Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA UNJUK KERJA HOT WELL PUMP UNIT 3 PLTP ULUBELU TANGGAMUS - LAMPUNG Zein Muhamad; Bambang Pratowo; Fadhilah Ruhendi Putra
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 1 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PLTP Ulubelu yang berlokasi di pekon Muara Dua, Kecamatan Ulubelu, Tanggamus, Lampung merupakan PLTP yang terbagi menjadi 4 unit, untuk unit 1 dan 2 pihak PT Pertamina Geothermal Energy hanya menyuplai steam (uap) yang nantinya akan dimanfaatkan oleh PLTP milik PLN dan untuk unit 3 dan 4 pengoperasian seluruhnya dilakukan oleh PT Pertamina Geothermal Energy mulai dari hulu hingga hilir. PLTP Ulubelu sendiri memiliki kapasitas 4 x 55 MW dimana PLTP ini memanfaatkan panas bumi yang berasal dari reservoir (perut bumi) yang nantinya akan dimanfaatkan untuk memutar turbin yang telah terhubung ke generator untuk menghasilkan energi listrik. Uap sisa yang telah dimanfaatkan untuk memutar turbin nantinya akan dikondensasikan didalam kondesor dan hasil dari kondensasi yang terjadi didalam kondensor akan dialirkan menggunakan main cooling equipment yaitu hot well pump ke cooling tower (menara pendingin) untuk didinginkan kembali. Kinerja dari Hot well pump disini sangat berpengaruh untuk mengalirkan fluida yang berasal dari kondesor ke cooling tower. Oleh karena itu menjadi latar belakang penulis untuk melakukan analisa unjuk kerja terhadap Hot well pump pada PLTP Ulubelu unit 3 guna mengatahui unjuk kerja dari pompa tersebut. Hasil dari analisa unjuk kerja terhadap Hot Well Pump ini penulis berharap dapat dijadikan data pembanding antara kinerja data aktual dangan data teknis, dan juga menjadi data pembanding antara data aktual sebelum unit 3 melakukan over houl dengan data setelah unit 3 melakukan over houl yang akan dilakukan pada bulan Oktober tahun 2022 nanti (tentative).
Analisa Pengaruh Penggunaan Pahat Jenis HSS dan Variasi Putaran Pada Proses Pembubutan Baja S45C Terhadap Keefektifan Pahat Bambang Pratowo; Kunarto; Galieh Azzis Afrian
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 7 No 1 (2023): G-Tech, Vol. 7 No. 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.062 KB) | DOI: 10.33379/gtech.v7i1.1832

Abstract

Perkembangan teknologi pada abad ke-20 sangat pesat. Banyak teknologi di industri juga berkembang dan proses ini sedang dipercepat untuk mencapai tujuan dan efisiensi dari waktu ke waktu. Banyak faktor yang diperlukan untuk mencapai output, termasuk pembuatan mesin, kecepatan potong, operator, pendingin, alat potong, dan banyak lagi. Karbon (baja karbon 1,05%) sekarang jarang digunakan untuk proses pemesinan, karena materialnya tidak tahan panas (lunak pada 300-500 oF). Baja karbon ini saat ini hanya digunakan untuk file, mata gergaji dan pahat tangan. Material alat HSS (High Speed Steel) dapat dipilih baik tipe M atau T. Tipe M berarti alat HSS yang mengandung unsur molibdenum dan tipe T berarti alat HSS yang mengandung unsur tungsten. Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh variasi geometri sudut gores pahat terhadap umur pahat saat memutar baja S45C, mengetahui pengaruh perubahan sudut rake geometri pahat terhadap umur pahat saat memutar baja S45C, dan mengetahui pengaruh variasi putaran mesin terhadap umur pahat pada pembubutan baja S45C.
