Miratul Hayati
Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Published : 33 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Urgensi Body boundaries sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual Anak Usia Dini: Analisis Literatur dan Kebijakan Hayati, Miratul; Nuryana, Ayu Iis
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2383

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian literatur dan analisis kebijakan yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran pendidikan body boundaries sebagai strategi pencegahan kekerasan seksual terhadap anak usia dini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis tematik, penelitian ini mengkaji 15 jurnal nasional dan internasional yang relevan, serta dokumen kebijakan dari lembaga pemerintah dan organisasi internasional. Fokus kajian mencakup lima aspek utama: pendidikan body boundaries dalam PAUD, strategi pengajaran yang efektif, peran body boundaries dalam perlindungan anak, keterlibatan guru, serta kebijakan pendidikan yang mendukung. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan body boundaries secara signifikan meningkatkan kesadaran anak terhadap hak atas tubuh dan kemampuan melindungi diri dari situasi berisiko. Efektivitas pendidikan ini sangat dipengaruhi oleh kualitas pelatihan guru, eksplisitnya kurikulum, dan keterlibatan aktif orang tua. Namun, tantangan seperti minimnya pelatihan profesional, sensitivitas budaya terhadap isu seksual, dan belum adanya kebijakan nasional yang mendukung menjadi hambatan utama. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pendidikan body boundaries dalam kurikulum PAUD nasional serta penguatan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah sebagai upaya perlindungan anak yang holistik dan berkelanjutan.
Nilai-Nilai Moral dalam Film Animasi Nusa dan Rara Hayati, Miratul
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 2 No. 01 (2022): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai-nilai moral yang terdapat dalam film animasi Nusa dan Rara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dengan dokumen. Langkah-langkahnya yaitu dengan menyaksikan film dan mencatat data-data yang berkaitan dengan film tersebut. Hasil penelitian memperoleh deskripsi tentang nilai-nilai moral dan melakukan penarikan kesimpulan dari hasil penelitian pada film Nusa dan Rara. Bahwa nilai -nilai moral yang terdapat dalam film animasi Nusa dan Rara adalah (1) ketulusan hati dan kejujuran, (2) belas kasih dan kepedulian (3) kasih sayang, (4) kontrol diri, (5) kerja sama, (6) kerja keras. Dari hasil analisis didapat bahwa nilai moral yang sering muncul adalah kejujuran, kepedulian dan kerja sama. Para pendidik disarankan dapat menggunaka film ini sebagai media pembelajaran moral anak.
Bahasa Inklusif Dan Kesejahteraan Emosional Anak: Tinjauan Psikolinguistik Dalam Konteks Pendidikan Anak Usia Dini Hayati, Miratul
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 8, No 2 (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v8i2.5031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara teoretis hubungan antara penggunaan bahasa inklusif dan kesejahteraan emosional anak dalam perspektif psikolinguistik. Bahasa inklusif adalah pendekatan komunikasi yang mendidik, tidak menghakimi, dan menghargai keberagaman emosi anak. Melalui studi kepustakaan terhadap literatur nasional dan internasional, penelitian ini menganalisis peran bahasa sebagai stimulus emosional, alat regulasi emosi, dan konstruksi identitas emosional anak dalam konteks pendidikan PAUD. Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi pola-pola konseptual yang menunjukkan bahwa bahasa inklusif berkontribusi terhadap rasa aman, kepercayaan diri, dan keterlibatan sosial anak. Hasil kajian mengungkapkan tiga tema utama; (1) bahasa sebagai stimulasi emosional (2) bahasa inklusif dan regulasi emosi anak (peran guru dan lingkungan belajar) (3) membangun identitas emosional anak melalu bahasa yang mendidik dan tidak menghakimi.   Temuan ini menunjukkan bahwa guru memiliki peran utama dalam menerapkan bahasa inklusif dalam praktik pembelajaran yang mendukung kesejahteraan emosional anak. Penelitian ini merekomendasikan integrasi bahasa inklusif dalam pelatihan guru, pengembangan kurikulum, dan kebijakan pendidikan anak usia dini sebagai strategi preventif terhadap gangguan emosional dan sebagai fondasi pembentukan karakter anak yang empatik dan resilien.Kata kunci - Bahasa Inklusif; Kesejahteraan Emosional; Psikolinguistik; Regulasi Diri