Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Diversifikasi olahan singkong : program pendampingan pembuatan stik singkong di desa Alai Nadila Nurhalizah; Jimmy Alhakim; Galland Ganesha; Dini Pitaloka; Susi Handayani; Zenal Mutaqin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25756

Abstract

Abstrak Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam upaya pengolahan singkong yang merupakan salah satu komoditas pertanian utama Desa Alai Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim. Rendahnya pengetahuan teknologi menyebabkan pengolahan singkong yang telah dilakukan belum optimal, dimana sebagian besar singkong dijual dalam bentuk mentah dan dalam bentuk gaplek serta tapioka. Program ini bertujuan membentuk kelompok usaha mandiri dalam pengembangan olahan singkong untuk meningkatkan nilai ekonomi singkong melalui diversifikasi produk olahan berupa stik singkong menggunakan metode pendekatan yang dipakai dalam PKM yaitu metode pendekatan partisipasi kelompok atau Partisipatory Rural Apprasial (PRA), melibatkan kelompok mitra dalam kegiatan meliputi: penyuluhan, pelatihan, praktek langsung, dan pendampingan. Hasil dari program ini yaitu peningkatan pengetahuan mitra dalam mengolah singkong menjadi stik singkong, adanya peningkatan analisis trend pasar serta diharapkan adanya peningkatan pendapatan dari penjualan produk stik singkong. Keberlanjutan dari program ini mitra mampu meningkatkan kemampuan manajemen dan pemasaran serta diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan membuka peluang kerja baru di Desa Alai. Kata kunci: diversifikasi, pengolahan, singkong Abstract Community Service (PKM) in the process of processing cassava which is one of the main agricultural commodities of Alai Village, Lembak District, Muara Enim Regency. The low level of technological knowledge causes the cassava processing that has been carried out to be suboptimal, where most of the cassava is sold in raw form and in the form of gaplek and tapioca. This program aims to form an independent business group in the development of cassava processing to increase the economic value of cassava through diversification of processed products in the form of cassava sticks using the approach method used in PKM, namely the group participation approach method or Participatory Rural Appraisal (PRA), involving partner groups in activities including: counseling, training, direct practice, and mentoring. The results of this program are an increase in partner knowledge in processing cassava into cassava sticks, an increase in market trend analysis and an increase in income from the sale of cassava stick products. The sustainability of this program, partners are able to improve management and marketing skills and are expected to encourage local economic growth and open up new job opportunities in Alai Village. Keywords: diversification, processing, cassava
Dampak Teknologi Absensi Fingerprint Dan Motivasi Kerja Terhadap Peningkatan Disiplin Guru Serta Tenaga Kependidikan Di SMK Negeri 6 Palembang. Siska Agustina; Susi Handayani; Siti komariah Hildayanti
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i4.8887

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dampak penerapan teknologi absensi fingerprint dan motivasi kerja terhadap peningkatan disiplin guru dan tenaga kependidikan di SMK Negeri 6 Palembang. Dalam era digital, teknologi memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi manajemen sumber daya manusia, termasuk dalam pengelolaan absensi. Sistem absensi fingerprint diharapkan dapat menggantikan metode manual yang rentan terhadap kecurangan dan meningkatkan disiplin kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada guru dan tenaga kependidikan. Analisis data dilakukan untuk menguji pengaruh langsung dari teknologi absensi fingerprint dan motivasi kerja terhadap kedisiplinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi absensi fingerprint memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap peningkatan kedisiplinan, sementara motivasi kerja juga terbukti berkontribusi positif terhadap disiplin. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi instansi pendidikan untuk merumuskan strategi peningkatan disiplin dan pengelolaan absensi yang lebih efektif, serta memberikan wawasan baru mengenai interaksi antara teknologi, motivasi, dan disiplin di lingkungan pendidikan.
Membangun Sumber Daya Manusia Unggul melalui Pendekatan Coaching bagi Guru SD Negeri 20 Suryabumi Agrolanggeng Kabupaten Pali Susi Handayani; Fauziah Afriyani; Emilda
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 02 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i02.2981

