Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Tinjauan Pengetahuan Petugas Rekam Medis Tentang Retensi Dan Penyusutan Berkas Di Rumah Sakit Rafflesia Bengkulu Rachella Putri Prichilla; Siska Iskandar; Nur Elly; Deno Harmanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan petugas dalam penatalaksanaan dokumen rekam medis sangat diperlukan sehingga dalam proses pencarian berkas tidak memboroskan waktu, tenaga akibat penumpukan berkas di ruang filling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ditinjau dari jenis kelamin, masa kerja dan pendidikan petugas rekam medis tentang retensi dan penyusutan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional dan sampel 6 responden petugas rekam medis. Pengumpulan data menggunakan data primer. Data diperoleh dengan cara menyebarkan lembar kuesioner. Hasil penelitian diketahui pengetahuan petugas rekam medis berdasarkan jenis kelamin, petugas rekam medis perempuan 34% pengetahuan tentang retensi maupun penyusutan pada katagori kurang. Berdasarkan masa kerja, petugas rekam medis dengan pengalaman kerja ≥ 3 tahun 34% dan 50% pengetahuan tentang retensi maupun penyusutan pada katagori kurang. Berdasarkan pendidikan, petugas rekam medis pendidikan perawat 34% pengetahuan tentang retensi maupun penyusutan pada katagori kurang. Pentingnya petugas rekam medis untuk mendapat penyelenggaraan pengetahuan dalam rangka meningkatkan pemahaman berkas rekam medis di rumah sakit.
Asuhan Keperawatan Dengan Pemberian Aromaterapi Dalam Menurunkan Nyeri Pada Pasien Hipertensi Diwilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu Fatricia Wulandari; Marrita sari; Nur Elly; Indaryani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 4 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah Hipertensi merupakan salah satu penyakit silent killer yang hasusnya setiap tahun mengalami peningkatan dan bias menyerang siapa saja tidak memandang usia, hipertensi bias menyebabkan anterosklerosis sehingga berisiko terjadinya penyakit jantung koroner dan stroke jika tidak ditangani sedini mungkin. Tujuan penelitian untuk mengurangi skala nyeri dengan dilakukannya pemberian terapi menggunakan aromaterapi pada pasien hipertensi. Metodelogi penelitian metode metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif  dengan menggunakan pendekatan studi kasus dalam penelitian ini peneliti melakukan asuhan keperawatan dengan 2 responden dengan perlakuan yang sama antara responden 1 dan 2 dari setiap tindakan kedua responden dilakukan analisa berdasarkan terori dan state of art. Hasil penelitian  menunjukan bahwa adanya penurunan skala nyeri pada pasien hipertensi setelah dilakukan terapi menggunkan aromaterapi selama 7 hari dilakukan 2 kali dalam sehari selama 15 menit. 
Asuhan Keperawatan Pada Gangguan Integritas Kulit Dengan Pemberian Range Of Motion (ROM) Pada Pasien Diabetes Mellitus Di wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Tahun 2022 Dewi Eka Seputri; Nur Elly; Nengke Puspita Sari; Yayan Kurniawan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 4 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu komplikasi yang disebabkan oleh diabetes mellitus adalah ulkus kaki diabetik. Salah satu penanganan diabetes mellitus untuk mengurangi risiko ulkus kaki diabetik adalah latihan Range Of Motion (ROM) yang dapat melancarkan sirkulasi darah ekstremitas bawah. Tujuan Penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran asuhan keperawatan gangguan integritas kulit dengan pemberian Range Of Motion (ROM) pada pasien diabetes mellitus. Metodelogi Penelitian ini penelitian deskriptif dengan menggunakan rancangan studi kasus. Peneliti melakukan asuhan keperawatan pada 2 orang pasien dengan membandingkan risiko ulkus kaki diabetik sebelum dan sesudah dilakukan terapi Range Of Motion (ROM). Hasil Penelitian menunjukan bahwa terdapat penurunan risiko ulkus diabetik dan perubahan pada warna kulit, bau luka, dan kulit diarea luka setelah dilakukan pemberian Range Of Motion (ROM) pada pasien diabetes mellitus.
