Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU Wahyu Hidayat; Agus Gunawan; Purnomo Mulyosaputro; Wawan Gunawan; Vita Vitisia
Irfani (e-Journal) Vol. 20 No. 1 (2024): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v20i1.5138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh kepemimpinan transformasional kepala madrasah terhadap kinerja guru. Sebagai fokus utama dari penelitian ini adalah memberikan mendefinisikan kepemimpinan transformasional, mengidentifikasi kriteria utama dalam kepemimpinan transformasional, serta mengevaluasi bagaimana gaya kepemimpinan ini dapat meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data didapat melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen terkait. Subjek penelitian ini terdiri dari kepala madrasah, guru, dan staf tata usaha atau staf administratif di beberapa madrasah. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema utama yang berkaitan dengan kepemimpinan transformasional dan kinerja guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala madrasah berperan signifikan dalam meningkatkan kinerja guru. Gaya kepemimpinan ini memiliki dimensi pengaruh ideal, motivasi inspirasional, stimulasi intelektual, dan pertimbangan individual. Kepala madrasah yang menerapkan gaya kepemimpinan transformasional cenderung mampu memberikan motivasi yang tinggi kepada guru, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, dapat memberikan inovasi dan kreativitas, serta memperhatikan kebutuhan individu guru. Berdasarkan hal tersebut, gaya kepemimpinan transformasional terbukti efektif dalam mengelola sumber daya manusia dan meningkatkan kinerja organisasi madrasah secara keseluruhan.
Diskursus Sekularisasi Pendidikan Kontemporer dan Dampaknya terhadap Moralitas (Studi Analisis Filsafat Pendidikan Al-Attas dan John Dewey) Ilzamudin Ma'ruf; Agus Gunawan; Rifdillah Rifdillah; Akhmad Sufyan
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.8706

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui diskursus sekularisasi pendidikan kontemporer dan dampaknya terhadap moralitas. Penelitian ini adalah penelitian analisis deskriptif yang ingin mengkaji lebih dalam terkait diskursus sekularisasi dalam ranah pendidikan Hasil analisa penelitian ini bahwa disorientasi makna moral, ilmu dan pendidikan memiliki kaitan erat dengan paham pragmatisme dan paradigma individual ala sekularis, sikap yang cenderung memisahkan sakralitas dan spiritualitas menjadi kunci keberhasilan pergeseran orientasi pendidikan di atas. Disisi lain peneliti melihat urgensi pada tatanan pendidikan yang perlu kembali diintegrasikan, baik unsur-unsur yang berkaitan erat dengan elemen-elemen World View Islam yang bersifat holistik hingga rekonstruksi orientasi pendidikan yang lebih dominan pada pembentukan manusia yang utuh dan menjunjung moralitas yang bersifat lebih komprehensif, universal dan tidak gersang akan nilai, norma dan peran agama. Simpulan penelitian ini bahwa pemikiran John Dewey dan Al-Attas dalam ranah pendidikan merupakan dua ciri khas yang berbeda. Ide Al-Attas dapat dijadikan tawaran solusi terhadap problem seputar disorientasi ilmu, shifting identity and bias (bias identitas dan perubahan). Sedangkan John Dewey sangat mencerminkan identitas kebaratan. Kata Kunci: Al-Attas, John Dewey, Loss of Adab, Sekularisasi Pendidikan.