Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penerapan Prototype Model Kampanye Indonesia Dermawan Pada Aksi Cepat Tanggap (Act) Janti, Suhar; Komarudin, Ishak; Supriyatna, Adi
Semnas Ristek (Seminar Nasional Riset dan Inovasi Teknologi) Vol 4, No 1 (2020): SEMNAS RISTEK 2020
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/semnasristek.v4i1.2466

Abstract

Teknologi ditambah kemanusiaan dapat menjadi sebuah keajaiban utuk menolong sesama manusia bahkan sesama mahluk hidup. Sejak tahun 2005 berdiri hingga kini organisasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) selalu mengembangkan suatu solusi dalam bidang kemanusiaan. Indonesia Dermawan merupakan salah satu ide yang diusung di akhir tahun 2019 dengan bentuk kampanye kemanusiaan dapat membantu manusia lain yang membutuhkan dengan penyaluran donasi lebih cepat. Dengan adanya penelitian ini mempunyai tujuan menyediakan wadah berupa aplikasi web kampanye kemanusiaan yang dapat diajukan perorangan maupun kelompok yang ingin membuat kampanye untuk meminta pertolongan atau membantu orang lain. Model Prototype dipilih sebagai pendekatan atau metode yang dipakai untuk perancangan perangkat lunak dengan harapan dapat menghasilkan purwarupa yang memberikan penyamaan persepsi dan pemahaman akan proses dari aplikasi yang dirancang. Sehingga komunikasi yang baik akan tercipta antara pengembang dan pengguna sistem. Penelitian ini akan menghasilkan purwarupa dari aplikasi web Indonesia Dermawan yang diusung oleh ACT diakhir tahun 2019.
Penerapan Metode Framework Application of System Thinking (FAST) untuk Desain Sistem Informasi Kontrak Kerja Perusahaan Outsourcing Wahid, Bilal Abdul; Suharjanti, Suharjanti; Lubis, Baginda Oloan; Schaduw, Frans Edward; Sobari, Irwan Agus
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v9i2.1734

Abstract

Sebagai sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam layanan outsourcing di sektor telekomunikasi, yang bertujuan untuk menyediakan tenaga kerja kontrak untuk memenuhi kebutuhan personel perusahaan besar, proses yang melibatkan langkah-langkah dari perekrutan karyawan hingga akhir masa kerja, termasuk pemutusan hubungan kerja, masih dijalankan secara manual. Cara penyimpanan informasi mengenai karyawan yang masih dilakukan secara manual menyebabkan risiko data hilang dan kesulitan dalam pencarian informasi terkait karyawan. Permasalahan ini timbul akibat pengelolaan data yang belum terintegrasi dengan baik, termasuk data pegawai yang masuk (inbound), kontrak, dan yang keluar (outbound). Dampaknya adalah data karyawan dapat hilang dan pihak Sumber Daya Manusia (HRD) sering kali menghadapi kendala. Selain itu, laporan mengenai karyawan inbound, karyawan kontrak, dan karyawan yang keluar dari perusahaan sering mengalami keterlambatan serta tidak mencerminkan keakuratan yang diinginkan, hal ini disebabkan oleh metode manual yang digunakan dalam proses tersebut. Sebagai respons terhadap tantangan ini, solusi yang diusulkan adalah mengembangkan suatu sistem informasi yang fokus pada pengelolaan kontak kerja. Metode yang diterapkan dalam perancangan sistem ini adalah Framework Application of System Thinking (FAST), yang pada akhirnya mampu mengatasi keluhan-keluhan yang selama ini diutarakan oleh bagian HRD. Dengan sistem informasi yang terkomputerisasi telah meminimalisir kehilangan data karyawan. Kemudian pelaporan karyawan masuk, karyawan kontrak dan karyawan keluar tidak terjadi keterlambatan lagi karena dikerjakan dengan komputerisasi. Selanjutnya pelamar yang melamar dapat memantau status lamarannya dengan sistem informasi kontrak kerja yang sudah disediakan.
MODEL SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KARYAWAN TERBAIK PADA BANK X DENGAN SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING Suharjanti, Suharjanti; Taufik, Ghofar; Zarkasi, Ahmad; Susanti, Melan
Reputasi: Jurnal Rekayasa Perangkat Lunak Vol. 2 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/reputasi.v2i2.568

Abstract

Untuk sistem pendukung keputusan, model menggunakan metode simple additive weighting (SAW). Dalam melakukan evaluasi terhadap pegawai terbaik Bank X akan dilakukan beberapa evaluasi berdasarkan kriteria yang digunakan sebagai bahan evaluasi. Dalam evaluasi ini, karyawan dibandingkan satu sama lain untuk memberikan nilai output yang valid antara setiap karyawan. Oleh karena itu, para pengelola Bank X dapat menggunakannya sebagai alat pengambilan keputusan yang efektif dan efisien, serta dapat membantu para pengelola Bank X untuk menentukan pemilihan pegawai terbaik melalui evaluasi. Hasil dari penelitian ini adalah suatu model sistem pendukung keputusan yang memilih pegawai terbaik melalui metode simple additive weighting (SAW) yang memberikan informasi dengan cara mengevaluasi pegawai terbaik. Memilih karyawan terbaik di sebuah perusahaan memang tidak mudah. Karena karyawan merupakan salah satu aset penting perusahaan, maka harus ada kriteria yang dijadikan parameter evaluasi dalam pemilihan karyawan terbaik. Bank X memiliki beberapa kriteria penilaian pegawai terbaik yaitu penampilan, kehandalan, rasa tanggung jawab, wawasan dan empati terhadap produk Bank X.
PEMILIHAN KANDIDAT MANAJER MENGGUNAKAN METODE ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS: Indonesia Suharjanti, Suharjanti; Taufik, Ghofar; Suteja, Mikhael Tomy; Komarudin, Ishak
Reputasi: Jurnal Rekayasa Perangkat Lunak Vol. 3 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/reputasi.v3i1.1191

Abstract

Dalam penentuan penilaian karyawan terbaik guna menentukan kandidat sebagai manager dengan studi kasus pada divisi gudang pada PT. Dian Bestari Sejahtera, terdapat beberapa faktor yang menjadi penilaian. Penilaian ini berdasarkan penilaian kinerja karyawan terbaik yakni pendidikan, kehadiran atau absensi, sikap, kedisplinan, serta lama mengabdi. Demi efisiensi dan efektifitas kerja maka pengambilan keputusan yang tepat sangat diperlukan sebagai langkah awal yang perlu diambil dalam penentuan kandidat manajer dengan menggunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP), dimana masing-masing kriteria dalam hal ini dibandingkan satu dengan yang lain sehingga memberikan hasil nilai karyawan yang memberikan penilaian terhadap setiap kinerja karyawan terbaik. Hal ini berguna untuk memudahkan pengambilan keputusan yang terkait dengan masalah pemilihan karyawan terbaik sehingga akan didapatkan karyawan yang layak menjadi kandidat manajer.