Pemberian Foot Massage dalam Manajemen Nyeri pada Pasien Post Sectio Caesarea di Rumah Sakit Harapan dan Doa Kota Bengkulu Izah Marselina; Novi Lasmadasari; Nur Elly
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 5 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah Nyeri akut post sectio caesarea pada ibu, dapat mengganggu aktivitas  ibu dan juga proses pemberian asi pada bayi. Keluhan yang dirasakan ibu yaitu nyeri yang berasal dari insisi abdomen, ada berbagai macam penatalaksanaan nyeri yaitu dengan farmakologi dan nonfarmakologi. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambarkan asuhan keperawatan dengan pemberian foot massage dalam manajemen nyeri pada pasien post sectio caesarea. Metodelogi penelitian yang digunakan adalah  deskriptif  dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yaitu gambaran pelaksanaan fase pra interaksi, fase orientasi, fase interaksi, dan fase terminasi. Peneliti melakukan asuhan keperawatan pada 2 responden yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan menggunakan lembar ceklis. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi penurunan skala nyeri setelah dilakukan intervensi pemberian foot massage pada pasien post sectio caesarea. Kesimpulan, Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari pada 2 responden, pada responden 1 nyeri menurun dari skala 6 menjadi skala 3, sedangkan pada responden 2  nyeri menurun dari skala 4 menjadi skala 1.   Kata Kunci: Sectio Caesarea; Foot Massage; Asuhan Keperawatan.
Asuhan Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik Dengan Pemberian Terapi ROM Pada Pasien Stroke Di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Bangkahulu Kota Bengkulu Tahun 2022 Ari Saputra; Marrita sari; Nur Elly; Nengke Puspita Sari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 5 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan suatu keadaan yang mengambarkan adanya gangguan peredaran darah diotak yang menyebabkan perubahan neurologi. Stroke terdiri dari dua jenis iskemik dan hemoragik. Stroke iskemik disebabkan adanya penyumbatan trombosis dan emboli di dalam pembuluh darah ke dalam otak, sedangkan stroke hemoragik adalah pecahnya pembuluh darah di otak sehingga mengakibatkan pendarahan ke dalam jaringan otak atau ruang subarkhnoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan Asuhan Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik Dengan Pemberian Terapi ROM Aktif Pada Pasien Stroke. Metodelogi penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan rancangan studi kasus. Penelitian dilakukan pada 2 orang pasien dan membandingkan respon hasil dari setiap tindakan yang dilakukan adalah ROM aktif yang dilakukan 2x sehari dengan waktu 30 menit selama 7 hari berturut- turut kepada kedua responden berbeda tetapi metode terapi yang sama, lalu hasil evaluasi selama 7 hari itu dibahas sesuai dengan teoritis dan dilakukan analisa dari hasil peneliti yang dilakukan oleh peneliti lain. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kekuatan  otot saat dilakukan ROM aktif pada pasien stroke.      
PENERAPAN TERAPI AKUPRESUR TITIK P6 PADA IBU EMESIS GRAVIDARUM DENGAN PENDEKATAN ASUHAN KEPERAWATAN INDIVIDU DALAM KONTEKS KELUARGA SIMAMORA, SERLI FEBRIANI; ELLY, NUR; ASMAWATI, ASMAWATI; WULANDARI, DWI
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Mual disertai muntah (emesis gravidarum) merupakan keadaan yang sering terjadi pada awal kehamilan. Kondisi ini dapat memengaruhi status nutrisi ibu hamil yang dapat berdampak pada pertumbuhan janin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perubahan status emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I setelah diberikan terapi akupresur “titik P6“. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada individu dalam konteks keluarga. Subjek yang diteliti adalah ibu hamil Ny. W dengan emesis gravidarum yang merupakan anggota keluarga Tn. D yang berdomisili di wilayah kerja PKM Telaga Dewa Kota Bengkulu. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 01 sampai 07 Juni 2023. Hasil : setelah dilakukan implementasi teknik akupresur titik P6, Ny. W menunjukkan adanya penurunan emesis gravidarum berdasarkan perhitungan menurut PUQE dari skor 7 menjadi skor 5. Kesimpulan : Implementasi akupresur titik P6 dapat digunakan sebagai alternative intervensi dalam asuhan keperawatan untuk menurunkan frekuensi emesis gravidarum pada pasien ibu hamil.
