Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Membangun Fondasi Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Efektif bagi Penutur Asing: Studi Kasus Konten Youtube “Nihongo Mantappu” Zahra Lintang Nuur'ainii; Suparmin; Wahyu Dini Septiari
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam terkait efektivitas pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing melalui studi kasus konten youtube "Nihongo Mantappu". Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan menggabungkan analisis konten youtube dan studi literatur untuk memahami strategi pembelajaran yang digunakan, materi yang disampaikan serta pola penyajian konten yang menarik dalam konteks pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing. Sumber data dibatasi pada konten yang tersedia di kanal youtube "Nihongo Mantappu" yang berkaitan dengan pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing. Data yang digunakan terdiri dari 5 konten video yang khusus mengenai pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing di kanal "Nihongo Mantappu". Dari konten-konten tersebut, setiap konten ditemukan beberapa data berupa kosakata serta tuturan yang digunakan untuk mengajarkan bahasa Indonesia kepada penutur asing. Hasil yang ditemukan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Indonesia yang diterapkan pada konten youtube Nihongo Mantappu menggunakan pendekatan yang kreatif dan interaktif sehingga dapat dijadikan sebagai fondasi untuk membangun pembelajaran bahasa Indonesia yang efektif bagi penutur asing.
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Buku Teks Pelajaran Bahasa Indonesia SMP Kelas VIII Kurikulum Merdeka Vincencia Lucky Kriswidyasari; Sri Muryati; Wahyu Dini Septiari
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai karakter dan mendeskripsikannilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas VIII SMP Kurikulum Merdeka dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dari penelitian ini adalah teks. Wujud dari data adalah frasa, kalimat, maupun kata yang mengandung nilai pendidikan karakter. Sumber data berasal dari buku teks pembelajaran Bahasa Indonesia SMP Kelas VIII Kurikulum Merdeka. Data yang didapatkan kemudian dianalisis sesuai dengan jenis-jenis karakter yang ada dan dikategorikan sesuai dengan keterampilan berbahasa. Penelitian ini dikategorikan sesuai dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Perolehan data penelitian dibatasi dengan keterampilan berbahasa. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 27 nilai karakter di dalam buku Bahasa Indonesia kelas VIII SMP Kurikulum Merdeka yang terdiri dari 4 nilai karakter beriman bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia; 1 nilai karakter berkebinekaan global; 4 nilai karakter mandiri; 3 nilai karakter bergotong royong; 10 nilai karakter bernalar kritis; dan 5 nilai karakter kreatif. Buku teks Bahasa Indonesia Kelas VIII SMP Kurikulum Merdeka sudah memuat nilai-nilai pendidikan karakter yang akan ditanamkan kepada siswa
Good and Correct Indonesian Language Counseling in Developing Children's Language Ethics in the Digital Era Bisarul Ihsan; Anwar Sholikhin; Wahyu Dini Septiari
Shof Journal of Social Impact Vol. 1 No. 3 (2024): December
Publisher : Shof Literacy Community

