Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sebatik

PELATIHAN PEMANFAATAN SALURAN IRIGASI UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK MICROHIDRO KEPADA MASYARAKAT DI DESA PAMIJAHAN GUNUNG BUNDER Yani Prabowo; Suwasti Broto; Grace Gata
Sebatik Vol 23 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.345 KB)

Abstract

Listrik sampai saat ini sudah menjadi kebutuhan yang cukup penting, tetapi belum semua wilayah dapat terjangkau oleh aliran listrik. Hal tersebut bisa disebabkan karena suatu wilayah mempunyai medan yang sulit diakses oleh sarana transportasi. Bermacam cara dapat digunakan untuk menghasilkan sumber daya listrik seperti menggunakan bahan bakar minyak, menggunakan pembangkit listrik tenaga matahari dan bisa menggunaan tenaga air. Desa Gunung Bunder Pamijahan Bogor mempunyai potensi air yang dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga microhidro, tetapi sampai saat ini warga sekitar belum mengetahui bagaimana cara memanfaatkan aliran sungai tersebut. Melalui kegiatan pengabdian pada masyarakat oleh Universitas Budi Luhur, telah dilakukan pelatihan dan penyuluhan untuk pembuatan pembangkit listrik tenaga air dengan kincir model vortex dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah didapatkan disekitar desa. Pemilihan menggunakan turbin vortex berdasarkan pertimbangan ketingian pada lokasi kincir tersebut yang hanya memiliki ketinggian 4.33 meter tetapi memiliki aliran debit yang cukup untuk mengerakan turbin. Potensi yang berhasil didapat dari penelitian ini dengan beda ketinggian (head) 2.6 meter dari panjang lintasan 4 stasiun dengan jarak masing masing antar stasiun 26 meter. Kecepatan air rata-rata 10 liter perdetik akan menghasilkan daya sebesar 254.604 watt. Hal tersebut masih dapat dikembangan untuk mendapatkan daya yang maksimal dengan mengkondisikan saluran air pada saluran irigasi.
IMPLEMENTASI POMPA HIDRAM SEBAGAI IRIGASI PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN DI DESA BATU RETNO WONOGIRI Yani Prabowo; Martini Martini
Sebatik Vol. 27 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i1.2290

Abstract

Batu Retno adalah nama sebuah desa yang berada di Kecamatan Batu Retno, Jawa Tengah. Mata pencaharian masyarakat Desa Batu Retno adalah sebagai petani dan peternak. Hasil pertanian berupa padi, jagung, singkong dan lainnya sedangkan hasil ternaknya adalah ikan, ayam dan kambing. Air dalam sistem pertanian dan kehidupan masyarakat sangat memegang peranan terpenting. Akan tetapi, keberadaan air sangat tidak menentu, terkadang mudah untuk pemanfaatannya, terkadang sulit, walaupun suatu daerah tersebut dekat dengan sumber atau aliran air. Sebagai gambaran sering kali aliran air itu berada di bawah lahan pertanian, untuk menaikkan air ke permukaan membutuhkan alat semacam pompa. Pompa tersebut digunakan untuk menyedot air dari sungai-sungai ke persawahan yang letaknya lebih tinggi dari sungai tersebut. Penyedotan air pompa tersebut membutuhkan tenaga listrik, dimana dalam penggunaan listrik tersebut akan menambah biaya operasional. Kegiatan ini telah mengimplementasikan pompa hidran, yang berguna untuk menaikkan air dari sungai ke lokasi yang lebih tinggi tanpa menggunakan tenaga listrik atau mesin. Melalui penggunaan pompa hidran, air dipastikan akan tersedot untuk mengairi sawah dan perkebunan tanpa membutuhkan listrik sehingga dapat menekan biaya pertanian. Air yang disedot pompa hidran akan disesuaikan dengan kebutuhan pertanian, hal ini akan diatur dalam pengelolaan manajemen air untuk irigasi. Instalasi pompa hidran dan pengelolaan airnya, akan diadakan penyuluhan, pembinaan serta pembimbingan ke masyarakat. Selanjutnya akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang sehat di Desa Batu Retno, Wonogiri Jawa Tengah.