Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Analysis of Volleyball Extracurricular Physical Fitness at SMA Negeri 7 Bengkulu Selatan Feby Heder Hedri; Feby Elra Perdima; Martiani Martiani
SINAR SPORT JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Penerbit ADM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2252.972 KB) | DOI: 10.53697/ssj.v1i2.361

Abstract

This study aims to determine the level of physical fitness of male students in volleyball extracurricular at SMA Negeri 7 Bengkulu Selatan. This research method uses descriptive qualitative research methods. This type of research is in the form of descriptive to provide understanding and interpret the data as it is. The population in this study were male students who took part in volleyball extracurricular at SMA Negeri 7 Bengkulu Selatan as many as 20 people and the research sample used total sampling, namely the sampling technique by taking all members of the population as respondents or a sample of 20 people. The results of the calculation of the data, obtained the average physical fitness of male students in volleyball extracurricular at SMA Negeri 7 Bengkulu Selatan from 20 people with a value of 17.5 points and included in the medium category. Based on the results of research and data calculations that have been carried out, it can be concluded that the level of physical fitness of male students in volleyball extracurricular at SMA Negeri 7 Bengkulu Selatan is in the medium category.
Media peraga edukasi seri untuk motorik kasar PAUD Selva Buana Kota Bengkulu Martiani Martiani; Jumiati Siska; Azizatul Banat
Jurnal INDONESIA RAYA (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Sosial, Humaniora, Kesehatan, Ekonomi dan Umum) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1229.53 KB) | DOI: 10.37638/indonesiaraya.v1i1.195

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di PAUD Selva Buana Kota Bengkulu yang bertujuan untuk menguasai gerak motorik kasar dengan koordinasi yang baik sekaligus berolahraga sehingga anak menjadi lebih bugar dan sehat dengan menggunakan alat peraga edukasi seri. Alternatif pemecahan masalah dilakukan dengan mengadakan kegiatan pelatihan pengembangan sumber daya manusia bagi guru-guru PAUD dan orang tua/wali murid. Permainan edukatif seri memberikan pengetahuan melalui pengalaman anak dalam mempraktekkan tugas gerak secara langsung. Perkembangan motorik kasar anak akan berlangsung dengan baik melalui koordinasi gerak yang dilakukan. Dari hasil pengamatan, pelaksanaan pembelajaran menggunakan alat permainan edukasi seri di PAUD Selva Buana Kota Bengkulu sangatlah kondusif, guru saling bekerjasama dalam melaksanakan pembelajaran menggunakan alat permainan edukatif dan bagi anak yang aktif, guru memberikan nilai tambahan sebagai apresiasi guru kepada anak.
KONTRIBUSI ANTARA KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN KEKUATAN OTOT PUNGGUNG TERHADAP KEMAMPUAN BANTINGAN PINGGANG OLAHRAGA GULAT ATLET PGSI PROVINSI BENGKULU Martiani Martiani
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.039 KB) | DOI: 10.21831/jorpres.v14i2.23822

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kontribusi kekuatan otot tungkai dan kekuatan otot punggung terhadap kemampuan bantingan pinggang secara ilmiah. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah berapa besar kontribusi kekuatan otot tungkai dan kekuatan otot punggung secara bersama-sama terhadap kemampuan bantingan pinggang dalam olahraga gulat? Penelitian ini dilakukan di sasana gulat PGSI Provinsi Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasi product moment dan korelasi ganda, sampel penelitian berjumlah 30 atlet gulat PGSI Provinsi Bengkulu yang diambil dengan teknik total sampling. Adapun hasil data Rhitung = 0,91 Rtabel = 0,361 maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat hubungan yang berarti antara X1 dan X2 secara bersama-sama dengan Y. Kontribusi kekuatan otot lengan dan kekuatan otot punggung terhadap kemampuan bantingan pinggang yaitu K = r2 x 100% = 82,81%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya kontribusi positif antara kekuatan otot tungkai dan kekuatan otot punggung terhadap kemampuan bantingan pinggang sebesar 82,81%.AbstractThis study was conducted to determine the contribution of leg muscle strength and back muscle strength to the ability of the waist beating scientifically. The formulation of the problem in this research is how much contribution of leg muscle strength and back muscle strength together to the ability of waist beating in wrestling? This research was conducted in wrestling sasana PGSI of Bengkulu Province. The research method used is correlation method with product moment and double correlation, the samples are research 30 wrestling atlets of PGSI Bengkulu Province taken with total sampling technique. The result of data Rcount = 0.91 Rtable = 0.361 then Ho is rejected and Ha is accepted, it means that there is a meaningful relationship between X1 and X2 together with Y. Contribution of arm muscle strength and back muscle strength to the ability of waist beating that is K = r2 x 100% = 82.81%. So it can be concluded that there is a positive contribution between leg muscle strength and back muscle strength to the ability of waist beating by 82.81%.Keywords: leg muscle strength, back muscle strength, waist beating ability.
Pendampingan Penggunaan Teknologi Media dan Internet Bagi Pengurus Bumdes Teratai Indah Desa Nanti Agung Ilir Talo Kabupaten Seluma Azizatul Banat; Mariska Febrianti; Martiani Martiani; Juwita Juwita; Gustini Gustini
Jurnal Dehasen Untuk Negeri Vol 1 No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.216 KB) | DOI: 10.37676/jdun.v1i1.1920

