Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUSUTAMAAN LITERASI MELALUI MEMBACAKAN CERITA DAN MENDONGENG MASYARAKAT DESA DOUDO GRESIK Kisyani Laksono; Amalia Ruhana; Yeni Anistyasari; Zulaikhah Abdullah; Rina Syahrina
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6702

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kondisi saat ini yang menunjukkan anak-anak merasa lebih nyaman bermain dengan gawai daripada berkegiatan lain. Gawai mempunyai beberapa macam fitur dan permainan yang menarik dari sisi audio visual. Padahal berbagai cerita mengenai asal mula nama desa, cerita rakyat, dan beberapa cerita lain ikut mewarnai Desa Doudo. Hal ini perlu dikenalkan kepada anak-anak melalui membacakan cerita atau mendongeng. Dua hal itu merupakan kegiatan yang tampaknya sepele, tetapi sangat berarti bagi perkembangan jiwa seseorang, khususnya anak. Pada sisi lain, membacakan cerita dan mendongeng dapat mengajarkan nilai-nilai karakter secara lebih terarah. Oleh sebab itu, pengabdian ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan tentang pentingnya penguatan literasi melalui pembacaan cerita dan/atau mendongeng sehingga dapat meningkatkan keterampilan membacakan cerita dan mendongeng masyarakat Doudo. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan praktik dengan sasaran para ibu. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa cerita dapat menumbuhkan kegembiraan. Selain itu terjadi peningkatan keterampilan dari yang semula belum pernah membacakan cerita, melalui praktik kemudian tumbuh keinginan membacakan cerita. Yang semula mendongeng dengan suara datar menjadi lebih memainkan peran. Membacakan cerita dan mendongeng sebenarnya dapat dilakukan siapa saja (perempuan atau laki-laki) dari beragam usia.
Pendidikan Food Service Management pada Santriwati Pondok Pesantren Bumi Sholawat Sidoarjo Amalia Ruhana; Yeni Anistyasari; Imami Arum Tri Rahayu
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 1 (2024): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v2i1.28884

Abstract

Abstrak Penyelenggaraan makanan merupakan serangkaian kegiatan mulai dari perencanaan menu, pembelian bahan baku, proses produksi, sampai dengan servis dan distribusi makanan. Pendidikan food service management kepada santriwati double track Tata Boga yang nantinya akan menjadi penjamah makanan ini diharapkan agar santriwati dapat merencanakan penyelenggaraan makanan berdasarkan prinsip isi piringku. Tujuan jangka panjangnya diharapkan santri-santri memiliki status gizi baik, menjadi awal yang baik untuk pencegahan stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan agar santriwati dapat merencanakan dan menyusun menu gizi seimbang berdasarkan prinsip isi piringku. Metode pengabdian dengan memberikan pendidikan food service management kepada santriwati. Hasil dari kegiatan ini menunjukan berdasarkan hasil pretest dan post tes yang diberikan kepada santriwati sebelum dan setelah kegiatan, menunjukkan hasil bahwa sebesar 57% peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengalami peningkatan pengetahuan mengenai penyelenggaraan makanan. Kemudian dari hasil survey kegiatan dapat diketahui seluruh peserta menyatakan penyampaian narasumber menarik, sesuai dengan materi, mudah dipahami. Sebanyak 96,6% responden menyatakan materi yang disajikan menarik, dan seluruh responden menyatakan materi yang disajikan sesuai dan mudah dipahami. Sebanyak 89,7% responden menyatakan bahwa metode yang digunakan menarik, 96,6% responden menyatakan metode yang digunakan sesuai, dan seluruh responden menyatakan metode yang digunakan mudah dipahami. Terkait media yang digunakan, sebanyak 89,7% responden menyatakan menarik, seluruh responden menyatakan media yang digunakan sesuai dan mudah dipahami.
Pengaruh Minat Belajar dan Literasi Digital Terhadap Kompetensi Praktik Manajemen Server Siswa TKJ Nurul Auliya’il Husna; Yeni Anistyasari; Meini Sondang Sumbawati
Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Vol. 9 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/ccj.v9i2.1229

