Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Implementasi Model Rapid Application Development (RAD) dalam Pengembangan Website Penjualan Produk UMKM Bikomi Utara Siki, Yovinia Carmeneja Hoar; Talo, Martinus Coreia; Mamulak, Natalia Magdalena Rafu
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 1 (2024): JUPIN Februari 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.264

Abstract

Sistem penjualan produk UMKM di Kecamatan Bikomi Utara yang dilakukan secara konvensional memberikan sedikit keuntungan bahkan kerugian bagi para pelaku UMKM. Selama ini, sistem penjualan produk UMKM dilakukan pada saat pameran – pameran baik di tingkat kecamatan, kabupaten maupun propinsi. Pada tingkat propinsi biasanya hanya diwakilkan dua atau tiga kelompok saja. Akibatnya, penjualan produk UMKM tidak dapat dilakukan oleh semua pelaku UMKM. Selain itu, lapangan pekerjaan yang tercipta pun minim diakibatkan karena produk yang dibutuhkan hanya terbatas pada saat pameran saja. Untuk mengatasi hal tersebut dilakukan sebuah penelitian dengan tujuan dikembangkannya sebuah sistem website menggunakan tool magento. Tool Magento merupakan platform Content Management System (CMS) yang memudahkan membangun website penjualan tanpa coding. CMS Magento dipilih karena Magento merupakan salah satu platform yang paling banyak digunakan oleh situs jual beli di dunia maya dan memiliki fitur yang lengkap. Selain itu, Magento memiliki nilai performa yang tinggi dibandingkan dengan pesaingnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan model Rapid Application Development (RAD). Metode RAD memudahkan kelompok UMKM dalam memasarkan produknya. Ini karena pelaku UMKM terlibat secara lansung sejak awal pengembangan website, sehingga penggunaan website lansung tepat sasaran sesuai kebutuhan UMKM. Dengan demikian, dihasilkan sebuah website penjualan yang sesuai dengan keinginan pengguna dan dapat membantu pelaku UMKM dan masyarakat pada umumnya dalam peningkatan taraf hidup melalui ekonomi kreatif.
Pengukuran Perubahan Kualitas Warna Kain Tenun Malaka Berdasarkan Perbandingan Nilai RGB, MSE dan PSNR Bere, Maria Vianey Mega; Nani, Paskalis Adrianus; Mau, Sisilia Daeng Bakka; Siki, Yovinia Carmeneja Hoar; Jando, Emanuel; Bria, Yulianti Paula
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v4i1.9215