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The digital era has brought significant changes in the way children communicate, including in the use of Indonesian. However, easy access to technology and social media often has an impact on the decline in language ethics, such as the use of impolite words, grammatical errors, and the tendency to adopt language that is not in accordance with norms. This study aims to analyze the effectiveness of good and correct Indonesian language counseling in building children's language ethics in the digital era. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques in the form of interviews, observations, and documentation. The counseling is designed to provide an understanding of the importance of language ethics, the correct way to use Indonesian, and practical strategies to deal with the influence of digital language. The results of the study showed that counseling was able to increase children's awareness of the importance of language ethics, improve their communication patterns, and motivate them to use good and correct Indonesian in everyday interactions, including on social media. In addition, counseling also plays a role in shaping children's character to better appreciate cultural values and social norms through the use of language.
Pemberdayaan Bahasa dan Budaya Indonesia dalam Kanal YouTube BIPA Kemendikbud Ghifara Firdausa Vidi Anjani; Ina Hamung Putri; Tantri Galih Romadona; Wahyu Dini Septiari
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 4 (2024): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v8i4.90906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemberdayaan bahasa dan budaya Indonesia melalui kanal YouTube BIPA Kemendikbud sebagai media pembelajaran bagi penutur asing. Pendekatan bilingualisme, yang memanfaatkan pergantian kode dan bahasa ibu pemelajar diterapkan untuk memfasilitasi pemahaman bahasa dan budaya Indonesia secara mendalam. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari kanal YouTube BIPA Kemendikbud. Penelitian ini menggunakan metode simak bebas libat cakap dan observasi tidak langsung, sehingga dapat mengevaluasi materi pembelajaran yang disajikan dalam kanal tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini membantu meningkatkan kompetensi linguistik, pemahaman budaya, dan kepercayaan diri pemelajar dalam menggunakan bahasa Indonesia. Data dalam penelitian ini berupa seri video seperti Sahabatku Indonesia berfokus pada penyampaian materi dasar berbahasa Indonesia, seperti ucapan salam, kalimat ajakan, kata hubung dan lain-lain, sementara Bahan Alih Wahana BIPA dan Handai Indonesia memberikan wawasan budaya yang lebih kaya, seperti seni tradisional, kuliner, dan tokoh nasional.
Penguatan Karakter Peserta Didik Kelas X dalam Pembelajaran Collaborative Learning melalui Penulisan Teks Anekdot Yulia Puspasari; Sri Muryati; Wahyu Dini Septiari; Erna Dwi Suryani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i3.5938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan karakter siswa kelas X di SMK N 1 Sukoharjo melalui penerapan pembelajaran berbasis collaborative learning dalam penulisan teks anekdot, yang dikaitkan dengan dimensi gotong royong dalam Profil Pelajar Pancasila. Model pembelajaran kolaboratif ini memberikan ruang bagi siswa untuk saling bertukar ide, berdiskusi, serta bekerja sama dalam menyelesaikan tugas, sehingga diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai karakter seperti kerja sama, tanggung jawab, empati, sikap saling menolong, dan menghargai pendapat orang lain. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, penyebaran angket, dan analisis dokumen yang melibatkan siswa kelas X di SMK N 1 Sukoharjo. Berdasarkan hasil analisis data kualitatif, ditemukan bahwa pembelajaran berbasis kolaborasi memiliki efektivitas dalam membentuk karakter gotong royong. Temuan ini diperoleh melalui observasi, angket, dan dokumentasi yang menunjukkan bahwa siswa mengalami perkembangan dalam keterampilan sosial dan karakter positif, terutama dalam aspek kerja sama, tanggung jawab, empati, tolong-menolong, dan sikap saling menghargai. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 28 nilai karakter gotong royong, yang terdiri dari nilai karakter gotong royong aspek kerja sama 6, nilai karakter gotong royong aspek tanggung jawab 6, nilai karakter gotong royong aspek empati 5, nilai karakter gotong royong aspek tolong menolong 4, dan nilai karakter gotong royong aspek menghargai pendapat 6. Penulisan teks anekdot terbukti menjadi media yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai tersebut karena mendorong keterlibatan siswa dalam proses belajar yang bersifat kreatif dan reflektif. Dengan demikian, pendekatan ini dapat menjadi alternatif strategis dalam pembentukan karakter siswa di lingkungan sekolah.
Improve the Understanding of Argumentation Texts in Vocational Students Through Strategies to Simplify Text Structure Artika Nurrahma Hareindy; Dewi Kusumaningsi; Loliek Kania Atmaja; Eli Rustinar; Wahyudiniseptiari
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v5i3.5230

Abstract

Discussion  of various kinds of text structures plays an important role in utilizing argumentative texts. This study aims to improve students' understanding of argumentation texts. The formulation of the problem in this study is 1. What are the factors that make students less understanding of argumentation texts. 2. How to improve student understanding. Data sources in this study were voice recordings, note-taking and interviews. In this study, researchers use a qualitative approach method because it is based on reality and events that take place in the field, namely about how to improve the understanding of argumentation texts in vocational students through simplification of texts. The reason researchers use a qualitative approach is because researchers can focus attention on natural events that occur and are experienced by students. In addition, researchers also conduct their own observations, interviews, and reveal the data obtained in depth. This study used data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. In qualitative research, this is carried out in various ways, one of which is the researcher goes directly into the field. The results of this study were seen from  the research sample used 50% of the population from the calculation for class XI Broadcasting 1 SMKN 3 students of Bengkulu City which amounted to 28 students taken 50%, namely 14 students. So the sample in this study was class XI Broadcasting 1 students totaling 14 students. The structure of the argumentation text itself, namely the introduction, the body of the argument and the conclusion. Based on the results of the assessment of argumentation text comprehension through a strategy of simplifying the text structure of 14 students, 7 male students and 7 female students, the average is 87.35. There were 7 students who were in the very good category and 7 students who were in the good category. The source of the data obtained in this study is in the form of student values. Judging from the object to be obtained, this research is included in the type of descriptive research using qualitative methods. Descriptive research is research conducted to find out the value of one or more variables without making comparisons and linking with other variables.
Merintis Literasi Masyarakat Melalui One Home One Library di Kelurahan Sukoharjo Jawa Tengah Muhlis Fajar Wicaksana; Titik Sudiatmi; Wahyu Dini Septiari
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 3 No. 1 (2022): May
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v3i1.5013

