Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini dengan Pembelajaran Tematik: Early Childhood Cognitive Development with Thematic Learning Abdul Salam; Nurhaeda
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 4 No. 1: Januari 2021
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v4i1.2087

Abstract

Pengembangan kognitif adalah suatu proses berfikir berupa kemampuan untuk menghubungkan, menilai dan mempertimbangkan sesuatu. Dan tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengembangan kognitif anak usia dini dengan pembelajaran tematik. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di Taman Kanak-kanak Kelompok B. Penelitian ini meneliti 15 anak usia 5 dan 6 tahun. Model tindakan yang dipakai adalah model Kemmis dan Tegart yang terdiri dari dua siklus dan masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. data dianalisa dengan menggunakan model analisis Spradley. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa penggunaan pendekatan tematik yang melibatkan bermacam-macam metode, media dan kegiatan dapat meningkatkan pengembangan anak usia enam tahun dalam perkembangan kognitif. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat digunakan untuk pengembangan anak usia dini dengan pembelajaran tematik terutama dalam perencanaan pembelajaran, penyusunan pembelajaran bagi guru dan kurikulum pendidikan tinggi. Tugas guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran dibutuhkan pengetahuan, keterampilan yang bervariasi, mungkin belum semua guru memiliki kemampuan dalam mengolah, menyajikan tema pembelajaran yang dapat menggali semua potensi yang dimiliki anak. Metode yang digunakan cenderung monoton, sehingga pembelajaran menjadi membosankan bagi anak. Berdasarkan hal tersebut yang menjadi alasan mendasar rumusan masalah yaitu apakah melalui pembelajaran tematik dengan metode Demonstrasi dan Pemberian tugas dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok B?. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kegiatan pembelajaran tematik dengan metode demonstrasi dan pemberian tugas ini yang dilakukan di kelompok B yang dapat mengembangkan kemampuan kognitif anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Proses pembelajaran tematik yang dilakukan disesuaikan dengan tema yang sedang berjalan, yaitu tema tanaman, pada pelaksanannya melalui taha-tahap penyusunan silabus seperti menyusun RPPM dan RPPH, kegiatan terbagi dalam 3 tahap : inti kegiatan, kegiatan akhir dan refleksi kegiatan.
Meningkatkan Metode Bermain Peran Dalam Mengembangkan Perilaku Prososial Bagi Anak di TK Moisipido Toli-toli: Improving Role Playing Methods in Developing Prosocial Behavior for Children at Moisipido Toli-toli Kindergarten Astini; Abdul Salam
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 4 No. 2: Mei 2021
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v4i2.2092