Abstract

Kain tenun Malaka adalah kain tenun tradisional yang khas dari Kabupaten Malaka. Kain tenun Malaka memiliki makna, nilai, warna dan motif yang unik. Pewarnaan kain tenun dilakukan dengan pewarna alami dan buatan. Penggunaan detergen dan penjemuran kain tenun di bawah terik matahari akan menyebabkan hilangnya motif yang diinginkan, pudarnya warna kain, kualitas benang tidak tahan lama dan dapat mengurangi warna atau nilai estetika dari kain tenun. Pengetahuan ini kurang diketahui oleh masyarakat luas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur perubahan kualitas warna kain tenun Malaka apabila menggunakan detergen dan terpapar sinar matahari langsung. Kain tenun yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tiga kain tenun dengan pewarna alami dan tiga kain tenun dengan pewarna buatan. Perbandingan nilai RGB, MSE dan PSNR digunakan untuk mengukur kualitas penurunan citra. Hasil pengujian menunjukkan adanya penurunan warna nilai RGB pada citra kain tenun, di mana adanya perubahan nilai Red, Green, dan Blue dari citra asli dengan citra sesudah dijemur. Nilai RGB kain tenun dengan pewarna alami 1 mengalami penurunan terbesar untuk warna red yang terjadi pada pukul 12.00-12.50 dengan persentase penurunan sebesar 31%. Persentase penurunan warna terbesar untuk green terjadi pada pukul 13.00-13.50 dengan persentase penurunan sebesar 39% dan persentase penurunan warna terbesar untuk blue terjadi pada pukul 11.00-11.50 dengan persentase penurunan sebesar 11%. Selain itu terdapat perubahan nilai MSE dan PSNR pada citra asli dan citra setelah dijemur yang menunjukkan adanya perubahan kualitas kain tenun. Hasil penelitian ini dapat mengedukasi masyarakat pengguna kain tenun Malaka agar dapat menjaga kualitas kain tenun dengan cara menghindari pencucian kain tenun menggunakan detergen dan penjemuran di bawah sinar matahari. Malaka woven fabric is a traditional woven fabric of Malaka District. Malaka woven fabric has unique meanings, values, colors, and motifs. Malaka woven fabric is colored with natural and artificial dyes. Using detergent and drying woven cloth in direct sunlight will cause the desired motif to disappear, the colors to fade, the thread to lose, the color to degrade and the aesthetic values of the woven fabric to be lost. This knowledge is less known by the society. This research aims to measure the decrease in the color quality of Malaka woven fabric when using detergent and exposed to direct sunlight. The woven fabrics used in this research consist of three woven fabrics with natural dyes and three woven fabrics with artificial dyes. Comparison of RGB, MSE and PSNR values ​​is used to measure the quality of image degradation. The test results show a decrease in the RGB color value in the woven fabric images, where there is a change in the Red, Green and Blue values ​​from the original images to the images after drying. The RGB value of woven fabric with natural dye 1 experienced the largest decrease for the red color which occurred at 12.00-12.50 with a decrease percentage of 31%. The largest percentage decrease in color for green occurred at 13.00-13.50 with a decrease percentage of 39% and the largest percentage decrease in color for blue occurred at 11.00-11.50 with a decrease percentage of 11%. Besides, there are changes in the MSE and PSNR values ​​in the original images and the images after drying, which indicates a change in the quality of the woven fabrics. The result of this research is essential to educate people who use Malaka woven fabrics to maintain the quality of woven fabrics by avoiding washing woven fabrics using detergent and drying in direct sunlight.
Co-Authors Adri Gabriel Sooai Alfredo Abnit, Godefridus Alfry Aristo Jansen Sinlae Amfotis, David Andrianus Nani, Paskalis Angela Yunita Muti Anselmus Epi Jemagung Apelaby, Justinus Julio Krisna Bala, Yustinus Jubiliano Ebang Bana, Mariana Sonya Anjela Sanam Bano, Maria Bano, Mariana Bees, Azarya Bei, Intan Sulistik Benyamin Lily, Budy Bere, Maria Vianey Mega Bria, Yunita Mildayani Putri Bruno C.N. Sutal, Anjelique Ceriana Kuanaben Clara, Emerensiana Aprilia Daeng Bakka Mau, Sisilia David Amfotis Donatus Joseph Manehat Emanuel Jando Emerensiana Ngaga Emerensiana Ngaga Emerensiana Ngaga Emiliana Metan Meolbatak Eviana Nahak Ferdy Chanel D.rc Lay Frengky Tedy Frengky Tedy Gasperz, Elga Adeputra Hendrika Buik En Hokon, Sesilia Hingi Novita Sari Ignatius Pricher Agung Nirwanto Samane Imanuel Irvantus Nahak Joan Pierre Taolin Jose R . D. R X. Da Luz Joseph Manehat, Donatus Klotilda Olin Lalo, Aprilianus Kristianus Laurentino Da Costa Nunes Lediana Theresia Opat Maria Astiyani Nahak Maria J. Insantuan Maria Krisanti Ivoni Milo Maria Sinriana Maria Vianey Mega Bere Maximilianus Benge Meolbatak, Emiliana Metan Metkono, Beatrix Selia Mondolang, Alicia Herlin Naifio, Raynaldi Bouk Naikofi, Mauritius Ildo Rivendi Nani, Paskalis Adrianus Natalia Magdalena Rafu Mamulak Nikola Tolentini Nisa Aulia Pangu Loda, Januarya Paskalis Andrianus Nani Patrisius Batarius Pattiraja, Agustinus Harryanto Pattyraja, Agustinus Haryanto Paulina Aliandu Prasasto, Andrianus Robertus Dole Guntur Roselina Nanur Sabon Doni, Rikardus Sianturi, Shine Crossifixio Sisilia Daeng Bakka Mau Sisilia Daeng Bakka Mau Sisilia Daeng Bakka Mau Talo, Martinus Coreia Tokan, Thomas Boris Asalodan Tualaka, Nugrah Salmo William S. Na Yansen Nurak, Eugenius Yohan Yefta Novemphi Nahak Yohanes LIm, Irvan Yohanes Mada Masa Yulianti Paula Bria