Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penilaian Potensi Pemanfaatan Lahan sebagai Lanskap Produktif berdasarkan Analisis Kesesuaian Lahan Danniswari, Dibyanti; Besila, Qurrotu Aini; Fitri, Rini; Fauzi, Reza
Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science) Vol. 22 No. 2 (2024): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v22i2.2358

Abstract

Lanskap produktif merupakan suatu lahan yang ditanami dengan tanaman edible (dapat dikonsumsi). Penelitian ini mengkaji lahan yang kurang dimanfaatkan di dalam wilayah Kampus Nagrak Universitas Trisakti, Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis tanaman yang cocok untuk ditanam di lokasi penelitian melalui analisis kesesuaian lahan. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dan data yang dipertimbangkan adalah data topografi, iklim, dan tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan di lokasi penelitian memiliki curah hujan tinggi, kandungan liat tinggi, retensi hara kurang baik, dan ketersediaan hara rendah. Dilihat dari kesesuaian potensial dan jumlah faktor pembatasnya, tanaman yang berpotensi tinggi untuk ditanam di lahan lanskap produktif tersebut antara lain adalah padi, lengkuas, kacang panjang, cabai rawit, mentimun, pisang, jambu biji, dan nangka. Faktor yang sering menjadi pembatas adalah tingginya curah hujan, tekstur tanah yang liat, rendahnya pH dan kejenuhan basa, serta rendahnya unsur hara. Upaya perbaikan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas lahan adalah pengapuran dan pemupukan.
DISAIN BANTARAN YANG ESTETIS, EKOLOGIS DAN FUNGSIONAL DI SITU PENGARENGAN DEPOK Besila, Qurrotu Aini; Simangunsong, Nur Intan; Debora, Titiek P; Sintorini, Maria Margaretha
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 4, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/juara.v4i1.14678

Abstract

Situ Pengarengan Depok has banks with the potential for the beauty of the landscape that has not been optimally utilized as a city green open space, if it is managed properly and correctly, it can be one of the alternative tourism in Depok. The problems felt by the surrounding community are (1) The occurrence of flooding in the rainy season due to silting, garbage, and plants that spread throughout the banks; (2) The lack of green open space that can be used by the community as  a passive or active recreation area, (3) The lake bank has not been used optimally, and (4) There is no clarity on the authority to manage the lake bank.This Community Service (PkM) aims to (1) socialize the importance of public awareness to participate in conserving the lake and its banks, (2) making a "sustainable lake-banks landscape arrangement" by considering ecological aspects, aesthetic aspects and functional aspects according to community needs. The method used starts from the result of preliminary research, site survey and design process. The design process begins with conducting a physical and non-physical analysis, user analysis, mapping of the needs programs, then followed by generating concept, design schematic, and site plan along Situ Pengarengan. The site plan images are presented to the surrounding community to get feedback through the Forum Group Discussion (FGD), then the result from FGD is used to finalize the product image. The results of the FGD are increasing awareness of community behavior to participate in conserving the lake and its banks, published articles in the PkM journal, copyright for the site plan (Site Plan) and copyright for a simulation video for the design of the Situ Pengarengan riverbank. To conclude, the FGD activity and the site plan design are very functionally, aesthetically and ecologically beneficial for the sustainability of Situ Pengarengan banks.
Peningkatan Kualitas Pemeliharaan Lanskap Elemen Lunak dan Elemen Keras pada Kawasan Taman Rusa Sekupang Batam Antasari, Tegar; Besila, Qurrotu Aini; Indrawati, Etty
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Rusa Sekupang (TRS) Sebagai salah satu tujuan destinasi wisata di Kota Batam. Kawasan dengan luas sekitar 9,14 ha ini memiliki berbagai macam fungsi yaitu sebagai kawasan edukasi, rekreasi, dan konservasi habitat rusa. Saat ini area yang sedang berjalan meliputi entrance, area aktif dan area habitat rusa dengan luas 4,7 ha, dengan kondisi elemen lunak dan elemen keras terlihat kurang menarik kusam dan rusak. Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan case study, survei, wawancara, studi literatur dan triangulasi data untuk melakukan evaluasi. Efektivitas kerja dari pekerjaan pemeliharaan elemen lunak dan keras, habitat rusa mendekati nilai standar yaitu 85,9% hal ini dilakukan oleh pekerja dari BP Batam. Area entrance dan area aktif pekerjaan pemeliharaan lanskap diserahkan kepada vendor dengan nilai efektif kerja 32,9% dan 46,7%. Dalam meningkatkan kualitas pemeliharaan lanskap, perlunya strategi untuk memperbaiki kondisi ini diantaranya membuat jadwal pemeliharaan lanskap, penambahan tenaga kerja dan mengikuti standa pemeliharaan yang berlaku.
IMPLEMENTASI KENYAMANAN TERMAL: HASIL PEMETAAN AREA DAN REKOMENDASI DESAIN LANSKAP REKREASI PANTAI PULAU KODOK TEGAL Putri, Balqis Taqiya; Besila, Qurrotu Aini
Jurnal Lingkungan dan Kota VOLUME 3, NUMBER 1, MEI 2023
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/bhuwana.v3i1.17526

