Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN TEH HERBAL DAUN PARIJOTO (Medinilla speciosa) PADA BERBAGAI LAMA PENGERINGAN Teguh Teguh; Bambang Kunarto; Aldila Sagitaning Putri
Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Vol. 18 No. 2 (2023): September
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jtphp.v18i2.5398

Abstract

ABSTRAKLama waktu pengeringan merupakan kriteria penting karena mempengaruhi kualitas teh herbal daun parijoto yang akan dihasilkan. Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui lama waktu pengeringan menggunakan cabinet dryer pada suhu 50oC terhadap kadar air, kadar abu, fenolik total, flavonoid total  dan aktivitas antioksidan (RSA-DPPH)  teh herbal daun parijoto. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) satu factor yaitu lama waktu pengeringan (180; 210; 240; 270; 300 dan 330 menit) dengan ulangan perlakuan 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeringan menggunakan cabinet dryer suhu 50oC selama 240 menit merupakan perlakuan terbaik untuk menghasilkan teh herbal daun parijoto dengan kadar air 6,53 ±0,03%, kadar abu 4,73 ±0,17%, fenolik total 8,61 ±0,08 mg GAE/g, flavonoid total 0,40 ±0,01 mgQE/g dan aktivitas antioksidan (RSA-DPPH) sebesar 72,91 ±0,17% pada konsentrasi 0,1 g/mL.  Kata kunci: Antioksidan; daun parijoto; pengeringan; teh herbal  ABSTRACTThe drying time is an important criterion because it affects the quality of the parijoto leaf herbal tea that will be produced. The purpose of this study was to determine the drying time using a cabinet dryer at a temperature of 50oC on the moisture content, ash content, total phenolic, total flavonoid and antioxidant activity (RSA-DPPH) of parijoto leaf herbal tea. This study used a completely randomized design (CRD) with one factor, namely the length of drying time (180; 210; 240; 270; 300 and 330 minutes) with 3 repetitions of treatment. The results showed that drying using a cabinet dryer at 50oC for 240 minutes was the best treatment to produce parijoto leaf herbal tea with water content 6.53 ±0.03%, ash content 4.73 ±0.17%, total phenolic 8.61 ±0.08 mg GAE/g, total flavonoid 0.40 ±0 .01 mg QE/g and the antioxidant activity (RSA-DPPH) was 72.91 ±0.17% at a concentration of 0.1 g/mL.  Keywords: Antioxidant; parijoto leaves; drying; herbal tea  
PENINGKATAN PEMAHAMAN GOOD MANUFACTURING PRACTICE BAGI SISWA SMK NEGERI H. MOENADI UNGARAN KABUPATEN SEMARANG Bambang Kunarto; Iswoyo Iswoyo; Aldila Sagitaning Putri; Soraya Kusuma Putri
TEMATIK Vol. 1 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v1i2.3019

Abstract

ABSTRACT  Knowledge of good manufacturing practice is very important to be known by food industry players to provide protection to the community with the aim of improving food safety, quality and preventing economic losses. Counseling on good manufacturing practice is very appropriate to add insight to students of SMK Negeri H. Moenadi Ungaran Semarang Regency, because one of the competency standards for SMK graduates is that students have the ability to carry out their expertise by applying the principles of safety, health and environmental security. SMK Negeri H. Moenadi Ungaran Semarang Regency is a Vocational High School that has expertise in agribusiness processing of agricultural products (APHP), where the food industry is in line with the fields of work of its graduates. This activity aims to provide information in the form of counseling to improve understanding of good manufacturing practices for students of SMK Negeri H. Moenadi Ungaran, Semarang Regency. The activities carried out include an explanation of food safety, good manufacturing practices, chemical contamination in food and the application of good manufacturing practices in meat processing. Based on the activities that have been carried out, it can be concluded that this extension activity can improve students' understanding of and good manufacturing practices  Keywords:  food safety, good manufacturing practice, SMK Negeri H. Moenadi
PENINGKATAN PEMAHAMAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN YANG AMAN BAGI SISWA KELAS XI JURUSAN APHP SMK NEGERI H. MOENADI UNGARAN Bambang Kunarto; Iswoyo Iswoyo; Devy Angga Gunantar
TEMATIK Vol. 2 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v2i1.4602

