Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search
Journal : IMAJI

BENGKEL KERETA API DI SEMARANG putera mahardika; budi sudarwanto; agung dwiyanto
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.504 KB)

Abstract

Kereta api merupakan angkutan umum yang paling efisien karena dapat mengangkut penumpang dan barang dalam jumlah banyak dalam sekali perjalanan. PT KAI selaku pengelola kereta api di Indonesia menyatakan bahwa jumlah penumpang dan barang yang dikirim lewat kereta api dari tahun ke tahun semakin meningkat. Semarang sebagai salah satu kota besar di Indonesia, mempunyai pengguna kereta api yang sangat besar. Banjir, penurunan tanah, dan rob yang sering melanda kota ini menyebabkan jadwal perjalanan kereta api terganggu. Depo lokomotif yang merupakan bengkel untuk perawatan dan pemeliharaan lokomotif yang terletak pada emplasemen stasiun poncol juga terkena dampak akibat bencana alam tersebut. Lokomotif yang akan melakukan perawatan dan pemeliharaan rutin terpaksa harus menunggu hingga depo tersebut bisa untuk digunakan. Oleh karena itu diperlukan adanya bengkel kereta api yang representatif untuk memperbaiki dan melengkapi kekurangan yang ada pada depo lokomotif yang ada saat ini.
SUDIMARA STATION INTERCHANGE DENGAN PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR MODERN putri laras; indriastjario indriastjario; agung dwiyanto
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3219.356 KB)

Abstract

Stasiun Sudimara (SDM) adalah stasiun kereta api kelas III yang terletak di Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan. Stasiun ini berada di Daerah Operasi I Jakarta, dan terletak antara Stasiun Jurang mangu dan Stasiun Rawa Buntu. Stasiun ini memiliki tiga jalur. Jalur 1 digunakan untuk kereta api yang berjalan ke arah barat/ Stasiun Serpong, Jalur 2 digunakan untuk kereta api yang berjalan ke arah timur/ Stasiun Tanah abang dan Jalur 3 digunakan untuk kereta api yang akan bersilang atau disusul kereta api lain. Stasiun yang sudah mempunyai peron tinggi ini, merupakan stasiun dengan pengguna terpadat ke 2 setelah stasiun Tanah Abang, pada jalur hijau Commuter Line. Dengan volume ± 15.000 penumpang perharinya. Belasan ribu penumpang pengguna Commuter Line, harus berdesakan pada stasiun ini. Banyaknya sistem baru pada perkeretaapian Indonesia, berbanding lurus dengan kebutuhan ruang untuk menunjang segala sistem terbaru. Akhirnya banyak ruang-ruang yang terkesan “asal” karena tidak sesuainya fungsi dan besaran ruang untuk menunjang berbagai sistem-sistem terbaru dari perkereta apian Indonesia, misalnya proses membeli tiket, dan ruang tunggu kereta. Parahnya lagi, ruangan yang terkesan “asal” ini tidak hanya berdampak pada estetika bangunan tidak jelasnya jalur sirkulasi, tetapi juga membuat keselamatan penggunanya itu sendiri terabaikan, misalnya saja yang terjadi pada jalur penyebrangan atar peron.
JAZZ MUSIC CENTER DI SEMARANG yoga giovantri; budi sudarwanto; agung dwiyanto
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.61 KB)