Abstract

Penelitian ini bertujuan Meningkatkan Metode Bermain Peran Dalam Mengembangkan Perilaku Prososial Bagi Anak di TK Moisipido Toli-toli. Metode bermain peran dipilih karena dapat mengembangkan perilaku prososial anak melakukan interaksi sosial anak dengan baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif yang menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart. Subjek pada penelitian ini adalah 20 anak Kelompok B TK Moisipido Toli-toli. Objek penelitian ini yaitu kemampuan perilaku prososial anak yang meliputi kemampuan berinteraksi, tanggung jawab, dan saling membantu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi.Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah apabila perhitungan persentase seluruh aspek menunjukkan 80%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan perilaku prososial anak meningkat setelah adanya tindakan melalui Metode bermain peran. Dari data kegiatan Pratindakan menunjukkan persentase kemampuan perilaku prososial anak secara keseluruhan dengan perolehan hasil 0% dengan kategori BB = Belum Berkembang, 5% dengan kategori MB=Mulai Berkembang, 80% BSH berkembang sesuai harapan, dan 15% anak yang kategori BSB=Berkembang Sangat Baik. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa pada siklus II sudah sesuai dengan kritria yang telah diterapkan oleh peneliti yaitu dari 20 anak itu haruslah ada 80% (16 anak) dalam kategori BSH=Berkembang Sesuai Harapan.
Peningkatan kemampuan berhitung anak melalui permainan balok angka di TK Aisyiyah 1 baolan Toli-toli: Increasing children's numeracy skills through number block gamesat TK Aisyiyah 1 baolan Toli-toli Nisma; Abdul Salam
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 4 No. 2: Mei 2021
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v4i2.2095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Peningkatan Kemampuan Berhitung Anak Melalui Permainan Balok Angka Pada anak Kelompok B Tk Aisyiyah 1 Baolan Toli-Toli, hakekat peningkatan kemampuan berhitung, hakekat permainan balok, faktor - faktor yang mempengaruhi permainan anak, hakekat anak usia taman kanak-kanak dan kemampuan berhitung anak melalui permainan balok angka, permaianan balok angka dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak di Kelompok B Tk Aisyiyah 1 Baolan Toli-Toli. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan peserta didik di TK Aisyiyah 1 Baolan Toli-Toli. Data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Data-data hasil penelitian diuji kembali keabsahannya dengan menggunakan perpanjangan keikut sertaan, ketekunan pengamatan, dan trianggulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) kemampuan berhitung anak di Kelompok B Tk Aisyiyah 1 Baolan Toli-Toli dilakukan melalui proses: a) Perencanaan Melalui kegiatan permaianan balok angka kedalam muatan kurikulum sekolah, RPPM dan RPPH, b) Pelaksanaan pembelajaran yang mencakup dalam kegiatan pembelajaran, kegiatan terprogram, kegiatan rutin, pembiasaan, spontan, keteladanan, dan c) Penilaian dengan menggunakan observasi, catatan anecdotal, portopolio dan penilaian periodik. 2) Faktor mempengaruhi permaianan balok angka Pada anak Kelompok B Tk Aisyiyah 1 Baolan Toli-Toli yaitu: merupakan muatan yang ada dalam kurikulum, ada motivasi intrinsi sekolah, sarana dan prasarana yang memadai.3) mengatasi kendala-kendala tersebut dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran dalam peningkatan berhitung anak di TK Aisyiyah 1 Baolan Toli-toli.4) permainan balok angka memiliki fungsi dan kegunaan yang cukup banyak bagi anak diantaranya sebagai alat permainan edukatif yang menyenangkan bagi anak, membantu mengembangkan kreativitas anak dan membantu mengembangkan aspek perkembangan kognitif khususnya dalam bidang berpikir simbolik yaitu mengenal lambang bilangan. Dalam hal ini bahwa dengan adanya permainan balok angka dalam mengenalkan angka pada anak di TK Aisyiyah 1 Baolan Toli-toli lebih memotivasi anak untuk membuat sesuatu dari bentuk balok, mengembangkan kreatifitas sesuai daya imajinasi anak, mengembangkan kemampuan kognitif dalam hal berpikir khususnya dalam berhitung permulaan dalam mengenal konsep bilangan dengan mudah dan disamping itu guru lebih nyaman dan lebih maksimal dalam memfasilitasi dan memberikan motivasi kepada anak melalui kemampuan permainan balok angka di TK Aisyiyah 1 Baolan Toli-toli.
Meningkatkan Percaya Diri Anak Usia Dini Melalui Metode Bernyanyi Di TKNegeri Pembina Tolitoli: Increasing Early Childhood Confidence Through Methods Singing at TK Negeri Pembina Tolitoli Satria Lahadji; Abdul Salam
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 4 No. 2: Mei 2021
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v4i2.2097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri anak usia dini dengan menggunakan metode bernyanyi di depan kelas pada anak kelompok B di TK Negeri Pembina Toli-toli. Penelitian ini dilakukan karena kurangnya rasa percaya diri di kelompok B TK Negeri Pembina. Jenis metode penelitian yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model penelitian yang dikembangkan oleh Kurt Lewin yang terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Adapun objek lokasi Penelitian Tindakan Kelas di TK Negeri Pembina Toli-toli Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rasa percaya diri anak yang terjadi pada setiap Siklus dari Siklus 1 dan Siklus 2. Dimana pada pertemuan 1 Siklus 1 jumlah anak yang tuntas sebanyak 1 anak atau 17% anak yang sudah tuntas, kemudian mengalami peningkatan ketuntasan pada pertemuan kedua sebanyak 2 anak 33% anak . Pada Siklus 2 pertemuan ke-1 mengalami peningkatan ketuntasan kegiatan bernyanyi pada anak kelas B TK Negeri Pembina Toli-toli sebanyak 5 anak atau 83%, dan pada pertemuan ke 2 semua anak tuntas dalam kegiatan bernyanyi atau 100% tuntas.
Strategi Pemasaran Ayam Kampung Organik pada Cv. Rahayu di Desa Mpanau Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi: Organic Kampong Chicken Marketing Strategy at Cv. Rahayu in Mpanau Village, Sigi Biromaru, Sigi District Moh. Salam; Muhammad Syaifuddin Nasrun; Sofya A Rasyid
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v4i1.1769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal yang mempengaruhi pemasaran ayam kampung organik dan Untuk mengetahui strategi pemasaran ayam kampung organik pada CV. Rahayu di Desa Mpanau Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian ini di laksanakan di Peternakan CV. Rahayu Jl. Pramuka No. 208 Desa Mpanau Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi pada bulan November 2018 sampai dengan Januari 2019. Penentuan lokasi dipilih secara sengaja (purpossive) Responden dalam penelitian berjumlah 5 orang yang terdiri dari pihak internal 1 orang yakni pimpinan CV. Rahayu dan 2 orang karyawan, sedangkan dari pihak eksternal adalah 2 orang konsumen. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan Faktor koefisien IFAS kekuatan adalah sebesar 1,95 dan koefisien kelemahan adalah sebesar 0,75. Faktor koefisien EFAS peluang memiliki skor 1,04 dan faktor ancaman (threaths) memiliki skor 0,38. Hasil analisis matriks SWOT diperoleh beberapa strategi-strategi alternatif yaitu memanfaatkan hubungan kerja sama dengan konsumen dalam hal membantu pemasaran ayam kampung organik ke luar kota, memanfaatkan reputasi kualitas daging ayam kampung terhadap pasar tersedia, menciptakan deversifikasi produk dengan memanfaatkan adanya perkembangan teknologi, mempererat hubungan kerja sama terhadap beberapa swalayan maupun pelanggan tetap, meningkatkan promosi melalui berbagai media dengan adanya peningkatan teknologi, melakukan inovasi dengan mempertahankan kualitas yang ada, mempererat hubungan kerja sama dengan beberapa swalayan dan rumah makan, memberikan sosialisasi terhadap masyarakat di peternakan ayam sebagai promosi dan usaha, mengadakan pendiskonan ayam kampung organik tiap 3 bulan sekali serta meningkatkan volume produksi/persediaan ayam kampung organik.
Upaya Meningkatkan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Enggrang Batok Kelapa pada Kelompok B TK Panasibaja Marawola Barat: The Efforts of Increasing Children Hard Motoric Through Game of Engran Coconut Shell At Group B of Panasibaja Marawola Barat Kindergarten Agnes; Muh. Asri Hente; Abdul Salam
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v4i2.1782