PENGARUH KOMBINASI AROMATERAPI PEPPERMINT ROLL DAN BACK MASSAGE TERHADAP MUAL MUNTAH PADA PASIEN DENGAN TINDAKAN KEMOTERAPI WIJAYA, ADYNDA PUTRI; SEPTIYANTI, SEPTIYANTI; HERIYANTO, HENDRI; RIZAL, AHMAD; ELLY, NUR
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Saat ini kanker merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar yang mengancam kehidupan manusia di seluruh dunia dan di Indonesia. Menurut World Health Organization (WHO) kanker adalah sekelompok besar penyakit yang dapat menyerang hampir di semua organ atau jaringan tubuh ketika sel-sel abnormal tumbuh tidak terkendali atau melampaui batas biasanya untuk menyerang bagian-bagian tubuh yang berdekatan atau menyebar ke organ lain. Pasien kanker menjalani pengobatan yang salah satunya kemoterapi. Kemoterapi memiliki banyak efek samping yang salah satunya mual muntah. Oleh sebab itu, manajemen mual muntah yang dapat dilakukan yaitu dengan pemberian aromaterapi peppermint dan back massage. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasy experiment dengan rancangan pre – post test with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien kanker yang sedang menjalani kemoterapi di RSUD Dr. M Yunus Bengkulu. Teknik sampling yang digunakan dengan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 36 responden yang terdiri dari 18 responden pada kelompok intervensi dan 18 responden dengan kelompok control. Hasil dan Pembahasan: Kuisioner menggunakan Index Nause Vomiting Retching. Uji statistic menggunakan t-test ndependent didapatkan nilai p value 0,00 (p value ≤ α 0,05) dapat diartikan bahwa ada perbedaan rata-rata mual muntah pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Sehingga dapat diartikan bawa ada pengaruh aromaterapi peppermint dan back massage terhadap mual muntah pada pasien kemoterap dan direkomendasikan sebagai terapi keperawatan non farmakologis.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP BUMIL TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI LITERASI INFORMASI 1000 HPK Annuril, Kheli Fitria; Asmawati, Asmawati; Elly, Nur
Jurnal Salingka Abdimas Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v4i2.5355

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah utama yang mengancam kualitas Masyarakat Indonesia di masa yang akan datang. Kota Bengkulu merupakan kota di Provinsi Bengkulu yang prevalensi stuntingnya masih diangka 12,9% pada tahun 2022, hal ini dikarenakan tingkat pengetahuan ibu yang masih rendah tentang stunting. Intervensi pencegahan stunting dapat dilakukan melalui peningkatan pengetahuan mengenai periode 1000 HPK melalui literasi informasi. Tujuan kegiatan PkM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil mengenai stunting melalui literasi informasi tentang 1000 HPK. Metode kegiatan PkM yang dilakukan adalah penyuluhan sosialisasi tentang 1000 hari pertama kehidupan, edukasi pada ibu hamil melalui literasi informasi dengan membaca buku secara bersama tentang stunting, pembuatan mural, pojok stunting, pemeriksaan kehamilan dan kadar Hb ibu hamil. Sasaran PkM adalah kader dan ibu hamil di wilayah Kelurahan Berkas Kota Bengkulu. Hasil yang diperoleh menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil mengenai stunting dari hasil pretest dan posttest setelah diuji analisis statistic menggunakan uji paired T-test terhadap 13 responden, kegiatan ini juga dianggap berhasil karena adanya antusiasme yang tinggi dari ibu hamil saat kegiatan penyuluhan, keterbukaan dari ibu tentang kondisi kesehatannya selama ini. Nilai rata-rata pengetahuan dan sikap setelah diberikan intervensi menjadi 69.2% dan 84,6% sehingga dapat disimpulkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap tentang stunting. Literasi informasi dapat bermanfaat untuk ibu hamil saat mencari, mengevaluasi, menggunakan dan menciptakan informasi tentang stunting.