PENGARUH QUENCHING DAN ANNEALING PADA BAJA KARBONRENDAH AISI 1030 TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN SIFAT MEKANIKNYA Bambang Pratowo; Witoni Witoni; Hamim Andriasnyah Putra
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 2 (2023): APRIL
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Material yang paling sering digunakan dalam industri adalah baja, yang memiliki berbagai sifat seperti kekuatan tinggi, relatif ulet, dan ketahanan terhadap kekerasan. Salah satu baja karbon rendah adalah AISI 1030. jenis perlakuan yang digunakan baja yaitu dengan perlakuan panas dapat mempengaruhi kualitas material. Berdasarkan hasil pengujian, baja karbon rendah AISI 1030 diuji sifat-sifatnya, yaitu raw ber sifat ulet, quenching media air ber sifat ulet, quenching media air garam getas, dan annealing media suhu ruang bersifat ulet perlakuan panas sangat mempengaruhi ukuran butir struktur mikro dan media pendinginan yang lebih cepat menghasilkan butiran yang lebih kecil sedangkan pendinginan yang lebih lambat menghasilkan butiran yang lebih besar. Nilai uji tekan empat spesimen baja karbon rendah AISI 1030 memiliki nilai kekuatan maksimum tertinggi dari quenching metode pendingin air garam 49930,2 N, quenching media pendingin air 42438,5 N, raw 37713,2 N, annaling media pendingin suhu ruang 292716 N dan nilai rata-rata uji kekerasan Vickers spesimen baja karbon rendah AISI 1030 quenching metode pendingin air garam 371 HVN, quenching media pendingin air 277 HVN, raw 218 HVN dan annaling media pendingin suhu ruang 146,4 HVN.
ANALISA VARIAN KAMPAS KOPLING TERHADAP PERFORMA PADA KENDARAAN RODA DUA Kunarto Kunarto; Bambang Pratowo; Ridho Saganta
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 2 (2023): APRIL
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai varian kampas kopling terhadap pengaruh performa motor Yamaha Jupiter MX. Penelitian ini dilakukan di bengkel otomotif MVK Bandar Lampung dengam menggunakan alat Dynotest. Teknik pegumpulan data yang digunakan berupa dokumen hasil pengujian motor sebanyak  5 kali dengan alat dynotest. Objek penelitian ini adalah membandingkan varian kampas kopling standart, buatan 50%:50% dan buatan 70%:30%. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dimana peneliti melakukan pengamatan, pengambilan data dan melihat jenis varian kampas kopling yang mempengaruhi performa motor. Hasil penelitian menggunakan kampas kopling standard mendapatkan hasil maksimal daya 9.7 HP pada rpm 7511 dan torsi 10.27 N.m pada rpm 5245, kampas kopling buatan 50%:50% berbahan serbuk bambu dan serbuk batok kelapa mendapatkan hasil maksimal daya 9.6 HP pada rpm 7146 dan torsi 10.72 N.m pada rpm 3063. Sedangkan pada pengujian yang terakhir yaitu pada kampas kopling buatan 70%:30% berbahan serbuk bambu dan serbuk batok kelapa mendapatkan hasil daya 9.1 HP pada rpm 7559 dan torsi 9.63 N.m pada rpm 5731.
Analisa Kekuatan Material Komposit Berbahan Fly Ash dan Serbuk Kaca Bermatrik Resin Epoksi Bambang Pratowo; Kunarto; Muhammad Irfan Affandy
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 7 No 4 (2023): G-Tech, Vol. 7 No. 4 Oktober 2023
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/gtech.v7i4.3193

Abstract

Fly ash is produced in large quantities at PLTU Tarahan,South Lampung.Purpose of this research is determine percentage of variations the composite mixture to obtain good composite characteristic properties. Sedangkan komposisi serbuk kaca terdiri dari 3 varian yaitu persentase 10%, 20%, dan 30%, jumlah soal tes sebanyak 21 buah. Komposisi fly ash terdiri dari 3 variasi yaitu persentase 10%, 20% dan 30%. Gaya lentur maksimum untuk komposit yang mengandung 30% fly ash dan 10% serbuk kaca adalah 74,7N and the best impact value lies in 30% fly ash and 10% glass powder of 1.27 J/mm2 highest hardness value at 20% fly ash and 20% glass powder at 81.1 HD.it can be concluded that balance of the composition between fly ash and glass powder has large effect on the hardness value,variations of 30% fly ash and 10% glass powder are optimal conditions for maximum strength in the test bending.
