Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Sosialisasi Permainan Tradisional Dalam Pengembangan Karakter Mahasiswa STKIP YPUP Makassar Andi Ridwan; Andi Rizal; Suriah Hanafi; Ikadarny; Ramli
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.5250

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah untuk mensosialisasikan dan merevitalisasi permainan tradisional sebagai media efektif untuk pengembangan karakter mahasiswa STKIP YPUP Makassar. Permasalahan utama yang diangkat adalah kecenderungan perilaku mahasiswa akibat paparan teknologi yang berpotensi melemahkan karakter fundamental seperti empati dan kerjasama. Metode pelaksanaan PkM melibatkan Sosialisasi, Pelatihan, dan Pendampingan dengan subjek 40 mahasiswa aktif. Praktik langsung difokuskan pada permainan tradisional Sulawesi Selatan seperti Boi-boian dan Egrang. Hasil yang dicapai menunjukkan antusiasme tinggi dengan tingkat kehadiran 100%. Secara kognitif, 80% mahasiswa menyatakan menyadari korelasi langsung antara permainan tradisional dengan nilai karakter (kerja sama, sportivitas, kepemimpinan).
Menumbuhkan Disiplin Dan Percaya Diri Siswa Sekolah Dasar Melalui Pelatihan Dasar Pencak Silat Di SD Negeri 2 Maddukelleng Unggulan Kabupaten Wajo Hasbi Asyhari; Nurliani; Sudirman; Andi Rizal; Muhammad Qasas Hasyim
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.5251

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan disiplin dan rasa percaya diri siswa sekolah dasar melalui pelatihan dasar pencak silat di SD Negeri 2 Maddukelleng Unggulan Kabupaten Wajo. Permasalahan yang ditemukan di sekolah ini adalah rendahnya tingkat kedisiplinan dan kepercayaan diri siswa dalam kegiatan belajar dan interaksi sosial. Untuk mengatasi hal tersebut, tim pelaksana melaksanakan program pelatihan pencak silat sebagai sarana pembinaan karakter berbasis budaya lokal. Kegiatan ini melibatkan 40 siswa kelas IV dan V yang dilaksanakan selama empat minggu dengan frekuensi latihan tiga kali seminggu. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Experiential Learning, di mana siswa belajar melalui praktik langsung, refleksi nilai karakter, serta pembiasaan perilaku disiplin dan tanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kedisiplinan siswa dari 70% menjadi lebih dari 90% dalam hal kehadiran dan kepatuhan terhadap aturan, serta peningkatan rasa percaya diri yang terlihat dari keberanian siswa tampil memperagakan gerakan di depan teman-temannya. Program ini terbukti efektif dalam membentuk karakter siswa secara menyeluruh melalui kegiatan bela diri tradisional. Dengan demikian, pelatihan pencak silat dapat dijadikan sebagai model kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.
The Contribution Of Foot Reaction Speed And Dynamic Balance To The 100-M Running Speed Of FIK UNM Makassar Students Andi Rizal
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 6 No 1 (2025): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v6i1.5225

Abstract

This study is a descriptive research that aims to determine the contribution of foot reaction speed and dynamic balance to the 100-meter running speed of FIK UNM Makassar students. This research was carried out on the student population of FIK UNM Makassar, using a random sample of 60 people. Data collection used foot reaction speed measurement instruments, dynamic balance tests, and 100-meter running tests. Data analysis used regression coefficient analysis techniques. And from the results of the data analysis, it can be concluded as follows: (1) There is a significant contribution of the reaction speed of the feet to the running speed of 100 meters in FIK UNM Makassar students. 57.1% (p=0.000). (2) There is a significant contribution of dynamic balance to the 100-meter running ability of FIK UNM Makassar students. By 36.8% (p = 0.000). (3) There is a significant contribution of the combination of leg reaction speed and dynamic balance to the 100-meter running ability of FIK UNM Makassar students. 62.0 % and F = 46.589 (p=0.000).
The Effectiveness of Agility Training on the Improvement of Football Dribbling Skills at SSB Kalegowa Andi Rizal; Retno Farhana Nurulita
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 6 No 1 (2025): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v6i1.5226

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of agility training on improving dribbling skills in soccer players at SSB Kalegowa. The research employed a quasi-experimental design using a one-group pretest–posttest model with 25 players aged 13–15 years as subjects. The agility training program was implemented for six weeks with a frequency of three sessions per week. Data were collected through the Illinois Agility Test and zig-zag dribbling test and analyzed using the Paired Sample t-test at a significance level of α = 0.05. The results showed that the average pretest time was 12.96 seconds, while the posttest average decreased to 10.87 seconds, with a mean difference of 2.09 seconds. The t-test analysis revealed a value of t = 88.38 with p = 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference between pretest and posttest results. It can be concluded that agility training has a significant effect on improving dribbling performance in soccer players. Agility-based drills effectively enhance coordination, speed, and balance, contributing to better control and efficiency during dribbling.
PELATIHAN PEMBUATAN APLIKASI MOBILE TANPA CODING MENGGUNAKAN KODULAR UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI DIGITAL MAHASISWA Ahmad Adil; Sudirman; Sudirman Burhanuddin; Andi Rizal; Awaluddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5885

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut mahasiswa memiliki kompetensi dalam pengembangan aplikasi mobile sebagai bagian dari literasi digital abad 21. Namun, keterbatasan kemampuan pemrograman menjadi hambatan bagi mahasiswa non-informatika, termasuk mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) untuk mengembangkan aplikasi yang mendukung pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital mahasiswa PJKR FIKK UNM melalui pelatihan pembuatan aplikasi mobile menggunakan platform Kodular yang berbasis block programming tanpa memerlukan kemampuan coding. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan intensif selama satu minggu dengan pendekatan workshop praktis, dan evaluasi. Peserta pelatihan berjumlah 35 mahasiswa yang mengikuti serangkaian kegiatan mulai dari pengenalan konsep aplikasi mobile, penggunaan interface Kodular, hingga praktik pembuatan aplikasi sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konsep aplikasi mobile dari rata-rata skor 45,2 menjadi 82,7, kemampuan praktis pembuatan aplikasi dari 38,5 menjadi 85,3, dan kepercayaan diri dalam mengembangkan aplikasi dari 42,1 menjadi 80,4. Seluruh peserta berhasil menyelesaikan minimal satu aplikasi fungsional dengan rata-rata tingkat kompleksitas sedang. Evaluasi kepuasan menunjukkan 91,4% peserta merasa sangat puas dengan materi dan metode pelatihan. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kompetensi digital mahasiswa PJKR dan membuka peluang inovasi pembelajaran berbasis teknologi di bidang pendidikan jasmani.