Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Diversifikasi olahan singkong : program pendampingan pembuatan stik singkong di desa Alai Nadila Nurhalizah; Jimmy Alhakim; Galland Ganesha; Dini Pitaloka; Susi Handayani; Zenal Mutaqin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25756

Abstract

Abstrak Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam upaya pengolahan singkong yang merupakan salah satu komoditas pertanian utama Desa Alai Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim. Rendahnya pengetahuan teknologi menyebabkan pengolahan singkong yang telah dilakukan belum optimal, dimana sebagian besar singkong dijual dalam bentuk mentah dan dalam bentuk gaplek serta tapioka. Program ini bertujuan membentuk kelompok usaha mandiri dalam pengembangan olahan singkong untuk meningkatkan nilai ekonomi singkong melalui diversifikasi produk olahan berupa stik singkong menggunakan metode pendekatan yang dipakai dalam PKM yaitu metode pendekatan partisipasi kelompok atau Partisipatory Rural Apprasial (PRA), melibatkan kelompok mitra dalam kegiatan meliputi: penyuluhan, pelatihan, praktek langsung, dan pendampingan. Hasil dari program ini yaitu peningkatan pengetahuan mitra dalam mengolah singkong menjadi stik singkong, adanya peningkatan analisis trend pasar serta diharapkan adanya peningkatan pendapatan dari penjualan produk stik singkong. Keberlanjutan dari program ini mitra mampu meningkatkan kemampuan manajemen dan pemasaran serta diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan membuka peluang kerja baru di Desa Alai. Kata kunci: diversifikasi, pengolahan, singkong Abstract Community Service (PKM) in the process of processing cassava which is one of the main agricultural commodities of Alai Village, Lembak District, Muara Enim Regency. The low level of technological knowledge causes the cassava processing that has been carried out to be suboptimal, where most of the cassava is sold in raw form and in the form of gaplek and tapioca. This program aims to form an independent business group in the development of cassava processing to increase the economic value of cassava through diversification of processed products in the form of cassava sticks using the approach method used in PKM, namely the group participation approach method or Participatory Rural Appraisal (PRA), involving partner groups in activities including: counseling, training, direct practice, and mentoring. The results of this program are an increase in partner knowledge in processing cassava into cassava sticks, an increase in market trend analysis and an increase in income from the sale of cassava stick products. The sustainability of this program, partners are able to improve management and marketing skills and are expected to encourage local economic growth and open up new job opportunities in Alai Village. Keywords: diversification, processing, cassava
Dampak Teknologi Absensi Fingerprint Dan Motivasi Kerja Terhadap Peningkatan Disiplin Guru Serta Tenaga Kependidikan Di SMK Negeri 6 Palembang. Siska Agustina; Susi Handayani; Siti komariah Hildayanti
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i4.8887

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dampak penerapan teknologi absensi fingerprint dan motivasi kerja terhadap peningkatan disiplin guru dan tenaga kependidikan di SMK Negeri 6 Palembang. Dalam era digital, teknologi memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi manajemen sumber daya manusia, termasuk dalam pengelolaan absensi. Sistem absensi fingerprint diharapkan dapat menggantikan metode manual yang rentan terhadap kecurangan dan meningkatkan disiplin kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada guru dan tenaga kependidikan. Analisis data dilakukan untuk menguji pengaruh langsung dari teknologi absensi fingerprint dan motivasi kerja terhadap kedisiplinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi absensi fingerprint memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap peningkatan kedisiplinan, sementara motivasi kerja juga terbukti berkontribusi positif terhadap disiplin. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi instansi pendidikan untuk merumuskan strategi peningkatan disiplin dan pengelolaan absensi yang lebih efektif, serta memberikan wawasan baru mengenai interaksi antara teknologi, motivasi, dan disiplin di lingkungan pendidikan.
Membangun Sumber Daya Manusia Unggul melalui Pendekatan Coaching bagi Guru SD Negeri 20 Suryabumi Agrolanggeng Kabupaten Pali Susi Handayani; Fauziah Afriyani; Emilda
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 02 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i02.2981

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari tridharma juga inti dari misi perguruan tinggi untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat di sekitarnya. Pengabdian masyarakat melibatkan penerapan pengetahuan, keterampilan, dan sumber daya akademis untuk memecahkan masalah dunia nyata dan meningkatkan kualitas hidup orang-orang sekitar kita. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dikolaborasikan kedalam merdeka belajar kampus merdeka serta sesuai dengan kurikulum merdeka belajar dengan materi berhubungan dengan strategi pengembangan sumber daya manusia di era inovasi dan perubahan menuju keunggulan kompetitif membangun sumber daya manusia unggul melalui pendekatan coaching. Pendekatan coaching dimaksudkan sebagai sebuah inisiatif yang sangat bernilai dalam konteks pengembangan sumber daya manusia (SDM) di masyarakat dimana peserta akan dibantu untuk mengidentifikasi potensi dan mengembangkan keterampilan yang relevan, pendekatan coaching juga tidak hanya tentang pengembangan keterampilan teknis, tetapi juga membantu dalam aspek-aspek seperti kepemimpinan, komunikasi, dan resolusi masalah. Peserta diharapkan dapat belajar untuk mandiri dan terus-menerus mengembangkan diri mereka sendiri setelah program coaching selesai.
Pelaksanaan uji petik pemakaian BBM kendaraan roda tiga angkutan sampah di Kota Palembang Emilda Emilda; Hendra Dwipayana; Susi Handayani; Lies Nur Intan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38893