Empowering Cadres in Optimizing Pregnant Women's Nutrition and Monitoring Fetal Well-Being Through Maternal Neonatal Education Model Family Culturally Based Elly, Nur; Annisa, Rahma; Wulandari, Dwi; Llego, Jordan
DIKDIMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): DIKDIMAS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT  VOL 4 NO 2 AUGUST 2025
Publisher : Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/dikdimas.v4i2.410

Abstract

Background: Pregnancy is a significant and eagerly anticipated event within families, closely tied to the cultural values they uphold. As the primary support system for pregnant women, families influence key health behaviors, particularly nutrition and monitoring of fetal well-being. Health workers play a vital role in assisting pregnant women and their families to adapt cultural practices in support of maternal and fetal health.Aims: This study aims to enhance the role of health workers in optimizing maternal nutrition and monitoring fetal well-being through the implementation of a culturally sensitive Family Maternal-Neonatal Education (EMN) model. The specific objective is to empower community health volunteers (cadres) to improve maternal nutrition and monitor fetal well-being effectively.Methods: The implementation adopted a Community Nursing Approach and utilized Community Development (CD) strategies. Cadres participated in persuasive and educational training programs tailored to cultural contexts. These sessions focused on key competencies in maternal nutrition during pregnancy and breastfeeding, as well as techniques for monitoring fetal well-being.Result: Following the training, cadres showed a significant improvement in knowledge related to maternal nutrition and breastfeeding, with an average increase of 10 points in knowledge assessment scores. This improvement supports broader efforts to reduce maternal and infant mortality and prevent stunting in children.Conclusion: Continuous training using a culturally based EMN model is necessary to further strengthen cadre competencies in supporting maternal nutrition and fetal well-being. This approach contributes to sustainable improvements in maternal and neonatal health outcomes within culturally diverse communities.
EFEKTIFITAS TERAPI BERMAIN METODE BERNYANYI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN UNDERWEAR RULES PADA ANAK PRA SEKOLAH DI TAMAN KANAK-KANAK Rahma Annisa; Nur Elly; Mentari, Sri Indah
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol. 17 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51712/0d2yvx96

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Kurangnya pemahaman terhadap pendidikan seksual terutama underwear rules pada anak prasekolah, dapat membuat pemahaman kesehatan reproduksi mereka rendah atau lemah dan berdampak buruk sehingga sering dijumpai kekerasan seksual pada anak. Sosialisasi pengetahuan underwear rules dapat dilakukan dengan cara terapi bermain metode bernyanyi dan terapi bermain menonton video yang ditujukan agar anak dapat memahami bagian pribadinya yang boleh dan tidak boleh disentuh serta salah satu bentuk pencegahan kekerasan seksual pada anak. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen menggunakan pre-post test design with control group. Sampel penelitian dipilih dengan purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Responden berjumlah 52 orang yang dibagi menjadi kelompok intervensi yang diberi perlakuan terapi bermain metode bernyanyi dan kelompok kontrol yang diberi perlakuan terapi bermain metode menonton video. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan rata-rata nilai pengetahuan anak pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil uji statistik menunjukan adanya pengaruh terapi bermain metode bernyanyi dengan terapi bermain menonton video p value sebesar 0,000 (p value ?  ? 0,05). Kesimpulan: Sosialisasi underwear rules menggunakan terapi bermain metode bernyanyi lebih efektif untuk digunakan sebagai pendekatan meningkatkan pengetahuan pada anak usia pra sekolah. Kata kunci: Pengetahuan, underwear rules, terapi bermain, bernyanyi   ABSTRACT Background: Background: Lack of understanding of sexual education, especially underwear rules in preschool children, can make their understanding of reproductive health low or weak and have a bad impact so that sexual violence in children is often encountered. Socialization of underwear rules knowledge can be done by means of play therapy, singing methods and video watching play therapy aimed at children so that children can understand their personal parts that can and cannot be touched and a form of prevention of sexual violence in children. Methods: This study uses a quantitative method with a quasi-experimental design using a pre-post test design with control group. The research sample was selected by purposive sampling with inclusion and exclusion criteria. The respondents were 52 people who were divided into an intervention group that was given play therapy treatment using the singing method and a control group that was given play therapy treatment using the video viewing method. Results: The results of the study showed that there was a difference in the average value of children's knowledge in the intervention group and the control group. The results of the statistical test showed that there was an influence of the singing method play therapy with the play therapy watching videos with a p value of 0.000 (p value ? ? 0.05) Conclusion: Socialization of underwear rules using play therapy, singing methods is more effective to be used as an approach to increase knowledge in preschool children.  Keywords: Knowledge, underwear rules, play therapy, singing