingan usaha yang semakin kompetitif.
Pelatihan Pembuatan Logo Usaha pada UMKM Tahu Sari Benze Kecamatan Sape Kabupaten Bima Sri Ernawati; Firda Yanti; Astrid Ruhiyatul Jumaiyah; Nabila Nurcahyani; Baiq Salsabila
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/4rmsca97

Abstract

    UMKM memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, namun masih banyak pelaku usaha yang belum memahami pentingnya identitas visual usaha sebagai media branding produk. UMKM Tahu Sari Benze di Kecamatan Sape Kabupaten Bima merupakan salah satu usaha yang belum memiliki logo usaha yang menarik dan profesional sehingga kurang mampu menarik perhatian konsumen. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam membuat logo usaha sebagai identitas visual produk. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi, penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi desain digital seperti Canva agar peserta lebih mudah memahami proses pembuatan logo. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM mampu memahami pentingnya branding usaha serta berhasil membuat desain logo yang lebih menarik, kreatif, dan sesuai dengan karakter produk. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kemampuan peserta dalam memanfaatkan teknologi desain digital untuk mendukung promosi usaha. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan UMKM Tahu Sari Benze dapat meningkatkan daya saing produk dan memperluas pemasaran usaha di masyarakat.      
Peran Logo dalam Membangun Citra Merek Es Teller Syamil Desa Talabiu Sri Ernawati; Nurfadillah Nurfadillah; Gina Fatitah; Rosdiana Rosdiana; Rahmawati Rahmawati
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/e238y109

Abstract

Logo merupakan elemen penting dalam membangun identitas visual suatu usaha, khususnya pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran logo dalam membangun citra merek pada usaha Es Teler Syamil Desa Talabiu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan observasi terhadap praktik branding UMKM. Hasil kajian menunjukkan bahwa logo berfungsi sebagai identitas visual yang mampu meningkatkan daya ingat konsumen, membangun kepercayaan, serta memperkuat citra merek di pasar. Logo yang dirancang secara konsisten, sederhana, dan relevan dengan karakter produk dapat memberikan nilai tambah bagi usaha dan meningkatkan daya saing. Dengan demikian, perancangan logo yang tepat menjadi strategi penting dalam pengembangan branding Es Teler Syamil agar lebih dikenal luas oleh masyarakat. 
Pemetaan Potensi Wilayah Berbasis SWOT sebagai Fondasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Samili, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima Hanifah Muthiah; Sri Ernawati; Firmansyah Kusumayadi; Amirulmukminin Amirulmukminin; Nur Khusnul Hamidah; Feni Aryani
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/p75vsn36

Abstract

Desa Samili, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, merupakan desa yang menyandang predikat Desa Wisata Andalan dan Strategis dengan beragam potensi sumber daya yang belum teroptimalkan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan memetakan secara komprehensif potensi wilayah Desa Samili menggunakan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) sebagai landasan perancangan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang tepat sasaran. Metode yang digunakan adalah participatory action research dengan kombinasi observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap 24 informan kunci, serta analisis data sekunder dari dokumen resmi desa. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa desa ini memiliki empat dusun utama—Cako, Santula, Sakala, dan Rasabou—dengan populasi 2.695 jiwa dan 699 kepala keluarga. Kekuatan utama meliputi lahan pertanian produktif, kawasan hijau Doro Nepi, Pasar Tradisional Ama Mbancai, serta modal sosial gotong royong yang tinggi. Kelemahan yang teridentifikasi berupa keterbatasan kapasitas SDM, minimnya infrastruktur pascapanen, dan rendahnya aksesibilitas permodalan UMKM. Peluang terbesar terletak pada program hilirisasi unggas nasional di Kecamatan Woha, pengembangan ekowisata, dan digitalisasi pemasaran produk lokal. Ancaman utama berupa perubahan iklim, urbanisasi usia produktif, dan fluktuasi harga komoditas. Berdasarkan matriks SWOT, direkomendasikan lima klaster program PKM strategis yang mencakup agribisnis terpadu, pemberdayaan UMKM berbasis digital, pengembangan ekowisata komunitas, penguatan kelembagaan Bumdes, dan penyuluhan kesehatan holistik.