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apakah melalui permainan engrang batok kelapa dapat meningkatkan motorik kasar anak kelompok B TK Panasibaja Marawola Barat? Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok B TK Panasibaja menggunakan permainan engrang batok kelapa. Dimana melibatkan 12 orang anak terdiri dari 7 orang anak laki-laki dan 5 orang anak perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang dilakukan secara bersiklus. Teknik pengumpulan data mengunakan observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskiptif kualitatif dan kuantitatif. Peningkatan keterampilan motorik kasar dapat dilihat dari hasil penelitian ketiga aspek yaitu aspek keseimbangan anak pada kondisi awal diketahui 12 anak yang menjadi subjek penelitian upaya meningkatkan motorik kasar anak melalui permainan engrang batok kelapa, belum ada masuk kategori BSB, kategori BSH 8,33%, kategori MB 33,33%, dan kategori BB 58,34%. Kekuatan belum ada masuk kategori BSB dan kategori BSH, kategori MB 50,00%), dan kategori MB 50,00%. Kelincahan kategori BSB 8,33%, belum ada masuk kategori BSH, kategori MB 41,67%, dan kategori BB 50,00%. Setelah dilakukan tindakan, dapat disimpulkan bahwa melalui permainan engrang batok kelapa dapat meningkatkan motorik kasar anak. Terbukti adanya peningkatan pada siklus I dan siklus II dengan masing-masing dua kali pertemuan. Hal ini terlihat ada peningkatan dari pertemuan kedua siklus II, sehingga kegiatan ini sudah mencapai kriteria keberhasilan yang ditetapkan yaitu sebesar 75% dari jumlah anak yang diamati mencapai pada aspek keseimbangan, kekuatan, dan kelincahan. Maka upaya meningkatkan motorik kasar anak melalui permainan engrang batok kelapa mencapai kriteria keberhasilan.
Pola Asuh Orang Tua dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia Dini di Kelompok B Paud Citra Lestari: Parent's Parenting Pattern In Shaping Early Childhood Personality in Group B Paud Citra Lestari Nurlaila; Muh. Asri Hente; Abdul Salam
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 4 No. 3: MARET 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v4i3.1798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) peran pola asuh orang tua dalam pembentukan kepribadian anak, 2) faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan kepribadian anak di Paud Citra Lestari. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif,tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi,serta dianalisis dengan pendekatan studi kasus. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu penyajian data dalam bentuk tulisan dan menerangkan apa adanya sesuai dengan data yang diperoleh dari hasil penelitian. Pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triagulasi teknik dan triagulasi sumber.Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa 1) pola asuh orang tua adalah sikap dan cara yang di gunakan orang tua yakni ayah dan ibu dalam membina, mendidik, atau mengasuh anak baik secara langsung maupun secara tidak langsung. 2) Dalam mengukur pembentukan kepribadian anak, terdapat tiga jenis pola asuh di antaranya yaitu: Permissif, authoritarian, dan authoritative. 3) Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pola asuh orang tua terhadap kepribadian anak, antara lain : Agama,Status Sosial Ekonomi, pendidikan, Keluarga dan Lingkungan.
Peranan Pendidikan Keluarga Terhadap Pembinaan Sikap Anak Usia Dini di Dusun III Desa Kalora Kabupaten Sigi: The Role of Family Education Toward Construction of Early Childhood Behaviour at Dusun III Desa Kalora Of Sigi Regency Nining Anggraeni; Muh. Asri Hente; Abdul Salam
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 4 No. 4: APRIL 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v4i4.1822

