Miratul Hayati
Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Published : 34 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Menjaga Ruang Pribadi: Dinamika Interaksi Sosial dan Batasan Tubuh (Body Boundaries) Anak Usia Dini: Indonesia Miratul Hayati; Hurul Fikhriyah
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 5 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v5i2.12763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam hubungan antara interaksi sosial dan pembentukan batasan tubuh pada anak usia dini melalui pendekatan studi kasus. Hasil penelitian mengungkap lima tema utama. Pertama, anak mulai memahami batasan tubuh melalui interaksi sehari-hari yang didukung oleh respons empatik dari orang dewasa. Kedua, guru berperan aktif dalam menumbuhkan kesadaran tubuh anak melalui permainan fisik dan aktivitas menyenangkan yang mendorong kontrol diri dan imajinasi. Ketiga, intervensi guru saat terjadi pelanggaran batasan tubuh dilakukan secara reflektif dan mendidik, membantu anak mengenali emosi dan belajar tentang persetujuan. Keempat, lingkungan belajar yang aman dan inklusif terbukti memperkuat kemampuan anak dalam menetapkan dan mempertahankan batasan tubuh. Kelima peranan bahasa dalam mengekspresikan batasan tubuh anak. Data diperoleh melalui wawancara mendalam pada 3 orang guru dan anak pada TK di Depok. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan guru dalam memahami perkembangan anak secara holistik, serta perlunya kebijakan pendidikan yang mendukung hak anak atas tubuhnya sebagai bagian dari perlindungan dan pembentukan identitas sosial sejak usia dini.
Nada dan Kata yang Merangkul: Bahasa Inklusif dalam Lagu PAUD Hayati, Miratul
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v11i2.21362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi bahasa inklusif dalam lirik lagu anak yang digunakan di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Lagu anak merupakan media pembelajaran yang penting dalam membentuk sikap sosial dan karakter anak sejak dini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan teknik analisis tematik, penelitian ini mengkaji konten lirik dari sejumlah lagu anak populer yang digunakan secara luas di lingkungan PAUD. Lima tema utama yang diidentifikasi dalam analisis meliputi: keberagaman fisik dan budaya, kesetaraan dalam aktivitas, penerimaan terhadap anak berkebutuhan khusus, penggunaan bahasa positif dan ramah, serta pesan anti-diskriminasi dan anti-stereotip. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian lagu telah mengandung nilai-nilai inklusif, namun masih terdapat kekurangan dalam representasi eksplisit terhadap keberagaman dan penerimaan sosial. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lagu anak yang secara sadar mengintegrasikan bahasa inklusif, serta pelatihan guru PAUD dalam memilih dan menggunakan lagu sebagai strategi membangun lingkungan belajar yang adil, empatik, dan ramah anak.
Urgensi Body boundaries sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual Anak Usia Dini: Analisis Literatur dan Kebijakan Hayati, Miratul; Nuryana, Ayu Iis
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini (In Press)
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2383

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian literatur dan analisis kebijakan yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran pendidikan body boundaries sebagai strategi pencegahan kekerasan seksual terhadap anak usia dini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis tematik, penelitian ini mengkaji 15 jurnal nasional dan internasional yang relevan, serta dokumen kebijakan dari lembaga pemerintah dan organisasi internasional. Fokus kajian mencakup lima aspek utama: pendidikan body boundaries dalam PAUD, strategi pengajaran yang efektif, peran body boundaries dalam perlindungan anak, keterlibatan guru, serta kebijakan pendidikan yang mendukung. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan body boundaries secara signifikan meningkatkan kesadaran anak terhadap hak atas tubuh dan kemampuan melindungi diri dari situasi berisiko. Efektivitas pendidikan ini sangat dipengaruhi oleh kualitas pelatihan guru, eksplisitnya kurikulum, dan keterlibatan aktif orang tua. Namun, tantangan seperti minimnya pelatihan profesional, sensitivitas budaya terhadap isu seksual, dan belum adanya kebijakan nasional yang mendukung menjadi hambatan utama. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pendidikan body boundaries dalam kurikulum PAUD nasional serta penguatan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah sebagai upaya perlindungan anak yang holistik dan berkelanjutan.
Nilai-Nilai Moral dalam Film Animasi Nusa dan Rara Hayati, Miratul
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 2 No. 01 (2022): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai-nilai moral yang terdapat dalam film animasi Nusa dan Rara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dengan dokumen. Langkah-langkahnya yaitu dengan menyaksikan film dan mencatat data-data yang berkaitan dengan film tersebut. Hasil penelitian memperoleh deskripsi tentang nilai-nilai moral dan melakukan penarikan kesimpulan dari hasil penelitian pada film Nusa dan Rara. Bahwa nilai -nilai moral yang terdapat dalam film animasi Nusa dan Rara adalah (1) ketulusan hati dan kejujuran, (2) belas kasih dan kepedulian (3) kasih sayang, (4) kontrol diri, (5) kerja sama, (6) kerja keras. Dari hasil analisis didapat bahwa nilai moral yang sering muncul adalah kejujuran, kepedulian dan kerja sama. Para pendidik disarankan dapat menggunaka film ini sebagai media pembelajaran moral anak.