Claim Missing Document
Check
Articles

Pola Penyelamatan Dan Perlindungan Satwa Endemik Riau Pasca Kebakaran Hutan Di Taman Nasional Tesso Nilo Widia Edorita; Zulwisman Zulwisman
Riau Law Journal Vol 5, No 1 (2021): Riau Law Journal
Publisher : Faculty of Law, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.824 KB) | DOI: 10.30652/rlj.v5i1.7857

Abstract

AbstractOne of the environmental problems is the reduced number of species found in living natural resources, especially rare plants and animals, which is accompanied by the destruction of the ecosystem. This also happens to biological resources and ecosystems in Riau province. Decreasing biodiversity in Riau Province is mainly due to forest conversion into plantations and forest and land fires which in the last 22 years have consumed nearly ¾ of Riau's forests. This certainly has a negative impact on the sustainability of biodiversity, especially endemic animals in Riau Province. Tesso Nilo National Park is an area with vascular plant diversity and is a habitat for endangered species, namely the Sumatran tiger (Panthera tigris sumatrae) and the Sumatran elephant (Elephas maximus sumatranus). This area was not spared from encroachment and conversion into plantations and settlements. Clearing forest land will result in the destruction of forest functions and result in the destruction of various types of flora and fauna. Efforts are made to continue various rescue patterns to minimize the erosion of biological resources, especially the elephants in Tesso Nilo National Park. Among these patterns and programs, some have been effective and some have not been due to several obstacles in their implementation.Keyword: rescue patterns-endemic animals-forest firesAbstrakSalah satu persoalan lingkungan hidup adalah berkurangnya jumlah species yang terdapat di dalam sumber daya alam hayati khususnya tumbuhan dan satwa langka yang disertai dengan rusaknya ekosistem. Hal ini juga terjadi pada sumber daya hayati dan ekosistem yang ada di provinsi Riau. Berkurangnya keanekaragaman hayati di Provinsi Riau terutama disebabkan oleh alih fungsi hutan menjadi perkebunan dan kebakaran hutan dan lahan yang dalam kurun waktu 22 tahun terakhir telah menghabiskan hampir ¾ hutan Riau. Hal ini tentu berdampak buruk bagi keberlanjutan keanekaragaman hayati terutama satwa endemik yang ada di Provinsi Riau. Taman Nasional Tesso Nilo merupakan kawasan dengan tingkat keanekaragaman tanaman berpembuluh dan merupakan habitat bagi satwa terancam punah yaitu harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) dan gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus). Kawasan ini tidak luput dari kegiatan perambahan dan di konversi menjadi perkebunan dan permukiman. Pembukaan lahan hutan akan mengakibatkan rusaknya fungsi hutan dan mengakibatkan musnahnya berbagai jenis flora dan fauna. Berbagai pola penyelamatan terus diupayakan untuk meminimalkan tergerusnya  sumber daya alam hayati khususnya satwa gajah di Taman Nasional Tesso Nilo. Diantara pola dan program tersebut ada yang telah efektif dan ada juga yang belum dikarenakan adanya beberapa kendala dalam pelaksanaannya.
OPTIMALISASI PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM MENCEGAH TINDAK PIDANA PERIKANAN DI WILAYAH PESISIR KABUPATEN BENGKALIS Widia Edorita
Riau Law Journal Vol 1, No 1 (2017): Riau Law Journal
Publisher : Faculty of Law, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.737 KB) | DOI: 10.30652/rlj.v1i1.4122