Abstract

Keluarga sebagai lembaga terkecil dari lingkungan pendidikan pertama bagi anak. Tempat pertama anak mulai belajar berbagai macam hal, tempat pertumbuhan anak, dimana anak mendapatkan pengaruh dari anggota-anggota keluarga lainnya.Sehingga pada masa itu anak sangat kritis, melihat, meniru, belajar dari apa yang dipelajarinya di lingkungan keluarga tersebut. Dan orang tualah merupakan pendidik utama dan pertama yang memberikan pendidikan bagi anak-anak mereka. Oleh sebab sangat besar dan sangat mendasarnya peran orang tua dan keluarga dalam pendidikan awal anak, diperlukan perhatian keluarga jangan sampai memberikan pengalaman-pengalaman atau meninggalkan kebiasaan yang tidak baik yang berpengaruh terhadap perkembangan sifat, sikap dan pribadi anak. Dimana peranan pendidikan keluarga sangat dibutuhkan bagi perkembangan anak. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengidentifikasi bagaimana peranan pendidikan keluarga terhadap pembinaan sikap anak usia dini di Dusun III Desa Kalora Kabupaten Sigi.Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan suatu fenom ena tertentu dengan bertumpu pada prosedur-prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau perilaku fundamental secara holistik (utuh). Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan melaksanakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data tersebut dianalisis secara kritis dan saat data terkumpul penulis menggunakan analisa deskriptif kualitatif. Dalam penelitian yang dilakukan di lingkungan Dusun III Desa Kalora, diketahui bahwa kesadaran orang tua sebagai pendidik pertama dan utama dalam pembinaan sikap; memberikan nasehat yang baik kepada anak, menegur anak bila tidak sopan terhadap seseorang, memberi contoh keteladanan dalam beribadah dan kesehariannya masih sangat rendah. Faktor yang mempengaruhi bahwa kesadaran orang tua tentang peran dan tanggung jawab mereka sangat rendah. Orang tua lebih sibuk dengan urusan mereka, baik dalam hal mencari nafkah ataupun yang lainnya. Pendidikan orang tua juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan, serta kurangnya keteladanan orang tua dalam memerikan contoh yang baik kepada anak dalam pelaksanaan ibadah dan kesehariannya.
Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Alam terhadap Pengenalan Tumbuhan pada Kelompok B KB SPNF-SKB Kabupaten Sigi: Use of Nature-Based Learning Media on Plant Recognition in Group B KB SPNF-SKB Sigi Regency Elce; Muh. Asri Hente; Abdul Salam
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 4 No. 4: APRIL 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v4i4.1831