Abstract

Technology is not limited to one particular field, or to a product, but can be in the form of materials and methods or techniques. While the word "media", the plural form of the word medium, comes from Latin which literally means intermediary or introduction. Media is an intermediary or delivery of messages from the sender to the recipient of the message. , the media shows as a means of communication such as television, radio, and newspapers. The term media is also used as an agent for news reports or news. The method used in this community service uses a pattern method or system of action for the Management of Bumdes Teratai Indah, Later Agung Ilir Village, Talo, Seluma Regency. The implementation of this activity went smoothly without significant obstacles. Participants can take part in activities both online and offline.
Pendampingan Satuan Pendidikan Untuk Percepatan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Bagi Guru Dan Kepala Sekolah PAUD, SD, SMP Se-Kecamatan Padang Jaya Korwil IV Bengkulu Utara Martiani Martiani; Mariska Febrianti; Azizatul Banat
Jurnal Dehasen Untuk Negeri Vol 2 No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jdun.v2i1.3580

Abstract

Kurikulum Merdeka is a learning program that suits students' abilities, and provides a wider space for character development and basic competencies. The independent curriculum is a new curriculum that is implemented to schools with project-based learning. With the implementation of the new curriculum, teachers, principals and students must adapt to the renewal. This activity aims to help overcome teachers' problems in implementing Kurikulum Merdeka to schools in North Bengkulu Regency, especially in the understanding aspect of P5 and also the implementation of Platformn Merdeka Mengajar. This activity is carried out as a form of community service by using socialization and training methods, personal approaches and peer tutors. The results obtained from this community service activity can be interpreted that the activity participants consisting of school principals and teachers in North Bengkulu Regency of Regional Coordinator IV can understand material regarding P5 and the features available on platform Merdeka Mengajar. In addition, for advanced programs, it is necessary to hold similar activities with material regarding the results of using platform Merdeka Mengajar so that Principals and Teachers in North Bengkulu Regency can be motivated and enthusiastic to learn and fill in PMM to accelerate the implementation of Kurikulum Merdeka.
Penerapan strategi pembelajaran menggunakan alat permaian edukatif di PAUD Haqiqi Kota Bengkulu Martiani Martiani; Azizatul Banat; Mariska Febrianti
Jurnal INDONESIA RAYA (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Sosial, Humaniora, Kesehatan, Ekonomi dan Umum) Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/indonesiaraya.3.1.15-20

Abstract

Alat Permainan Edukatif (APE) merupakan sumber belajar yang memiliki nilai edukatif yang digunakan dalam proses pembelajaran. Pembelajaran yang menyenangkan bagi anak merupakan suatu stimulasi agar anak mampu mengembangkan kemampuannya. Pembelajaran harus ditunjang dengan media yang menarik seperti APE agar proses mengajar guru lebih efektif. Dalam pelaksanaan pembelajaran, APE memiliki tujuan penting bagi anak dan sesuai dengan ketetapan dari ciri-ciri APE yaitu meliputi: pelaksanaan pembelajaran menggunakan APE dapat membantu anak mengembangkan kemampuan pada dirinya, guru mengarahkan anak-anak pada saat pelaksanaan pembelajaran menggunakan APE dilaksanakan, pelaksanaan pembelajaran APE dilaksanakan secara berkelompok sehingga anak-anak mudah memahami penjelasan dari guru, guru mengikut sertakan anak dalam pelaksanaan pembelajaran menggunakan APE, guru menjelaskan kepada anak tentang apa yang ditanyakan oleh anak, permainan edukatif dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi anak. Dari hasil pengamatan, pelaksanaan pembelajaran menggunakan Alat Permainan Edukatif di PAUD Haqiqi Kota Bengkulu sangatlah kondusif  yaitu guru saling bekerjasama dalam melaksanakan Alat Permainan Edukatif kepada anak dan bagi anak yang aktif dalam pelaksanaan permainan guru akan memberikan nilai tambahan sebagai apresiasi guru kepada anak yang aktif.
PJOK Learning Strategies and Media During the Pandemic Period at SD Negeri 82 Bengkulu City Marco Herwanto; Feby Elra Perdima; Martiani Martiani
SINAR SPORT JOURNAL Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Penerbit ADM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/ssj.v3i1.1348

