Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EFEKTIFKAH KEYWORD MNEMONIC DALAM MEMPELAJARI KOSAKATA? Sudirman, Nur Andini; Ridha, Andi Ahmad
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4422.606 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v5i2.4639

Abstract

Kosakata adalah hal yang penting untuk diingat oleh individu, namun terkadang individu merasa sulit untuk mengingat kosakata. Individu memerlukan sebuah metode yang dapat membantu untuk mengingat dengan mudah kosakata beserta artinya atau tidak mudah lupa dengan kosakata yang telah dipelajari sebelumnya. Keyword mnemonic merupakan salah satu cara untuk membantu individu dalam mengingat kosakata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas keyword mnemonic dalam meningkatkan kemampuan mengingat arti kosakata bahasa inggris. Subjek penelitian ini melibatkan 56 siswa SMP Negeri 13 Makassar yang belum menghafal kosakata bahasa Inggris beserta artinya. Desain eksperimen yang digunakan pada penelitian ini adalah control group posttest-only design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok yang menggunakan keyword mnemonic dan kelompok kontrol. Kelompok yang menggunakan keyword mnemonic (mean=1.14) memperoleh hasil lebih tinggi dari kelompok kontrol (mean=-5.14) (p=0.000<0.05). Penelitian ini bermanfaat bagi individu yang ingin mengingat dengan mudah dan dapat digunakan dalam waktu jangka panjang. Kata kunci: Keyword mnemonic, mengingat, kosakata Vocabulary is an important thing to be remembered by the people, but sometimes people find it difficult to remember the vocabulary. Individuals need a method that can help to remember vocabulary and their meanings easily or not easily forget the vocabulary that have been studied previously. Keyword mnemonic is one of the method to assist individuals in remembering vocabulary. The purposed of this study was to determine the effectiveness  keyword mnemonic to improve the ability to remember the meaning of the english vocabulary. Subjects of this study involving 56 students of senior high school of thirteen Makassar who have not memorized the English vocabulary and their meanings yet. Experimental design used in this study is the posttest-only control group design. The results showed that there are significant differences between the groups using the keyword mnemonic and control groups. The groups that use the keyword mnemonic (mean=1.14) obtain higher yields than the control group (mean=-5.14) (p=0.000<0.05). This study is beneficial for individuals who would like to recall with ease and can be used in the long term.Keyword: Keyword mnemonic, remember, vocabulary
EFEKTIFKAH KEYWORD MNEMONIC DALAM MEMPELAJARI KOSAKATA? Nur Andini Sudirman; Andi Ahmad Ridha
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol. 5 No. 2 (2017): August
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.774 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v5i2.4639

Abstract

Kosakata adalah hal yang penting untuk diingat oleh individu, namun terkadang individu merasa sulit untuk mengingat kosakata. Individu memerlukan sebuah metode yang dapat membantu untuk mengingat dengan mudah kosakata beserta artinya atau tidak mudah lupa dengan kosakata yang telah dipelajari sebelumnya. Keyword mnemonic merupakan salah satu cara untuk membantu individu dalam mengingat kosakata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas keyword mnemonic dalam meningkatkan kemampuan mengingat arti kosakata bahasa inggris. Subjek penelitian ini melibatkan 56 siswa SMP Negeri 13 Makassar yang belum menghafal kosakata bahasa Inggris beserta artinya. Desain eksperimen yang digunakan pada penelitian ini adalah control group posttest-only design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok yang menggunakan keyword mnemonic dan kelompok kontrol. Kelompok yang menggunakan keyword mnemonic (mean=1.14) memperoleh hasil lebih tinggi dari kelompok kontrol (mean=-5.14) (p=0.000<0.05). Penelitian ini bermanfaat bagi individu yang ingin mengingat dengan mudah dan dapat digunakan dalam waktu jangka panjang. Kata kunci: Keyword mnemonic, mengingat, kosakata Vocabulary is an important thing to be remembered by the people, but sometimes people find it difficult to remember the vocabulary. Individuals need a method that can help to remember vocabulary and their meanings easily or not easily forget the vocabulary that have been studied previously. Keyword mnemonic is one of the method to assist individuals in remembering vocabulary. The purposed of this study was to determine the effectiveness  keyword mnemonic to improve the ability to remember the meaning of the english vocabulary. Subjects of this study involving 56 students of senior high school of thirteen Makassar who have not memorized the English vocabulary and their meanings yet. Experimental design used in this study is the posttest-only control group design. The results showed that there are significant differences between the groups using the keyword mnemonic and control groups. The groups that use the keyword mnemonic (mean=1.14) obtain higher yields than the control group (mean=-5.14) (p=0.000<0.05). This study is beneficial for individuals who would like to recall with ease and can be used in the long term.Keyword: Keyword mnemonic, remember, vocabulary
Cognitive therapy untuk mereduksi kecemasan pada dewasa Nur Andini Sudirman
Procedia : Studi Kasus dan Intervensi Psikologi Vol. 6 No. 2 (2018): Procedia : Studi Kasus dan Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/procedia.v6i2.12642

