Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PELATIHAN DESAIN PEMBELAJARAN TARI BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER ANAK (METODE, PRAKTIK DAN PRODUK) Okto Wijayanti; Cicih Wiarsih; Karma Iswasta Eka
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.75 KB)

Abstract

Permasalahan mitra yang diungkapkan oleh guru SD Muhammadiyah Cipete yakni kurang adanya pengetahuan, kemampuan untuk mendesain pembelajaran tari berbais karakter untuk siswa di SD Muhammadiyah Cipete. Pembelajaran karakter salah satunya dapat diteajarkan melalui pembelajaran seni tari. Keunggulan pembelajaran seni tari berbasis pendidikan karakter yakni diharapkan anak dapat semakin dekat dengan lingkungan sekitar, mengenali karakter teman, sehingga dalam kegiatan belajar mengajar dimungkinkan anak akan lebih peka dan memiliki karakter baik yang mendukung prestasi belajar di sekolah. Ketidakberadaannya guru untuk mengajarkan tari karena keterbatasan kemampuan guru dalam menyusun desain pembelajaran tari berbasis karakter. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan dalam mendesain pembelajaran tari berbasis karakter. Peserta pelatihan ini adalah 9 orang guru SD Muhammadiyah Cipete. Metode pelaksanaan program yakni ceramah dan demontrasi melalui praktek tari.Program Pelatihan ini dilaksanakan selama 5 pertemuan, mengingat kompetensi yang harus dikuasai mitra yakni dapat memperagakan tari kelompok berbasis pendidikan karakter. Nilai karakter dalam embelajaran tari yakni tnggungjawab, kerjasama dan religius. Pendampingan dilaksanakan setelah kegiatan pelatihan selesai yakni mendampingi guru dari dalam mentransfer ilmu, dan keterampilan tari berbasis karakter kepada siswa di sekolah. Adapun narasumber utama pelatihan ini adalah ketua dan anggota tim pengusul penerapan Ipteks bagi Masyarakat yaitu 2 orang. Mahasiswa yang berjumlah 2 orang berpartisipasi untuk menyampaikan materi pelatihan serta membantu dalam persiapan dan pendokumentasian kegiatan, sebagai bentuk pemberian pengalaman dan pengetahuan mahasiswa yang akan tugas akhir. Metode yang digunakan pada pelatihan ini yaitu ceramah, tanya jawab, diskusi dan praktik. Partisipasi mitra dalam penelitian ini yakni mitra terlibat dalam penyampaian ide, kreativitas, pentas, kostum dan rias tari.. Produk luaran dari pengabdian ini yakni desain pembelajaran tari berbasis karakter dan HAKI berupa produk tari berbasis pendidikan karakter. Siswa, kepala sekolah, komite, guru, orangtua, dan masyarakat bekerjasama, berkolaborasi, bersinergi denganbaik, sehingga desain pembelajaran tari berbasis pendidikan karakter dengan nilai kerjakeras, tanggungjawab, disiplin, kerjasama dan religius dapat diterapkan ke dalam produk tari Sluku-Sluku Bathok dapat diimplementasikan dengan baik.
MENGEMBANGKAN OBJEK WISATA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN WEBSITE BAGI PEMUDA/PELAJAR MUHAMMADIYAH DAN POKDARWIS DI DESA WISATA BUMISARI Dedy Irawan; Karma Iswasta Eka; Aji Heru Muslim; Suwarno Suwarno
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.971 KB)