Abstract

Musik jazz adalah musik yang sangat berkembang dewasa ini, peminat musik jazz tidak lagikalangan orang tua dan bukan lagi  musik  yang elite seperti  yang dikenal  dulu. Musik jazz  sangatditerima  oleh  banyak  orang khususnya anak  muda,  kegiatan dan event  musik jazz di  tiap daerahsemakin bermunculan. Baik event musik jazz yang besar atau kecil. Tak heran bila saat ini anak mudamulai mendalami musik jazz dan mencoba untuk belajar musik jazz lebih mendalam.Kota  Semarang merupakan kota  yang memiliki  peminat  musik  jazz yang cukup banyak.Namun banyak peminat musik yang bisa kita lihat dari pertumbuhan peserta anak didik les, eventmusik  jazz di  Semarang yang bermunculan,  dan aktifnya komunitas  musik  jazz Semarang,  JazzNgisoringin. Kota Semarang memiliki event musik jazz nasional yang dijadikan tempat persinggahanevent  tersebut.  Ini  dikarenakan perkembangan musik  jazz  yang meningkat  seiring juga denganpenikmat musik jazz di Semarang.Musik jazz adalah musik yang sangat berkembang dewasa ini, peminat musik jazz tidak lagikalangan orang tua dan bukan lagi  musik  yang elite seperti  yang dikenal  dulu. Musik jazz  sangatditerima  oleh  banyak  orang khususnya anak  muda,  kegiatan dan event  musik jazz di  tiap daerahsemakin bermunculan. Baik event musik jazz yang besar atau kecil. Tak heran bila saat ini anak mudamulai mendalami musik jazz dan mencoba untuk belajar musik jazz lebih mendalam.Kota  Semarang merupakan kota  yang memiliki  peminat  musik  jazz yang cukup banyak.Namun banyak peminat musik yang bisa kita lihat dari pertumbuhan peserta anak didik les, eventmusik  jazz di  Semarang yang bermunculan,  dan aktifnya komunitas  musik  jazz Semarang,  JazzNgisoringin. Kota Semarang memiliki event musik jazz nasional yang dijadikan tempat persinggahanevent  tersebut.  Ini  dikarenakan perkembangan musik  jazz  yang meningkat  seiring juga denganpenikmat musik jazz di Semarang.
GEDUNG PERKULIAHAN JURUSAN TEKNIK GEODESI UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG masayu dewi asmara; Edy Darmawan; Agung Dwiyanto
IMAJI Vol 1, No 3 (2012): IMAJI
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1019.776 KB)

Abstract

Kemajuan zaman menuntut semua orang untuk lebih maju lagi, terutama bagi para generasi muda. Mengenyam pendidikan setinggi mungkin dengan tujuan memperoleh ilmu yang bermanfaat untuk kemudian hari. Universitas merupakan salah satu tempat pendidikan untuk jenjang yang paling tinggi. Universitas Diponegoro merupakan salah satu universitas negeri di Indonesia yang mempunyai beberapa jurusan untuk mendukung pendidikan mahasiswa dalam mengikuti perkembangan zaman, termasuk di dalamnya adalah Jurusan Geodesi.Jurusan Geodesi adalah jurusan yang masih tergolong sangat sedikit di beberapa universitas di Indonesia. Di Indonesia Jurusan Geodesi hanya terdapat pada empat Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan lima Perguruan Tinggi Swasta (PTS), salah satu PTN tersebut di antaranya adalah Universitas Diponegoro. Oleh karena itu Jurusan Geodesi masih sangat dapat dikembangkan kembali. Tetapi sayangnya Undip belum memiliki gedung perkuliahan sendiri untuk Jurusan Geodesi, gedung kuliah jurusan ini masih bergabung dengan jurusan teknik yang lain yaitu Jurusan Perkapalan, dan Sistem Komputer. Maka dari itu perlu dibangunnya gedung perkuliahan sendiri untuk Jurusan Geodesi agar dapat menampung segala kegiatan yang dibutuhkan oleh mahasiswa geodesi.Kajian diawali dengan mengetahui pengertian dari sebuah kampus dengan cara studi banding pada kampus Geodesi pada universitas lainnya. Kemudian menjadikan hasil studi banding sebagai acuan dalam membuat program ruang. Sedangkan konsep dari gedung ini sendiri adalah Green Architecture dengan pendekatan efisiensi energi dan konseravasi. Dengan konsep ini berarti gedung kuliah tersebut berkonsep ramah lingkungan, dan mengusahakan untuk dapat menghemat energi sebaik mungkin, hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya dalam mengatasi global warming. Untuk konsep bentuk dari gedung itu sendiri adalah mengadopsi dari bentuk sebuah kawah dan topografi tanah yang tidak selalu rata.