Abstract

AbstrakDalam rangka pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan secara optimal, bertanggungjawab dan lestari, maka perlu melaksanakan pencegahan tindak pidana perikanan dengan melibatkan masyarakat. Perlunya melibatkan masyarakat dalam pencegahan dikarenakan masyarakat lebih mengetahui kondisi lapangan, sehingga masyarakat dapat melakukan pencegahan secara terus menerus, melakukan tindakan secara langsung di lapangan. Pengembangan perikanan tangkap harus memerhatikan ketersediaan potensi sumber daya ikan yang berada di wilayah pengelolaan perikanan. Eksploitasi yang dilakukan dengan memerhatikan tata cara penangkapan yang ramah lingkungan, seperti tidak menggunakan bahan peledak dan racun ikan, menggunakan mata pancing dengan ukuran tertentu agar tidak menangkap anak ikan, dan tidak merusak terumbu karang. Harus dihindari alur penangkapan ikan yang berpotensi dapat mengganggu zona pembudidayaan ikan. Oleh karena itu sangat penting artinya peran serta masyarakat dalam mencegah berbagai tindak pidana perikanan agar tercipta pembangunan perikanan berkelanjutan.Kata kunci: Peran serta masyarakat, perikanan, berkelanjutan. AbstractIn order to utilize resources optimally marine and fisheries, responsible and sustainable, it is necessary to implement crime prevention by involving the public fishery. Prevention needs to involve the community because the community more aware of the condition of the field, so that people can take preventive continuously, can act directly on the ground. Development of fisheries must consider the potential availability of fish resources in the area of fisheries management. Exploitation practiced by observing ordinances arrest environmentally friendly, such as not using explosives and poison fish, use a hook with a certain size so as not damage coral reefs. To avoid the flow of fishing that can potentially interfere with the zone cultivate fish. Therefore, it is very important the role of the community in preventing various criminal acts fisheries in order to create sustainable fisheries development.  Keywords : Community participation, fisheries, sustainable. 
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI ADAT DAN KEARIFAN LOKAL DALAM MELESTARIKAN HUTAN, SUNGAI DAN DANAU DESA BULUH CINA KECAMATAN SIAK HULU KABUPATEN KAMPAR Widia Edorita; Zulfikar Jayakusuma
Riau Law Journal Vol 2, No 2 (2018): Riau Law Journal
Publisher : Faculty of Law, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.026 KB) | DOI: 10.30652/rlj.v2i2.6201

Abstract

AbstrakKearifan lokal merupakan sebuah sistem dalam tatanan kehidupan sosial, politik, budaya, ekonomi serta lingkungan yang hidup ditengah-tengah masyarakat lokal. Sistem budaya masyarakat Melayu di Riau mempunyai muatan yang baik untuk mengelola lingkungan dengan gaya yang harmonis. Dalam sistem budaya orang Melayu di Riau bisa terbaca dengan jelas bagaimana nilai-nilai budaya mereka memberi pedoman dan arah agar lingkungan terpelihara. Masyarakat Melayu sarat dengan nilai-nilai kearifan budaya dalam memelihara lingkungan. Kearifan pemeliharaan lingkungan berkelanjutan dapat dilihat dalam sistem sosial ekonomi mereka misalnya dalam pemeliharaan hutan tanah ulayat berladang, menangkap ikan, mengambil madu, pemeliharaan sungai, pemeliharaan hutan, ekosistem air dan darat.Kata kunci: Nilai-Nilai Adat; Kearifan Lokal; Pemeliharaan LingkunganAbstractLocal wisdom is a system in the order of social, political, cultural, and economic life and the environment that lives in the midst of local communities. The cultural system of Malay people in Riau has a good content for managing the environment in a harmonious style. In the cultural system of Malays in Riau can be read clearly how their cultural values provide guidance and direction for the environment to be maintained. Malay society is full of cultural wisdom values in preserving the environment. The wisdom of maintaining a sustainable environment can be seen in their socio economic system, for example in maintaining forest, communal land, farming, fishing, taking honey, maintaining rivers, maintaining forest, water and land ecosystem.Keywords: Customary Values; Local Wisdom; Environment Maintained
KEBERLANJUTAN PEMBANGUNAN SUMBER DAYA PERIKANAN BERBASIS PENEGAKAN HUKUM DALAM PENGGUNAAN ALAT TANGKAP PERIKANAN Widia Edorita
Riau Law Journal Vol 3, No 2 (2019): Riau Law Journal
Publisher : Faculty of Law, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.952 KB) | DOI: 10.30652/rlj.v3i2.7815

Abstract

Permasalahan umum yang menjadi kendala utama dalam mewujudkan kegiatan perikanan berkelanjutan di Indonesia adalah; pengelolaan perikanan (fisheries management), penegakan hukum (law enforcement), dan tingkat kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha perikanan. Masih lemahnya pengelolaan perikanan diindikasikan dengan tidak meratanya tingkat pemanfaatan sumber daya ikan di wilayah Indonesia. Selain itu juga sering terjadi konflik antar nelayan karena pengunaan alat tangkap ilegal. Kondisi penegakan hukum untuk sektor perikanan di Indonesia juga relatif masih lemah. Hal ini mengakibatkan kerugian negara baik secara ekonomi maupun lingkungan. Maraknya kegiatan IUU Fishing menjadi kendala utama untuk mewujudkan pembangunan perikanan berkelanjutan.
Sinergi Kemitraan Universitas Riau dan Industri Rumah Tangga (IRT) Dalam Upaya Peningkatan Pendapatan dan Pengembangan Usaha Sri Endang Kornita; Widia Edorita; Zamaya, Yelly; Selly Prima Desweni
Journal of Community Engagement Research for Sustainability Vol. 2 No. 2 (2022): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.049 KB) | DOI: 10.31258/cers.2.2.98-107

