Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Wahana Ilmuwan

KAJIAN KINERJA MESIN PENCAMPURAN PAKAN TERNAK MENGGUNAKAN DAYA 0,25HP Catur Pramono
Wahana Ilmuwan Vol 2, No 2 (2016): Wahana Ilmuwan
Publisher : Wahana Ilmuwan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Livestock sub-sector, which is part of the agriculture sector is a strategic sector in supporting the regional and national economy. Availability of both imported and local meat is closely related to national food security. Fulfillment of meat to meet as a producer of animal protein consumption is useful in terms of health and human intelligence. UNICEF recognizes that nutrition is based on theprotein supply has contributed about 50% of economic growth in developed countries. The purpose of this study is to assess the performance good fodder mixing machine for mixing feed cows, goats, and poultry. The test results indicate that the machine is able to mix until homogeneous within 5 minutes 10 seconds to feed cattle with a mass of 2.8 kg, 3 minutes 6 seconds to feed the goats with a mass of 4.1 kg, and 1 minute 49 seconds for poultry feed with a mass of 5kg.
Kapasitas Pengeboran Kayu Jati, Mahoni, Akasia Menggunakan Daya Motor Listrik 250Watt Catur Pramono; Kun Suharno; Purnomo Purnomo
Wahana Ilmuwan Vol 1, No 1 (2016): Wahana Ilmuwan
Publisher : Wahana Ilmuwan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin perkakas biasanya berhubungan dengan suatu industri yang pada dasarnya alat tersebut sangat membantu menyelesaikan suatu pekerjaan yang berhubungan dengan industri. Salah satu contohnya adalah padahome industry kerajinan tangan khususnya industri pengrajin sangkar burung. Home industry tersebut terdapat di desa Prajegsari dan Pakis, Kabupaten Magelang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menciptakan prototype mesin pengebor dengan menggunakan satu motor listrik. Selain itu juga dapat mengetahui performa mesin pengeboran untuk kayu jati, mahoni, dan akasia.Metode pelaksanaan pembuatan mesin tiga fungsi yaitu berupa persiapan, perencanaan, persiapan bahan untuk konstruksi mesin, pengadaan motor listrik, chuk/pengait, papan kayu, plat, baja dan handle. Tahap berikutnya adalah assembling mesin dan kedudukan mesin dan dilanjutkan dengan prototype mesin tiga fungsi. Selanjutnya dilakukan pengujian terhadap mesin tersebut, setelah itu dilakukan analisis data, pembahasan dan seminar beserta laporan.Hasil penelitian bahwa kapasitas pengeboran kayu jati 8,27 (mm3/s), mahoni 24,88 (mm3/s), akasia 11,17 (mm3/s). Secara visual hasil pengeboran menunjukkan lubang bulat sempurna tanpa ada kekasaran pada permukaan hasil pengeboran.
Karakterisasi Bentuk Dimensi Pipa Terhadap Debit Berbasis Tinggi Tekan (Head) Kun Suharno; Catur Pramono; Sri Widodo
Wahana Ilmuwan Vol 1, No 1 (2016): Wahana Ilmuwan
Publisher : Wahana Ilmuwan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melalui penelitian ini dimaksudkan guna menemukan model atau kajian ilmiah penerapan teknologi pemipaan berbagai bentuk perubahan dimensi dan pengembangannya serta dimaksudkan juga untuk melengkapi sarana laboratorium di program studi teknik mesin. Metode yang akan digunakan adalah pengukuran langsung debit air yang keluar dari pipa yang dialirkan dari reservoir, pada kondisi air normal dan adanya perubahan suhu air. Pipa pertama adalah 2 inch, kedua adalah pipa 2 inch yang dihubungkan pipa (out put) 1,5 inch dan 1,25 inch, pipa tersebut diletakkan pada ketinggian air atau head 1,5 meter, sudut kemiringan 70- 110, panjang pipa 12 meter, pipa yang disalurkan dengan tinggi head yang sama. Penelitian yang akan dilakukan adalah menganalisis perbandingan antara debit yang masuk (Q1in put) dan yang keluar (Q2out put) pada pipa 2 inch dan pipa yang terjadi pada perubahan penampang pipa baik tanpa belokan maupun belokan pipa (elbow).Hasil penelitian menjukkan bahwa debit yang mengalir melalui pipa 2 inch, dari 11,16 liter /det dengan adanya belokan besarnya debit berkurang menjadi 8,72 liter/det atau 21, 875.% , sedangkan perubahan pipa 2 inch dan 1,5 inch, debit yang mengalir 3,521liter /det adanya belokan debitnya berkurang sebesar 3.28liter/det atau 6,83 %, demikan pula debit yang mengalir pada pipa 2 inch dan 1,25 inch, debit yang mengalir dari 2,267 liter/det menjadi 2,362858 liter/det, atau - 4,212 %. Kecepatan air didalam pipa tiap detiknya sama tidak tergantung waktu, jumlah volume air yang dialirkan selalu berkurang sehingga jumlahnya debit yang mengalirpun akan berkurang pula akibat belokan, gesekan sepanjang pipa, perubahan penampang pipa atau kantraksi.
PENGARUH PUTARAN PENCACAH TERHADAP KAPASITAS CACAHAN RUMPUT GAJAH Muhamad Agung Prasetyo; Catur Pramono; Xander Salahudin
Wahana Ilmuwan Vol 3, No 1 (2017): Wahana Ilmuwan
Publisher : Wahana Ilmuwan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Along with a rapid the technological progress in the field of agriculture, enable farmers to be more in developing the technology, expecially in the field of cultivation farms. One of livestock reared a beef cattle. The cous that many main tarned the come frome a mating needles, such as diamond limousind, barman cross, boss taurus, and fries Holland. In addition, the maintenance requires less time than with other types of cow, but needs more feed. The breeds are Magelang in chop the gress is still use crescent moon that takes time and energy more. Therefore, breeder need aids in the process of chopped grass in order to save time and energy is sued. The purpose the chopped grass fodder know this is the capacity of the chopeed bulrush and find out a picture of bulrush results chop. The results here obtained in the from of the capacity of the chopped bulrush with the speed of turn chop 600 rpm, 700 rpm, 840 rpm and found the results obtained respectively for 18,36 kg/hr, 25,20 kg/h, and 55,72 kg/hour. It is visually results chop bulrush results chop using the speed loop of chopped 840 rpm shows the size of less than 1cm and the size of more than 1cm.