Abstract

Thermal comfort is one of the factors that humans feel when they are outdoors due to human activities. Pulau Kodok Beach of Tegal City, has a hot climate. From these problems, the thermal comfort conditions need to be studied through research to find out how the thermal comfort conditions are and their implementation in landscape design. The research method used is descriptive quantitative, where the aspects of thermal comfort that are measured are air temperature, humidity, and wind speed. These measurements were assessed through analysis of the Temperature-Humidity Index (THI) and the Beaufort scale. The results obtained are that the thermal comfort conditions at Pulau Kodok Beach are not comfortable, which is shown through a map of the distribution of thermal comfort in the morning, afternoon, and evening. These results are implemented in recreational landscape design as a form of problem-solving that is expected to meet the needs of outdoor human activities. The condition of thermal comfort in an area is influenced by the physical and climatic conditions of the environment, so in solving the problem each has its criteria and is adjusted to human needs. In this case, the recreational landscape design plays an important role in the sustainability of the beach recreation area.
PENATAAN RUANG LUAR DI PERMUKIMAN EMPLASEMEN PERKEBUNAN TEH PASIR MALANG, PANGALENGAN Besila, Qurrotu Aini; Simangunsong, Nur Intan; Hendrawan, Diana Irvindiaty; Danniswari, Dibyanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.39137

Abstract

Tantangan utama yang dihadapi masyarakat pemetik teh di emplasemen Perkebunan Pasir Malang adalah kurangnya penataan ruang luar di sekitar emplasemen, sehingga fungsinya belum optimal dalam mendukung aktivitas sehari-hari para penghuni. Selain itu, kondisi ini turut mempengaruhi potensi pengembangan wisata, mengingat wisatawan tidak hanya tertarik pada proses produksi teh, tetapi juga ingin merasakan dan melihat kehidupan sehari-hari para pemetik teh. Program pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan solusi melalui perancangan ruang luar yang fungsional dan produktif. Melalui kegiatan ini, kami menyusun rekomendasi desain ruang luar yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup penghuni emplasemen dan mendukung pengembangan sektor pariwisata. Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan di mana dilakukan pemaparan desain penataan lingkungan luar emplasemen yang telah dibuat berdasarkan kebutuhan warga dan pemaparan tentang kesehatan lingkungan. Hasil dari PkM ini adalah warga menerima wawasan tentang jenis-jenis tanaman yang dapat ditanam di pekarangan mereka, bagaimana penataan ruang luar yang efektif dan efisien, serta wawasan mengenai kesehatan lingkungan. Peserta yang hadir menunjukkan antusiasme terhadap materi yang telah dipaparkan. Warga tertarik untuk memanfaatkan pekarangannya untuk ditanami tanaman hias, sayur, atau obat untuk dikonsumsi dan dijual.