Abstract

Abstrak Pengelolaan sampah perkotaan memerlukan dukungan sistem operasional yang efisien, khususnya pada aspek pengumpulan dan pengangkutan sampah di tingkat permukiman. Salah satu komponen biaya operasional yang signifikan adalah penggunaan bahan bakar minyak (BBM) pada kendaraan roda tiga sebagai sarana utama pengangkutan sampah dari sumber ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pendampingan pelaksanaan dalam memperoleh estimasi kebutuhan BBM kendaraan roda tiga melalui pelaksanaan uji petik. Metode pelaksanaan meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan dengan teknik pengukuran jarak tempuh per liter BBM (km/liter) untuk memperoleh data konsumsi bahan bakar berdasarkan kondisi riil di lapangan. Hasil pelaksanaan uji petik ini menunjukkan pentingnya pengelolaan BBM berbasis data empiris sebagai dasar perencanaan anggaran dan evaluasi kinerja operasional kendaraan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemeliharaan kendaraan secara berkala serta peningkatan kapasitas pengemudi dalam menerapkan perilaku berkendara hemat energi guna meningkatkan efisiensi penggunaan BBM, sekaligus mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan layanan persampahan. Kata kunci: pengabdian masyarakat; uji petik BBM; kendaraan roda tiga; pengelolaan sampah; efisiensi operasional AbstractUrban waste management requires efficient operational systems, particularly in the collection and transportation of waste at the residential level. One of the major components of operational costs is fuel consumption in three-wheeled vehicles which function as the primary means of transporting waste from its source to Temporary Disposal Sites (TPS). This activity aims to assist in estimating fuel requirements for three-wheeled waste collection vehicles through the implementation of a spot-check method. The methodology consists of three main stages are preparation, implementation, and reporting with utilizing a fuel efficiency measurement approach based on distance traveled per liter (km/liter) to capture actual fuel consumption under real field conditions. These findings emphasize the importance of data-driven fuel management as a basis for budget planning and operational performance evaluation. Accordingly, regular vehicle maintenance and driver capacity development in adopting fuel-efficient driving practices are recommended to enhance fuel efficiency. Furthermore, such measures contribute to improving transparency and accountability in the management of urban waste services. Keywords: community service; fuel consumption spot-check; three-wheeled vehicles; waste management; operational efficiency
Pengaruh Gaji, Insentif, Dan Punishment Terhadap Kinerja Kurir Di PT Anteraja Palembang Jasman Simarmata; Fauzia Afriyani; Susi Handayani
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.16770

Abstract

Gaji, Insentif, dan Punishment merupakan komponen penting dalam membentuk kinerja yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem Gaji, Insentif dan Punishment terhadap Kinerja Kurir di PT Anteraja Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif kausal untuk menganalisis pengaruh hubungan variabel bebas terhadap variabel terikat. Lokasi penelitian dilakukan di gudang Anteraja dan seluruh staging store di Kota Palembang. Teknik sampling jenuh digunakan untuk memfokuskan penelitian pada kurir, dengan jumlah sampel 68 responden. Data penelitian didapat melalui kuesioner dan wawancara. Peneliti melakukan uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda dengan menggunakan aplikasi SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan Gaji berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dengan thitung 5.127 > ttabel, Insentif berpengaruh positif dan signifikan dengan thitung 3.327 > ttabel, Punishment berpengaruh positif dan siginifkan dengan thitung 3.245 > ttabel. Hasil analisis korelasi gaji 0.906, insentif 0.906, Punishment 0.885 serta nilai R Square sebesar 90,8% menunjukkan variabel Kinerja dapat dijelaskan melalui variabel Gaji, Insentif dan Punishment. Hasil penelitian ini memberikan gambaran yang lebih komprehensif terkait hubungan antara sistem remunerasi dan sistem pengendalian terhadap perilaku kerja kurir
Pelatihan Dasar Meronce sebagai Upaya Menumbuhkan Ekonomi Kreatif di Desa Lalang Sembawa Dhea Kharisma Putri; Susi Handayani; Emilda Emilda; Muhammad Wadud
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i5.9247

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat Desa Lalang Sembawa melalui pelatihan dasar meronce sebagai bagian dari pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Sasaran kegiatan adalah 28 orang peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga dan remaja putri. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan teknis, dan pendampingan praktik secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu menghasilkan 3–5 produk kerajinan sederhana seperti gelang, kalung, bros, dan strap HP. Selain itu, terbentuk komunitas kerajinan desa sebagai wadah untuk pengembangan usaha kreatif secara berkelanjutan. Pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai peluang usaha berbasis kerajinan tangan, serta mendorong terbentuknya kolaborasi dengan lembaga lokal seperti BUMDes. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada peningkatan kapasitas ekonomi rumah tangga dan penguatan semangat wirausaha masyarakat desa.
Dampak stres kerja, kecerdasan emosional dan dukungan sosial terhadap kinerja karyawan PT XYZ Risma Widiastuti; Susi Handayani; Siti Komariah Hildayanti
Jurnal STEI Ekonomi Vol. 34 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36406/jemi.v34i2.107