Rancang Bangun dan Evaluasi Kinerja Tungku Biomassa dengan Bahan Bakar Briket Caroxide untuk Energi Alternatif Surya, Indra; Apriansah, Muhammad Agung; Riza, Muhammad; Kunarto, Kunarto; Muhida, Riza; Mulyana, Mulyana; Muhamad, Zein; Pratowo, Bambang; Saputro, Harjono
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 1 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era modern, bahan bakar telah menjadi kebutuhan pokok manusia, namun konsumsi bahan bakar yang semakin meningkat menyebabkan kerusakan lingkungan, termasuk deforestasi. Untuk mengatasi hal ini, briket arang dapat menjadi sumber energi alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang tungku biomassa yang memanfaatkan briket tempurung kelapa sebagai bahan bakar. Kinerja tungku biomassa dievaluasi melalui efisiensi termal (ηT) dan efisiensi tungku (η) yang diukur dengan temperatur pembakaran dan uji Water Boiling Test (WBT). Briket caroxide yang terdiri dari arang tempurung kelapa (92,5%), tapioka (2,5%), dan hidrogen peroksida (5%) menunjukkan nilai kalor tinggi (HHV) dan nilai kalor rendah (LHV), dengan hasil perhitungan HHV: 27.550 kJ/kg dan LHV: 26.495 kJ/kg. Tungku yang dirancang berbentuk silinder dengan ruang bakar berbentuk kerucut serta dilengkapi dengan blower untuk pemasukan udara pembakaran. Temperatur pembakaran briket caroxide mencapai 665,4°C dan menghasilkan efisiensi termal (ηT) sebesar 38,23%. Hasil uji WBT menunjukkan efisiensi tungku (η) sebesar 32,44%
Analisis Perbandingan Kekuatan Tarik dan Bending pada Kampuh Las V Tunggal dan X Tunggal Menggunakan Metode Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dengan Arus 140 Ampere Mulyana, Mulyana; Haryanto, Gedeon Risky; Kunarto, Kunarto; Muhida, Riza; Riza, Muhammad; Surya, Indra; Muhamad, Zein; Pratowo, Bambang; Saputro, Harjono
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 1 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pengelasan logam menggunakan metode Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dengan arus 140 ampere dalam posisi 3G. Proses pengelasan menggunakan sambungan tipe butt joint dengan kampuh las V tunggal dan X tunggal pada sudut 30°. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi pengaruh variasi kampuh las terhadap hasil uji tarik dan uji bending pada logam ASTM A36. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesimen dengan kampuh V tunggal memiliki tegangan bending tertinggi sebesar 8648 MPa, sementara X tunggal memiliki kekuatan tarik tertinggi sebesar 4574 MPa. Variasi kampuh las secara signifikan memengaruhi kekuatan mekanik material, dengan spesimen X tunggal menunjukkan kinerja terbaik secara keseluruhan pada uji tarik.
RANCANG BANGUN UNTUK PAKAN TERNAK MESIN EXTRUDER Pratowo, Bambang; Adha, Farhan
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Pakan pelet merupakan salah satu bentuk pakan ternak yang memiliki banyak keuntungan, seperti kualitas pakan, daya simpan yang lebih lama, dan kemudahan dalam proses pemberian pakan. Perancangan ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi mesin extruder sebagai pencetak pakan pelet untuk pakan ternak dengan memanfaatkan bahan baku lokal yang mudah didapatkan. Sehingga seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini untuk mempercepat dan mempermudah segala hal yang dikerjakan manusia dalam sektor produksi pakan ternak serta penggunaan mesin-mesin hasil ciptaan manusia yang telah banyak dipergunakan agar proses produksi menjadi lebih efisien. Perancangan ini dimulai dengan pembuatan mesin extruder yang sesuai dengan spesifikasi dan karakteristik bahan baku pakan ternak serta menggunakan dinamo listrik 1 HP, dan kecepatan putaran 1400 Rpm sebagai penggerak utama. Mesin Extruder untuk Pakan Ternak dapat menghasilkan kapasitas produksi 140 kg/jam dengan rincian 7 kg dalam setiap 3 menit proses pencetakan. Pada proses perancangan mesin ini dilakukan untuk menentukan besarnya daya motor penggerak yang dibutuhkan serta mengevaluasi performa mesin extruder, termasuk kapasitas produksi, merencanakan perhitungan sistem tranmisi. Selain itu, kualitas pakan pelet yang dihasilkan juga dilakukan untuk memastikan kandungan nutrisi yang memadai bagi kebutuhan pakan ternak.