Abstract

 abstrakPenyuluhan tentang keamanan bahan tambahan pangan (BTP) sangat tepat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman bagi siswa-siswi SMK Negeri H. Moenadi Ungaran Kabupaten Semarang, karena salah satu tujuan SMK adalah menyiapkan lulusan yang   trampil dan siap kerja dibidang keahliannya. SMK Negeri H. Moenadi Ungaran Kabupaten Semarang merupakan SMK yang mempunyai jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP), yang mana industri pangan merupakan sejalur dengan bidang kerja para lulusannya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi berupa penyuluhan  untuk meningkatkan pemahaman bahan tambahan pangan yang aman bagi siswa SMK Negeri H. Moenadi Ungaran Kabupaten Semarang. Kegiatan penyuluhan telah dilaksanakan hari Kamis 28 oktober 2021 diikuti oleh 27 siswa-siswi SMK negeri H. Moenadi kelas XI   dengan 4 topik, yaitu   BTP dan aspek keamanan terkait regulasi, dan takaran (numerik, CPPB, ADI), aplikasi dan fungsi BTP, pemahaman BTP impor terutama makna dan pronunciation serta praktek identifikasi senyawa boraks pada produk daging (bakso). Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan   ini dapat meningkatkan pemahaman siswa-siswi  jurusan APHP-SMK Negeri H. Moenadi tentang bahan tambahan pangan yang aman sesuai regulasi.  Kata kunci: Bahan tambahan pangan, boraks, keamanan pangan, SMK N. H. Moenadi.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KEAMANAN PANGAN DAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN YANG AMAN BAGI SISWA SMK NEGERI 6 KENDAL Iswoyo Iswoyo; Bambang Kunarto
TEMATIK Vol. 2 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v2i2.5669

Abstract

Sosialisasi tentang keamanan pangan dan bahan tambahan pangan (BTP) sangat tepat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman bagi siswa-siswi SMK Negeri 6 Kendal Kabupaten Kendal karena salah satu tujuan SMK Negeri 6 Kendal adalah menyiapkan lulusan yang trampil dan siap kerja dibidang keahliannya. SMK Negeri 6 Kendal Kabupaten Kendal merupakan SMK yang mempunyai jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP), dimana industri pangan merupakan bidang yang sejalur dengan bidang kerja para lulusannya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi berupa sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman dan keamanan pangan bahan tambahan pangan yang aman bagi siswa SMK Negeri 6 kendal Kabupaten Kendal,Jawa Tengah. Kegiatan sosialisasi telah dilaksanakan hari Senin 25 April 2022 diikuti oleh 31 siswa-siswi SMK Negeri 6 Kendal dengan 3 topik, yaitu Keamanan Pangan, Bahan Tambahan Pangan (BTP) dan aspek keamanan terkait regulasi, dan takaran (numerik, CPPB, ADI), aplikasi dan fungsi BTP, pemahaman BTP impor terutama makna dan pronunciation serta praktek identifikasi senyawa boraks pada produk daging (bakso). Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman siswa-siswi jurusan APHP-SMK Negeri Negeri 6 Kendal tentang keamanan pangan dan bahan tambahan pangan yang aman sesuai regulasi.
Penyuluhan Pembuatan Yogurt dari Albedo Semangka bagi Siswa SMK Negeri H. Moenadi Ungaran Kabupaten Semarang Bambang Kunarto
TEMATIK Vol. 3 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v3i2.6376