Abstract

This study aims to analyze the effect of learning interest and digital literacy on server management practical competence of students in the Computer and Network Engineering (TKJ) program at public and private vocational high schools. The research employed a quantitative approach with an ex post facto design. The population consisted of 120 twelfth-grade TKJ students from one public and one private vocational school in Lamongan Regency, with total sampling used as the sampling technique. Data were collected using Likert-scale questionnaires to measure learning interest and digital literacy, as well as practical tests supported by assessment rubrics to evaluate server management competence. Multiple linear regression analysis was applied after meeting the prerequisite tests. The results revealed that learning interest had a significant effect on server management practical competence, with a t-value of 8.033 and a significance level of 0.000. Digital literacy also showed a significant effect, with a t-value of 4.733 and a significance level of 0.000. Simultaneously, learning interest and digital literacy significantly affected server management practical competence, indicated by an F-value of 45.913 and a significance level of 0.000. The coefficient of determination (R²) was 0.440, indicating that 44% of the variance in server management practical competence was explained by learning interest and digital literacy. These findings suggest that improving students’ server management practical competence requires not only technical skills but also strong learning interest and adequate digital literacy.
SMARTAS: Presensi Kelas Berbasis QR Code, GPS, dan Face Recognition di SMKN 2 Surabaya: Pengabdian Rizky Basatha; Martini Dwi Endah Susanti; Rindu Puspita Wibawa; Yeni Anistyasari; Ekohariadi; Nizar Alif Ramadhan; Feri Dwi Wijaya Pradita; Dahril Falah Ramadhan Mufa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7603

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan Smart Attendance System (SMARTAS) sebagai sistem pelengkap presensi masuk sekolah di SMKN 2 Surabaya agar pencatatan kehadiran dapat dilakukan pada setiap sesi pembelajaran. SMARTAS mengintegrasikan autentikasi face recognition, QR Code berbasis waktu, dan validasi lokasi GPS untuk memastikan kesesuaian identitas, waktu, sesi, serta lokasi pengguna. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif, edukatif, dan berbasis teknologi yang mencakup koordinasi dengan mitra, analisis kebutuhan, pengembangan aplikasi menggunakan TypeScript dan JavaScript dengan PostgreSQL sebagai basis data, pelatihan model wajah menggunakan TensorFlow.js, konfigurasi QR Code aktif selama satu menit, pembatasan lokasi dalam radius 50 meter, pengujian black-box, evaluasi pengguna, dan serah terima sistem. Sasaran implementasi mencakup 114 guru dan 2.577 siswa. Hasil pengujian terhadap delapan skenario fitur utama menunjukkan tingkat keberhasilan fungsional sebesar 100%. Evaluasi terhadap 30 responden menghasilkan skor System Usability Scale sebesar 88,3, nilai kemudahan penggunaan 4,61 dari 5, kualitas antarmuka 4,62 dari 5, dan kepuasan keseluruhan 4,73 dari 5, yang seluruhnya berada pada kategori sangat baik. Implementasi SMARTAS memperluas cakupan presensi dari kehadiran masuk sekolah menjadi kehadiran per kelas dan mata pelajaran, sekaligus mendukung SDGs 4 melalui penguatan tata kelola, pemantauan partisipasi siswa, dan transformasi digital layanan pendidikan.
Analisis Penerimaan Learning Management System Berbasis Problem Based Learning Menggunakan Technology Acceptance Model Divita Aulia Listyaningsih; Yeni Anistyasari
Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik Vol. 3 No. 4 (2026): IDENTIK - Juli
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/identik.v3i4.1762

Abstract

The use  of the Learning Management System (LMS) in learning is growing as an effort to support the delivery of materials, learning activities, and evaluations in an integrated manner. The existence of an LMS allows the learning process to take place more flexibly and encourages student involvement in learning activities. However, the success of an LMS implementation is determined not only by the quality of the system developed, but also by the level of user acceptance of the technology. This study aims to analyze the acceptance of Learning Management System based on Problem Based Learning using the Technology Acceptance Model (TAM). The study used a quantitative approach with a survey method involving 35 students of class X TKJ SMKN 3 Buduran as respondents. Data was collected through a questionnaire compiled based on five TAM constructs, namely Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease of Use (PEOU), Attitude Toward Using (ATU), Behavioral Intention (BI), and Actual Use (AU). Data analysis was carried out descriptively using average values and Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) analysis using SmartPLS 4. The results showed that all TAM constructs obtained an average score in the high category with a range of 3,479–3,733. In addition, the results of the PLS-SEM analysis showed that all relationships between constructs had a positive and significant influence with a p-value of < 0.05. The findings show that LMS based on Problem Based Learning is well received by students, so that the Technology Acceptance Model is able to explain user acceptance of LMS in supporting informatics learning.
Rancang Bangun Website Pembelajaran Berbasis Version Control System Untuk Collaborative Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pemrograman Java Siswa Kelas X RPL Di SMKN 10 Surabaya Liza Umma Nur Hidayah; Yeni Anistyasari
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No 2 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v9i2.62091