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari tridharma juga inti dari misi perguruan tinggi untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat di sekitarnya. Pengabdian masyarakat melibatkan penerapan pengetahuan, keterampilan, dan sumber daya akademis untuk memecahkan masalah dunia nyata dan meningkatkan kualitas hidup orang-orang sekitar kita. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dikolaborasikan kedalam merdeka belajar kampus merdeka serta sesuai dengan kurikulum merdeka belajar dengan materi berhubungan dengan strategi pengembangan sumber daya manusia di era inovasi dan perubahan menuju keunggulan kompetitif membangun sumber daya manusia unggul melalui pendekatan coaching. Pendekatan coaching dimaksudkan sebagai sebuah inisiatif yang sangat bernilai dalam konteks pengembangan sumber daya manusia (SDM) di masyarakat dimana peserta akan dibantu untuk mengidentifikasi potensi dan mengembangkan keterampilan yang relevan, pendekatan coaching juga tidak hanya tentang pengembangan keterampilan teknis, tetapi juga membantu dalam aspek-aspek seperti kepemimpinan, komunikasi, dan resolusi masalah. Peserta diharapkan dapat belajar untuk mandiri dan terus-menerus mengembangkan diri mereka sendiri setelah program coaching selesai.
Pelaksanaan uji petik pemakaian BBM kendaraan roda tiga angkutan sampah di Kota Palembang Emilda Emilda; Hendra Dwipayana; Susi Handayani; Lies Nur Intan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38893

Abstract

Abstrak Pengelolaan sampah perkotaan memerlukan dukungan sistem operasional yang efisien, khususnya pada aspek pengumpulan dan pengangkutan sampah di tingkat permukiman. Salah satu komponen biaya operasional yang signifikan adalah penggunaan bahan bakar minyak (BBM) pada kendaraan roda tiga sebagai sarana utama pengangkutan sampah dari sumber ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pendampingan pelaksanaan dalam memperoleh estimasi kebutuhan BBM kendaraan roda tiga melalui pelaksanaan uji petik. Metode pelaksanaan meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan dengan teknik pengukuran jarak tempuh per liter BBM (km/liter) untuk memperoleh data konsumsi bahan bakar berdasarkan kondisi riil di lapangan. Hasil pelaksanaan uji petik ini menunjukkan pentingnya pengelolaan BBM berbasis data empiris sebagai dasar perencanaan anggaran dan evaluasi kinerja operasional kendaraan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemeliharaan kendaraan secara berkala serta peningkatan kapasitas pengemudi dalam menerapkan perilaku berkendara hemat energi guna meningkatkan efisiensi penggunaan BBM, sekaligus mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan layanan persampahan. Kata kunci: pengabdian masyarakat; uji petik BBM; kendaraan roda tiga; pengelolaan sampah; efisiensi operasional AbstractUrban waste management requires efficient operational systems, particularly in the collection and transportation of waste at the residential level. One of the major components of operational costs is fuel consumption in three-wheeled vehicles which function as the primary means of transporting waste from its source to Temporary Disposal Sites (TPS). This activity aims to assist in estimating fuel requirements for three-wheeled waste collection vehicles through the implementation of a spot-check method. The methodology consists of three main stages are preparation, implementation, and reporting with utilizing a fuel efficiency measurement approach based on distance traveled per liter (km/liter) to capture actual fuel consumption under real field conditions. These findings emphasize the importance of data-driven fuel management as a basis for budget planning and operational performance evaluation. Accordingly, regular vehicle maintenance and driver capacity development in adopting fuel-efficient driving practices are recommended to enhance fuel efficiency. Furthermore, such measures contribute to improving transparency and accountability in the management of urban waste services. Keywords: community service; fuel consumption spot-check; three-wheeled vehicles; waste management; operational efficiency