Eva Nurmarini
Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Character Value Integration in Project-Based Learning for Developing Cooperation Skills of Wood Engineering Students Zahrotul Isti'anah Marroh Marroh; Ita Merni Patulak; Andi Achmad; Muhammad Tahrir; Teguh Rizali Zahroni; Muhammad Akshar; Syafi'i Syafi'i; Abdul Rasyid Zarta; Luluk Humairo Pimada; Rangga Zanwil Solihin; Nurul Khatimah; Fatmawati Fatmawati; Nur Maulida Sari; Eva Nurmarini
Poltanesa Vol 27 No 1 (2026): June 2026
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v27i1.3765

Abstract

Project-based learning (PBL) has been increasingly adopted in vocational higher education as a pedagogical approach that integrates technical skill development with interpersonal competency formation. However, the role of cultural and religious character values in shaping student cooperation within PBL environments remains underexplored, particularly in the Indonesian vocational context. This research examines how Islamic character values, namely amanah (trustworthiness), ta'awun (mutual assistance), and musyawarah (deliberation), were expressed and reinforced within the PBL structure implemented in the Wood Engineering study at Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, and how this contributed to the development of student cooperation skills. A qualitative descriptive case study was employed, involving 44 fourth-semester students in eleven working groups across multiple wood engineering courses. Data were collected through structured in-depth interviews, participatory observation across 32 sessions, eleven focus group discussions, and document analysis. Thematic analysis following Braun and Clarke six-phase framework was applied, with inter-rater reliability of Cohen Kappa 0.86. Findings suggest that the project structure created favorable conditions for the expression and reinforcement of these character values, though the degree of internalization varied considerably across groups and individual students. The study contributes an empirically grounded illustration of how Islamic character values and cooperative behavior interact within authentic vocational project work, while acknowledging the context-specific nature of the findings
Sosialisasi Pemanfaatan Biochar Kompos Limbah Organik untuk Peningkatan Produksi Jagung Manis di Kampung Belimau, Samarinda Syafi'i; Abdul Rasyid Zarta; Nadia Fatimah Azzahrah; Zahrotul Isti'anah Marroh; Eva Nurmarini; Ita Merni Patulak; Muh. Akshar; Muhammad Tahrir; Teguh Rizali Zahroni; Ridwan
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Pemanfaatan biomassa dari limbah organik berpotensi besar sebagai bahan baku kompos biochar, sekaligus mendukung sistem pertanian regeneratif. Pengaplikasian biochar dengan pupuk NPK dapat meningkatkan hasil produksi tanaman pada tanah yang terdegradasi atau asam, khususnya jenis tanah di Kalimantan Timur. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai manfaat kompos biochar dari bahan organik limbah setempat terhadap produksi jagung manis. Mitra kegiatan pengabdian ini Adalah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) P4S Puri Leisa. Metode: Kegiatan ini menggunakan metode pendidikan masyarakat berupa sosialisasi penyuluhan dengan membangun kemitraan antara akademisi (fasilitator) dan masyarakat (ahli pengalaman). Peserta berjumlah 20–30 orang dengan durasi selama 1 hari (4 jam). Selain itu, dilakukan konsultasi dan mediasi melalui diskusi antara akademisi, petani lokal, serta dinas terkait. Hasil: Kegiatan diawali dengan tindak lanjut hasil pembuatan biochar dari pengabdian sebelumnya oleh akademisi. Dilanjutkan dengan penyuluhan mengenai pertanian regeneratif dan simulasi pemanfaatan biochar kompos pada jenis tanah di Kalimantan Timur, khususnya terhadap hasil dari simulasi penanaman jagung manis menggunakan media biochar kompos  menunjukkan peningkatan produksi dan percepatan panen. Pada sesi konsultasi, masyarakat menyampaikan permasalahan lapangan dan memperoleh solusi alternatif dari akademisi maupun pihak ketiga. Kesimpulan: Pemanfaatan limbah organik setempat sebagai bahan baku biochar dapat mendukung keberlanjutan pertanian. Penggunaan biochar kompos sebagai media tanam terbukti meningkatkan hasil jagung manis serta mempercepat panen. Gambaran simulasi penanaman ini dipaparkan langsung dalam kegiatan penyuluhan, sehingga masyarakat memperoleh pengalaman serta pengetahuan baru untuk diterapkan pada lahan mereka.