Abstract

The synergy of partnerships between Universitas Riau and business/industry actors in the region is important to be carried out in line with the tridharma of higher education at the point of community service. Among the industries and food businesses that are developing in the city of Pekanbaru, many of them are in the form of IRT which are still very simple in terms of capital, products produced, marketing methods and limited access to standardize their products. One of them is Rizky Nanda Home Industry, which has been running Bolu Kemojo. In order to be able to develop their business activities properly, and to be able to increase the income of the IRT, it is necessary to take steps and strategies for business development based on the conditions and problems faced. The method of application carried out in this service is assistance for IRT in branding and packaging as well as digital/online marketing of IRT products to improve product quality; foster business management skills in an effort to increase production capacity; and assistance in the legality of IRT products, as well as obtaining a Halal Certificate. In its implementation, this service activity involves 10 (ten) students participating in the 2021 Riau University Kukerta with community empowerment and mentoring programs that are integrated between the lecturer service program and work programs to be implemented. In the implementation of this service, the Kukerta team also accompanied IRT to decorate the appearance of the outlet to attract more buyers.
Co-Authors ', Erdianto ', Erdianto ', Frengki ', Sariyati ', Surianti ', Wahyuni , Dasrol , Erdianto AA Sudharmawan, AA Abdul Fadli ADE Inda Yani Adeliasari, Sy. Rezi Adi Tiaraputri Adil Sembiring Adinda Nabilla aditia bagus santoso aditia bagus santoso, aditia bagus Afni Adelina Simanjuntak Afrialdo, Masrizal AFRIANDA, WAWAN Akfini Aditias, Akfini Akmal Astani Alberth Simanjuntak Alfarizi Alfarizi Amanda Salsabila An Nisaa Mujahidina Andre Gunawan Andreas Cassiga Tampubolon, Andreas Cassiga Anggreini, Indri Anita Apriani Annisa Sherin Uswatun Erly Anrifa, Rianty Anugrah, Roby Arara, Desfita Arief Laksamana Arimbi, Dinda Arin Rosalia Astuty, Deny Aulia Maharani Aulia Rahma Bakhunizar, Mohamad Megi Mif Berty Diah Rahmana Bianca Berliana H Daniel Af Hutapea DANIEL S NABABAN Davit Rahmadan Dedek Budi Saputra Desi Silvia Angraini Dessy Artina Desyi Cristin Natalia Dewa Ayu Putu Laksmi Diana Dewi Setia Wati Diana Diana Dimas Prayoga Dinata, Okta Vianda arta Dodi Haryono Dorma Hotmaria Sianipar Dwi Putri Nofrela Eco Silalahi Egy Wahyudi Elisabet Situmeang Elvalina, Dedis Emilda Firdaus Eno Prasetiawan Erdianto ' Erdianto Efendi Erdianto Effendi Erdianto Erdianto Erdimanda, Imelia Erina Bibina Br Ginting, Erina Bibina Br Erna Puspita Sari Erwin, Risto Ester Nataliana Evi Deliana HZ FEBRI ARTISYAH Febria, Anggun Febrianda Raja FELLA DEFILLA Femich Theresia Rozelini Sihombing Fifi Fazilah Fioleta Putri Fakhni Firdaus ' Firman Saputra. A Fitrah Zaki Amri Fitri Angelia H Sinambela Fitri, Anisa Fivian Army Franky Dontin Tobing Frans Bragent Silitonga Fuji Lestari Futri, Shofiyana Gaol, Hendra Eriant Dikser