Abstract

Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari orang dewasa atau lingkungan kepada anak usia dini sehingga dapat merangsang fikiran, perasaan, perhatian dan minat mereka untukbelajar melalui bermain. Peran media pembelajaran bagi pendidikan anak usia dini semakin penting mengingat anak pada saat itu anak berada pada masa berfikif konkret. Oleh karena itu media pembelajaran yang digunakan anak usia dini adalah segala sesuatu yang memungkinkan anak untuk belajar dengan konkret. Di pedesaan pada layanan Pendidikan Anak Usia Dini masih terbatas dalam halsaran dan prasarana sekolah juga media pembelajaran yang ada. Pemanfaatan alam sebagai media pembelajaran dapat memberikan kesempatan kepada anak untuk akti fturut serta mencari sumber-sumber belajar yang dapat dimanfaatkan sehingga meningkatkan aktivitas belajar dan dapat memperkaya wawasan anak. Anak juga harus di kenalkan dengan lingkungan alam sekitar yang kaya dengan sumber-sumber belajar yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran dan membantu pemahaman anak terhadap konsep-konsep materi pembelajaran. Jenis penilaian ini merupakan penelitian kualitatif partisipatif terlibat terbatas. Penelitian Kualitatif partisipatif terbatas adalah pengamatan yang mengharuskan peneliti untuk memperpendek jarak. Peneliti melibatkan diri dalam setiap aktivitas yang terjadisecara terbatas. Penelitian yang dijalankan ini diupayakan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan secara mendalam tentang pengenalan tumbuhan melalui penggunaan media pembelajaran berbasis alam pada kelompok B KB SPNF-SKB Kab. Sigi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa ketersediaan alam yang beraneka ragam dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Proses pembelajaran dengan memanfaatkan alam sebagai media pembelajaran dapat memberikan pengalaman langsung kepada anak dan dapat menciptakan suasana inovatif dengan tetap terarah kepada tujuan pembelajaran. Dilakukan tidak hanya di dalam kelas tetapi juga diluar kelas. Dan pelaksanaannya telah sesuai dengan kurikulum serta RPPH yang ada disekolah. Faktor pendukung penggunaan media berbasis alam terhadap pengenalan tumbuhan pada anak di antaranya ketersedian keanekaragaman hayati/ sumber daya alam, adanya kegiatan-kegiatan yang mendukung anak untuk berinteraksi dengan alam. Akan tetapi tidak semua pembelajaran berbasis alam dapat dihadirkan di dalam kelas. Dan diperlukan kesadaran tenaga pendidik/tutor untuk dapat terus berinovasi dan berkreasi serta kreatif menggunakan media pembelajaran berbasis alam yang ada dilingkungan sekitar.
MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN KOLASE DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BAHAN ALAM PADA ANAK TK KARTIKA Anita A. Hi. Umar; Abdul Salam; Husen Husen
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.391 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.509

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan motorik halus melalui kegiatan kolase dengan menggunakan media bahan alam pada anak TK Kartika. Jenis penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sampel berjumlah 15 anak yang terdiri dari 7 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Hasil penelitian menunnjukkan bahwa kemampuan motorik halus meningkat melalui kegiatan dengan menggunakan media bahan alam yakni dalam aspek memberi lem pada pola gambar anak kondisi awal sebesar 13%, pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 13% menjadi 27%, pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 27% menjadi 40%. Menyusun bahan kolase pada kondisi awal sebesar 20% pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 20% menjadi 40%. Pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 40% menjadi 80%. Merekatkan bahan kolase pada kondisi awal sebesar 27% pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 27% menjadi 53%, pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 53% menjadi 87%. Penelitian ini berakhir pada siklus II dengan memenuhi indikator keberhasilan penelitian yaitu sebesar 87%.