Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Tenaga Operator Sekolah Dasar Negeri di Wilayah Jakarta Timur I Fetia Nurul Hidayat; Neti Karnati; Madhakomala
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.649

Abstract

Tenaga operator sekolah dasar begitu besar perannya dalam satuan pendidikan. Sinergi kepemimpinan kepala sekolah yang baik dapat mempengaruhi kepuasan kinerja pada lingkungan satuan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh positif antara kepemimpinan kepala sekolah dan kepuasan kinerja terhadap kinerja operator sekolah. Penelitian ini dilakukan pada 160 operator sekolah dasar pada lima kecamatan wilayah Administrasi Jakarta Timur I. Pengambilan sampel menggunakan metode proportional random sampling berdasarkan rumus slovin. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode survey. Untuk menguji hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini, Teknik analisis yang digunakan adalah path analysis (analisis jalur). Temuan pada penelitian ini adalah kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja tenaga operator sekolah berpengaruh positif terhadap kinerja tenaga operator sekolah dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah sebesar 18,53%. Kemudian kepuasan kerja mempunyai pengaruh positif terhadap kinerja tenaga operator sebesar 27,31%. Lalu terhadap pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kepuasan kerja sebesar 40,01%. Maka terdapat relevansi kepemimpinan kepala sekolah dan kepuasan kerja merupakan faktor penting dalam menentukan efektivitas kinerja operator sekolah dasar di wilayah Administrasi Jakarta Timur I, dengan efek gabungan keduanya memainkan peran yang signifikan dalam membentuk lingkungan kerja secara keseluruhan dan hasil.
Implementation Strategy of 9-Year Compulsory Basic Education Policy In Serang Banten Lia Amalia; Neti Karnati; Nurhatatti Fuad
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v5i2.783

Abstract

The article was to find out the strategy in 9-year compulsory basic education policy implementation in Serang. The achievement of compulsory education programs supported the achievement of the vision and mission of national education. All Indonesian citizens have the opportunity to receive basic education. The study focused on planning, development of policy stabilization patterns, socialization, and monitoring. This study used a qualitative descriptive method. The process of collecting data used observation, documents and interviews. Data analysis techniques were data reduction, data presentation, discussion and conclusions. The results show that the process of the nine-year compulsory basic education program has been carried out sequentially in accordance with the activities specified to achieve the program's objectives. Thus, the results of this study recommend that the government in Serang used the appropriate strategy as local tradition and culture. Keywords: Basic 9-Years Compulsory Education, Education Policy, Management Education
Development of Learning Supervision Model Website Based on Improving Teacher Performance at Elementary School Wahyu Sri Ambar Arum; Neti Karnati; Dimas Kurnia Robby; Teha Nisa Ramadita; Hamad Sanjaya; Laily Hidayaty
Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2024): Management of Islamic Education
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/ndh.v9i1.4325

Abstract

This research aims to produce products and test the feasibility of products, such as producing a website-based supervision model development system in improving teacher performance in elementary schools, to facilitate the management of conventional/manual supervision of website-based management information systems and determine the feasibility of website-based learning supervision system models in improving teacher performance in elementary schools. The method used in this research is Research and Development (R&D). The research steps include 1) data information, 2) model design, 3) model testing, 4) model revision, 5) development, 6) trial/testing, 7) model revision, 8) finalization and socialization. This research was conducted in a participatory manner. The research output targets at this stage are preparing a website-based learning supervision model design. This website-based principal learning supervision model design has been tested and revised to obtain an effective learning supervision model and develop a website-based learning supervision model. The results of this research are: (1) Learning supervision activities are carried out through the website http://supervisipbelajaran.educmps.com, (2) Principals feel greatly helped by the Website-Based Supervision Model because it is practical, effective, and efficient, (3) Making it easier for teachers to improve performance at school.
Manajemen Kurikulum Merdeka di Sekolah Luar Biasa: Studi di SLB 12 Jakarta Selatan Vitus Oktasari; Neti Karnati; Fakhrudin Arbah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 12 Jakarta Selatan yang merupakan salah satu sekolah penggerak di wilayah DKI Jakarta. Kurikulum Merdeka sebagai kebijakan baru dalam sistem pendidikan nasional memberikan fleksibilitas bagi satuan pendidikan untuk merancang pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik, termasuk peserta didik berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di SLB Negeri 12 Jakarta Selatan dilaksanakan melalui manajemen yang komprehensif, mencakup perencanaan berbasis data peserta didik, pengorganisasian fleksibel melalui komunitas belajar, pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi yang kontekstual dan partisipatif, serta evaluasi berkelanjutan melalui supervisi dan refleksi komunitas guru. Keterlibatan orang tua sangat tinggi, mendukung terciptanya pembelajaran yang berkesinambungan antara sekolah dan rumah. Kendala yang dihadapi antara lain manajemen waktu dan kompleksitas diferensiasi pembelajaran dalam satu kelas. Meskipun demikian, koordinasi yang kuat antar pihak sekolah dan kolaborasi aktif dengan orang tua menjadi kunci keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini merekomendasikan perlunya studi lanjutan yang melibatkan lebih dari satu SLB serta pendekatan longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang implementasi Kurikulum Merdeka terhadap perkembangan peserta didik berkebutuhan khusus.
Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di Sekolah Dasar Islam Terpadu Nurul Affika Aulia; Mohammad Sofwan Effendi; Neti Karnati
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.82277