Lumban Gendis Wahyuningrum H Riyanda Elsera Yozani, H Riyanda Hafiz Akbar Ritonga hafiza, aryen nur Hamdan ' Handayani, Silvia Harahap, Ogy Ramajuary At Hartina, Dian Hasugian, Dohardo Maharari Heltina Wati Sitorus Hery Widijanto Hidayat, Roy Hutagalung, Ayu Reda HUTAURUK, FEBRY JAYANTI Idil Nurmai Akbar Idris Frenagen Ikhwan Habib, Ikhwan Ilham Rizki Pratama Ilham Wahyudi Ilham, Khairul Ipung Syahrir Situmorang Ira Gesima Sirait Irwandi Syahputra, Irwandi IVAN SILABAN Jamri Tumpak Hamonangan S., Jamri Tumpak Jordan Nathanael Saragih Juan Gunarri G Kurniawan, Raihan Laksmi, Dewa Ayu Putu Larissa Evita Azalia, Larissa Evita Ledy Diana Lesbon Manik Louis Jauhari, Louis Lubis, Anwar Wijaya Lumbanraja, Sahala J M Ichsyan M. Al Haudrye Nst M. Fadhillah Johar M. Fandi Bachtiar M. Hafiz Asyari Maghfira Dwi Adisti Mardiana Andresa P Maria Maya Lestari Mariana Gultom MARTA KUSMIARI Maryati Bachtiar Megawati, Syarifah Mexsasai Indra Mhd Ichsan Mhd Syukri Muhammad Afdhol Muhammad Habibi Muhammad Tuah Mujahida, Nissa Mukhlis R Mulia Andri, Mulia Mulki Muhammad Mulyansyah, Handi Munthe, Henry Haro MUSTIKA, NILA Nadia Junesti Nadia Yuri Malinda Naldi, Syafri Natalia Desi Wulandari Natalia Desi Wulandari, Natalia Desi Nova Yanti Siburian Novia Kusma Ningsih Novia Tesa Novrianto Tambunan Nurhediansyah, Redyka Ocie April Ningsih Padri, Muhammad Panji Bimantara Simbiring Pantun Andrianus Lumban Gaol Pera Erawina Siregar Prasetya, Vestwansan Dipa Prima Agung Hermanda Princen Simatupang, Princen Putra, Ryanda Putri, Annisya Rani Putri, Athifa Syziya Rahmania, Yusi Rahmat Tua Daulay Ramlan Darmansyah Ranto Kaya, Dela Ware Raynanda Simanjuntak, Raynanda Reisa Safira Herman Rendhi Zaka Fahmi Rian Prayudi Saputra Ridho Aprison Ridho Fauzi Situmorang, Ridho Fauzi Rido Hamidi Rima Rohmiati Rinta Meinika Riski Wandy Hasibuan Riza Megia Lestari ROY FALDI ANPRATAMA Rudi Lesmono Ruth Megawati, Ruth Ruth Oktaviana, Ruth Ryan Richardo Ryanda Putra S, Agrialdo Gamaliel S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Safira, Dini Adelia Sari, Iing Maida Sari, Wulan Kartika Satria Ramadhan, Satria Selly Prima Desweni Selpas, Daf’al SELVI SAFITRI Setiawan, Eko Wira Setiawan, Tengku Budi Sibarani, Tamara Roully Silvia Handayani Simanjuntak, Dody Saputra Sinaga, Yusril Fahmi Siregar, Fitri Oktarina Siregar, Pera Erawina Siska Amelya Sitompul, Melani Aronica Maya Sari Br. Sr i Se l v i a Sri Endang Kornita Sri Pagitnita Tarigan Sibero Sulandari, Devina Sutri Utami Sutrisno ' Syafariah Rizqa Syaifullah Yophi Ardiyanto Syefri Alpat Lukman Teddy Guntara Tedi Franggoes Andri Siburian, Tedi Franggoes Teguh Arif Setiawan Tiara Aria Wulandari Sitanggang Tiara Rizky Monica TIMBUL AMAN SIMORANGKIR Tri Aisyah Tri Dayanto Sugianto, Tri Dayanto Tri Handika Putra Tri Saputra Utami, Retno Tri Utin Rahmah Indah Pratiwi VANDIWINATA, YULI Victor Silalahi WAHYU DERI ALDIS PUTRA Wahyu Noprianto, Wahyu Wati, Irena Widya Lestari Widya Selvia Wira Paska Lismer Simamora Wira Tri Ananda Wulanda Septrila Metri Yelly Zamaya Yeni Elviani Yogi Aditya Perdana YONA MELYSA Yosua Manurung Yunita Sari Zulfikar Jayakusuma Zulham Daris Firidho Zulheri Zulheri Zulwisman, Zulwisman