Abstract

This community service aims to realize the RW Literacy Village. 01 Sukoharjo Village through the One Home One Library Community Literacy Movement. Partners The target of this service is the RW. 01 Kelurahan Sukoharjo consists of 4 neighborhood units (RT), starting from RT. 01 to RT. 04. The method of implementing community service activities is through socialization of the establishment of literacy villages, reading week activities with children and youth in the neighborhood, internet surfing week, and digital literacy trainings. The result of this service activity is to provide social change in the RW. 01 Kelurahan Sukoharjo is good in the fields of education, lifestyle, and improving the literacy culture of the community.
Membangun Fondasi Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Efektif bagi Penutur Asing: Studi Kasus Konten Youtube “Nihongo Mantappu” Zahra Lintang Nuur'ainii; Suparmin; Wahyu Dini Septiari
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam terkait efektivitas pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing melalui studi kasus konten youtube "Nihongo Mantappu". Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan menggabungkan analisis konten youtube dan studi literatur untuk memahami strategi pembelajaran yang digunakan, materi yang disampaikan serta pola penyajian konten yang menarik dalam konteks pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing. Sumber data dibatasi pada konten yang tersedia di kanal youtube "Nihongo Mantappu" yang berkaitan dengan pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing. Data yang digunakan terdiri dari 5 konten video yang khusus mengenai pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing di kanal "Nihongo Mantappu". Dari konten-konten tersebut, setiap konten ditemukan beberapa data berupa kosakata serta tuturan yang digunakan untuk mengajarkan bahasa Indonesia kepada penutur asing. Hasil yang ditemukan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Indonesia yang diterapkan pada konten youtube Nihongo Mantappu menggunakan pendekatan yang kreatif dan interaktif sehingga dapat dijadikan sebagai fondasi untuk membangun pembelajaran bahasa Indonesia yang efektif bagi penutur asing.
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Buku Teks Pelajaran Bahasa Indonesia SMP Kelas VIII Kurikulum Merdeka Kriswidyasari, Vincencia Lucky; Sri Muryati; Wahyu Dini Septiari
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai karakter dan mendeskripsikannilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas VIII SMP Kurikulum Merdeka dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dari penelitian ini adalah teks. Wujud dari data adalah frasa, kalimat, maupun kata yang mengandung nilai pendidikan karakter. Sumber data berasal dari buku teks pembelajaran Bahasa Indonesia SMP Kelas VIII Kurikulum Merdeka. Data yang didapatkan kemudian dianalisis sesuai dengan jenis-jenis karakter yang ada dan dikategorikan sesuai dengan keterampilan berbahasa. Penelitian ini dikategorikan sesuai dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Perolehan data penelitian dibatasi dengan keterampilan berbahasa. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 27 nilai karakter di dalam buku Bahasa Indonesia kelas VIII SMP Kurikulum Merdeka yang terdiri dari 4 nilai karakter beriman bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia; 1 nilai karakter berkebinekaan global; 4 nilai karakter mandiri; 3 nilai karakter bergotong royong; 10 nilai karakter bernalar kritis; dan 5 nilai karakter kreatif. Buku teks Bahasa Indonesia Kelas VIII SMP Kurikulum Merdeka sudah memuat nilai-nilai pendidikan karakter yang akan ditanamkan kepada siswa
Manfaat Penggunaan Media Gambar dalam Proses Pembelajaran Menulis Teks Deskripsi Siswa SMP IT Darussalam Tanon Nila Fitri Faidzah; Suparmin; Wahyu Dini Septiari
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 4 No. 3 (2024): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/edu.v4i3.5250

Abstract

The purpose of this study is to ascertain how picture media is used in the process of learning to write descriptive texts and whether or not it may help students in Class VII SMP IT Darussalam Tanon become better writers of descriptive texts. This study employs a descriptive qualitative methodology and gathers data through teacher and student interviews, classroom observations, and examination of students' writing both before and after the images are applied. Data triangulation—that is, comparing the findings of observations, interviews, and document analysis—was done in order to preserve the validity of the data. In order to achieve data accuracy, the triangulation technique employed was source triangulation, using data sources from students, teachers, and student writing. According to the findings of 32 student interviews, 29 students (90.63%) said that utilizing image media greatly aided them in writing descriptive text, whereas 3 students (9.57%) acknowledged that they still struggled with writing descriptive text even with the use of image media. These findings show that, even if some students still struggle, using picture media in descriptive text writing is a highly effective way to help students become better descriptive text writers. It has also been successful in raising kids' interest in writing through the use of picture media. Interviews with teachers indicate that this approach not only boosts writing abilities but also students' enthusiasm in studying. Students' interviews demonstrate that photos help pupils visualize and characterize the environment they observe.