Abstract

Salah satu tantangan bagi daerah wisata dalam revolusi industry 4.0 adalah keberadaan system informasi daerah tujuan wisata. Website menjadi salah satu media yang pontensial untuk membangun citra positif daerah tujuan wisata di dunia maya. Hal ini harus idi antisipasi pengelaolaan daerah tujaun wisata akibat persaingan yang tinggi. Desa Bumisari Kecamatan Bojongsari Kabupaten Purbalingga adalah sebuah desa yang berada di wilayah perbukitan. Desa Bumisari mempunyai potensi wisata yang layak dipromosikan melalui penataan ekowisata dan promosi melalui website yaitu air terjun atau Curug Duwur. Namun dalam dunia maya Kawasan ini tidak terekspos secara maksimal. Keterbatasan kemampuan pihak pengelola dalam mempromosikan melalui website adalah ekndala utama yang dihadapi. Untuk memenuhi kegiatan pemasaran online maka dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan metode pelatihan website kepada pemuda/pelajar Muhammadiayah dan pokdarwis desa Bumisari. Hasil kegiatan pelatihan ini memberikan manfaat yang besar karena peserta dapat memahami materi pelatihan dengan baik, peserta dapat menambah pengetahuan, keterampilan pembuatan dan pengelolaan website, dan peserta dapat langsung menerapkan hasil dari pelatihan dalam kehidupan sehari-hari.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA DI SMK DENGAN PENDEKATAN STEM Akhmad Jazuli; Fitrianto Eko Subekti; Karma Iswasta Eka; Pambudi Rahardjo
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 4 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2022
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Revolusi industry 4.0 memberi ruang dunia pendidikan untuk mengembangkan inovasi sain yang didukung oleh matematika. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mencetak lulusannya untuk menjadi tenaga yang terampildalam mengambangkan inovasi sain. Pendekatan STEM (Science Technology Engenering Mathematics) memberiruang untuk pengembangan sain yang didukung oleh matematika. Tujuan Penelitian ini untuk mengembangkanbahan ajar matematika SMK di wilayah Banyumas dengan mengambil 3 jurusan keahlian yang berbeda, yaitujurusan tata busana di SMK 3 Purwokerto, jurusan teknik komputer dan jaringan di SMK Telkom Purwokerto danjurusan teknik pemesinan di SMK Muhammadiyah 2 Ajibarang. Jenis penelitian ini adalah R&D. Pengambilandata dengan dokumen, tes, angket, dan wawancara. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasilpenelitian sebagai berikut : (1) Pelajaran matematika di SMK untuk semua kejuruan adalah sama, sehingga porsiketerkaitan matematika dengan masing-masing materi kejuruan berbeda-beda. (2) keterkaitan materi matematikadengan materi kejuruan Tata Busana sebesar 20% khususnya pada materi deret, SPLDV, program linier,permutasi dan geometri transformasi. (3) keterkaitan materi matematika dengan materi kejuruan Teknik Komputerdan Jaringan sebesar 11,1% khusunya pada materi logika dan statistika. (4) keterkaitan materi matematika dengan materi kejuruan Teknik Pemesinan sebesar 15% khusunya pada materi geometri dan deret. (5) Rancanganhandout matematika berbasis STEM untuk masing-masing kejuruan layak dikembangkan menjadi bahan ajarmatematika untuk masing-masing kejuruan.
THE ROLE OF TEACHER AND PARENTS IN LEARNING ONLINE IN SCIENCE COURSES AT SD NEGERI Firda Ayu Cahyaning Dewi; Karma Iswasta Eka
Cakrawala Pedagogik Vol. 7 No. 1 (2023): Cakrawala Pedagogik
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Pendidikan Syekh Manshur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51499/cp.v7i1.390