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membuat sebuah website pembelajaran berbasis version control system untuk collaborative learning serta meneliti perbedaan hasil belajar pemrograman siswa yang menggunakan website pembelajaran dengan siswa yang tidak menggunakan website pembelajaran tersebut. Penelitian ini menghasilkan suatu produk situs web pembelajaran berbasis version control system pada bidang pelajaran pengembangan perangkat lunak dan gim yang berfokus pada satu elemen yaitu pemrograman terstruktur dalam bahasa pemrograman java. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan ADDIE dengan sampel uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas X RPL 1 dan X RPL 2 di SMKN 10 Surabaya sebanyak 72 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan mencakup observasi, validasi dan tes. Berdasarkan hasil uji validasi yang sudah dilakukan oleh validator ahli media, validator ahli materi, validator ahli soal dan validator ahli perangkat pembelajaran (RPP) diperoleh rata-rata sebesar 91,5 %, dan termasuk dalam kriteria sangat valid, begitupula dengan hasil uji black box yang menyatakan bahwa website valid dan berjalan sesuai dengan hasil yang diharapkan. Selain itu, hasil analisis data posttest dan proyek yang telah dijalankan di kedua kelas menggunakan uji t menunjukkan bahwa t hitung masing-masing adalah 9.902 dan 10.300 dengan derajat kebebasan 70. Selanjutnya, hasil ini dibandingkan dengan nilai kritis pada tabel distibusi t dengan taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan 70 maka menghasilkan t tabel sebesar 1.99444. Diperoleh t hitung posttest dan proyek masing-masing lebih besar dari pada t tabel (9.902>1.99444) (10.300>1.99444). Sehingga disimpulkan bahwa hasil belajar pemrograman java siswa yang menggunakan website pembelajaran berbasis version control system menjadi lebih baik atau lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang tidak menggunakan website tersebut.
Pengembangan Media Berbasis Web Untuk Pembelajaran Berbasis Proyek Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Dan Keterampilan Kolaboratif Fatahriza Aulia Ramadhani; Yeni Anistyasari
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No 2 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v9i2.62106

Abstract

Beberapa permasalahan yang menjadi stimulus pelaksanaan penelitian pengembangan media berbasis web antara lain metode pembelajaran masih berfokus pada penugasan individu sehingga siswa perlu diberikan keterampilan khusus berbasis proyek secara berkelompok, materi pemrograman Java pada mata pelajaran PPL kurang relevan dengan kebutuhan mitra dunia usaha dan dunia industri, serta belum terdapat media pembelajaran sekaligus sebagai wadah untuk keterampilan siswa. Subjek uji coba penelitian ini yakni kelas XI RPL 1 yang berjumlah 36 siswa. Desain pre-eksperimental bentuk One Group Pretest-Posttest merupakan desain penelitian ini. Penelitian ini berjenis pengembangan (Research and Development) dengan digunakannya model ADDIE. Berdasarkan pelaksanaan penelitian, media berbasis web memperoleh validitas kelayakan sebesar 93,88%. Presentase tersebut membuktikan bahwa media yang dikembangkan tergolong berkategori sangat baik. Hasil pengujian normalitas nilai pretest dan posttest memperlihatkan bahwa persebaran data yang didapatkan terdistribusi tidak normal. Sehingga uji hipotesis dilaksanakan dengan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon memperlihatkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Oleh karena itu, dapat ditarik simpulan bahwa pengembangan media berbasis web untuk metode belajar berbasis proyek dapat menaikkan tingkat hasil belajar dan keterampilan kolaboratif siswa pada mata pelajaran Pemodelan Perangkat Lunak.
Rancang Bangun Media Pembelajaran Algoritma Dan Pemrograman Berbasis Website Dengan Model Pembelajaran Pjbl Untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Kelas X Teknik Komputer Dan Jaringan Uswatun Khasanah; Yeni Anistyasari
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No 2 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v9i2.62111