Abstract

This study aims to: (1) find out the implementation of PJOK learning strategies and media during the pandemic at SD Negeri 82 Bengkulu City, (2) find out the teacher's efforts in improving PJOK learning strategies and media during the pandemic at SD Negeri 82 Bengkulu City, (3 ) Knowing the obstacles faced by PJOK teachers, students and parents of students in learning Physical Education at SD Negeri 82 Bengkulu City. This research is a qualitative descriptive research, data collection techniques using the methods of observation, interviews, and documentation. In this study, the subjects/informants were one PJOK subject teacher, three parents of students, and five grade IV B students at SD Negeri 82 Bengkulu City. The data analysis technique used is data reduction, data presentation, conclusion drawing and verification. The results of this study are online learning strategies and media in PJOK subjects at SD Negeri 82 Bengkulu City including the implementation of PJOK learning strategies and media during the pandemic, including; preliminary activities, core activities, and closing activities. Teachers' efforts in improving PJOK learning strategies and media during the pandemic, namely; familiarize students with reading books, increase students' motivation and enthusiasm for learning. And the obstacles faced by teachers, students, and parents in PJOK learning during the pandemic include; difficulties in making lesson plans, limited learning media, lack of knowledge and understanding of students' parents about IT.
The Effect of Zig-Zag Running Training Using Weights on Dribbling Skills in Football Games for Extracurricular Students at Sma Negeri 6 Bengkulu Selatan Fedho Frananda; Lina Tri Astuty B Sembiring; Martiani Martiani
SINAR SPORT JOURNAL Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Penerbit ADM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/ssj.v3i1.1350

Abstract

This study aims to determine the effect of zig zag running exercises using weights on dribbling skills in soccer games for extracurricular students at SMA Negeri 6 Bengkulu Selatan. The type of research used in this study is a quantitative experimental research one Group pretest-posttest design. The population in this study were all extracurricular members at SMA Negeri 6 Bengkulu Selatan, amounting to 25 people or students. The results of the research on the effect of zig zag running exercises using weights on dribbling skills in soccer games for extracurricular students of SMA Negeri 6 Bengkulu Selatan obtained an average pretest result of 46.08 and an average Posttest result of 48.52 with a difference of 2.44 and the result of tcount is 10.16 > from ttable of 1.71008. Based on the statistical test with = 5% (0.05) that Ho is rejected or accepted Ha systematically that the Zig-zag running exercise has an effect on Dribbling skills.
Perangkat Pertandingan Futsal Kegiatan Liga Futsal Nusantara (Linus) Regional Bengkulu Tahun 2023 Martiani Anni Martiani; Dolly Apriansyah; Roni Syaputra; Ranten Raharjai; Janza Pratama
Jurnal Dehasen Untuk Negeri Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jdun.v2i2.4558

Abstract

Wasit menjadi bagian penting dari sebuah pertandingan, baik dan buruknya suatu pertandingan bisa terjadi karena hasil kinerja dari seorang wasit. Kinerja seorang wasit futsal dapat dilihat dan dinilai berdasarkan standar tugas yang diembankan terhadap wasit itu sendiri. Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Bengkulu memiliki ketentuan lisensi minimal level 2, untuk wasit yang bertugas pada tingkat provinsi seperti Liga Nusantara Regional. Selanjutnya Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Bengkulu akan memberikan evaluasi terkait kompetensi yang dimiliki wasit pada setiap petandingan. Dosen dan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Dehasen Bengkulu terlibat sebagai perangkat pertandingan yaitu wasit, timer, dan sekretaris pertandingan dalam kegiatan Liga Futsal Nusantara (Linus) Regional Bengkulu tahun 2023. Pemenang dari kegiatan ini akant terpilih menjadi perwakilan Bengkulu pada kegiatan Liga Futsal Nusantara (Linus) 34 besar tingkat Nasional.
Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Media Permainan pada PAUD Tunas Bangsa Kecamatan Napal Jungur Kabupaten Seluma Juwita Juwita; Martiani Martiani; Azizatul Banat; Heru Anugerah; M. Gilang Syahrul
Jurnal Dehasen Untuk Negeri Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jdun.v3i1.5496

Abstract

Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan tahap awal dalam pembentukan karakter dan potensi anak. Inovasi dalam pembelajaran PAUD merupakan hal yang sangat penting. Inovasi ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan anak dalam berpikir kreatif dan mengembangkan daya imajinasinya. Pembelajaran yang inovatif akan membuat anak-anak lebih tertarik dan lebih mudah memahami materi yang diajarkan.Anak-anak usia dini cenderung belajar lebih baik melalui pengalaman langsung dan permainan. Media permainan dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan menarik bagi anak-anak. Dengan mengintegrasikan media permainan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di PAUD Tunas Bangsa, diharapkan dapat menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan, efektif, dan sesuai dengan perkembangan anak usia dini. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi peningkatan kualitas pendidikan bahasa Indonesia pada tingkat PAUD.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk mengimplementasi inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis media permainan pada lingkungan PAUD Tunas Bangsa.