Claim Missing Document
Check
Articles

PRODUKTIVITAS KERJA PETUGAS REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN DI RUMAH SAKIT DR. DRADJAT PRAWIRANEGARA KABUPATEN SERANG BANTEN Selvi Damayanti; Nanda Aula Rumana; Deasy Rosmala Dewi; Puteri Fannya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i4.11140

Abstract

Produktivitas kerja merupakan bagian yang sangat penting untuk keberhasilan suatu pekerjaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran produktivitas kerja petugas rekam medis di RSUD Dr. Dradjat Prawiranegara Kabupaten Serang Banten. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif, dengan uji statistik berupa Uji normalitas, dengan jumlah responden sebanyak 43 petugas. Data dikumpulkan melalui angket yang terdiri dari karakteristik petugas berupa umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, latar belakang pendidikan, status kepegawaian, masa kerja, dan pelatihan serta dilihat dari 6 indikator (kemampuan, meningkatkan hasil yang dicapai, semangat kerja, pengembangan diri, mutu dan efesiensi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur petugas yang berusia 24-39 tahun 21 orang (48.8%) dan yang berusia 40-57 tahun 22 orang (51.2%), berjenis kelamin laki-laki 20 orang (46.5%) dan perempuan 23 orang (53.5%), tingkat pendidikan SMA/SMK 28 orang (65.1%), D3 9 orang (20.9%), dan D4/S1 6 orang (14.0%), berlatar belakang pendidikan rekam medis 10 orang (23.3%) dan non rekam medis 33 orang (76.7%), memiliki status kepegawaian PNS 27 orang (62.8%) dan NON PNS 16 orang (37.2%), dengan masa kerja rata-rata 11 tahun, serta petugas rekam medis yang pernah mengikuti pelatihan rekam medis berjumlah 24 orang (55.8%) dan yang tidak pernah mengikuti pelatihan rekam medis berjumlah 19 orang (44.2%). Berdasarkan hasil uji normalitas terhadap produktivitas kerja didapatkan data berdistribusi tidak normal, sehingga cut off point yang digunakan dalam menentukan produktivitas kerja menggunakan median yaitu bernilai 80. Dengan demikian hasil produktivitas kerja petugas rekam medis di RSUD Dr. Dradjat Prawiranegara Kabupaten Serang Banten sebesar 53.5%.
GAMBARAN PENGISIAN FORMULIR ASESMEN KEPERAWATAN INSTALASI GAWAT DARURAT DI RSUD KEMBANGAN Athirah Iwani Rahman; Daniel Happy Putra; Laela Indawati; Deasy Rosmala Dewi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.12350

Abstract

Triase adalah tindakan untuk memilah/mengelompokkan korban berdasarkan beratnya cidera, kemungkinan untuk hidup, dan keberhasilan tindakan berdasar sumber daya (SDM dan sarana) yang tersedia. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran mengenai kelengkapan pengisian formulir asesmen keperawatan gawat darurat di RSUD Kembangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif mix method dimana peneliti menggabungkan desain penelitian kuantitatif dan kualitatif untuk menggambarkan bagaimana kelengkapan pengisian formulir asesmen keperawatan instalasi gawat darurat di RSUD Kembangan beserta faktor yang mempengaruhi proses pengisian formulir tersebut. Penelitian ini dilakukan di RSUD Kembangan dengan populasi 2329 formulir asesmen keperawatan dan didapat jumlah sampel 96 formulir asesmen keperawatan. Analisis yang di hitung di perkuat menggunakan dengan analisis frekuensi untuk setiap variabel/komponen, hal ini dilakukan untuk menjelaskan lebih lanjut penyebab-penyebab faktor ketidaklengkapan formulir asesmen keperawatan. Dampak ketidaklengkapan formulir asesmens perawat ada dari berbagai faktor yaitu faktor human(manusia), faktor money(dana), faktor methode(metode) Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kelengkapan pada pengisian formulir asesmen keperawatan di RSUD Kembangan sebesar 88,29%. Pada komponen identifikasi pasien sebesar 99,25%, Komponen Kelengkapan Catatan yang Penting sebesar 85,28%, Komponen Auntentikasi Penulis sebesar 98,33%, dan komponen Catatan yang Baik sebesar 70,33%. Di RSUD Kembangan ini sudah terdapat SPO pengisian formulir triase dan SPO pengisian formulir asesmen keperawatan, semuanya bejalan sesuai dengan prosedur.
Tinjauan Kejadian Misfiled di Rak Penyimpanan Rekam Medis RSUD Dr. Adjidarmo Kab. Lebak Tahun 2022 Nabila Raihani; Wiwik Viatiningsih; Noor Yulia; Deasy Rosmala Dewi
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v8i1.1123

