Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Prediksi Energi Pada Panel Surya Offgrid 400 WP Menggunakan Software PVsyst Monika, Dezetty; Muchlishah, Muchlishah; Nadhiroh, Nuha; Z, Indra; Mulyadi, Wisnu Hendri; Mutiar
Electrices Vol 5 No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/ees.v5i1.5649

Abstract

Kinerja pada sistem panel surya dipengaruhi oleh letak geografis dan jenis dari modul panel surya yang digunakan. Sistem panel surya akan mengubah radiasi sinar matahari menjadi listrik. Penyinaran matahari pada daerah Jawa Barat 65,51% dan dan potensi energi matahari di Indonesia mencapai 4,8 kWh/m2 per hari. Penelitian ini bertujuan memprediksi energi yang dibutuhkan untuk mensuplai beban pompa air DC 100 Watt pada kebun hidroponik. Rancangan disimulasikan dengan software PVsyst dengan empat panel surya polycrystalline dengan kapasitas masing-masing 100 Wp yang disusun secara paralel. Selain itu juga dilakukan analisis perspektif plotting untuk mengetahui pengaruh pergerakkan matahari dan orientasi plotting untuk besar produksi energi listrik yang dihasilkan. Dari hasil simulasi yang didapatkan energi yang dibutuhkan beban sebesar 884,76 kWh/tahun. Sedangkan energi dari PLTS yang disuplai ke beban sebesar 504 kWh/tahun. Sehingga ada missing energy sebesar 380,76 kWh/tahun. Oleh karena itu, direkomendasian kombinasi suplai daya dengan sumber lain. Selain itu, sistem PLTS dapat dikategorikan cukup baik dengan nilai rasio SF yang didapatkan sebesar 0,57 dan nilai rata-rata rasio performa sebesar 0,653 dengan nilai diatas 0,7 pada bulan Februari, November dan Desember.
Pengembangan Sistem Kontrol Penggerak Reflektor Otomatis pada PLTS berbasis IoT Nadhiroh, Nuha; Isdawimah; Ahmad, Islamy; Faisal Majid, Muhammad
Electrices Vol 6 No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/ees.v6i2.7095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem kontrol penggerak reflektor otomatis berbasis Internet of Things (IoT) pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), guna mengoptimalkan posisi reflektor terhadap arah datangnya cahaya matahari. Sistem ini memungkinkan pemantauan dan pengendalian posisi reflektor secara manual maupun otomatis melalui selektor, dengan push-button untuk mode manual dan pengendalian otomatis berdasarkan pembacaan waktu dari sensor Real Time Clock (RTC) serta intensitas cahaya dari sensor luxmeter. Inovasi berbasis IoT diwujudkan melalui integrasi kontroler dan sistem monitoring yang memungkinkan akses jarak jauh serta pengaturan berbasis data secara real time. Sinyal dari sensor RTC dan luxmeter diolah oleh mikrokontroler untuk menggerakkan motor aktuator linear DC yang mengatur sudut reflektor. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu menggerakkan reflektor panel surya secara optimal dan konsisten pada rentang sudut 80˚ hingga 150˚ terhadap panel, sehingga meningkatkan efisiensi penangkapan cahaya matahari. Sensor RTC menunjukkan akurasi tinggi dengan selisih waktu hanya 44 detik, yang terjadi akibat proses upload program. Sensor luxmeter juga menunjukkan akurasi pembacaan yang baik, dengan selisih 369–2969 lux dibandingkan alat ukur standar. Dengan demikian, sistem ini memberikan solusi otomasi berbasis IoT yang akurat dan andal untuk meningkatkan efisiensi energi pada PLTS.
artikel suhu plts Analisis Perbandingan Suhu Panel Terhadap Daya Luaran PLTS Terapung dan PLTS Grounded Berbasis IOT Kusumaningtyas, Ajeng Bening; Nadhiroh, Nuha; Sukatno, Gilang Satrio; Siadari, Hezkia Putra Rendy; Dewantara, Muhamad Catur
Electrices Vol 7 No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/ees.v7i1.7188