Abstract

Albedo semangka mengandung senyawa citrulline yang akan bereaksi dengan enzim tubuh ketika dikonsumsi, lalu diubah menjadi arginine yang merupakan asam amino non esensial yang berkhasiat bagi kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang potensi albedo semangka sebagai pangan fungsional dengan produk yogurt kepada siswa jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian  (APHP) SMK Negeri H. Moenadi Ungaran Kabupaten Semarang. Metoda yang dilakukan adalah diawali dengan memberikan quisioner awal kepada para siswa SMK Negeri H. Moenadi. Selanjutnya diberikan   penjelasan tentang potensi pangan fungsional dari albedo semangka, praktek pembuatan yogurt dan diskusi. Pada akhir kegiatan diberikan quisioner akhir sebagai evaluasi keberhasilan kegiatan. Kegiatan penyuluhan telah dilaksanakan hari Kamis 30 November 2023 diikuti oleh 36 siswa-siswi. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan   ini dapat meningkatkan pemahaman siswa-siswi  jurusan APHP-SMK Negeri H. Moenadi tentang pemanfaatan albedo semangka sebagai yogurt.Kata kunci:  Albedo semangka, pangan fungsional, SMK N. H. Moenadi, yogurt.
Peningkatan Pemahaman Pembuatan Pala Instan Metode Foam Mat Drying Bagi Siswa SMK Negeri H. Moenadi Ungaran Kabupaten Semarang bambang kunarto
TEMATIK Vol. 5 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v5i1.11326

Abstract

One of the processed nutmeg fruit products is instant powdered drink, which can be made using the foam mat drying method. This activity aims to increase the understanding of class XII students at SMK Negeri H. Moenadi Ungaran regarding the process of making instant nutmeg using the foam mat drying method. The activity began with filling out a questionnaire (pre-test) for 52 students followed by counseling. After the counseling is complete, evaluation is carried out by giving another questionnaire (post-test) to measure the increase in understanding of the material that has been presented. The pre-test and post-test data were then analyzed using the T-test to evaluate significant differences in understanding before and after counseling. Based on the activities that have been carried out, it can be concluded that this outreach activity can increase the understanding of class XII students majoring in APHP-SMK Negeri H. Moenadi about making instant nutmeg using the foam mat drying method Foam mat drying, instant Nutmeg, SMK N. H. Moenadi,.
Sosialisasi Diversifikasi Olahan Jahe Bagi Siswa SMKN H. Moenadi Ungaran Kabupaten Semarang Anisa Rachma Sari; Dewi Larasati; Ery Pratiwi; Bambang Kunarto; Rohadi
TEMATIK Vol. 6 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tematik.v6i1.12870

Abstract

Penyuluhan tentang diversifikasi olahan rimpang jahe tepat diberikan bagi siswa SMKN H. Moenadi karena visi sekolah adalah menyiapkan lulusan yang mandiri, professional, terampil dan siap bekerja dibidang APHP. Kegiatan PkM bertujuan meningkatkan wawasan dan keterampilan yang utuh terkait komoditas jahe dimulai dari penanganan pasca panen, teknologi pengolahan menjadi sirup jahe, jahe instan, bir jahe serta potensi jahe sebagai pangan fungsional. Metode pelaksanaan kegiatan dimulai dengan perijinan dan survei, koordinasi, persiapan, kuisioner pretes, materi serta evaluasi melalui kuisioner postes. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan rata-rata pengetahuan sebelum kegiatan yaitu tidak tahu 30,56%, tahu 27,89% dan sangat tahu 1,56%; sedangkan setelah kegiatan menjadi tidak tahu 7,67%, tahu 45,33 dan sangat tahu 7%. Kesimpulan kegiatan PkM menunjukkan persentase peningkatan tertinggi (48%) terdapat pada materi sirup jahe, sedangkan peningkatan terendah (5%) terkait pemanfaatan jahe di bidang pangan. Kegiatan sosialiasi diversifikasi jahe menjadi ide bisnis untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di bidang agribisnis pertanian.