Abstract

Misfiled is an error in the storage of medical records, or the non-discovery of medical records on the storage shelf. This study aims to determine the description of misfiled events in the medical record storage shelf of RSUD Dr. Adjidarmo Kab. Lebak in 2022. This study uses a descriptive analysis method with a quantitative approach by conducting observations and interviews. The results of the study with 99 samples found that 9 (9.1%) of the misfiled and the non-misfiled were 90 (90,9%). Most of the medical records that occurred were misfiled because it did not fit on the proper shelf or medical record documents located on another shelf. The storage system used is a centralized system and its alignment system uses a digit filing terminal. The first factor causing the misfiled in the hospital is that the medical record officer is not careful in storing medical records, because there are still often errors when reading the numbers written. Another factor is in the facilities and infrastructure of the storage room, because there is no tracer as a substitute for medical records that come out of the shelves. The advice is always to use tracers to replace medical records that come out, so as not to misfiled the alignment of medical records.
Identifikasi Kelengkapan Pengisian Rekam Medis Elektronik Pasien Rawat Inap di RSKD Duren Sawit Jakarta Tahun 2022 Munazhifah Munazhifah; Noor Yulia; Deasy Rosmala Dewi; Puteri Fannya
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v2i1.1467

Abstract

Medical records must be made in writing, complete, and clear or electronically. Electronic health record is an electronic medical record which is an access in managing patient health information that is generated every time a patient accesses medical care. Medical records must be completed within 24 hours with a 100% completeness percentage. This study aims to determine the percentage of completeness of electronic medical records of inpatients at Duren Sawit Hospital, Jakarta. The research method uses a descriptive method with a quantitative analysis approach. A sample of 77 electronic medical records of inpatients uses a purposive sample (consideration sample). The results of the study: there is no Standard Operating Procedure for Electronic Medical Records that serves as a guide in working. From the analysis, it was found that the completeness of filling was 84% ​​and the incompleteness was 16%. It has not reached the minimum standard that has been set by the Ministry of Health, which is 100%. (The most complete component is the patient identity component with a percentage of 100%, while the lowest completeness is an important report component 65%). Several factors cause incomplete medical records, namely: The large number of patients, senior doctors who do not understand technology, and computer systems and networks that sometimes error/down. Suggestions are made for Standard Operating Procedures for filling out Electronic Medical Records, mentoring and socializing to senior doctors and officers contacting related parties so that they can complete medical records immediately (< 24 hours).
Gambaran Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas Dengan Metode Pieces di Puskesmas Kunciran Silfa Haniasti; Daniel Happy Putra; Laela Indawati; Deasy Rosmala Dewi
Jurnal sosial dan sains Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v3i2.690

Abstract

Latar Belakang : SIMPUS merupakan Sistem Informasi Manajamen Puskesmas yang mempunyai tugas untuk mengatur data pasien mulai dari pendaftaran, pemeriksaan diagnosis dan pengambilan obat yang nantinya data tesebut akan menjadi laporan Puskesmas. Sistem Informasi Manajemen Puskesmas yang digunakan oleh Pusekesmas Kunciran adalah e-Puskesmas. e-Puskesmas merupakan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas yang berbasis web based dan mobile digunakan untuk membantu dalam pelayanan dan manajemen Puskesmas dari mulai pendaftaran pasien, pelayanan poli, sampai dengan pelaporan ke tingkat dinas kesehatan kota/kabupaten dan Provinsi. Tujuan : Tujuan penelitian untuk memberikan gambaran penggunaan sistem informasi manajemen puskesmas yang ada di puskesmas kunciran dengan aspek performance (kinerja), information (informasi), economic (ekonomi), control (pengendalian), efficiency (efisiensi), service (layanan). Metode : Metode penelitian ini deskriptif dengan pendeketan kualitatif. Pada penggunaan sistem ini ditemukan permasalahan seperti, jaringan yang tidak stabil karna jumlah penggunaan Wi-Fi yang kurang sehingga mempengaruhi jangkauan internet yang menyebabkan penggunaan e-Puskesmas menjadi membutuhkan waktu yang lama dan mengganggu pelayanan. Hasil : Hasil penelitian yang dilakukan di Puskesmas Kunciran dalam Penggunaan e-Puskesmas untuk waktu penggunaan masih mengalami kendala karena jangkauan internet yang tidak sampai ke seluruh gedung, sehingga menimbulkan lambatnya proses untuk menginput data. Kesimpulan : Dilihat dari aspek Performance (kinerja), penggunaan sistem informasi manajemen puskesmas yang digunakan oleh Puskesmas Kunciran yaitu, ePuskesmas. Pada penggunaannya masih membutuhkan waktu yang lama ketika ingin melakukan input data pasien dikarenakan kendala jaringan. Pada aspek Information (informasi), sistem belum bisa menghasilkan infromasi yang sesuai dengan kebutuhan untuk kegiatan pelaporan.
TINJAUAN KELENGKAPAN PENGISIAN RINGKASAN PULANG REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RSU ADHYAKSA Fauzan Habibilah; Lily Widjaja; Laela Indawati; Deasy Rosmala Dewi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 10: Maret 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i10.5228

Abstract

Rekam medis merupakan berkas yang berisi catatan dan dokumen antara lain identitas pasien, hasil pemeriksaan, pengobatan yang telah diberikan, serta tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Unit kerja rekam medis besar perananya dalam kegiatan – kegiatan rumah sakit yaitu, dengan melayani dengan cepat, tepat waktu, lengkap dan kapan saja terhadap permintaan – permintaan catatan medis yang diperlukan. Resume Medis adalah informasi yang terdapat dalam ringkasan riwayat keluar semua pasien selama perawatan dan pengobatan pasien yang telah diusahakan oleh tenaga kesehatan dan pihak terkait, lembar ini harus ditandatangani oleh dokter yang merawat pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi SOP, menentukan persentase kelengkapan ringkasan pulang dan mengetahui faktor-faktor penyebab ketidaklengkapan ringkasan pulang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis kuantitatif dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi analisis kuantitatif, dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil Rekapitulasi kelengkapan pengisian ringkasan pulang rawat inap secara analisis kuantitatif terhadap 77 Rekam Medis didapatkan hasil tertinggi pada komponen identifikasi pasien yaitu 100%. Pada komponen laporan yang penting didapatkan hasil tertinggi 99% pada sub komponen tanggal masuk dan keluar dan ringkasan riwayat penyakit dan untuk kelengkapan terendah pada sub komponen penunjang lain yaitu 52%. Pada komponen autentifikasi penulis didapatkan hasil tertinggi pada sub komponen tanda tangan dokter yaitu 92% dan untuk hasil terendah pada sub komponen nama dokter yaitu 82%.
TINJAUAN KELENGKAPAN REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT AISYIYAH BOJONEGORO TAHUN 2021 Windiana Mega Sukmawati; Deasy Rosmala Dewi; Puteri Fannya; Daniel Happy Putra
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 10: Maret 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i10.5251

Abstract

Rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Kelengkapan rekam medis adalah kajian atau telaah isi rekam medis berkaitan dengan pendokumentasian, pelayanan dan atau menilai kelengkapan rekam medis. Analisis kelengkapan adalah suatu review area tertentu catatan medis untuk mengidentifikasikan defisiensi spesifik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran mengenai kelengkapan pengisian berkas rekam medis rawat inap di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah rekam medis pasien rawat inap di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro dengan sampel 110 rekam medis. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan analisis kuantitatif diperoleh rata-rata kelengkapan 63%, kelengkapan tertinggi yaitu pada komponen identifikasi pasien sebesar 83,6% dan kelengkapan terendah yaitu pada komponen komponen terendah yaitu catatan yang baik sebesar 32,6%). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengisian rekam medis di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro belum lengkap. Hal ini dikarenakan belum adanya SPO yang mengatur tentang pengisian dan analisis kelengkapan rekam medis di rumah sakit tersebut.
Tinjaun Ketepatan Kode Diagnosis Pasien Diabetes Mellitus Rawat Inap dengan Lama Rawat Wini Wini; Deasy Rosmala Dewi; Daniel Happy Putra; Nanda Aula Rumana
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v2i2.1826

Abstract

The accuracy of the diagnosis code is the conformity between the diagnosis code determined by the coder and the patient's medical record, in accordance with ICD-10 rules. Length of stay is a term used in a hospital that describes the length of time a patient is treated as measured in days and is one aspect of care and service at the hospital. The aim of the study was to find out the description of the accuracy of the diagnosis code for inpatient diabetes mellitus patients with length of stay at the Islamic Hospital of Jakarta Pondok Kopi. The research method uses a quantitative descriptive. The results of the research on Standard Operating Procedures (SPO) which regulate the determination of codes in inpatient care already exist, but there is no specific coding for diabetes mellitus. For the length of stay of diabetes mellitus patients 3-5 days, the percentage of correctness of diabetes mellitus diagnosis codes for inpatients at the Jakarta Islamic Hospital Pondok Kopi in 2022 resulted in 40 medical records (48.20%) diagnosis codes and 40 medical records (48.20%) inaccurate diabetes mellitus diagnosis codes 43 medical records (51.80%). Suggestions in this study the head of medical records submits an update of the SPO regarding coding and specifically so that the results of the work go according to the applicable and effective policies, an increase in the number of medical records officers in the coding section and communication between the coding officer and the doctor giving the diagnosis needs to be improved in order to produce a code right.
TINJAUAN KEBUTUHAN TENAGA ALIH MEDIA REKAM MEDIS DI RSIJ CEMPAKA PUTIH JAKARTA Almahshunatul Hanifah; Noor Yulia; Laela Indawati; Deasy Rosmala Dewi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 11: April 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i11.5475

Abstract

Alih media rekam medis merupakan proses pemindahan rekam medis inaktif berbasis kertas ke dalam bentuk file (micro film, file dalam hard disk, file dalam compact disc) dengan tujuan agar lebih efisien. Metode ABK-Kes adalah suatu metode perhitungan kebutuhan SDMK berdasarkan pada beban kerja. Penelitian ini mengenai Tinjauan Kebutuhan Tenaga Alih Media Rekam Medis di RSIJ Cempaka Putih Jakarta menggunakan metode ABK-Kes. Tujuan penelitian menghitung kebutuhan tenaga alih media rekam medis. Penelitian menggunakan metode ABK-Kes. Dengan sampel yang berjumlah 100 berkas rekam medis yang telah dihitung menggunakan rumus slovin. Hasil penelitian Standar Prosedur Operasional (SPO) Alih Media masih mengacu kepada SPO Retensi, karena SPO pada bagian Alih Media belum tersedia. Jam kerja petugas dari pukul 07.30-16.30 WIB atau setara dengan 40 jam/minggu. Sementara hasil perhitungan standar beban kerja petugas yaitu 662.840. Faktor Tugas Penunjang sebesar 2,34% dan Standar Tugas Penunjang sebesar 1,02. Hasil kesimpulan Rekapitulasi SDMK Alih Media Rekam Medis yang dibutuhkan berjumlah 6 orang sedangkan saat ini petugas hanya 1 orang. Saran sebaiknya ada penambahan SDM alih media sebanyak 5 orang dengan kriteria minimal lulusan D3 Perekam Medis dan Informasi kesehatan sesuai kompetensinya.
DESAIN ULANG FORMULIR RINGKASAN MASUK DAN KELUAR DI LABORATORIUM RMIK UNIVERSITAS ESA UNGGUL Anisa Nur Safitri; Nanda Aula Rumana; Deasy Rosmala Dewi; Puteri Fannya
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 11: April 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i11.5477

Abstract

Latar Belakang: Satu diantara formulir yang diabadikan dan digunakan untuk mencatat ringkasan perjalanan penyakit sejak pasien masuk sampai keluar rumah sakit serta selalu menjadi lembaran paling depan pada suatu rekam medis adalah formulir ringkasan masuk dan keluar. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis desain formulir ringkasan masuk dan keluar dari aspek anatomi, fisik, dan isi. Subjek dan Metode: Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang digunakan untuk mendeskripsikan proses analisis dan perancangan ulang formulir ringkasan masuk dan keluar di Laboratorium RMIK Universitas Esa Unggul yang digunakan sebagai bahan praktik mahasiswa Program Studi D-III RMIK dengan informan penelitian 1 orang laboran. Hasil: Hasil analisis formulir ringkasan masuk dan keluar pada aspek anatomi, fisik dan isi menunjukkan perlu dilakukan desain ulang, meliputi: (1)perubahan pada penempatan identitas formulir dan judul formulir (2)perubahan instruction yang diletakkan di bagian atas kiri formulir (3)pemberian warna pada logo dan judul formulir (4)penambahan NIK, alamat dan agama pada identitas pasien serta terdapat identitas penanggung jawab dan keluarga terdekat. Keseimpulan: Sebaiknya perlu ditambahkannya item formulir sesuai prosedur karena dari kelengkapan data dalam formulir dapat meningkatkan kualitas data sehingga dapat menghasilkan infomasi yang tepat dan akurat.
Co-Authors -, Muniroh Adelia Anggraini Adham, Yunan Adijaya, Nuryansyah Adil Hidayat Ahmad Hikmi Aldio Ahmad Ripki Al Faqih, M. Rolan Tiro Aldio, Ahmad Hikmi Almahshunatul Hanifah Alumni STIKES Husada Borneo Anastasyannisa Ramadhanty Angela Marsiana Siki Angelina, Noviana Dian Anggraini, Adelia Ani Kipatul Hidayah Anisa Batunnajariah Anisa Nur Safitri Anjar Retno Astrini Ardianti, Tita Arip Budiana Athirah Iwani Rahman Athiyyah, Hanifatul Bahlani Bayu Fajar Ilhami Budiana Gustiara Carono Cindi Trisa Olivia Daniel Happy Putra Dede Lisda Nurjanah Dede Lisda Nurjanah Deta Nurfena Nurfena Diah putri Ayu Islammia Dian Nur Muslimah Dianty, Gebbrien Anggia Dinda Melani Safitri Dion Angger Priyatama Diva Angelita Dwijayanti, Risma Mei Edi Kurnianto Elina Intan Apzari Endang Palupi Ningsih Fannya, Puteri Fatkhurohman, Mohammad Fajri Fatkur Ridho Fauzan Habibilah Fauziah Irfany Febri Irawan Febriyan Awi Pasa Feni Fajriani Fingky Rizki Wulandari Fitria Atmojowati Gina Sonia Gussa Azizah Hardi Arissaputra Hari Rinaldi Ilham Abdurohman Ilhami, Bayu Fajar Iman Harapan Jaya Zalukhu Indawati, Laela Indrawati, Laela Intan Novarinda Iqbal, Muhammad Fuad Kirani, Niken Leni Karunia Septiani Mekhtildis Suryati Muammar Dzachwani Muhamad Al Imran Rangga Putra Munazhifah Munazhifah Muniroh Muniroh - Muniroh Muniroh Muniroh Muniroh Muniroh Muniroh Nabila Raihani Nabila Zahara Ramadan Nanda Aula Romana Nanda Aula Rumana Nanda Rumana Navry Nanda Aprilian Noviana Dian Angelina Nur Fadilah Nurasiyah Nurfena, Deta Nurfena Nurhaliza Putrikama Nurmalasari, Dinda Nurmalasari, Mieke Paryati Paryati Purwoko, Agus Putri, Alifatul Aulia Sagita Putri, Dwi Tania Putri, Sisilia Raru, Amida Morina Ratna Auliyana Retno Juwita Rianta Sari Gultom Rosa Patricia Safitri, Dinda Melani Salsabella, Pradita Sansy Dua Lestari Selvi Damayanti Silfa Haniasti Siswati Siswati Siswati Siswati Siswati Siva Maulia Fauziah Sri Kholifatun STIKES Husada Borneo Suprobowati Suprobowati Suryati, Mekhtildis Sutarto, Mutia Syafitri, Umi Syifa Erintan Temesvari, Nauri Anggita Umi Syafitri Vania Rachma Putri Viatiningsih, Wiwik Wahyudi Prasetyo Widjaja, Liliy Widjaja, Lily Willy Haposan Winda Indri Anggraeni Windiana Mega Sukmawati Wini Wini Yeni Safitri Yulia, Noor