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung adalah modifikasi teknologi PLTS terbaru agar dapat meningkatkan daya output panel. PLTS floating dipasang di atas permukaan air. Dalam penelitian ini pengujian data menggunakan dua jenis PLTS yaitu PLTS terapung dan PLTS grounded. Parameter yang akan diambil data adalah suhu, tegangan, arus dan daya output. Data parameter tersebut akan dibandingkan antara data dari PLTS terapung dengan PLTS grounded. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan suhu permukaan panel yang ada di PLTS terapung lebih rendah jika dibandingkan dengan suhu permukaan dari panel PLTS grounded sehingga daya output yang ada di PLTS terapung menjadi lebih tinggi daripada daya output di PLTS grounded. Pada saat suhu PLTS terapung 42,3 ⸰C suhu PLTS grounded 45,1 ⸰ C selisih suhu antara panel PLTS terapung dengan PLTS grounded sebesar 2,8%. Daya yang dihasilkan PLTS terapung rata rata lebih besar daripada daya yang dihasilkan PLTS grounded. Pada saat suhu PLTS terapung 42,3 ⸰C daya yang dihasilkan PLTS sebesar 33,17 watt dan saat suhu PLTS grounded 45,1 ⸰ C maka daya yang dihasilkan menjadi 31,67 watt. Sehingga semakin tinggi suhu permukaan panel surya daya output yang dihasilkan semakin menurun ,namun semakin rendah suhu permukaan panel daya output semakin meningkat.
Web Design and Development of 'Peduli PMI' System for Managing Complaints and Protection of Indonesian Migrant Workers Dwiyaniti, Murie; Wardhani, Rika Novita; Nadhiroh, Nuha; Wulandari, Asri; Frendiana, Viving; Biyanto, Farhan Yuswa
IJNMT (International Journal of New Media Technology) Vol 12 No 1 (2025): Vol 12 No 1 (2025): IJNMT (International Journal of New Media Technology)
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ijnmt.v12i1.3854

Abstract

Indonesian Migrant Workers (PMI) face high occupational risks, making it essential to provide them with appropriate attention to prevent and reduce unwanted incidents. A computerized system in the form of a web application can assist administrators in managing PMI complaints and protection more effectively. Through this system, administrators can handle PMI data, manage content such as news and announcements, monitor statistics related to users, complaints, and protection cases, and manage complaint and protection data submitted by PMI to ensure their safety. This study aims to design and develop a Complaint and Protection Management System Website for PMI in Malaysia. The system includes four main features: secure admin access with login, user registration, password recovery, and administrative capabilities. Administrators can manage user data, handle complaints, update report status, respond to complaints, view other administrators' lists, and modify personal data and password settings. Additionally, they can manage front-end content for the mobile application, including news and announcements. This system is designed to be efficient and responsive to the needs of PMI. The study conducted four tests”Functionality Testing, API Testing, Performance Testing, and Security Testing. Results indicate that the system meets required standards, with no errors detected during testing.
Penyiram Tanaman Hidroponik Otomatis Berbasis IoT Dengan PLC Outseal Dan ESP32 Nadhiroh, Nuha; Wardhany, Arum Kusuma; Setiana, Hatib; Renaldy, Raihan; Putri, Amanda Alifya; Handayani, Mutiara Dwi
Electrices Vol 6 No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/ees.v6i1.6361

