Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya memahami dan mengidentifikasi sektor unggulan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Pada Kabupaten Dharmasraya belum dapat ditentukan sektor mana yang merupakan sektor unggulan Untuk itu perlu dilakukan pengolahan data untuk menentukan sektor unggulan Kabupaten Dharmasraya. Sektor yang memiliki keunggulan memiliki prospek yang lebih baik untuk dikembangkan dan diharapkan dapat mendorong sektor-sektor lain untuk dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatid deskriptif. Data yang digunakan data sekunder berupa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Dharmasraya dan Provinsi Sumatera Barat diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Teknik analisis yang digunakan adalah Location Quotient (LQ) dan Shift Share (SS). Hasil penelitian sektor Unggulan (Basis) di Wilayah Kabupaten Dharmasraya berdasarkan analisis Location Quotient terdapat Tujuh sektor yang teridentifikasi sebagai sektor unggulan yang terdiri dari pertanian, kehutanan dan perikanan, pertambangan dan penggalian, kontruksi, informasi dan komunikasi, real estate, administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, dan jasa kesehatan dan kegiatan sosial. Sektor Potensial di Wilayah Kabupaten Dharmasraya berdasarkan analisis Shift Share terdapat empat sektor yang terdiri dari diantaranya informasi dan komunikasi, pertanian, kehutanan dan perikanan, kontruksi, dan administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib.