Articles
Telenursing and self-management among patient with hypertension
Sri Sakinah;
Sulkifli Nurdin
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/minh.v3i2.3358
Background: Hypertension is still a risk factor for the leading cause of death in the world. Hypertension is a blood pressure condition of more than 140/90 mmHg. Patient with hypertension who are an uncontrolled their blood pressure and the number continues to increase, one of which is through services nursing. Nurses are one of the health professions involved in achieving health development goals both in the world and in Indonesia. Health information technology is increasingly developing which must be of concern, especially in the world of nursing to help answer health problems public through telenursing which was developed by providing telecommunications assistance via WhatsApp. Purpose: To determine the effect of telenursing and self-management among patient with hypertensionMethod: This study was conducted in June - August 2020 with a method quasi experimental pre and post test with control group (giving treatment telenursing via WhatsApp to the intervention group and control group using the media short message service (SMS). The sample in this study were all patients with hypertension in accordance with the inclusion criteria (hypertensive patients who undergo treatment, have android, and are able to read and write) The media used in this study were cell phones Results: Through the Paired Sample Test it is known that the p value in thegroup is controlled SMS based on systolic blood pressure was 0.008 (<0.05), while in the intervention group the WA p value was 0.001 (<0.05). This shows a significant result, but the researchers considered that the intervention group had a more significant value when compared to the control. Likewise, the diastolic blood pressure in which the control group was obtained p-value 0.051 (> 0.05) while the intervention group obtained p value of 0.000 (<0.05). Conclusion: There was no significant difference in blood pressure in the group, control use media short message service (SMS). While the intervention group showed a very significant difference between before and after telenursing used media WhatsApp
Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Kecemasan Lansia Tentang Penularan Corona Virus Disease (Covid 19)
Meriem Meisyaroh Syamson;
Abd Hayat Fattah;
Sulkifli Nurdin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 10 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35816/jiskh.v10i1.576
Introduction; the age factor and lack of knowledge can be a cause of anxiety and worry, excessive fear that disturbs and reduces the immunity of the human body so that it is very susceptible to exposure or catching COVID-19. Destination; know the effect of health education on elderly anxiety about the transmission of the coronavirus disease (covid 19). Method; using a quasi-experimental research design, namely one group pretest-posttest, which is to determine the effect of elderly anxiety on the transmission of Corona Virus Disease (COVID 19) before and after counseling. Result; that there is a significant difference between anxiety about Covid-19 transmission before and after education and there is an effect of health education on family anxiety p (0.013). Conclusion; that there is a significant difference in the frequency of anxiety about COVID-19 before intervention and after the health education intervention
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSI ANAK USIA PRASEKOLAH DI KELURAHAN PANGKAJENE KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG TAHUN 2018
Sulkifli Nurdin;
Hayat Fattah;
Suraeni Suraeni
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (272.075 KB)
Pola asuh dapat didefinisikan sebagai pola interaksi anak dengan orang tua. Oleh sebab itu di butuhkan pola asuh orang tua untuk mengajarkan anak-anaknya sejak usia dini. Penelitian ini dilaksanakan pada 08 Juni sampai dengan 09 Juli 2018 di Kelurahan Pangkajene Kabupaten Sidenreng Rappang. jenis penelitian kuntitatif dengan metode deskriptik analitik dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 50 responden, dengan tekhnik Purpossive Sampling melalui pengisian kuesioner. Analisa data menggunakan uji chi-square dengan program komputer SPSS 16.0. Dari hasil uji Chi Square didapatkan nilai p=0,00 dengan bantuan Fisher’s Exact Text tingkat kemaknaan α ≤ 0,05 yang artinya p < a, maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya ada hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua terhadap perkembangan emosi anak usia prasekolah di Kelurahan Pangkajene Kabupaten Sidenreng Rappang Tahun 2018. Hasil penelitian ini dapat bermanfaat dalam pengembangan informasi yang mempunyai kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan khususnya dalam pendidikan keperawatan tentang pola asuh orang tua dan perkembangan emosi anak serta meningkatkan penyebaran informasi mengenai pola asuh orang tua dan perkembangan emosi anak dan dapat memperkaya khasanah ilmu pengetahuan dan merupakan salah satu bahan bacaan bagi penelitan selanjutnya
Spa Kaki Diabetik pada Komplikasi Neuropati
Sri Sakinah;
Sulkifli Nurdin;
Dewi Sartika;
Ilyas Agus;
Nur Aisyah
Malahayati Nursing Journal Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (487.739 KB)
|
DOI: 10.33024/mnj.v2i1.2355
Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Spa kaki dan senam kaki merupakan terapi non farmakologi dalam menurunkan sensasi nyeri pada penderita diabetes mellitus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian intervensi spa kaki dan senam kaki terhadap penurunan nyeri pada penyandang diabetes mellitus tipe 2. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian ekperimental study dengan desain penelitian quasi eksperimen pre and post test with control group. Penelitian yang di laksanakan adalah dengan cara memberikan perlakuan pada kelompok intervensi dengan teknik Spa kaki dan kelompok kontrol yang diberikan dengan senam kaki. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1 April 2019 sampai dengan tanggal 30 April 2019 di Kabupaten Sidrap dengan jumlah sampel sebanyak 10 orang yang dibagi dalam 2 kelompok. Masing-masing kelompok sebanyak 5 orang responden dengan penderita nyeri kaki pada penyandang diabetes melitus tipe 2. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rerata penurunan nyeri kaki pada penyandang diabetes mellitus tipe 2 pada kelompok intervensi spa kaki sebesar 1,8 sedangkan pada kelompok senam kaki hanya sebesar 0,5 dengan perbandingan antara kelompok spa kaki dengan senam kaki sebesar 1,3. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian teknik spa kaki lebih efektif menurunkan nyeri kaki dibandingkan senam kaki pada penyandang diabetes melitus (DM) tipe 2.
Edukasi Kesehatan Vaksin Dan Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 Pada Masyarakat Dusun Cenrana Desa Carawali Kabupaten Sidrap
Asnuddin Asnuddin;
Sri Sakinah;
Meriem Meisyaroh S;
Sulkifli Nurdin;
Hasrul Hasrul;
Murtini Murtini;
Suparta Suparta;
Hasnah Hasnah
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.4500
ABSTRAK Salah satu jenis penyakit baru dan belum pernah terdeteksi maupun terindetifikasi dari manusia, yang kemudian diberikan nama Coronavirus Disease 2019 (COVID19). Prinsip pencegahan dan strategi pengendalian secara umum saat ini masih belum ada vaksin untuk mencegah infeksi covid-19. Cara terbaik untuk mencegah infeksi adalah dengan menghindari terpapar virus penyebab. Tujuan setelah penyuluhan, diharapkan masyarakat dapat mengetahui manfaat dari vaksin dan selalu menerapkan protokol kesehatan dapat mencegah virus covid 19. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan kesehatan tentang vaksin dan penerapan protokol kesehatan di era New Normal. Terdapat peningkatan pengetahuan pada masyarakat dalam pencegahan penyakit covid-19 pada masyarakat Dusun Cenrana Desa Carawali. Dengan demikian, pemberian penyuluhan pada masyarakat tentang pencegahan penyakit virus Covid-19 berjalan dengan baik dan mendapatkan respon yang positif dari masyarakat dan pihak pemerintahan. Kata Kunci : Edukasi, Vaksin, Protokol Kesehatan, dan Covid-19 ABSTRACT One of the new types of disease and has never been detected or identified from humans, which was later given the name Coronavirus Disease 2019 (COVID19). There is currently no vaccine to prevent infection with COVID-19. The best way to prevent infection is to avoid being exposed to the virus that causes it. The goal after the counseling is is hoped that the public can know the benefits of vaccines and always apply health protocols to prevent the covid 19 virus. The activities carried out are in the form of health education about vaccines and the application of health protocols in the New Normal era. There is an increase in knowledge in the community in preventing covid-19 disease in the Cenrana Hamlet community, Carawali Village. Thus, the provision of counseling to the public about the prevention of the Covid-19 virus disease went well and received a positive response from the community and the government. Keywords: Education, Vaccines, Health Protocols, and Covid-19
Penyuluhan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Dan Penanganan Covid-19
Meriem Meisyaroh Syamson;
Sri Sakinah;
Asnuddin Asnuddin;
Sulkifli Nurdin;
Hasrul Hasrul;
Murtini Murtini
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3835
ABSTRAK Salah satu jenis penyakit baru dan belum pernah terdeteksi maupun terindetifikasi dari manusia, yang kemudian diberikan nama Coronavirus Disease 2019 (COVID19). Prinsip pencegahan dan strategi pengendalian secara umum saat ini masih belum ada vaksin untuk mencegah infeksi covid-19. Cara terbaik untuk mencegah infeksi adalah dengan menghindari terpapar virus penyebab. Tujuan setelah penyuluhan, diharapkan masyarakat sadar dan dapat mencegah virus covid 19. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan kesehatan, dan pembagian cuci tangan antiseptik. Terdapat peningkatan pengetahuan pada masyarakat dalam pencegahan penyakit pada masyarakat kelurahan Rijang Pittu. Dengan demikian, pemberian penyuluhan pada masyarakat tentang pencegahan penyakit virus Covid 19. Kata Kunci : CTPS, Penyuluhan Kesehatan, Pencegahan Covid-19 ABSTRACTOne type of new disease and has never been detected or identified from humans, which was later given the name Coronavirus Disease 2019 (COVID19). The principle of prevention and control strategies in general at this time there is still no vaccine to prevent covid-19 infection. The best way to prevent infection is to avoid being exposed to the causative virus. The purpose after counseling, is expected to be aware of the community and can prevent covid virus 19. The activities carried out in the form of health counseling, and the distribution of antiseptic hand washing. There is an increase in knowledge to the community in preventing diseases in the Rijang Pittu village community. Thus, providing counseling to the public about the prevention of Covid virus disease 19.Keywords : CTPS, health counseling, Covid19 Prevention