Abstract

Teacher professionalism is one of the key factors in determining the quality of learning in elementary schools, particularly in Integrated Islamic Elementary Schools (SDIT). As educational leaders, principals hold a strategic role in guiding, directing, and enhancing teacher competencies. This study aims to examine the strategies employed by principals to improve teacher professionalism based on previous literature. The method used is a literature review by analyzing books, journal articles, and relevant research findings. The results indicate that the principal’s main strategies include academic supervision, training and professional development, motivation, reward and sanction systems, strengthening collaboration, the utilization of technology, as well as the internalization of Islamic values in teacher development. In conclusion, principals need to implement these strategies consistently and contextually in accordance with the characteristics of integrated Islamic schools. This study is expected to serve as a reference for educational practitioners and future research.
Peningkatan Kinerja Guru Melalui Supervisi Akademik Di Sekolah Menengah Pertama Irna Fatmawati; Neti Karnati; Matin Matin
PROCEEDING UMSURABAYA Prosiding “Ces” (Conference Of Elementary Studies)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh langsung antara supervisi akademik terhadap kinerja guru Sekolah Menengah Pertama Negeri di Jakarta Timur yang menjadi tempat penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah survey, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan angket yang dirancang dalam bentuk pernyataan dengan penilaian Likert. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa supervisi akademik berpengaruh langsung positif terhadap kinerja guru. Besarnya pengaruh tersebut ditunjukan oleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,995 dan nilai koefisien jalur sebesar 0,540. Hal ini menunjukan bahwa peningkatan supervisi akademik akan mengakibatkan terjadinya peningkatan kinerja guru SMP Negeri di Kota Jakarta Timur. Saran yang dapat diberikan dalam rangka meningkatkan kinerja guru melalui supervisi akademik dan motivasi kerja yaitu sebagai berikut; (1) Sebagai supervisor kepala sekolah lebih terjadwal dan kontinu dalam mengimplementasikan program supervisi akademik kepada guru, karena melalui program supervisi akademik guru mendapatkan bimbingan dan arahan dari supervisor dalam meningkatkan kemampuannya, (2) Diharapkan guru dapat memahami dan menyadari manfaat supervisi yang dilakukan kepala sekolah terhadap guru, (3) Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengungkap lebih jauh faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kinerja guru dengan meneliti variabel-variabel lain. Kata Kunci: Supervisi, Supervisi Akademik, Kinerja Guru
Rekonstruksi Model Kepemimpinan Transformasional Berbasis Nilai Budaya Kula Babong dalam Penguatan Kinerja Dosen Mikael Emi Bernadud; Neti Karnati; Rihlah Nur Aulia
JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol. 6 No. 1 (2026): in press
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jimp.v6i1.15843

Abstract

Kepemimpinan akademik di perguruan tinggi masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya motivasi kerja dosen, terbatasnya kolaborasi akademik, serta lemahnya keteladanan kepemimpinan yang mampu menginspirasi komunitas akademik. Kondisi ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja dosen tidak hanya ditentukan oleh kebijakan struktural, tetapi juga oleh model kepemimpinan yang mampu membangun makna, nilai, dan komitmen bersama dalam organisasi pendidikan. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi model kepemimpinan transformasional berbasis nilai budaya Kula Babong sebagai kerangka konseptual untuk memperkuat kinerja dosen di perguruan tinggi Katolik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan para informan yang terdiri atas tokoh adat dan pelaku budaya yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik melalui tahap reduksi data, kategorisasi, dan interpretasi makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Kula Babong seperti kejujuran, solidaritas, musyawarah, dan tanggung jawab moral memiliki kesesuaian konseptual dengan dimensi kepemimpinan transformasional serta berpotensi memperkuat motivasi, kolaborasi akademik, dan komitmen dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi nilai budaya lokal dalam kepemimpinan akademik dapat menjadi pendekatan kontekstual yang memperkaya praktik kepemimpinan pendidikan tinggi dan memperkuat kinerja dosen secara berkelanjutan.