Analisis Keausan dan Umur Sisa Top Roller Excavator Komatsu PC SE 3000 dengan Metode FMEA Pratowo, Bambang; Prasetyo, M Rembagus; Muhida, Riza; Riza, Muhammad; Surya, Indra; Kunarto, Kunarto; Muhamad, Zein; Mulyana, Mulyana; Saputro, Harjono
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 1 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Excavator Komatsu PC SE 3000 merupakan alat yang digunakan untuk penggalian dan pemindahan material dalam proses produksi batu bara. Komponen undercarriage pada excavator sangat penting dalam operasinya, namun komponen ini rentan mengalami keausan akibat gesekan, khususnya pada top roller. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keausan dan sisa umur pakai top roller pada excavator Komatsu PC SE 3000, serta melakukan pengendalian risiko kerusakan menggunakan metode Failure Mode Effect and Analysis (FMEA). Data dikumpulkan melalui studi literatur, observasi, pengukuran, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keausan pada top roller disebabkan oleh kontak normal dengan track link dan minimnya perawatan yang menyebabkan kendurnya track link, sehingga meningkatkan gesekan. Tingkat keausan top roller pada posisi 1 adalah 45%, posisi 2 sebesar 40%, dan posisi 3 sebesar 25%. Sisa umur pakai top roller pada hour meter 8.115,80 dengan tingkat keausan 45% adalah 6.885 jam, pada hour meter 7.412,82 dengan tingkat keausan 40% adalah 7.587,18 jam, dan pada hour meter 5.163,78 dengan tingkat keausan 25% adalah 9.837,22 jam. Berdasarkan analisis FMEA, upaya membersihkan dan menjaga ketebalan top roller, track frame, dan track link dapat mengurangi risiko kerusakan dengan menurunkan nilai Risk Priority Number (RPN) dari 384 menjadi 216.
RANCANG BANGUN ALAT PENYIRAM TANAMAN OTOMATIS MENGGUNAKAN ARDUINO Yuniaty, Erma; Pratowo, Bambang; Saputra, Aufi Anggi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan zaman semakin meningkatkan, manusia mengharapkan sebuah alat atau teknologi yang dapat membantu pekerjaan manusia sehingga teknologi menjadi kebutuhan bagi manusia. Oleh karena itu di zaman yang semakin meningkat ini perlu adanya teknologi yag dapat membantu mempermudah pekerjaan manusia, salah satunya dengan membuat alat penyiram tanaman otomatis. Alat ini bertujuan untuk menggantikan pekerjaan manual menjadi otomasi, manfaat yang di dapat dari alat ini adalah mempermudah pekerjaan manusia dalam menyiram tanaman. Komponen alat ini menggunakan sensor soil moisture/ yang kelembaban tanahnya berada pada kelembaban 20% berfungsi sebagai pendeteksi kelembaban tanah dan mengirim perintah kepada Arduino uno guna menghidupkan driver relay, pompa dibawah 300 akan menyala sehingga dapat menyiram air sesuai kebutuhan tanah secara otomatis, tetapi jika pompa diatas 300 maka pompa akan mati sehingga tidak dapat menyiram secara otomatis. Pembuatan tugas akhir ini di lakukan dengan merancang membuat dan mengimplementasikan komponen system yang meliputi Arduino uno sebagai pengendali, driver relay untuk menghidupkan dan mematikan pompaair, LCD untuk menampilkan kelembaban tanah. Hasil penelitian alat yang di buat dapat berfungsi dengan baik dan dapat di kembangkan sesuai yang di harapkan.