Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Enhancing Children’s Critical Thinking through an Augmented Reality Application: A Digital Solution for Early Childhood Education Rinakit Adhe, Kartika; Safitri, Dhian Gowinda Luh; Matheos Lasarus Malaikosa, Yes; Dorlina Simatupang, Nurhenti; Fauziddin, Mohammad
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2025.2025.102-14

Abstract

Early childhood education in Indonesia continues to encounter significant challenges in fostering critical thinking skills, particularly in under-resourced environments with limited access to adaptive learning technologies. This study investigates the effectiveness of a digital learning model that integrates Augmented Reality (AR) and Artificial Intelligence (AI) to enhance critical thinking among young children. The model, called SMARP (Storytelling, Modifying, Accessible, Real-time, and Promoting), was developed using a Research and Development (R&D) approach based on the 4D model: Define, Design, Develop, and Deploy. The study involved 32 kindergarten students from TK Nada Ashobah in Surabaya, divided into two groups: Class B2 (experimental) and Class B1 (control). The experimental group used an AR–AI-based application, while the control group followed conventional instruction. Data collection included classroom observations, teacher interviews, and critical thinking pre- and post-tests. Statistical analysis using paired sample t-tests and normalized gain (N-gain) scores showed a significant improvement in the experimental group (N-gain = 0.845, categorized as high), while the control group recorded minimal gains (N-gain = 0.0015). The AR–AI model enabled immersive learning through 3D simulations, narrative interaction, and real-time feedback, which promoted observation, analysis, and decision-making. Furthermore, AI features supported personalized learning pathways, increasing student autonomy and engagement. These findings affirm the potential of AR and AI to improve foundational cognitive abilities in early childhood education. The study highlights the need for context-responsive digital pedagogy and recommends comprehensive teacher training and infrastructure support to ensure sustainability. Future research should explore the model’s scalability, long-term impact, and adaptability across diverse educational settings.
PENINGKATAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK A TK AL – IDRIS SURABAYA MELALUI KEGIATAN MELIPAT KERTAS ORIGAMI METODE DEMONSTRASI Oktaliaz Pratama, Yugi Rere; Dorlina Simatupang, Nurhenti
Nunchi : Islamic Parenting Journal Vol 3, No 1 (2025): Nunchi: Islamic Parenting Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ipj.v3i1.21444

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan kegiatan melipat dan peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan melipat. Penelitian ini dilaksanakan di TK AL – IDRIS Surabaya. Penelitian dilaksanakan pada bulan November – Desember 2024. Penelitian tindakan (classroom action research) ini menggunakan metode Kemmis dan Mc Taggart, melalui dua siklus yang tediri dari siklus I dan siklus II. Subyek penelitian adalah 20 anak Kelompok A TK AL – IDRIS Surabaya yang berusia 4 – 5 tahun. Data diperoleh dari lembar observasi kemampuan motorik halus konsep melipat. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus anak yang dibuktikan pada perolehan skor kemampuan melipat pada anak. Sebelum penelitian skor rata – rata adalah 45%. Setelah dilaksanakan siklus I terjadi perubahan skor kemampuan motorik halus pada kegiatan melipat rata – rata kelas menjadi 67, 1%. Pada siklus II perubahan skor kemampuan motorik halus pada kegiatan melipat rata – rata kelas menjadi 87, 1%.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL POLA MELALUI BERMAIN TEPOGAR PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN Hayati, Sumarni; Dorlina Simatupang, Nurhenti
Nunchi : Islamic Parenting Journal Vol 3, No 1 (2025): Nunchi: Islamic Parenting Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ipj.v3i1.20757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal pola pada anak usia 3–4 tahun melalui permainan Tepogar (tepuk pola bergambar). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak usia 3–4 tahun di PPI Kenanga Surabaya. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pola dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, rata-rata hasil mencapai 68,67%; meningkat menjadi 86,67% pada siklus II. Ketuntasan klasikal juga naik dari 75% menjadi 96%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan Tepogar dapat meningkatkan kemampuan mengenal pola anak usia dini secara signifikan.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Bernyanyi Terhadap Perkembangan Kemampuan Membaca Anak Usia 5-6 Tahun Cahyani, Nurul; Dorlina Simatupang, Nurhenti; Reza, Muhammad; Widayati, Sri
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.3954