Abstract

Proses penyiraman pada tanaman hidroponik adalah salah satu unsur penting dalam tumbuh kembang tanaman, tanaman membutuhkan air agar tetap terus tumbuh dengan baik. Kurang efisien nya penyiraman tanaman dengan cara manual menjadikan tanaman tidak terawat karena kebutuhan air yang tidak tercukupi ataupun melebihi kecukupan pada tanaman. Untuk menjaga tumbuh kembang pada tanaman dibutuhkan sistem monitoring yang dapat memantau kelembaban tanah untuk memastikan tanaman mendapatkan asupan air yang cukup. Beberapa komponen yang digunakan diantaranya adalah sensor kelembaban tanah, sensor level air pada tangki, motor pompa dan valve. Penelitian ini menggunakan metode experimental yang kemudian divalidasi dengan implementasi langsung pada kebun hidroponik. Penerapan sistem kontrol penyiram tanaman hidroponik otomatis dengan PLC Outseal digunakan untuk mengatur kontrol pompa penyiraman dan pompa sumur berdasarkan pembacaan sensor yang akan mengoptimalkan penyiraman sesuai dengan kebutuhan tanaman dan dapat termonitoring dari jarak jauh dengan melihat hasil pembacaan sensor melalui aplikasi Blynk pada smartphone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja sesuai deskripsi apabila kelembaban dibawah 3300 maka pompa penyiraman akan mati, dan apabila kelembaban diatas 3300 maka pompa akan hidup, waktu kecepatan penerimaan data pada Blynk selisihnya sekitar 1 detik.
Pengendalian Kecepatan Motor Berdasarkan Sensor Suhu Thermocouple pada Prototype Ruang Baterai Berbasis PLC dan SCADA Wati, Anis Hani Kurniawati; Ghalya, Arfa Mumtaza; Zikrullah, Ihzam Fahraz; Nadhiroh, Nuha; Z, Indra
Electrices Vol 4 No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/ees.v4i2.4678

Abstract

Ruang baterai cenderung bersuhu tinggi akibat proses overcharging dan overdraining ketika sistem beroperasi normal maupun gangguan. Suhu tinggi di ruang baterai dapat mengurangi masa pakai baterai dan akan merugikan dari sisi ekonomi. Dalam kondisi terburuk, suhu tinggi akibat akumulasi kimia baterai dapat menyebabkan ledakan sehingga lebih banyak aspek yang dirugikan. Maka dari itu perlu dibuatkan sistem pendinginan otomatis untuk menjaga suhu ruang baterai tetap optimal. Pada artikel ini, peneliti membuat sistem kontrol motor berbasis PLC-VSD dalam mengendalikan suhu prototype ruang baterai dengan heater sebagai sumber panas dan sensor suhu thermocouple tipe k. SCADA digunakan untuk akuisisi data dan memonitor proses pendinginan ruang baterai. Hasil pengujian menunjukan range persentase kesalahan pengukuran antara komponen (PLC, HMI, SCADA) dengan alat ukur yaitu: arus 5,8 - 9%, tegangan 4 - 5,3%, dan kecepatan motor 0,2 - 0,5%, respond time didapatkan range 131 – 177 ms atau 0,1 detik serta error rate keseluruhan sistem adalah 0%. Kontrol suhu otomatis belum bisa mencapai set point yaitu 28.5°C karena hanya mengandalkan blower. Suhu terendah yang bisa dicapai adalah 30,4⁰C, nilai ini menunjukan bahwa sistem dapat menurunkan suhu ruang baterai sesuai dengan suhu yang diperbolehkan untuk baterai beroperasi.
Analisis Kinerja Boiler Pada Proses Pre-Treatment dengan Sistem Monitoring berbasis SCADA Salfin Wijaya, Andres; Nadhiroh, Nuha; ., Sadili; ., Sutardi
Electrices Vol 4 No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/ees.v4i2.5368

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja boiler yang dipakai pada proses pre-treatment dengan sistem monitoring yang menggunakan SCADA. Monitoring tersebut merupakan kegiatan mengamati secara seksama suatu keadaan atau kondisi, dengan tujuan agar semua data masukan atau informasi yang diperoleh dari hasil pengamatan tersebut dapat menjadi landasan informasi yang tepat dan akurat. Software yang digunakan untuk monitoring adalah Wonderware InTouch sebagai tampilan antarmuka. Parameter yang diukur antara lain adalah; (1) tekanan; (2) suhu; (3) daya pemakain boiler. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SCADA dapat merepresentasikan sebuah parameter data secara real time yang dihasilkan oleh boiler. Data tersebut nantinya akan dikumpulkan secara terpusat dan digunakan untuk analisis kinerja sistem.