Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Nilai-Nilai Moral dalam Film Animasi Nusa dan Rara Hayati, Miratul
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 2 No. 01 (2022): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai-nilai moral yang terdapat dalam film animasi Nusa dan Rara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dengan dokumen. Langkah-langkahnya yaitu dengan menyaksikan film dan mencatat data-data yang berkaitan dengan film tersebut. Hasil penelitian memperoleh deskripsi tentang nilai-nilai moral dan melakukan penarikan kesimpulan dari hasil penelitian pada film Nusa dan Rara. Bahwa nilai -nilai moral yang terdapat dalam film animasi Nusa dan Rara adalah (1) ketulusan hati dan kejujuran, (2) belas kasih dan kepedulian (3) kasih sayang, (4) kontrol diri, (5) kerja sama, (6) kerja keras. Dari hasil analisis didapat bahwa nilai moral yang sering muncul adalah kejujuran, kepedulian dan kerja sama. Para pendidik disarankan dapat menggunaka film ini sebagai media pembelajaran moral anak.
Bahasa Inklusif dalam Pendidikan Islam: Membangun Komunikasi Ramah Anak untuk Mencegah Kekerasan Verbal: indonesia Miratul Hayati, Miratul Hayati
Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak Vol. 6 No. 2 (2025): Hadlonah : Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah UI BBC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Verbal abuse against early childhood often occurs in educational settings, yet its impact frequently goes unnoticed. This study focuses on how inclusive language in Islamic education can serve as a preventive strategy against verbal abuse in early childhood education (PAUD). Using a qualitative approach through a literature review of 15 related journals and thematic analysis, this research highlights four main themes: the forms and impacts of verbal abuse, inclusive communication strategies, integration of Islamic values in language, and the role of Islamic early childhood teachers.The findings indicate that the use of inclusive language grounded in the values of rahmah (compassion), ‘adl (justice), and karamah insaniyah (human dignity) can create a safe, supportive, and child-friendly learning environment. Islamic early childhood teachers play a crucial role in applying language that educates without judgment, as part of their educational and spiritual responsibility. This study recommends strengthening teacher training and developing communication curricula based on Islamic values to prevent verbal abuse and holistically shape
Melibatkan Anak dengan Gangguan Pendengaran di Kelas: Pengalaman Guru Siron, Yubaedi; Hayati, Miratul; Faeruz, Ratna; Maghfiroh, Elvani; Oktaviani, Zakiyah
THUFULA Vol 9, No 1 (2021): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v9i1.9918

Abstract

Studi ini mengeksplorasi pengalaman guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang melibatkan anak tunarungu di kelas. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, dan partisipan diambil melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara terstruktur. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa stimulasi yang cukup dari guru dapat membuat anak tunarungu mengalami prestasi perkembangan yang luar biasa di kelas reguler. Bakat potensial anak tunarungu juga disalurkan dan didukung dengan penyediaan program pengembangan bakat anak dan permainan edukatif. Pembelajaran melalui metode bermain, pengembangan metode MMR, dan penerapan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan sangat relevan untuk anak usia dini tunarungu. 
Menata Ruang, Membuka Akses: Analisis Ergonomi Pembelajaran Motorik Anak Usia Dini Dalam Perspektif Universal Design For Learning Hayati, Miratul
As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/assibyan.v11i1.12825

Abstract

Early childhood motor development learning requires a physical environment that ensures bodily comfort, safety, and equitable access for all children. This study aims to analyze the arrangement of learning spaces for early childhood motor development from the perspectives of ergonomics and Universal Design for Learning (UDL). A qualitative approach was employed through a literature review and conceptual analysis of ergonomic furniture practices, children’s body posture, and the flexibility of learning spaces. The analysis shows that the use of furniture suited to children’s body sizes, supportive working postures, and flexible spatial layouts play an important role in facilitating fine motor activities. Comfortable physical conditions help children maintain focus and hand‑movement control when performing manipulative tasks. The UDL perspective strengthens these findings by emphasizing the provision of choices in positions, tools, and ways of engaging in activities based on the diversity of children’s motor abilities. Therefore, ergonomic and inclusive learning space design is a fundamental foundation for supporting optimal and equitable fine motor development in early childhood.
BODY AWARENESS SEBAGAI FONDASI REGULASI DIRI: EKSPLORASI PERILAKU ANAK USIA DINI DALAM BERMAIN KELOMPOK Miratul Hayati; Dewi Salistina
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.109853

Abstract

Body awareness atau kesadaran tubuh, memungkinkan anak mengenali batasan fisik, memahami sinyal tubuh, serta mengintegrasikan pengalaman sensori dalam pengambilan keputusan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran body awareness sebagai fondasi regulasi diri dalam perilaku anak usia dini saat bermain kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif terhadap aktivitas bermain anak dan wawancara mendalam dengan guru PAUD di sebuah TK di Depok. Seluruh data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis tematik, yang melibatkan proses mengkodekan, mengkategorikan, dan mengidentifikasi pola temuan yang relevan dengan konsep body awareness dan regulasi diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang memiliki kesadaran tubuh yang baik lebih mampu mengatur emosi, menjaga batasan fisik, dan menyelesaikan konflik secara konstruktif dalam permainan kelompok. Guru berperan dalam membentuk body awareness melalui kegiatan reflektif, permainan sensori, dan komunikasi empati. Temuan ini menjelaskan bahwa body awareness merupakan bagian penting dalam pendidikan sosial-emosional anak usia dini. Penelitian merekomendasikan integrasi body awareness ke dalam kurikulum PAUD secara eksplisit, serta pelatihan guru untuk mendukung pengembangan regulasi diri anak melalui pendekatan berbasis tubuh dan pengalaman bermain.
Bahasa Inklusif Dan Kesejahteraan Emosional Anak: Tinjauan Psikolinguistik Dalam Konteks Pendidikan Anak Usia Dini Miratul Hayati
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 8, No 2 (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v8i2.5031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara teoretis hubungan antara penggunaan bahasa inklusif dan kesejahteraan emosional anak dalam perspektif psikolinguistik. Bahasa inklusif adalah pendekatan komunikasi yang mendidik, tidak menghakimi, dan menghargai keberagaman emosi anak. Melalui studi kepustakaan terhadap literatur nasional dan internasional, penelitian ini menganalisis peran bahasa sebagai stimulus emosional, alat regulasi emosi, dan konstruksi identitas emosional anak dalam konteks pendidikan PAUD. Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi pola-pola konseptual yang menunjukkan bahwa bahasa inklusif berkontribusi terhadap rasa aman, kepercayaan diri, dan keterlibatan sosial anak. Hasil kajian mengungkapkan tiga tema utama; (1) bahasa sebagai stimulasi emosional (2) bahasa inklusif dan regulasi emosi anak (peran guru dan lingkungan belajar) (3) membangun identitas emosional anak melalu bahasa yang mendidik dan tidak menghakimi.   Temuan ini menunjukkan bahwa guru memiliki peran utama dalam menerapkan bahasa inklusif dalam praktik pembelajaran yang mendukung kesejahteraan emosional anak. Penelitian ini merekomendasikan integrasi bahasa inklusif dalam pelatihan guru, pengembangan kurikulum, dan kebijakan pendidikan anak usia dini sebagai strategi preventif terhadap gangguan emosional dan sebagai fondasi pembentukan karakter anak yang empatik dan resilien.Kata kunci - Bahasa Inklusif; Kesejahteraan Emosional; Psikolinguistik; Regulasi Diri