Abstract

Kemampuan membaca adalah salah satu komponen pendidikan yang paling penting dan berfungsi sebagai bakat dasar yang harus dimiliki setiap individu. Pembelajaran justru lebih mudah diterima oleh anak pada masa golden age. Mulai membaca sejak usia dini merupakan bakat yang perlu dimiliki setiap anak karena memungkinkan mereka untuk mengikuti pelajaran di sekolah dan membuka dunia pengetahuan serta kesempatan untuk meraih keberhasilannya. Penelitian ini mengerucut dan fokus pada pengaruh strategi pembelajaran bernyanyi dengan tahapan terhadap perkembangan kemampuan bahasa khusunya membaca. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian quasi-exsperimental atau eksperimen semu dengan nonequivalent control group design menggunakan uji Mann Whitney U Test menunjukkan hasil nilai nilai U < U tabel, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya pada penelitian ini terdapat perbedaan secara signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah perlakuan. Dalam hal ini dapat diartikan bahwa strategi pembelajaran bernyanyi memiliki pengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak. Hipotesis diterima.
PENGARUH METODE SOLMISASI PADA LAGU “BURUNG KAKAK TUA” MELALUI MEDIA ANGKLUNG TERHADAP KEMAMPUAN DAYA INGAT ANAK USIA 5-6 TAHUN: Penelitian Eksperimen pada Anak Usia Dini Sholikhah, Irma; Dorlina Simatupang, Nurhenti; Widayati, Sri; Matheos Lasarus Malaikosa, Yes
Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak Vol. 6 No. 2 (2025): Hadlonah : Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah UI BBC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/hadlonah.v6i2.3874

Abstract

Memory ability is an important aspect in the cognitive development of early childhood because it plays a role in the process of storing, processing, and recalling information received. However, the results of initial observations at DWP Jono Kindergarten showed that some children in group B still had difficulty remembering the sequence of notes, song lyrics, and the sound of the angklung during singing activities. The angklung musical instrument available at school has not been utilized as a learning tool, so children have not gained musical experience that can support memory strengthening. This study aims to analyze the effect of the solmization method on the song "Burung Kakak Tua" through the angklung musical instrument on the memory ability of children aged 5-6 years. This study used a quasi-experimental approach with a non-equivalent control group design involving 11 children in the experimental group and 22 children in the control group. Data were collected through pretest, treatment, and posttest, then analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test because the data is non-parametric. The results of the analysis showed a significance value of 0.008 <0.05, so H₀ was rejected and H₁ was accepted. This indicates a significant difference between pretest and posttest scores. Thus, the solmization method using the angklung musical instrument has been shown to significantly improve children's memory.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MELIPAT KADAKER PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN DI PPT PELITA HATI SURABAYA Kusmayasari, Sri; Dorlina Simatupang, Nurhenti
Nunchi : Islamic Parenting Journal Vol 3, No 2 (2025): Nunchi: Islamic Parenting Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ipj.v3i2.20134

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak berusia 3-4 tahun di PPT Pelita Hati Surabaya melalui aktivitas melipat kain, daun, dan kertas (KADAKER). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, yaitu menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagimana adanya. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterampilan motorik halus anak, yang meningkat dari 55,72% pada siklus I menjadi 80,55% pada siklus kedua. Dalam pembahasan, pentingnya metode pembelajaran yang menarik dan bervariasi serta peran guru sebagai fasilitator yang aktif. Dapat disimpulkan kegiatan melipat Kadaker terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak usia dini. Temuan ini dapat menjadi referansi untuk pengembangan metode pembelajarn motorik halus di PAUD. 
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN 1-5 MELALUI KEGIATAN BERTELABAR BAGI ANAK USIA 3-4 TAHUN DI PPT MULIA SURABAYA Taufani, Fitri; Dorlina Simatupang, Nurhenti
Nunchi : Islamic Parenting Journal Vol 3, No 2 (2025): Nunchi: Islamic Parenting Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ipj.v3i2.21997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan 1-5 pada anak usia 3-4 tahun melalui kegiatan Bertelabar (Bermain Tepuk Pola Bergambar) di PPT Mulia Surabaya. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru, aktivitas anak, dan kemampuan anak mengenal konsep bilangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan antara siklus I dan siklus II. Kemampuan mengenal angka meningkat dari 57,22% menjadi 85,44%, kemampuan mengurutkan angka dari 55% menjadi 81,78%, dan kemampuan bertepuk pola dari 60% menjadi 88,44%. Dengan demikian, kegiatan Bertelabar terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam mengenal konsep bilangan secara menyenangkan dan interaktif untuk anak usia 3-4 tahun.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN MELALUI BERMAIN TEPUK POLA BERGAMBAR Sulistyowati, Yunarti; Dorlina Simatupang, Nurhenti
Nunchi : Islamic Parenting Journal Vol 3, No 2 (2025): Nunchi: Islamic Parenting Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ipj.v3i2.21998