Abstract

This research was conducted to find out the role played by parents and teachers in online learning activities at SD Negeri Cibentang 02, Bantarkawung District during the pandemic and the obstacles parents and teachers had in implementing online learning. The research was a descriptive qualitative study, in class V SD Negeri Cibentang 02 Bantarkawung District and the informants in this study were eight parents of class V and teachers of class V. The data collection techniques used in this study were interviews, observation and documentation. Data obtained from informants were then analyzed by triangulation of sources, triangulation of techniques and research results. The results of the research that has been conducted on the role of parents and teachers in online learning of science subjects, show that parents provide direction and assistance to children, provide facilities to support learning activities and motivate and advise children to learn. The role of the teacher in the teacher's online learning activities is as a mediator, motivator, informator of learning organizers. Obstacles experienced by parents when providing assistance to children, namely time constraints due to parents' lack of mastery of children's learning material by parents and the condition of students who still like to play. The inhibiting factors experienced by teachers include poor network and facilities because not all students have androids and quotas to take part in online learning activities. Factors supporting the role of teachers and parents in online learning include student activity when learning, smooth and stable internet network, creative and innovative learning media.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Game Edukasi IPA Sekolah Dasar Fathurozak Mutohar; Karma Iswasta Eka
Jurnal Amal Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan penggunaan media pembelajaran berbasis game edukasi dalam kegiatan pembelajaran secara daring di SDN Karang Tengah 6, mengetahui tanggapan siswa terhadap penggunaan media pembelajaran berbasis game edukasi, dan mengetahui sejauh mana siswa memahami materi dengan menggunakan media pembelajaran berbasis game edukasi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembang atau Research and Development model Sugiyono. Partisipan dalam penelitian ini yaitu guru kelas VI dan siswa kelas VI Sekolah Dasar. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, kuesioner, dan observasi. Penelitian ini mendapatkan hasil kelayakan ahli materi dan ahli media, dapat diketahui hasil ahli materi sebesar 80 dan hasil ahli media sebesar 82, 6. Hasil uji coba kelompok kecil memperoleh 94, 4 dan Hasil uji coba kelompok besar memperoleh 93, 4. Nilai tersebut termasuk dalam kriteria “sangat layak” untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dan respon guru serta siswa secara keseluruhan menunjukkan tanggapan yang baik terhadap penggunaan media pembelajaran berbasis game edukasi dalam kegiatan pembelajaran.
School-Based Management in Adiwiyata Elementary School, Banyumas Agung Nugroho; Karma Iswasta Eka; Nur Aini Hidayah
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 6 No. 3 (2023): september
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v6i3.6202

