Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Enhancing Children’s Critical Thinking through an Augmented Reality Application: A Digital Solution for Early Childhood Education Rinakit Adhe, Kartika; Safitri, Dhian Gowinda Luh; Matheos Lasarus Malaikosa, Yes; Dorlina Simatupang, Nurhenti; Fauziddin, Mohammad
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2025.2025.102-14

Abstract

Early childhood education in Indonesia continues to encounter significant challenges in fostering critical thinking skills, particularly in under-resourced environments with limited access to adaptive learning technologies. This study investigates the effectiveness of a digital learning model that integrates Augmented Reality (AR) and Artificial Intelligence (AI) to enhance critical thinking among young children. The model, called SMARP (Storytelling, Modifying, Accessible, Real-time, and Promoting), was developed using a Research and Development (R&D) approach based on the 4D model: Define, Design, Develop, and Deploy. The study involved 32 kindergarten students from TK Nada Ashobah in Surabaya, divided into two groups: Class B2 (experimental) and Class B1 (control). The experimental group used an AR–AI-based application, while the control group followed conventional instruction. Data collection included classroom observations, teacher interviews, and critical thinking pre- and post-tests. Statistical analysis using paired sample t-tests and normalized gain (N-gain) scores showed a significant improvement in the experimental group (N-gain = 0.845, categorized as high), while the control group recorded minimal gains (N-gain = 0.0015). The AR–AI model enabled immersive learning through 3D simulations, narrative interaction, and real-time feedback, which promoted observation, analysis, and decision-making. Furthermore, AI features supported personalized learning pathways, increasing student autonomy and engagement. These findings affirm the potential of AR and AI to improve foundational cognitive abilities in early childhood education. The study highlights the need for context-responsive digital pedagogy and recommends comprehensive teacher training and infrastructure support to ensure sustainability. Future research should explore the model’s scalability, long-term impact, and adaptability across diverse educational settings.
PENINGKATAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK A TK AL – IDRIS SURABAYA MELALUI KEGIATAN MELIPAT KERTAS ORIGAMI METODE DEMONSTRASI Oktaliaz Pratama, Yugi Rere; Dorlina Simatupang, Nurhenti
Nunchi : Islamic Parenting Journal Vol 3, No 1 (2025): Nunchi: Islamic Parenting Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ipj.v3i1.21444

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan kegiatan melipat dan peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan melipat. Penelitian ini dilaksanakan di TK AL – IDRIS Surabaya. Penelitian dilaksanakan pada bulan November – Desember 2024. Penelitian tindakan (classroom action research) ini menggunakan metode Kemmis dan Mc Taggart, melalui dua siklus yang tediri dari siklus I dan siklus II. Subyek penelitian adalah 20 anak Kelompok A TK AL – IDRIS Surabaya yang berusia 4 – 5 tahun. Data diperoleh dari lembar observasi kemampuan motorik halus konsep melipat. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus anak yang dibuktikan pada perolehan skor kemampuan melipat pada anak. Sebelum penelitian skor rata – rata adalah 45%. Setelah dilaksanakan siklus I terjadi perubahan skor kemampuan motorik halus pada kegiatan melipat rata – rata kelas menjadi 67, 1%. Pada siklus II perubahan skor kemampuan motorik halus pada kegiatan melipat rata – rata kelas menjadi 87, 1%.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL POLA MELALUI BERMAIN TEPOGAR PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN Hayati, Sumarni; Dorlina Simatupang, Nurhenti
Nunchi : Islamic Parenting Journal Vol 3, No 1 (2025): Nunchi: Islamic Parenting Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ipj.v3i1.20757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal pola pada anak usia 3–4 tahun melalui permainan Tepogar (tepuk pola bergambar). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak usia 3–4 tahun di PPI Kenanga Surabaya. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pola dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, rata-rata hasil mencapai 68,67%; meningkat menjadi 86,67% pada siklus II. Ketuntasan klasikal juga naik dari 75% menjadi 96%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan Tepogar dapat meningkatkan kemampuan mengenal pola anak usia dini secara signifikan.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Bernyanyi Terhadap Perkembangan Kemampuan Membaca Anak Usia 5-6 Tahun Cahyani, Nurul; Dorlina Simatupang, Nurhenti; Reza, Muhammad; Widayati, Sri
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.3954

Abstract

Kemampuan membaca adalah salah satu komponen pendidikan yang paling penting dan berfungsi sebagai bakat dasar yang harus dimiliki setiap individu. Pembelajaran justru lebih mudah diterima oleh anak pada masa golden age. Mulai membaca sejak usia dini merupakan bakat yang perlu dimiliki setiap anak karena memungkinkan mereka untuk mengikuti pelajaran di sekolah dan membuka dunia pengetahuan serta kesempatan untuk meraih keberhasilannya. Penelitian ini mengerucut dan fokus pada pengaruh strategi pembelajaran bernyanyi dengan tahapan terhadap perkembangan kemampuan bahasa khusunya membaca. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian quasi-exsperimental atau eksperimen semu dengan nonequivalent control group design menggunakan uji Mann Whitney U Test menunjukkan hasil nilai nilai U < U tabel, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya pada penelitian ini terdapat perbedaan secara signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah perlakuan. Dalam hal ini dapat diartikan bahwa strategi pembelajaran bernyanyi memiliki pengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak. Hipotesis diterima.