Abstract

Kemampuan menyimak merupakan dasar penting dalam perkembangan bahasa anak usia dini yang berpengaruh pada keterampilan komunikasi dan literasi awal. Observasi di PPT Matahari Kecamatan Benowo Surabaya menunjukkan kemampuan menyimak anak usia 3–4 tahun masih rendah, terlihat dari kurangnya perhatian terhadap guru dan kesulitan memahami instruksi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak melalui metode bermain tepuk pola bergambar bertema kendaraan. Penelitian tindakan kelas model Kemmis McTaggart dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 10 anak usia 3–4 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada tiga indikator menyimak yaitu memahami instruksi, menyebutkan nama kendaraan, dan melakukan tepuk pola. Metode ini terbukti efektif menciptakan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan sesuai karakteristik anak usia dini di PPT Matahari.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN OPERASI BILANGAN MELALUI PERMAINAN BALOK PADA ANAK KELOMPOK B DI TK MANGKUNEGORO SURABAYA Indriati, Atik; Dorlina Simatupang, Nurhenti
Nunchi : Islamic Parenting Journal Vol 3, No 2 (2025): Nunchi: Islamic Parenting Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ipj.v3i2.22021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan kemampuan kognitif anak usia 3–4 tahun melalui permainan balok. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) model Kemmis dan Taggart yang terdiri dari 2 siklus, setiap siklus terdiri dari beberapa pertemuan dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 5–6 tahun di TK Mangkunegoro Surabaya. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dikatakan berhasil apabila terjadi peningkatan kemampuan kognitif anak yang mencakup konsentrasi pada anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I terjadi peningkatan kemampuan kognitif anak dari 56,25% hingga 68,75%, dan pada siklus II meningkat menjadi 75% hingga 87,5%. Aktivitas guru juga mengalami peningkatan dari 75% pada siklus I menjadi 93,75% pada siklus II. Penggunaan permainan balok. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan balok dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini secara signifikan di TK Mangkunegoro Surabaya.
THE RELATIONSHIP BETWEEN TEACHER'S ICT COMPETENCE AND CHILDREN'S DIGITAL LITERACY SKILLS IN KINDERGARTEN SURABAYA Herawati, Herawati; Rinakit Adhe, Kartika; Dorlina Simatupang, Nurhenti; Khotimah, Nurul
Jurnal Pendidikan Anak Vol 6 No 1 (2024): Child Education Journal April
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v6i1.5901

Abstract

This study aims to determine how the relationship between teacher ICT competence and children's digital literacy skills in kindergarten Surabaya. This research is a type of survey research with a quantitative approach. The data collection technique used was a questionnaire. The sample used in this study was kindergarten teachers who teach children aged 3-6 years, totaling 98 teachers. Data were analyzed using SPSS 29 for testing analytical requirements, inferential and hypothesis testing. Based on the results of this study, it can be concluded that there is a correlation and positive influence of teachers' ICT competence on children's digital literacy skills in kindergarten Surabaya. This is indicated by the Sig value < 0.05. The correlation and regression test results in the study were 0.001 < 0.05. The results of the regression equation in the study interpret that if the teacher's ICT competency variable increases by 1%, there will also be an increase in the digital literacy ability variable of kindergarten children by 0.800. This proves that it is important for teachers to improve ICT competencies to maximize early childhood digital literacy skills.