Abstract

The authority to run and decide on a program is the key to implementing school-based management (SBM). This study aims to describe the implementation of a school-based management program at SD Negeri Kedondong as an Adiwiyata elementary school in Banyumas Regency. This research is qualitative research where the data in this research were obtained by means of interviews, observation, and documentation. The data were then analyzed using source triangulation techniques and technical triangulation. The research results show that the implementation of SBM in SD Negeri Kedondong can be said to be going well. MBS stages include; 1) stages of exploring school potential, 2) forming a management team, 3) collaborating with related parties, 4) implementation of SBM, and 5) evaluation of activities.
PENGARUHCONTEXTUAL TEACHING AND LEARNINGTERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS Novitasari, Asri; Eka, Karma Iswasta; Bramasta, Dhi
Jurnal Dikdas Bantara Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jdb.v2i2.373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL)terhadap motivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV tema 8 daerah tempat tinggalku di SDN 2 Klapasawit. Metode penelitian menggunakan Quasy Eksperimen dengan desain penelitian Nonequivalent (pretest-posttest) Control Group Design.Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SDN 2 Klapasawit berjumlah 47 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling.Uji hipotesis menggunakan uji-t independent dengan syarat uji normalitas dan homogenitas. Data hasil motivasi dan keterampilan berpikir kritis dianalisis menggunakan uji prasyarat uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Hasil hipotesis motivasi belajar manual menunjukkan ?????????????????????????>????????????????????????atau 3,747 > 2,013 dan hasil SPSS menunjukkan Sig. < 0,05 atau 0,001 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap motivasi belajar siswa kelas IV tema 8 daerah tempat tinggalku di SDN 2 Klapasawit. Hasil hipotesis keterampilan berpikir kritis manual menunjukkan ?????????????????????????> ????????????????????????atau 4,093 > 2,000 dan hasil SPSS menunjukkan Sig. < 0,05 atau 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV tema 8 daerah tempat tinggalku di SDN 2 Klapasawit.Kata kunci: PendekatanContextual Teaching and Learning (CTL), Motivasi Belajar,
PENGARUH MODEL GROUP INVESTIGATION TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IV Mulyani, Eka Candra Nofri; Eka, Karma Iswasta; Bramasta, Dhi
Jurnal Dikdas Bantara Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jdb.v2i2.388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model group investigation berbantu media papan ajaib terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa kelas IV tema 8 daerah tempat tinggalku di SD Muhammadiyah Cipete. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan desain penelitian Nonequivalent (pretest-posttest) Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Muhammadiyah yang berjumlah 51 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling. Uji hipotesis menggunakan uji t independent dengan syarat uji normalitas dan homogenitas. Data hasil motivasi dan prestasi belajar dianalisis menggunakan uji prasyarat uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Hasil hipotesis motivasi belajar manual menunjukkan  >   atau 2,51 > 2,000 dan hasil SPSS menunjukkan Sig. < 0,05 atau 0,48 < 0,05. Hasil hipotesis prestasi belajar manual menunjukkan  >   atau 2,04 > 2,000 dan hasil SPSS menunjukkan Sig. < 0,05 atau 0,034 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model group investigation berbantu media papan ajaib terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa kelas IV tema 8 daerah tempat tinggalku di SD Muhammadiyah Cipete. Kata kunci: Model Group Investigation, Media Papan Ajaib, Motivasi Belajar, Prestasi Belajar, Kelas IV
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Karin Widya Ayuningtyas; Karma Iswasta Eka
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 3 (2022): Peran PGSD dalam mempersiapkan kurikulum merdeka pada era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang dari penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa kelas IV SD Negeri 3 Linggasari terhadap keterampilan berpikir kritis pada pembelajaran IPA. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama 2 siklus. Siklus I terdiri dari 2 pertemuan dan siklus II terdiri dari 2 pertemuan, sehingga terdapat 4 pertemuan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan peroleh nilai rata-rata pada pelajaran IPA siklus I adalah 70,9 dengan persentase ketuntasan 42,1% kemudian pada siklus II memperoleh nilai rata-rata sebanyak 88,81 dengan ketuntasan 92,1%. Kemajuan hasil pada setiap pertemuannya dipengaruhi oleh aktivitas guru dan siswa yang sesuai dengan sintaks model Problem Based Learning, hal ini dibuktikan adanya peningkatan aktivitas guru dan siswa pada setiap siklus. Aktivitas guru siklus I memperoleh nilai rata-rata 23,5 dengan persentase ketuntasan 68,1% kemudian nilai rata-rata pada siklus II adalah 29,5 dengan persentase ketuntasan 88,5%. Persentase ketuntasan aktivitas siswa siklus I adalah 37,5% dan meningkat menjadi 82,2% di siklus II. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di kelas IV SD Negeri 3 Linggasari.
Upaya Peningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning Nabilatun Nisa; Karma Iswasta Eka
Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD) JRPD Volume 5 Nomor 2, September 2024
Publisher : Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrpd.v5i2.20600

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas meneliti IPA dan bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar peserta didik. Penelitian dilakukan pada dua siklus pada 27 peserta didik kelas V SD Negeri Dukuhbenda 01. Masing-masing siklus terdiri dari kegiatan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini menggunakan tes, observasi, dan angket sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar IPA peserta didik dalam siklus I termasuk kriteria baik, dengan rata-rata skor 2,80. Pada siklus II, motivasi belajar peserta didik meningkat menjadi 3,20, dengan kriteria baik sekali. Penelitian ini juga menunjukan peningkatan pada prestasi belajar peserta didik, dimana pada siklus I persentase ketuntasan berada pada 68,85% dengan kriteria baik dan mengalami peningkatan yang signifikan pada siklus II persentase ketuntasan menjadi 94,37% dengan kriteria baik sekali. Hasil tersebut membuktikan bahwa model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar peserta didik pada pelajaran IPA.