Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The Function of Islamic Boarding School as a Driver of Social Change: Case Study of Mamba'ul Ishlah Islamic Boarding School in East Lampung Khaerul Umam; Mubarok, Husni
Empirisma: Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam Vol. 32 No. 1 (2023): Empirisma: Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam
Publisher : Prodi Studi Agama-agama Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/empirisma.v32i1.932

Abstract

The habit of getting drunk and gambling rampant in the Cirebon Baru hamlet is a general problem faced by the community in Indonesia. This habit is considered a negative one because it contradicts the norms that the community has agreed upon. This negative behavior changed with the birth and development of the Mamba'ul Ishlah Islamic boarding school, driven by several religious leaders. This article aims to analyze the structural functionalism process carried out by the boarding school through its religious leaders so that it can change the social system of the community in a more positive direction. Through a case study approach, this article explains in an analytical descriptive manner. The theory used to analyze the case is Talcott Parson's structural functionalism which includes adaptation, goal attainment, integration, and latency pattern. This article found two important things related to the role of Islamic boarding schools in social change in the community, namely the cultural part by taking a more persuasive and intimate approach, namely by cutting the communication distance with the community through the tradition of jagongan and jokes. Second, the structural role is by utilizing the increasing social status of religious leaders so that they have complete legitimacy to direct the community in a more positive direction, namely the perpetuation of spiritual routines such as yasinan, istighotsah, shalawat assemblies, and yellow book recitation.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENGELOMPOKAN DAERAH RAWAN BANJIR DENGAN METODE K-MEANS DI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN INDRAMAYU Khaerul Umam
INFOKOM Vol. 12 No. 2 (2018): JURNAL INFOKOM
Publisher : STIKOM POLTEK CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Indramayu merupakan salah satu daerah yang rawan bencana bahkan dikatakan masuk kedalam daerah rawan bencana banjir. Mengingat begitu besarnya dampak banjir terhadap kelangsungan hidup masyarakat sekitar, bahkan terkadang memakan korban jiwa maka diperlukan adanya pengelompokan daerah rawan banjir untuk menentukan zona rawan banjir. Dalam melakukan proses pengelompokan tersebut maka perlu di bentuk suatu sistem pendukung keputusan guna menyelesaikan masalah yang ada yaitu menggunakan K-Means sebagai metode pengambilan keputusan. Penelitian yang menggunakan metode K-Means dalam sistem pendukung keputusan ini menghasilkan sebuah aplikasi sistem pendukung keputusan pengelompokan daerah rawan banjir yang bisa digunakan pada Badan Penanggulangan Daerah (BPBD). Kriteria yang digunakan pada sistem pendukung keputusan pengelompokan daerah rawan banjir ini adalah : data curah hujan, jenis wilayah, jumlah pintu air, suhu udara dan resapan air dari suatu desa. Hasil penelitian ini adalah menghasilkan proses pelaporan daerah yang terkena banjir menjadi lebih cepat dan tepat. dan output dari aplikasi tersebut dapat membantu pengambil keputusan dalam memilih alternatif pengelompokan daerah rawan banjir.
Pendekatan dalam Penelitian Bahasa dan Sastra Khaerul Umam; Ubaid Ridlo; Alek
Journal of Literature Review Vol. 1 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/g1zdpy64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan yang komprehensif mengenai berbagai pendekatan yang digunakan dalam penelitian bahasa dan sastra, baik dari segi teoritis maupun praktis. Dalam kajian ini, dibahas berbagai pendekatan utama yang telah banyak diterapkan dalam dunia akademik dan penelitian, seperti pendekatan struktural yang fokus pada hubungan formal antarelemen bahasa, pendekatan fungsional yang menekankan fungsi komunikatif bahasa dalam konteks sosial, pendekatan interpretatif yang bertujuan memahami makna di balik teks, serta pendekatan historis yang menelusuri perkembangan dan evolusi bahasa atau karya sastra dari masa ke masa. Selain itu, penelitian ini juga mencakup pendekatan psikologis yang memusatkan perhatian pada aspek kognitif dan afektif penggunaan bahasa, pendekatan feminisme yang menganalisis bahasa dan sastra dari perspektif kesetaraan gender dan representasi perempuan, pendekatan postkolonial yang membongkar relasi kuasa dalam teks antara dunia penjajah dan terjajah, serta pendekatan ekritik yang mengkaji relasi antara teks sastra dan lingkungan hidup. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif yang berorientasi pada pemahaman mendalam terhadap teori dan konsep melalui studi pustaka. Sumber data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah, jurnal akademik, buku referensi utama, dan karya-karya terkini yang relevan dengan kajian linguistik dan sastra. Metode ini dipilih karena mampu mengakomodasi keragaman pendekatan yang bersifat multidisipliner serta memberikan ruang interpretasi yang luas terhadap data kajian. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya mendeskripsikan pendekatan-pendekatan tersebut, tetapi juga mengevaluasi kekuatan dan keterbatasannya dalam memahami objek kajian kebahasaan dan kesastraan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemilihan pendekatan yang tepat sangat menentukan dalam mengarahkan sudut pandang dan hasil analisis terhadap teks-teks bahasa dan sastra. Setiap pendekatan memiliki karakteristik, alat analisis, dan asumsi dasar yang unik, sehingga pemilihan pendekatan harus disesuaikan dengan tujuan, jenis data, dan konteks penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan-pendekatan tersebut tidak bersifat saling eksklusif, namun justru dapat saling melengkapi apabila dikombinasikan secara tepat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam pengembangan keilmuan di bidang linguistik dan sastra, serta menjadi referensi penting bagi para peneliti, pengajar, dan mahasiswa dalam merancang dan melaksanakan penelitian yang berlandaskan pendekatan ilmiah yang relevan dan kontekstual.
MAHASISWA CERDAS PAJAK: PELATIHAN PENGISIAN E-SPT TAHUNAN ORANG PRIBADI Herawati Khotmi; Suparlan; Feryansyah; Reny Wardiningsih; Khaerul Umam; Resty Yusnirmala Dewi; Dewi Rispawati
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4356

Abstract

Pajak merupakan sumber penghasilan dari negara. Kebanyakan orang banyak yang kurang paham terhadap tatacara pengisian e-SPT tahunan orang pribadi, melalui mahasiswa diberikan edukasi berupa pelatihan pengisian e-SPT tahunan orang pribadi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan dapat menambah keterampilan bagi mahasiswa dalam mengisi e-SPT tahunan orang pribadi. Metode pelatihan yaitu dimulai dari tahap perencanaan kegiatan, ceramah & persentasi, memberikan pelatihan atau praktik langsung, diskusi dan evaluasi kegiatan. Antusias peserta dalam mengikuti pelatihan cukup baik terlihat dari pelaksanaan pelatihan berlangsung. Terdapat berbagai diskusi/tanya jawab yang mencerminkan ketertarikan peserta dalam mengikuti pelatihan. Berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan bahwa 20 (69%) peserta dengan anggapan cukup mudah memahami, 4 (13,8%) peserta dengan anggapan sangat mudah, 4 (13,8%) peserta dengan anggapan cukup sulit dan 1 (3,4%) peserta dengan anggapan sulit. Adapun beberapa kendala yang dihadapi Sebagian besar dikarenakan kesalahan teknis dalam pengisian e-SPT. Berdasarkan kendala yang dihadapi sebagai bahan masukkan untuk pelaksanaan pengabdian berikutnya mengupayakan penggunaan coretax untuk menghindari adanya kendala system e-SPT tahunan orang pribadi.