Vaksinasi Covid 19 Menuju Masyarakat Heard Immunity dan Sehat Bebas Covid – 19
Hasrul Hasrul;
Sri Sakinah;
Asnuddin Asnuddin;
Meriem Meisyaroh Samson;
Sulkifli Nurdin;
Murtini M;
Muhammad Ardianto Rodin;
Jumiarsih Purnama
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/jkpm.v5i1.5609
ABSTRAK ITKeS Muhammadiyah Sidrap salah satu perguruan tinggi swasta dibidang Kesehatan berperan dalam percepatan program pemerintah dalam menekan angka penularan Covid – 19 yaitu Vaksinasi. Tujuan Pelaksanaan vaksinasi Covid - 19 ini dengan memberikan penyuluhan kepada mahasiswa dan masyarakat akan pentingnya melaksanakan vaksinasi Covid - 19 hingga sampai pada pelaksanaan vaksinasi Covid 19. Pada kegiatan ini ITKeS Muhammadiyah Sidrap bekerjasama dengan Puskesmas Pangkajene dan Puskesmas Lancirang. Vaksinasi ini diikuti sebanyak 258 orang peserta terdiri dari Dosen, Mahasiswa dan Masyarakat yang berdomisili disekitar kampus ITKeS Muhammadiyah Sidrap kel. Rijang Pittu Kec Maritengngae Kab. Sidrap. Kata Kunci: Vaksinasi Covid 19, Masyarakat, dan Pemerintah ABSTRACT ITKeS Muhammadiyah Sidrap One of the private universities in the fields of health play a role in accelerating the government's program in reducing the transmission rate of Covid - 19, namely Vaccination. The implementation of the Covid - 19 vaccination begins with providing counseling to university students and the public. In this activity ITKeS Muhammadiyah Sidrap in collaboration with Puskesmas Pangkajene and Puskesmas Lancirang. Vaccination was followed by 258 people consisting of lecturers, university students, and the public who live near campus ITKeS Muhammadiyah Sidrap kel. Rijang Pittu Kec Maritengngae Kab. Sidrap. Keyword: Vaccination Covid – 19, Public and Government
PENYULUHAN KESEHATAN ORIENTASI TANGGAP TUA (OTT) LANSIA
Sri Sakinah;
Meriem Meisyaroh;
Asnuddin Asnuddin;
Sulkifli Nurdin;
Hasrul Hasrul;
Murtini Murtini
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 3 Nomor 1 April 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/jkpm.v3i1.2652
ABSTRAK Setiap orang pasti ingin memiliki masa tua yang bahagia tetapi keinginan tidaklah selalu dapat menjadi nyata. Di kehidupan nyata banyak sekali lansia-lansia yang menjadi depresi, stress dan menderita penyakit kronis. Manusia kadang lupa betapa pentingnya kesehatan apalagi diusia lansia. Dewasa ini manusia melalaikan pentingnya menjaga kesehatan khususnya secara jasmani. Tujuan setelah penyuluhan, diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit degenerative. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan kesehtan, senan lansia dan pemeriksaan kesehatan. Terdapat peningkatan pengetahuan pada masyarakat lansia dalam pencegahan penyakit degenerative pada masyarakat lansia kelurahan Wala. Dengan demikian, pemberian penyuluhan pada masyarakat lansia tentang pencegahan penyakit dan terapi pengobatan dengan senam lansia. Kata Kunci : Orientasi Tanggap Tua, PenyuluhanAbstract Everyone would want to have a happy old age but desires can not always be real. In real life there are many elderly people who become depressed, stressed and suffer from chronic diseases. Humans sometimes forget how important health is especially in the elderly. Today humans neglect the importance of maintaining health, especially physically. The purpose after counseling, is expected to improve health and prevent degenerative diseases. The activities carried out in the form of health counseling, senan elderly and health checks. There is an increase in knowledge in the elderly community in the prevention of degenerative diseases in the elderly community of Wala village. Thus, providing counseling to the elderly community about disease prevention and treatment therapy with elderly exercise.