Abstract

This study investigates the combined impact of work-related stress, emotional intelligence, and social support on employee performance at PT XYZ. Using a quantitative approach, data were collected via Google Forms questionnaires distributed to 95 randomly selected employees through WhatsApp. Multiple linear regression analysis revealed three key findings: (1) work-related stress positively and significantly enhances performance, suggesting that manageable stress levels may motivate employees; (2) emotional intelligence demonstrates a strong positive relationship with performance, highlighting its role in workplace effectiveness; and (3) social support significantly improves performance, emphasizing the importance of interpersonal resources. Collectively, these factors account for substantial variance in performance outcomes. The results validate theoretical expectations and offer practical insights: organizations can optimize performance by implementing stress management programs, emotional intelligence training, and robust support systems. These interventions can foster employee engagement, ultimately supporting the achievement of organizational goals  
PENGARUH EMPLOYEE WELL-BEING DAN FASILITAS KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA DINAS PERKEBUNAN PROVINSI SUMATERA SELATAN Bella Putri Agiska; Susi Handayani; Try Wulandari
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/zvmyjb77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh employee well-being dan fasilitas kerja terhadap kepuasan kerja pegawai pada Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 78 pegawai ASN sebagai responden yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan dengan metode regresi linier berganda menggunakan SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa employee well-being dan fasilitas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, baik secara parsial maupun simultan. Kedua variabel tersebut mampu menjelaskan variasi kepuasan kerja sebesar 54,8%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi instansi dalam meningkatkan kepuasan kerja pegawai.
Socialization and Training on SGX SICOM for Rubber Farmers in Lalang Sembawa Village, South Sumatera, Indonesia Hafiz Hidayahtullah; Amelia Resta Maharani; Dita Aura Silviyanti; Lira Virna; Susi Handayani; E. Emilda; Muhammad Wadud
Golden Ratio of Data in Summary Vol. 6 No. 1 (2026): November - January
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grdis.v6i1.1756

Abstract

The SGX SICOM training was held in Lalang Sembawa Village, Banyuasin Regency, South Sumatra, Indonesia, as a community service activity aimed at increasing the understanding and digital literacy of rubber farmers towards the mechanism of determining the price of natural rubber in the international market. Indonesia, as one of the world's largest natural rubber producers, still faces the challenge of low price literacy among farmers, which weakens their bargaining position with buyers. This activity is designed to bridge the information gap through focus group discussion (FGD) methods, interviews, delivery of interactive materials, and the practice of directly accessing price data on the Singapore Commodity Exchange (SGX SICOM). A total of nine farmers were selected purposively based on their experience and active involvement in rubber cultivation and marketing. Evaluations were carried out using pre-tests and post-tests to measure the improvement of participants' knowledge and skills, with descriptive-quantitative analysis to assess the effectiveness of the activities. The results showed a significant improvement in three key indicators, namely understanding of price determinants increased from 20% to 35%, knowledge of SGX SICOM from 17% to 26%, and the ability to search and analyze rubber prices from 9% to 15%. This activity has proven to be effective in increasing market literacy, price analysis skills, and digital independence of rubber farmers, while providing a positive socio-economic impact in the form of increasing bargaining power and readiness to face global rubber price dynamics.
Dampak Pelatihan  Dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Guru Di Yayasan Pendidikan Nurul Ilmi Adam Gheral S; Susi Handayani; Fauziah Afriyani
PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 3 No. 3 (2026): Juli-September, Ekonomi Digital dan Strategi Manajemen Modern
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/0fjpg938

Abstract

The adjustment of students living away from home is an individual's ability to face and overcome demands from within themselves and the environment in order to achieve balance in life. One factor suspected to play a role is self-disclosure, namely the ability of individuals to express thoughts, feelings, experiences, and information about themselves to others. This study aims to determine the effect of self-disclosure on the adjustment of students living away from home from Eastern Indonesia in Jakarta. The study used a quantitative approach with a predictive correlational design. The research sample consisted of 200 students living away from home from Eastern Indonesia in Jakarta, selected through purposive sampling. Data collection used a Likert-model psychological scale, namely a self-disclosure scale arranged based on aspects of self-disclosure and a self-adjustment scale arranged based on aspects of self-adjustment. Data analysis used simple linear regression with the help of SPSS 25. The results showed that self-disclosure had a positive and significant effect on adjustment, with F = 20.637 and p = 0.000 (p < 0.05). The regression equation obtained was Y = 88.835 + 0.948X, and the standardized coefficient (β) of 0.307 indicates that the higher the self-disclosure, the higher the adjustment. Self-disclosure contributed 9.4% to self-adjustment (R Square = 0.094), while the remaining 90.6% was related to other factors that were not studied, such as environmental conditions, social support, self-esteem, personal experience, personality, and individual capacity to cope with change.