Abstract

SL (P/66 Tahun) subjek telah pensiun dari sekolah di Malang. Asesmen yang dilakukan adalah wawancara, observasi, grafis (DAP, BAUM, dan HTP), WAIS, dan skala BAI. Dari hasil asesmen diketahui bahwa SL mengalami permasalahan kecemasan yang disebabkan oleh adanya distorsi kognitif.Kecemasan SL berasal dari tensi yang tinggi sehingga membuat SL khawatir terkena stroke.Intervensi yang digunakan untuk menangani permasalah SL ialah terapi kognitif. Proses terapi menggunakan 6 sesi dengan target subjek dapat mengubah distorsi kognitif untuk mereduksi kecemasan. Hasi intervensi menunjukkan bahwa subjek mampu mengubah distorsi kognitifnya menjadi lebih positif sehingga dapat mereduksi kecemasannya.
PENINGKATAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI MELALUI PELATIHAN ASSERTIVE COMMUNICATION SKILLS PADA GURU DAN STAF SEKOLAH PGKG NOBEL INDONESIA, KABUPATEN GOWA Mubyl, Mutiarini; Giri Dwinanda; Iradat Rayhan Sofyan; A. Syahriana Asdar; Nur Andini Sudirman
Nobel Community Services Journal Vol 3 No 2 (2023): Nobel Community Services Journal
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat ITB Nobel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37476/ncsj.v3i2.4430

Abstract

Komunikasi asertif merupakan salah satu bentuk/gaya komunikasi yang dapat digunakan untuk menyampaikan keinginan, perasaan, pemikiran, juga pendapat secara tepat tanpa menjatuhkan orang lain. Komunikasi asertif perlu dipelajari agar terampil dalam menggunakannya. Permasalahan yang sering terjadi antara guru dan orang tua siswa PGKG Nobel Indonesia Kab. Gowa, adalah misperception akibat media yang digunakan berupa penyampaian melalui aplikasi whatsapp. Sehingga, pengabdian masyarakat ini dilakukan berupa pelatihan peningkatan keterampilan komunikasi asertif pada sekolah PGKG Nobel Indonesia, Kab. Gowa. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan komunikasi asertif pada guru dan staf.
The Effect of Self-compassion on the Anxiety Level of Students During the Final Project Period Sudirman, Nur Andini; Sari, Famella
Sinergi International Journal of Psychology Vol. 1 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Yayasan Sinergi Kawula Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/psychology.v1i2.147

Abstract

This qualitative study investigates the relationship between anxiety and self-compassion among undergraduate and graduate students working on capstone projects in Indonesian higher education. In semi-structured interviews, fifteen participants discussed their experiences, offering subtle insights on coping tactics, outside pressures, and methods for developing self-compassion during the final project phase. Thematic analysis sheds light on the critical function that self-compassion plays as a buffer against anxiety, emphasizing the value of self-kindness, acknowledging our common humanity, and practicing mindfulness in building emotional resilience. The results highlight how crucial it is to support students' academic success and well-being in higher education settings by destigmatizing mental health issues and encouraging the cultivation of self-compassion.