Edukasi Pengolahan Makanan Pendamping Asi (MP-Asi) sebagai upaya Pencegahan Stunting pada Balita
Sulkifli Nurdin;
Meriem Meisyaroh Samson;
Sri Sakinah;
Asnuddin Asnuddin;
Hasrul Hasrul;
Murtini Murtini
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/jkpm.v5i8.6680
ABSTRAK Tingginya angka stunting di Kabupaten Sidenreng Rappang Provisnsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Salah satu Desa yang cukup tinggi adalah Desa Cenrana Kecamatan Panca Lautang. Survai awal yang dilakukan ditemukan kelompok Ibu cenderung kurang memeiliki pengetahuan dan keterampilan dalam upaya pencegahan stunting, ITKeS Muhammadiyah Sidrap merupakan salah satu perguruan tinggi swasta dibidang Kesehatan yang berperan dalam program pemerintah dalam pencegahan dan penanganan stunting. Tujuan Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan upaya peningkatan gizi anak dalam pencegahan stunting melalui kegiatan pemberian edukasi pengolahan makanan pendampinga ASI (MP-ASI). Metode edukasi dalam bentuk dialog interktif dan mendemostrasikan pembuatan makanan tambahan pendamping asi (MP-ASI) yang mudah diolah dan kaya akan gizi balita untuk mencegah stunting. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam pengolahan makanan tambahan pendamping ASI berbahan lokal. Setelah kegiatan ini dilakukan terdapat perubahan perilaku peserta dalam memilih dan mengolah makanan tambahan untuk anak balitanya untuk pencehagan stunting. Kata Kunci: MP-ASI, Stunting;, Masyarakat;, Pangan Lokal ABSTRACT The high stunting rate in Sidenreng Rappang Regency, South Sulawesi Province, Indonesia. One of the villages that is quite high is Cenrana Village, Panca Lautang District. The preliminary data found that the mother group tended to lack knowledge and skills in prevention stunting, ITKeS Muhammadiyah Sidrap is one of the private universities in the health sector that plays a role in government programs in stunting prevention and management. The purpose of implementing this community service is an effort to improve children's nutrition in preventing stunting through providing education on processing complementary foods for breastfeeding (MP-ASI). The educational method is in the form of interactive dialogue and demonstration of making complementary food for complementary feeding (MP-ASI) which is easy to process and rich in toddler nutrition to prevent stunting. This activity succeeded in increasing knowledge and ability in processing complementary foods made from local complementary foods. After this activity was carried out there was a change in the behavior of participants in choosing and processing additional food for their toddlers to prevent stunting. Keyword: MP-ASI, Stunting, Public, Local Food
Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Perubahan Nyeri Herniatomy
Indirwan Hasanuddin;
Jumiarsih Purnama AL;
Sulkifli Nurdin
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37362/jkph.v7i1.745
Hernia adalah protrusi atau penonjolan isi suatu rongga melalui defek/bagian yang lemah dari dinding rongga. Intervensi keperawatan yang dapatdilakukan untuk mengatasi klien dengan kecemasansalah satunya melalui pemberian terapi progressive muscle relaxation (PMR). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh relaksasi otot progresif terhadap perubahan nyeri pasien post op hernia di RSUD Lamaddukelleng Kab. Wajo. Jenis penelitian ini adalah quasy eksperimen dengan menggunakan menggunakan rancangan penelitian one group pretest posttest design, dengan atau tanpa kelompok control. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 12 responden. Hasil penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan antara relaksasi otot progresif terhadap perubahan nyeri pasien post op hernia di RSUD Lamaddukelleng Kabupaten Wajo dengan nilai p=0,002 dan rata-rata skor perubahan intensitas adalah 1,38 dengan skala nyeri ringan. Pasien yang melakukan mobilisasi dini secara aktif atau mandiri melakukan mobilisasi lebih cepat proses perawatannya dibanding dengan pasien yang mobilisasi dini pasif. Diharapkan dapat memberikan informasi kepada pihak rumah sakit agar untuk meningkatkan kualitas dalam memberikan terapi non farmakologi berupa relaksasi otot progresif dalam mengatasi masalah nyeri pasien post operasi. Kata kunci : Relaksasi otot progresif, Nyeri, Herniatomy