Abstract

Informatika merupakan sebuah contoh mata pelajaran berada di Kurikulum Merdeka, dimana salah satu materinya adalah tentang algoritma dan pemrograman. Pada observasi yang dilakukan, bentuk dan sarana yang digunakan untuk kegiatan studi berdampak pada rendahnya nilai keterampilan siswa. Oleh karena itu media pembelajaran algoritma dan pemrograman berbasis website dengan model pembelajaran pjbl merupakan Solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Perancangan website ini menggunakan model DBR (Design-Based Research). Dalam tahapan pengembangan website ini, validasi intrumen penelitian dinilai berdasarkan kesimpulan para ahli di bidangnya, ahli perangkat pembelajaran, dan ahli materi. Sedangkan untuk mengetahui peningkatan kompetensi siswa adalah dengan dilakukan uji paired t-test dari nilai pre-test dan nilai post-test. Tingkat validitas sarana studi algoritma dan pemrograman berbasis website dengan model pembelajaran pjbl dikategorikan sangat tinggi dengan nilai 78,85%, RPP dengan nilai 98,91%, materi dengan nilai 78,57% dan soal dengan nilai 80%. Hasil uji paired t-test menunjukkan bahwa media pembelajaran algoritma dan pemrograman berbasis website dengan model pembelajaran pjbl dapat meningkatkan keterampilan siswa dengan hasil dari T hitung sebesar 16,015 > T tabel sebesar 2,0304 (sig. 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa rancang bangun media pembelajaran algoritma dan pemrograman berbasis website dengan model pembelajaran pjbl dapat meningkatkan kompetensi siswa.
Video Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Administrasi Infrastruktur Jaringan Di SMKN 1 Kediri Febriana Mahabatika; Yeni Anistyasari
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No 2 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v9i2.62386

Abstract

Administrasi Infrastruktur Jaringan sebagai pelajaran wajib yang harus dikuasai peserta didik pada Program Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi. Berdasarkan observasi yang dilakukan, model pembelajaran dan alat komunikasi yang digunakan selama proses pembelajaran berpengaruh terhadap rendahnya nilai keterampilan siswa. Maka dari itu, pembuatan video dengan based learning berbasis proyek menjadi solusi untuk atasi masalah tersebut. Mengembangkan video pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis proyek dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pada tahap ini validasi instrumen survei dievaluasi oleh ahli media, ahli materi, dan ahli perangkat pembelajaran. Namun untuk mengetahui peningkatan kemampuan pembelajaran siswa dilakukan uji t sampel independen dengan menggunakan skor pre-test dan post-test dari kelas kontrol dan kelas eksperimen. Tingkat validitas video pembelajaran dengan model project based learning mempunyai nilai 96,25% dengan kategori sangat tinggi. RPP memiliki tingkat validitas 94,65%, materi memiliki tingkat validitas 90% dan soal memiliki tingkat validitas 92,5% termasuk dalam kategori sangat tinggi. Hasil uji sampel independen mengindikasikan bahwa video dengan model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan keterampilan siswa dengan Thitung sebesar 7.125 > Ttabel sebesar 2.0057 (sig. 0,05). Bisa disimpulkan bahwasanya pengembangan video based learning dengan mengimplementaskan model belajar berbasis proyek bisa memberikan peningkatan pada keterampilan siswa sangat tinggi.
Pengembangan Media Pembelajaran Bot Api Media Sosial Telegram Pada Mata Pelajaran Informatika Di SMAN 9 Surabaya Nasrul Faki; Yeni Anistyasari
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No 2 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v9i2.62399

Abstract

Aplikasi media sosial Telegram mampu dipakai sebagai salah satu opsi media pembelajaran di kelas dengan menggunakan fitur BOT API. Tujuan penelitian adalah (1) implementasi BOT API pada aplikasi telegram untuk media pembelajaran (2) mengetahui respon dan hasil belajar siswa dengan media pembelajaran BOT API pada aplikasi Telegram, dan (3) meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika. Penelitian dilakukan dengan tahap mendesain BOT API untuk diisi materi pembelajaran yang selanjutnya dilakukan pengujian. Penelitian dilakukan dengan membuat media dengan bot API Telegram yang selanjutnya diujikan dengan pemberian pretes dan postes. Pemberian pretes diberikan selanjutnya media diujikan dan selanjutnya diberikan postes. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan nilai para murid yang cukup signifikan antara pretes dan postes. Penggunaan media mendapatkan respon siswa yang cukup bagus dalam meningkatkan minat belajar, inovasi belajar dan juga respon dari guru pengajar dalam mempermudah tugas pemberian materi di kelas.